Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Keilmuan dan Pedagogis Guru Aqidah Melalui Pendampingan Intensif Kitab Aqidatul ‘Awam di Pondok Modern Darussalam Gontor Muhammad Faqih Nidzom; Henri Shalahuddin; Alfi Wahyu Irchamni; Rahmat Ardi Nur Rifa Da’i; Abidly Robbi Antama Ulana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5059

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi keilmuan dan pedagogis guru di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 dalam pembelajaran aqidah berbasis kitab Aqidatul ‘Awam. Kegiatan ini merespons keterbatasan guru yang mayoritas memahami tauhid sebatas hafalan tekstual tanpa pendalaman konteks. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), program ini melibatkan 35 guru pengabdian melalui tahapan workshop, pendampingan, dan evaluasi. Materi pelatihan difokuskan pada tiga pilar utama: Ilahiyat (ketuhanan), Nubuwwat (kenabian), dan Sam’iyyat (metafisika), serta respons terhadap isu aqidah kontemporer melalui diskusi interaktif dan simulasi pengajaran. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan, di mana rata-rata skor peserta naik dari 30–40% pada pre-test menjadi 75–80% pada post-test. Selain penguatan kognitif, peserta menunjukkan kemajuan dalam keterampilan pedagogis dan penyusunan kerangka berpikir tauhid yang sistematis. Simpulan penelitian menegaskan bahwa workshop terstruktur berbasis kitab klasik efektif mengokohkan fondasi ideologis guru guna mendukung upaya ḥifẓ al-dīn di lingkungan pesantren modern.
Psychological Resilience between Existential Psychology and Islamic Sufi Thought Melania Sarah Huwaida; Muhammad Faqih Nidzom
Indonesian Journal of Islamic Literature and Muslim Society Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/islimus.v10i2.12921

Abstract

In contemporary societies marked by materialism, uncertainty, and psychological distress, the concept of psychological resilience has gained increasing scholarly attention. This study explores psychological resilience through a comparative analysis of Viktor E. Frankl’s logotherapy and Kiai Ihsan Jampes’s concept of zuhud as articulated in Sirāj al-Ṭālibīn. Employing a qualitative, library-based research design, the study analyzes primary texts: Frankl’s Man’s Search for Meaning and Kiai Ihsan Jampes’s Sirāj al-Ṭālibīn alongside relevant interdisciplinary literature. The findings reveal that although logotherapy and zuhud emerge from distinct intellectual traditions, both offer complementary frameworks for cultivating resilience. Logotherapy emphasizes the search for meaning, freedom of attitude, and responsibility in the face of suffering, while zuhud highlights detachment from excessive worldly dependence, acceptance (riḍā), and spiritual contentment. Beyond spiritual or ethical ideals, these principles function as psychological mechanisms that foster emotional regulation, inner tranquility, and adaptive coping. This study argues that integrating existential psychology with Islamic Sufi thought provides a holistic understanding of psychological resilience that bridges mental health and spiritual well-being in contemporary contexts.