Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

A Perawatan Pada Mesin TBA/19 Tetra Brik ASEPTIC 010V di PT. QWERTY: Mempelajari Perawatan Mesin TBA/19 Tetra Brik ASEPTIC 010V Hidayat, Roni; Loveriando, Kevin Vilhan; Ahmad, Arsi Maulana; Setiawan, Sigit; Saka, Muhammad Kinarya; Rivaldo, Rivaldo; Paundra, Fajar
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjse.v4i2.294

Abstract

Mesin pengemasan aseptis adalah mesin memproses produk seperti makanan dan farmasi ke dalam kemasan aseptik untuk menjaga sterilitasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari perawatan mesin pada TBA/19 Tetra Brik Aseptic 010V di PT QWERTY. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data meliputi orientasi, observasi, wawancara, dan studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian, maintenance pada mesin TBA/19 Tetra Brik Aseptic 010V terdiri dari pengecekan, perbaikan komponen, pelumasan, dan penggantian part-part komponen.
GAMBARAN KEJADIAN STUNTING BERDASARKAN TINGGI BADAN ORANG TUA DI PUSKESMAS MEJUWET BOJONEGORO: DESCRIPTION OF STUNTING INCIDENCE BASED ON PARENTAL HEIGHT AT MEJUWET COMMUNITY HEALTH CENTER, BOJONEGORO Hidayat, Roni; Mulyani, Sri; Agung Susanti, Dwi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Stunting masih menjadi masalah gizi yang tinggi di Indonesia, salah satunya dipengaruhi faktor genetik seperti tinggi badan orang tua yang kurang dari normal. Di Desa Mejuwet banyak ditemukan balita stunting dengan ibu bertubuh pendek. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi gambaran kejadian stunting berdasarkan tinggi badan orang tua di Puskesmas Mejuwet Bojonegoro tahun 2023. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan survei. Populasi adalah seluruh orang tua balita stunting tahun 2022 sebanyak 112 orang, dengan teknik total sampling. Variabel penelitian adalah tinggi badan orang tua yang diukur melalui observasi. Data diolah melalui editing, coding, tabulasi, dan dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa dari 112 responden terdapat 43 ibu (38,4%) yang memiliki tinggi badan kurang (pendek). Disimpulkan bahwa faktor genetik berperan dalam terjadinya stunting, di mana orang tua dengan tinggi badan rendah cenderung memiliki anak dengan pertumbuhan yang tidak optimal. Kata kunci: Stunting, Tinggi Badan Orang Tua, Balita, Faktor Genetik DESCRIPTION OF STUNTING INCIDENCE BASED ON PARENTAL HEIGHT AT MEJUWET COMMUNITY HEALTH CENTER, BOJONEGORO ABSTRACT Stunting remains a major nutritional problem in Indonesia and is partly influenced by genetic factors, such as parents’ height that falls below normal standards. In Mejuwet Village, many stunted children have mothers with short stature. This study aimed to identify the description of stunting based on parental height at Mejuwet Health Center, Bojonegoro, in 2023. This research used a descriptive design with a survey approach. The population included all parents of stunted toddlers in 2022, totaling 112 individuals, selected through total sampling. The research variable was parental height, measured through direct observation. Data processing consisted of editing, coding, tabulation, and descriptive percentage analysis. The results showed that among 112 respondents, 43 mothers (38.4%) had short stature. It is concluded that genetic factors contribute to stunting, as parents with short stature tend to have children with suboptimal growth. Stunting prevention among children with genetic risk can be initiated during pregnancy through regular antenatal care and adequate maternal and fetal nutrition during the first 1,000 days of life. Keywords: Stunting, Parents' Height, Toddlers, Genetic Factors
Hubungan Keteraturan Kunjungan Posyandu terhadap Peningkatan Status Gizi pada Balita di Posyandu Kelurahan Sumur Batu RW 07 Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Rahmawati Purnama, Yasmine Mutia; Wulansari, Rifda; Hidayat, Roni; Ernawati, Kholis
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 5 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i5.4761

