Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Agrium

Valuasi Ekonomi Untuk Pengembangan Sumber Daya Air DAS Mahat Hulu Hidayat, Firman
Agrium Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v13i2.1897

Abstract

Proses perubahan penggunaan lahan ini selain menghasilkan manfaat yang dapat dinikmati oleh masyarakat juga menimbulkan permasalahan.  Perubahan penggunaan lahan yang terjadi  berdampak pada penurunan kualitas lingkungan. Manfaat yang dapat diperoleh dari barang dan jasa lingkungan sangat terbatas. Ini menjadi salah satu sebab fungsi lingkungan tidak dihitung dan diabaikan dalam pengambilan kebijakan. Sementara itu, peningkatan kebutuhan manusia akan mendorong kerusakan sumberdaya alam dalam DAS dan menjadi indikasi kegagalan pengelolaan DAS. Rendahnya harga sumberdaya alam membuat alokasi sumber daya yang tidak efisien. Pengelolaan DAS dipandang sebagai cost center yang tidak memberi manfaat ekonomi secara nyata bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Mekanisme pasar gagal dalam menilai sumberdaya alam secara keseluruhan. Namun  saat ini perubahan telah terjadi valuasi ekonomi manfaat lingkungan dan sumber daya alam sangat diperlukan bagi pengambilan kebijakan dan analisis ekonomi suatu aktivitas proyek. Inilah yang mendorong penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengkaji  nilai ekonomi total jasa lingkungan sumber daya air dan  mengkaji kemampuan membayar bagi pengguna untuk pengembangan sumber daya air  DAS Mahat Hulu, dengan metoda perhitungan biaya pengganti dan kontingensi. Pengguna atau pemanfaat dalam penelitian ini dibatasi hanya kepada para petani sawah di hulu, petani keramba jala apung, wisatawan waduk, pengguna listrik <450 Watt dan pengguna listrik >450 Watt. Responden dipilih berdasarkan multistrata random sampling. Jumlah responden menyesuaikan sumlah populasi yang ada. Hasil penelitian membuktikan bahwa nilai ekonomi total sumber daya air DAS Mahat Hulu sangat besar yaitu Rp. 53.72 M/th atau  Rp. 1.882.636. per ha yang terdiri nilai ekonomi Rp.51.38 dan kemauan untuk membayar ( KUM) Rp. 2.34 M /th. Nilai KUM pertahun ini jauh lebih besar dari Dana Reboisasi (DR) Kabupaten Lima Puluh Kota 5 (tahun anggaran) yang hanya sebesar Rp. 1.5 M. Porsentase membayar juga tinggi yaitu 89.5 %, meskipun nilai nya masih rendah dibandingkan dengan kewajiban pajak PPN sebesar 10 % sementara KUM hanya 4.5 %. Nilai ekonomi total dapat dijadikan sebagai nilai kompensasi minimum apabila lahan di daerah aliran sungai akan dikonversi. Selain itu, nilai ini dapat menjadi dasar penilaian kinerja pengelolaan daerah aliran sungai yang lebih bertanggungjawab. Peningkatan nilai ekonomi total daerah aliran sungai menunjukkan kinerja daerah aliran sungai yang baik dan sehat, sedangkan penurunan nilai ekonomi total daerah aliran sungai menunjukkan kinerja daerah aliran sungai turun dan tidak sehatKata Kunci ; Nilai ekonomi total, Valuasi ekonomi, pasar pengganti,  dana reboisasi, kontingensi
Pengelolaan Lahan Berbasis Budaya Lokal Di Sub Das Antokan Kabupaten Agam Hidayat, Firman; Saputra, Rizki; Haria Aditia Putra, Teguh
Agrium Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.2852

Abstract

Pengelolaan Lahan Berbasis Budaya Lokal Di Sub Das Antokan Kabupaten Agam Hidayat, Firman; Saputra, Rizki; Haria Aditia Putra, Teguh
Agrium Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.2852

