Claim Missing Document
Check
Articles

Tanggapan Pertumbuhan dan Hasil Kedelai Hitam Terhadap Penggunaan Pupuk Organik dan Biopestisida Gulma Siam (Chromolaena odorata) Didik Indradewa; Dody Kastono; Yusman Soraya
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12, No 2 (2005): Desember
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ipas.58571

Abstract

-
Pengaruh Frekuensi Penyiraman dan Takaran Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Pakchoy Fitra Junita; Sri Muhartini; Dody Kastono
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 1 (2002): Juni
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ipas.58611

Abstract

-
Pengaruh Takaran dan Interval Pemupukan Urea Tablet Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Cabal Di Lahan Pasir Pantai Bugel Dody Kastono
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 1 (2001): Juni
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ipas.58621

Abstract

-
Pengaruh Nomor Ruas Setek Dan Dosis Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kumis Kucing Dody Kastono; Hermien Sawitri; Siswandono Siswandono
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2005): Juni
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ipas.59936

Abstract

-
Pendampingan Optimalisasi Pekarangan Dengan Konsep Smart Agriculture Alia Bihrajihant Raya; Mesalia Kriska; Dody Kastono; Nurul Trya Wulandari; M. Puji Tri Septijono; Valentina Dwi Suci Handayani; Agus Dwi Nugroho
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.48887

Abstract

The main problems of the community in the Poncosari Village are they do not know how to optimally the local potentials and do not know the development of information technology. The aims of this activity are to optimize the potential of the garden in Poncosari Village for agricultural activities and the empowerment of farmer women groups in Poncosari Village in managing smart agriculture. This activity was carried out in Poncosari Village, Srandakan Subdistrict, Bantul Regency in March until August 2019. The method used was a Focus Group Discussion, counseling, training and assistance, demonstration plot, and evaluation and monitoring. The results of this activity show that most people have started to cultivate their gardens with vegetables. The Poncosari Village community also began to recognize and actively use the Desa Apps to consult farming and marketing issues.
Pengaruh Jenis Biochar dan Pemupukan Urea terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) pada Sistem Agroforestri Kayu Putih Muhammad Haidar Indrawan; Taufan Alam; Dody Kastono
Vegetalika Vol 12, No 1 (2023): In Publish
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.74014

Abstract

Kedelai merupakan komoditas tanaman pangan terpenting ketiga di Indonesia setelah padi dan jagung. Salah satu faktor penyebab rendahnya produksi kedelai adalah alih fungsi lahan. Salah satu alternatif pemecahannya adalah pemanfaatan lahan di bawah tegakan kayu putih untuk budidaya kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh serta interaksi jenis biochar dan pemupukan urea terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai pada sistem agroforestri kayu putih. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2020 hingga Februari 2021 di Resort Hutan Menggoran, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Rancangan percobaan menggunakan rancangan petak terbagi. Petak utama jenis biochar terdiri dari tanpa biochar, biochar sekam padi, dan biochar kayu putih. Anak petak adalah takaran pemupukan urea yang terdiri dari 0 kg.ha-1, 50 kg.ha-1, 100 kg.ha-1, dan 150 kg.ha-1. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi jenis biochar sekam padi dan dosis Urea 100 kg.ha-1 secara nyata mampu meningkatkan bobot 100 biji kedelai (36,41%) dibandingkan tanaman kontrol (tanpa perlakuan biochar dan pupuk Urea); Pemberian Jenis biochar kayu putih menunjukkan serapan N per hektar yang tertinggi (253,22 kg.ha-1) dan berbeda nyata dengan tanpa biochar (188,52 kg.ha-1); Pemberian jenis biochar dan takaran urea tidak memberikan pengaruh yang nyata dan interaksi antara jenis biochar dengan takaran urea pada jumlah daun, bobot daun khas, panjang akar, bobot biji per hektar tanaman kedelai umur 12 mst.
Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Urine Sapi dan Kambing terhadap Pertumbuhan Jahe Merah (Zingiber officinale Rosc var. rubrum) pada Fase Vegetatif Muhammad Zulfa; Dody Kastono; Taufan Alam
Vegetalika Vol 12, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.78461

