Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

IMPLEMENTASI TEKNOLOGI PENYULINGAN SEDERHANA UNTUK PRODUKSI MINYAK ATSIRI SKALA RUMAH TANGGA Yanti, Hikma; Setyawati, Dina; Destiana, Destiana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36167

Abstract

Abstrak: Minyak atsiri merupakan komoditi di sektor agribisnis yang memiliki pasaran bagus dan berdaya saing kuat di pasaran luar negeri. Keterbatasan pengetahuan masyarakat dalam menggunakan alat penyulingan minyak atsiri yang sederhana berdampak pada sumber daya alam yang ada di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Tujuan dari kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) ini yaitu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat di sekitar KHDTK dalam memanfaatkan sumber daya alam dalam pembuatan minyak atsiri dengan menggunakan teknologi penyulingan sederhana. Kegiatan ini dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu persiapan (pengumpulan informasi jenis tumbuhan penghasil minyak atsiri), pelaksanaan (sosialisasi teknologi penyulingan sederhana dalam pembuatan minyak atsiri) dan evaluasi kegiatan sebelum dan sesudah kegiatan dengan menggunakan kuisoner. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta kegiatan tentang minyak atsiri dari 0% menjadi 100%, perubahan tentang penyulingan minyak atsiri dari 0% menjadi 100% dan peningkatan pengetahuan mengenai cara pemanfaatan minyak atsiri yang awalnya 6,25% menjadi 100%.Abstract: Essential oils are a commodity in the agribusiness sector that has a good market and is highly competitive in foreign markets. The limited knowledge of the community regarding the use of simple essential oil distillation tools has an impact on the natural resources in the Special Purpose Forest Area (KHDTK), which have not been fully utilized. The purpose of this PKM (Community Service) activity is to increase the community's knowledge and awareness of utilizing natural resources in the production of essential oils using simple distillation technology at the KHDTK. This activity was conducted in three stages: preparation (gathering information on the types of plants that produce essential oils), implementation (socialization of simple distillation technology for essential oil production), and evaluation of activities before and after the activity using questionnaires. The results of the activity showed an increase in the participants' knowledge and understanding of essential oils from 0% to 100%, a change in their understanding of essential oil distillation from 0% to 100%, and an increase in their knowledge of how to use essential oils from 6.25% to 100%.
Sosialisasi Tentang Kelestarian Hutan dan Diversifikasi Produk Kayu untuk Peningkatan Kesadaran dan Pengetahuan Masyarakat Desa Mandor Setyawati, Dina; Yusro, Fathul; Yanti, Hikma; Maryani, Yeni; Indrayani, Yuliati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2713

Abstract

Kerusakan hutan berkontribusi besar terhadap menurunnya fungsi lingkungan, seperti banjir dan tanah longsor. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kerusakan hutan adalah rendahnya tingkat pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang arti penting hutan bagi kehidupan manusia. Kegiatan PKM ini bertujuan memberikan informasi dan meningkatkan pengetahuan masyarakat sekitar kawasan hutan tentang pentingnya hutan dan produk papan partikel dikaitkan dengan kelestarian hutan. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di Desa Mandor, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Desa Mandor dipilih karena sebagian wilayahnya termasuk dalam Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK), yang dikelola Fakultas Kehutanan UNTAN. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dengan cara mengedukasi masyarakat baik melalui ceramah, pemutaran video, serta menyediakan contoh produk papan partikel. Hasil evaluasi menunjukkan kegiatan PKM ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya hutan sebesar 10-15%, serta meningkatkan pengetahuan mengenai produk papan partikel dan peranannya dalam kelestarian hutan hingga 90 hingga 95%. Kegiatan PKM ini diharapkan menjadi langkah awal peningkatan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat Desa Mandor dalam menjaga kelestarian hutan, serta mendorong pengurangan penggunaan kayu solid melalui pemanfaatan material alternatif yang lebih berkelanjutan.