Abstract

Masalah yang dihadapi didalam pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) saat ini adalah peningkatan jumlah penduduk. Peningkatan jumlah penduduk berakibat pada peningkatan kebutuhan akan lahan. Sekitar 24.013,76 ha DAS Antokan terancam kritis (BPDASHLAK.2015). Hal ini disebabkan oleh dibangunnya pemukiman, dan adanya penebangan pohon secara ilegal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui prediksi tekanan penduduk, tingkat kesejahteraan penduduk, dan mengetahui ada atau tidaknya suatu sistem pengolahan lahan. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2018 di sub-DAS Antokan Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam. Metode penelitian yang digunakan untuk tekanan penduduk (TP) dan sistem pengolahan lahan secara konservasi yang mengacu pada Peraturan Dirjen RLPS No : P.04/V-SET/2009, untuk TP analisis yang digunakan adalah    sedang untuk pengolahan lahan secara konservasi analisisnya  adalah untuk tingkat kesejahteraan penduduk  (TKP) dengan analisis untuk kategori kk miskin adalah , untuk kategori rata-rata pendapatan analisisnya adalah . Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil untuk TP adalah 2,507 dengan klasifikasi TP > 2 dengan kelas Jelek . Tingkat kesejahteraan penduduk untuk kk miskin adalah 13,8 % dengan klasifikasi nilai 10 < TKP ‰¤ 20 dan kelas Sedang, sedang untuk rata-rata pendapatan adalah Rp 9.550.000,-/orang/tahun dengan klasifikasi nilai TKP > 5 juta dan kelas Sangat Baik. Sistem pengolahan lahan secara konservasi diklasifikasikan dengan nilai Ada dipraktekkan dengan baik dan kelas Sangat Baik.
Co-Authors Abda, Gusnadi Abrori, Abrori Adelweis, Dinda Shafa Adzania Aghitsnillah, Nuro Qolbi Agus Budianto Akhmad Farid Akhmad Jazuli Al Farrosi, Faisholul Umam Aldri Frinaldi Alfarizi, Rois Aminuyati Amir, Yusnaweti Andy Hardianto Anggraeni, Feny Dwi Angkatno, Angkatno Apri Dwi Astuti Aprilia Kumala Dewi, Novi Ardani, Aliefia Miftakhul Arif Rakhman Arifin, Mochammad Iqbal Aruhi, Nasarudin Azwar, Zainal Bahar, Muchlis Bakhtiar, Syarifudin Budi Anna Keliat Dasman Lanin Deni Irawan, Deni Dewi, Novi Aprilia Kumala Diana Permatasari, Eka Dwi Anggraeni, Feny dwi purwanto Ekariani, Alfiah Ena Marlina Faturrohman, Yusuf Enril Fazira, Yefnika Felissa, Gita Shafa Hernawati Hernawati Hery Kresnadi Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ida Rosnidah Ikaputera Waspada, Ikaputera Indira SNJ, Falentiana Junaedi, Abdus Salam JUWENAH JUWENAH Khairunnisa Khairunnisa Khodijah Khodijah Kuswoyo, Fitria Saphira Laksana Hendra Pamungkas, Agung Laksani, Mertiara Ratih Terry Lutfiana, Sofi Maharani, Lulut Ernin MARIFANI FITRI ARISA Maulana, Mayasari Maulana, Yono Mayasari Mayasari, Mayasari Meria Zakiyah Alfisuma Milantara, Noril Mudakir, Farni Mulyatno, Roni Muryani, Susi Mustikasari Mustikasari Naskiroh, Naskiroh Nexvia, Cinta Marshanda Nur Asnawi Nurhidayah, Ariska Nurqolbiyah, Dina Ocvando, Khovadli Pamungkas, Agung Laksana Hendra Pangestu, Sinta Dewi Pawestri, Nanda Ayu Permatasari, Eka Diana Pramesti, Rahma Aulia Pramita Widodo, Yessy Prihatna, Nandang Purnawati, Yuliesi Putri Sabilla, Ghina Qodriani, Laela Ramlah Puji Astuti Rembrandt, Rembrandt Rheinjannie, Addiesty Amartha Rimi Gusliana Mais Ririn Widyastuti Wulaningsih Rivai, First San Hendra Rosyid, Nur Muhammad Roushan, Muhammad Evik Safitri, Talitha Aulia Nadifah Salsabila, Dilla Cipta Saputra, Rajib Saputra, Rizki Saputri, Wahyu Dwi Setyaningrum, Ikawati Sigalingging, Fery Kurniawan Silvia, Farah Faiqotus Sri Wilujeng, Eka Wahyu Subrata, Eko Suryani Suryani Susanto, Wigyo Susilastri, Susilastri Syamsiati . Teguh Haria Aditia Putra Toto Suharjanto Umar, Genius Umi Salamah Utami, Dita Berliana Utami, Septy Diah Waluyo Sejati Watemin Wibowo, Nurhakim Yudhi Widhiastuti, Ratna Widianto, Rafif Widodo, Yessy Pramita Widyantoro , Wisnu Winarti Winarti Winda Wulandari, Winda Wisnu Widyantoro Yudhi Wibowo, Nurhakim Yumarni, Yumarni