Abstract

Pada tahun 2015, jumlah produksi jahe Indonesia mencapai 313 ribu ton, namun tahun 2017-2020 mengalami penurunan dengan hasil rerata produksi 195 ribu ton/tahun. Menurunnya jumlah produksi jahe merah disebabkan karena penggunaan pupuk kimia yang berkelanjutan, sehingga lahan menjadi kurang subur. Solusi alternatif yang dilakukan untuk membantu memenuhi unsur hara pertumbuhan jahe merah, yaitu melalui pengaplikasian pupuk organik cair (POC). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari interaksi dan pengaruh konsentrasi POC urine sapi dan kambing terhadap pertumbuhan fase vegetatif jahe merah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang dilaksanakan di lahan petani Dusun Gunung Rego, Hargorejo, Kokap, Kulonprogo mulai Bulan September 2021- Maret 2022. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Penelitian ini terdiri dari dua faktor perlakuan, faktor pertama adalah konsentrasi POC urine sapi yang terdiri atas 0 % dari rekomendasi atau kontrol; 75 % dari rekomendasi, atau setara dengan 150 ml/l; dan 150 % dari rekomendasi atau setara dengan 300 ml/l. Faktor kedua adalah konsentrasi POC urine kambing yang terdiri atas 0 % dari rekomendasi atau kontrol; 75 % dari rekomendasi atau setara dengan 150 ml/l; 150 % dari rekomendasi atau setara dengan 300 ml/l. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara perlakuan dan perlakuan POC urine sapi dan kambing dengan konsentrasi 0, 150, dan 300 ml/l secara mandiri belum mampu meningkatkan pertumbuhan jahe merah pada fase vegetatif.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Empat Kultivar Jagung Hibrida (Zea mays L.) dengan perlakuan pemupukan Nitrogen dalam sistem Agroforestri Kayu Putih (Melaleuca cajuputi Powell) Sara Juanita Christanty; Taufan Alam; Dody Kastono
Vegetalika Vol 14, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.109576

Abstract

Maize (Zea mays L.) is one of the primary food crops and is widely utilized across various sectors. Cultivating maize under cajuput (Melaleuca cajuputi) stands often faces nutrient deficiency problems, primarily due to clay-textured soils with alkaline pH, which can limit the availability of both macro- and micronutrients, especially nitrogen. Nitrogen deficiency in maize significantly reduces its productivity. This study aimed to examine the growth and yield responses of four hybrid maize cultivars to nitrogen fertilization and to determine the optimum nitrogen dosage within an agroforestry system. The research was conducted from October 2024 to February 2025 in Srikoyo Hamlet, Bleberan Village, Playen Subdistrict, Gunung Kidul District, Yogyakarta Special Region Province, Indonesia. The experiment was arranged using a factorial randomized complete block design (RCBD) with three replications. The first factor consisted of four hybrid maize varieties: ADV Jago, NK 212, Pioneer 89, and R7 Gold. The second factor was urea fertilizer dosage: 0, 150, 300, and 450 kg/ha. Results showed that the productivity response of ADV Jago followed a quadratic pattern, while NK 212, R7 Gold, and Pioneer 89 exhibited a linear response. The optimum nitrogen dose for ADV Jago was 356.67 kg/ha, yielding a maximum productivity of 6.03 tons/ha, which represents an 83.28% increase compared to the unfertilized control. Meanwhile, application of 450 kg/ha nitrogen to NK 212, R7 Gold, and Pioneer 89 resulted in respective productivities of 6.65; 6.22; and 6.83 tons/ha, reflecting increases of 45.51%; 159.2%; and 123.93% compared to no nitrogen application, respectively.