Claim Missing Document
Check
Articles

Tanggapan Pertumbuhan dan Hasil Mentimun (Cucumis sativus L.) terhadap Pemberian Mulsa dan Umur Pangkas Batang Utama di Lahan Pasir Pantai Isna Nur Rahmah; Dody Kastono
Vegetalika Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.54412

Abstract

Penelitian tanggapan pertumbuhan dan hasil mentimun (Cucumis sativus L.) terhadap umur pangkas dan pemberian mulsa di lahan pasir pantai ini dilaksanakan di lahan pasir pantai Samas, tepatnya di Patihan, Gadingsari, Sanden, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang terletak pada ketinggian 2 hingga 10 m di atas permukaan laut, sebagian wilayahnya sendiri berbatasan langsung dengan pesisir selama bulan Mei hingga Juli 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur pangkas dan pemberian mulsa terhadap pertumbuhan dan hasil mentimun. Rancangan yang digunakan adalah rancangan petak terbagi faktorial 2x4 dengan 3 blok sebagai ulangan. Faktor utama adalah pemulsaan, yaitu dimulsa dan tidak dimulsa, dengan anak faktor berupa umur pangkas pucuk yaitu tanpa dipangkas, dipangkas 14 hst, dipangkas 21 hst, dan dipangkas 28 hst. Data yang didapat kemudian diolah dengan anova, kemudian perbedaannya diuji lanjut dengan Tukey pada signfikansi 5%. Hasil penelitian didapatkan bahwa tidak ada interaksi antara pengaruh pemulsaan dan umur pangkas pucuk. Perlakuan pemulsaan memberikan nilai yang lebih tinggi pada parameter volume akar dan jumlah daun yang lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman yang tidak diberi perlakuan pemulsaan. Perlakuan umur pangkas hanya memberikan pengaruh terhadap panjang tanaman yang lebih pendek pada perlakuan umur pangkas 21 dan 28 hst. Dengan demikian, petani dapat melakukan pemangkasan pada umur 28 hst untuk mendapatkan tanaman mentimun yang lebih pendek.
Pengaruh Pupuk Kalsium dan Kalium terhadap Pertumbuhan dan Kualitas Hasil Sawi Hijau (Brassica rapa L.) Monica Intan Aryandhita; Dody Kastono
Vegetalika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.55473

Abstract

Mustard (Brassica rapa L.) is one of vegetable that cultivated and consumed by people in Indonesia regions. Using calcium fertilizer in mustard cultivation is less important, so that it is done when symptoms of calcium deficiency affect the quality of crop yield such as tip burn. Calcium fertilization could overcome calcium deficiency, but plant will undergo potassium deficiency as side effect. Foliar application of calsium fertilizer was used to avoid negative interaction between calcium and phosphate in the soil so that good quality yield and growth could be produced. A research was conducted on August-October 2019 at Kebun Percobaan Tri Dharma, Agriculture Faculty, Gadjah Mada University, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. The research used RCBD with two factors which were the concentration of calcium fertilizer (0, 2, 4, and 6 g/l) and the second factor was the dosage of KCl fertilizer (0, 100, 200, and 300 kg/ha). Concentration showed amount of calcium fertilizer mixed in a liter of water and dosage showed amount of fertilizer applied per plant. Result of the research showed that interaction between calcium concentration and phosphate dosage did not increase mustard growth and yield but had potensial in increasing texture and taste of mustard by applying 4 and 6 g/l calcium concentration with 100 kg/ha phosphate dosage, while 2 and 4 g/l calcium concentration with 200 kg/ha dosage could increasing sweet taste in mustard. Calcium fertilizer concentration increased mustard consumption index. The more amount of phosphate fertilizer dosage applied (> 300 kg/ha) could decrease mustard fresh weight
Pengaruh Frekuensi Aplikasi Pupuk Hayati Bacillus sp. terhadap Pertumbuhan dan Hasil Enam Kultivar Wortel (Daucus carota L.) di Lahan Pasir Pantai Mohamad Gizus Albayani; Dody Kastono; Rohlan Rogomulyo; Muhammad Habib Widyawan
Vegetalika Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.59862