Abstract

Pendahuluan: 2 tahun pertama anak merupakan periode emas pertumbuhan otak anak. Nutrisi yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk mendukung pertumbuhan optimal. Perilaku orang tua dalam pemanfaatan layanan kesehatan, seperti datang ke posyandu untuk penimbangan berat badan setiap bulan guna memantau status gizi anak. Agama Islam juga menekankan agar orang tua bertanggung jawab terhadap perawatan anak, seperti menafkahi, merawat, dan memberikan makanan yang bergizi untuk pertumbuhan anak. Pertumbuhan yang terganggu pada masa ini dapat berdampak buruk pada kualitas hidup anak di masa depan. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan survey cross sectional. Penelitian dilakukan di posyandu balita Wijaya Kusuma 2 di RW 07 Kelurahan Sumur Batu, Jakarta Pusat dengan menggunakan data primer dan data sekunder berupa kuestioner dan KMS balita periode Desember 2023-Mei 2024. Sampel pada penelitian ini berjumlah 48 sampel. Penetapan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Uji statistik menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Dari 48 sampel terdapat sebanyak 11 balita (39.3%) yang melakukan kunjungan posyandu secara teratur mengalami peningkataan status gizi dan 17 balita (60.7%) yang tidak teratur melakukan kunjungan posyandu tidak mengalami peningkatan status gizi. Pada uji Chi-Square didapatkan tidak ada hubungan antara keteraturan kunjungan posyandu terhadap peningkatan status gizi (p=0.269). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara keteraturan kunjungan posyandu terhadap peningkatan status gizi pada balita di posyandu Wijaya kusuma 2 kelurahan sumur batu RW 07 Jakarta Pusat. Selain itu Berdasarkan tinjauan Islam orang tua memiliki berkewajiban untuk memberi makanan yang bergizi terhadap anak tak hanya bergizi harus memenuhi standar halal dan thayyib.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN SILASE KELOMPOK PETERNAK KAMBING PKK DESA PERSIL RAYA, KECAMATAN SERUYAN HILIR *, Suroto; Fadilah, Nor; Hidayat, Roni
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Agri Hatantiring Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pkmagri.v3i1.148

Abstract

Tujuan dari Pelatihan pembuatan silase Kelompok PKK Desa Persil Raya untuk menambah pengetahuan dan memberikan solusi permasalahan penyediaan pakan segar bagi ternak kambing. Silase adalah pakan dari hijauan segar yang diawetkan dengan cara fermentasi anaerob dalam kondisi kadar air tinggi (40-70%), sehingga hasilnya bisa disimpan tanpa merusak zat gizi yang ada di dalamnya. Tujuan utama dalam pembuatan silase untuk mengawetkan dan mengurangi kehilangan zat makanan suatu hijauan untuk dimanfaatkan pada musim kemarau. Prinsip dasar pembuatan silase adalah memacu terciptanya kondisi anaerob dan asam dalam waktu yang singkat. Proses pembuatan silase memerlukan bahan tambahan yang sering digunakan yaitu dedak padi dengan tujuan untuk meningkatkan atau mempertahankan kualitas silase. Metode pendekatan dibagi menjadi tiga tahapan pendekatan yaitu survei, pencananganan dan sosialisasi sekaligus pelatihan pembuatannya. Survei lapangan dilakukan dengan mengamati kondisi lingkungan dan pertanian masyarakat di Desa Persil Raya terkait fenomena yang terjadi dan melakukan wawancara terhadap peternak. Pencanangan dengan melakukan koordinasi terkait permasalahan yang ditemukan dan solusi yang bisa diberikan, dan mengatur waktu yang tepat untuk melakukan kegiatan. Sosialisasi dan pelatihan pada waktu yang disepakati dengan para peternak. Kesimpulan dari kegiatan sosialisasi tentang silase telah menambah pengetahuan dan pemahaman peternak Kelompok Peternak PKK Desa Persil Raya terkait metode pengawetan pakan yang selama ini belum mereka ketahui dan menjadi solusi permasalahan cara penyediaan pakan ternak dalam kondisi segar. Pelatihan pengawetan pakan hijauan atau silase dengan memanfaatkan ketersediaan rerumputan segar dilingkungan pertanian Desa Persil Raya dengan bahan tambahan aditiv urea dan dedak yang juga sangat mudah mendapatkannya dapat diterima, dipahami dan diadopsi oleh peternak.
Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Hipertensi di Puskesmas Wanaherang dan Tinjauannya Menurut Perspektif Islam Nurhaliza, Erisan; Armellia, Linda; Syam, Edward; Hidayat, Roni
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 1 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan hipertensi pada laki-laki dan perempuan usia produktif dalam rentang usia 35-55 tahun dan tinjauannya menurut pandangan Islam. Penelitian ini dilakukan dengan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 150 orang yang ditentukan dengan teknik purposive sampling melalui rumus Lemeshow. Pengukuran aktivitas fisik dilakukan sebanyak tiga kali dengan selang waktu 1-2 menit menggunakan latihan aktivitas fisik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik memiliki peran penting dalam pengendalian tekanan darah pada responden usia 35–55 tahun di Puskesmas Desa Wanaherang. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value < 0,05, sehingga hipotesis nol (H0) ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan aktivitas fisik sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi.
Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Desa Wanaherang dan Tinjauannya Menurut Padangan Islam Aulia, Dina; Armelia, Linda; Syam, Edward; Hidayat, Roni
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 1 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penyakit hipertensi dengan kebiasaan merokok pada laki-laki berusia 35-55 tahun di Puskesmas Gunung Putri, Desa Wanaherang. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross-sectional, dengan sampel sebanyak 150 orang yang dipilih menggunakan rumus Lemeshow. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis menunjukkan kebiasaan merokok merupakan salah satu faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada laki-laki usia 35–55 tahun. Berdasarkan hasil uji statistik Chi-Square diperoleh nilai Pearson Chi-Square sebesar 8,653 dengan derajat kebebasan (df) = 1 dan nilai signifikansi (p-value) = 0,003. Nilai p tersebut lebih kecil dari α = 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara variabel yang diteliti dengan kejadian hipertensi pada responden penelitian ini. Responden yang memiliki kebiasaan merokok cenderung menunjukkan tekanan darah yang lebih tinggi dibandingkan dengan responden yang tidak merokok. Responden dengan intensitas merokok yang lebih tinggi, baik dari segi jumlah batang rokok per hari maupun lamanya kebiasaan merokok, cenderung memiliki tingkat tekanan darah yang lebih tinggi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kebiasaan merokok memiliki kaitan erat dengan hipertensi pada laki-laki usia produktif.
Kirkpatrick model assessment of nutmeg farming training in North Maluku Sugihono, Chris; Hidayat, Roni; Setiyowati, Tri; Syukur, Abdul; Cahyaningrum, Hermawati; Suwarno, Kuad
Agriekonomika Vol 14, No 1: April 2025
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriekonomika.v14i1.27387

Abstract

Nutmeg, a strategic export commodity for Indonesia, faces challenges in productivity and quality due to farmers' limited knowledge of proper cultivation techniques. This study assessed the effectiveness of technical training in nutmeg cultivation using the Kirkpatrick model. Conducted in four North Maluku locations between September and November 2022, the study involved nutmeg farmers and agricultural extension workers. Level-1 evaluation (participant feedback) was gathered through questionnaires, while Level-2 (learning outcomes) utilized pre- and post-test assessments. Data analysis with SPSS (t-test) revealed overall participant satisfaction and a significant knowledge increase. However, some participants showed decreased knowledge post-training, highlighting a need to identify causes and improve training effectiveness. The Kirkpatrick Model proved valuable for evaluating technical training in nutmeg farming and can guide future agricultural evaluations.
PANDANGAN EKONOMI ISLAM TERHADAP RIBA Alivia Maharani; Agita Destiani Putri; Nizma Amanda Rizki; Roni Hidayat
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 3 No. 2 (2026): April : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan (JEBER)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/cp6k7m71