Abstract

Lahan pasir pantai merupakan lahan marginal yang mempunyai masalah mikroklimat sehingga kurang sesuai dengan syarat tumbuh untuk budidaya tanaman wortel yang menghendaki iklim sub tropis. Modifikasi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah lahan pasir pantai adalah aplikasi Bacillus sp. dan penggunaan kultivar unggul wortel. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi yang tepat antara frekuensi aplikasi Bacillus sp. dan beberapa kultivar wortel dalam menghasilkan pertumbuhan, hasil, dan kualitas wortel terbaik di lahan pasir pantai. Penelitian ini dilakukan di lahan pasir pantai Desa Bugel, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta yang berada di ketinggian 5 m dpl pada bulan Mei sampai Oktober 2019. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) Faktorial. Faktor pertama dalam penelitian ini adalah jumlah aplikasi Bacillus sp.(2 dan 4 kali). Sedangkan faktor kedua adalah kultivar wortel, yaitu: kultivar introduksi (‘New Kuroda’, ‘Kuroda’, ‘Shin Kuroda’ dan ‘Kuroda EW’) dan kultivar lokal Indonesia ‘Gundaling’ (Berastagi) dan ‘Gemuk’. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi antara Bacillus sp. dan kultivar wortel pada sebagian besar pertumbuhan pengamatan, antara lain: tinggi tanaman, jumlah daun, segar dan berat kering umbi, diameter dan panjang umbi, produktivitas, uji kemanisan, dan uji warna umbi. Penggunaan kultivar wortel yang cocok dibudidayakan di lahan pasir pantai adalah kultivar introduksi (‘New Kuroda’, ‘Kuroda’, ‘Shin Kuroda’ dan ‘Kuroda EW’) di mana kultivar introduksi ini unggul di semua variabel pengamatan.
Pengaruh Model Pemanenan Air Hujan terhadap Pertumbuhan dan Hasil Empat Kultivar Padi (Oryza sativa L.) dalam Sistem Agroforestri dengan Kayu Putih (Melaleuca cajuputi L.) pada Musim Hujan Rochmad Nur Nadif; Dody Kastono; Suci Handayani; Taufan Alam
Vegetalika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.60049

Abstract

Permasalahan lahan kering di bawah tegakan kayu putih untuk budidaya padi adalah keterbatasan kandungan lengas tanah yang tergantung pada curah hujan. Tujuan penelitian adalah mempelajari pengaruh model pemanenan air hujan terhadap pertumbuhan dan hasil empat kultivar padi dalam sistem agroforestri dengan kayu putih. Penelitian dilaksanakan pada bulan November-April 2020 di Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Menggoran, Bagian Daerah Hutan (BDH) Playen, Kesatuan Pengelolaan Hutan dan Pemangku Hutan (KPH) Yogyakarta. Penelitian dirancang dengan menggunakan rancangan petak terbagi (split plot) tiga ulangan. Petak utama (main plot) adalah model pemanenan air hujan terdiri dari tanpa parit + tanpa serasah organik (P0), parit + serasah organik (P1), dan parit + serasah organik + biopori (P2). Anak petak (sub plot) yaitu kultivar padi yang terdiri atas Situ Patenggang (V1), GM 2 (V2), GM 8 (V3), dan GM 28 (V4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan parit + serasah organik + biopori meningkatkan produktivitas padi sebesar 11,02 % dibandingkan tanpa parit + tanpa serasah organik. Kultivar padi Situ Patenggang menghasilkan produktivitas sebesar 3,03 ton/ha atau lebih tinggi dibandingkan kultivar GM 2, GM 28, dan GM 8 sebesar 2,92 ton/ha, 2,86 ton/ha, dan 2,42 ton/ha.
Tanggapan Pertumbuhan dan Hasil Kedelai Hitam Terhadap Penggunaan Pupuk Organik dan Biopestisida Gulma Siam (Chromolaena odorata) Dody Kastono
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12, No 2 (2005): Desember
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ipas.58569

Abstract

-
Tanggapan Pertumbuhan dan Hasil Kedelai Hitam Terhadap Penggunaan Pupuk Organik dan Biopestisida Gulma Siam (Chromolaena odorata) Didik Indradewa; Dody Kastono; Yusman Soraya
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12, No 2 (2005): Desember
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ipas.58571

Abstract

-
Pengaruh Frekuensi Penyiraman dan Takaran Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Pakchoy Fitra Junita; Sri Muhartini; Dody Kastono
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 1 (2002): Juni
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ipas.58611

Abstract

-
Pengaruh Takaran dan Interval Pemupukan Urea Tablet Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Cabal Di Lahan Pasir Pantai Bugel Dody Kastono
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 1 (2001): Juni
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ipas.58621

Abstract

-
Pengaruh Nomor Ruas Setek Dan Dosis Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kumis Kucing Dody Kastono; Hermien Sawitri; Siswandono Siswandono
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2005): Juni
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ipas.59936

Abstract

-
Tanggapan Pertumbuhan dan Hasil Kedelai Hitam Terhadap Penggunaan Pupuk Organik dan Biopestisida Gulma Siam (Chromolaena odorata) Dody Kastono
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12, No 2 (2005): Desember
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ipas.58569

Abstract

-