Abstract

This study aims to analyze the Islamic economic perspective on riba and its implications in the modern financial system. Riba is strictly prohibited in Islam as it involves elements of injustice and economic exploitation. This research employs a qualitative approach with a normative method through library research. The data used are secondary data obtained from the Qur’an, Hadith, books, and scientific journals related to Islamic economics and riba. The findings indicate that riba has substantial similarities with interest in the modern financial system, particularly due to the predetermined additional payment without risk-sharing. Furthermore, riba has negative impacts on economic and social structures, such as increasing wealth inequality, debt burdens, and the potential for financial crises. As an alternative, Islamic economics offers a profit and loss sharing system that is more just and sustainable. Therefore, the prohibition of riba is not only normative but also relevant in creating a stable and equitable economic system.
Socio-demographic and environmental determinants of hepatitis: A preventive behaviors in densely populated urban communities Jannah, Fadillah Rodhatul; Ernawati, Kholis; Hidayat, Roni; Wulansari, Rifda
Journal of Evidence-based Nursing and Public Health Vol. 3 No. 1: (February) 2026
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jevnah.v3i1.2026.2260

Abstract

Background: Urban hepatitis A outbreaks in Indonesia highlight the need to understand preventive behaviors beyond biomedical factors. This study applies Green's health behavior theory to examine demographic, behavioral, and environmental determinants of hepatitis A preventive in an urban Jakarta community. The purpose of this study is to identify and analyze the relationship between individual characteristics and preventive behaviors toward Hepatitis A, in order to provide evidence-based recommendations for effective public health interventions. Methods: This study conducted a cross-sectional analytic study among residents aged 15–45 years using a validated questionnaire. Variables included knowledge, attitudes, and information exposure alongside demographics. Data were analyzed with chi-square tests for categorical associations. Findings: Older age, female gender, higher education, employment, better knowledge, positive attitudes, and information exposure were associated with practicing hepatitis A preventive behaviors (e.g., safe water/food handling, hand hygiene) (p < 0.05). The survey in the Kemayoran District showed a high level of compliance in hand washing and clean water use, but inconsistent practices still occurred in relation to thorough cooking of food and technical understanding of the virus etiology. The results of the study identified a significant gap between knowledge and behavior, where moderate attitudes and incomplete health literacy hindered the transition from general awareness to consistent protective actions. Conclusion: Predisposing (knowledge, attitudes), enabling (access to clean water/sanitation), and reinforcing factors (community and health-worker support) jointly predict preventive practices. Findings inform culturally responsive, nurse-led community interventions in low-resource urban settings. Novelty/Originality of this article: This article addresses the gap that most studies in Indonesia have focused only on biomedical or knowledge-based aspects. The study provides a culturally relevant framework for targeted public health interventions in urban communities by integrating demographic, behavioral, and environmental factors.
ANALISIS PENGARUH AL-QUR’AN DIGITAL TERHADAP MINAT BACA MAHASISWA DI TENGAH TINGGINYA KESIBUKAN AKADEMIK Zaskia Cahya Ramadhani; Zaskia Talita Putri; Awaahin Qalbi Aany; Roni Hidayat
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 3 (2026): Juni : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu (JIMI)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/jy045v09

Abstract

This study aims to examine the impact of digital Quran utilization on students’ reading interest amidst demanding academic schedules using a descriptive quantitative approach. Data collected through online questionnaires distributed to highly mobile students indicate that the accessibility of the digital Quran (Variable X) exerts a significant positive effect, with 60% of respondents finding the technology’s convenience highly beneficial. Regarding Variable Y (Reading Interest), the findings reveal that 55% of students maintain productivity by reading more than 10 verses per session through micro-reading strategies despite their busy schedules. Although challenges such as time constraints (50%) and physical exhaustion (25%) persist, digital technology proves to be an effective tool for bolstering spiritual resilience. Ultimately, this research concludes that the digital Quran not only facilitates easier access but also strengthens positive habits and religious literacy among the younger generation.