Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Communiverse

Analisisis Implementasi Program Pemberdayaan Masyarakat (Community Empowerment) Studi Kasus pada Program Desa Maju Inhil Jaya di Kabupaten Indragiri Hilir Arif, Muhammad; lestari, Suci Shinta
Communiverse : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3 No 2 (2018): Juni
Publisher : LPPM Abdurrab Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.627 KB)

Abstract

ABSTRAK: Rendahnya kapasitas pemerintahan desa dan masyarakat desa dalam mengelola pembangunan perlu segera ditindaklanjuti dengan suatu program pemberdayaan masyarakat desa. Upaya mempercepat pembangunan, khususnya di pedesaan erat kaitannya dengan partisipasi masyarakat dan kemandirian desa. Partisipasi masyarakat ini dimulai dari perumusan persoalan, perencanaan, pengelolaan, pengendalian kegiatan dan penilaian keberhasilan pembangunan. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa implementasi Program Desa Maju Indragiri Hilir Jaya (DMIJ) di Kabupaten Indragiri Hilir secara umum dapat dikatakan sudah dilaksanakan secara optimal sesuai kebijakan yang telah dirumuskan. Pelaksanaan Program DMIJ dalam pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir terdiri dari 3 tahap yakni tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap pelestarian. Namun masih ditemukan beberapa kendala, yakni; faktor keterbatasan jumlah dana karena sumber pendanaan program DMIJ sebahagian besar bersumber dari Alokasi Dana Desa yang jumlahnya 10% dari total APBD, sementara besaran APBD Kabupaten Indragiri Hilir dari tahun ke tahun mengalami fluktuasi. Selanjutnya faktor masih terbatasnya Sumber Daya Manusia dalam menggunakan perangkat teknologi komputer, sehingga masih menjadi faktor penghambat lemahnya pengoprasionalan yang berbasis aplikasi.
CAMPUR KODE PENYIAR RADIO (STUDI PADA PROGRAM LIVE INTERAKTIF RADIO ELJOHN 102,6 FM) Lestari, Suci Shinta
Communiverse : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3 No 1 (2017): Desember
Publisher : LPPM Abdurrab Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.132 KB)

Abstract

Penyiar Radio bisa berbicara dalam berbagai bahasa. Karena itu, kita sering mendengar ucapan mereka terselip salah satu unsur bahasa lain (Campur Kode). Permasalahan yang perlu dikaji dalam penelitian ini adalah (1) Apa jenis Campur Kode penyiar Radio El-john Pekanbaru? (2) Apa yang menyebabkan penyiar Radio El-john Pekanbaru melakukan campur kode saat membawakan program interaktif?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Data dikumpulkan dengan melakukan koding pada ucapan ke empat penyiar Radio El-John Pekanbaru yang menjadi subjek penelitian saat mereka membawakan program interaktif yang berisi unsur campur kode. Data dikumpulkan melalui perangkat media komputer dan wawancara. Berdasarkan analisis data, diketahui bahwa (1) Jenis campur kode yang muncul dalam tuturan penyiar Radio El-john Pekanbaru pada saat membawakan program interaktif adalah campur kode kedalam dan keluar (2) Hal yang menyebabkan penyiar Radio El-John Pekanbaru melakukan campur kode adalah untuk alasan akademis, demi prestise, lebih komunikatif, karena tidak menemukan kesamaan atau makna yang pasti dengan unsur-unsur dalam bahasa Indonesia, karena bahasa asing lebih artistik dan karena ingin menjelaskan atau menafsirkan sesuatu.
POLA KOMUNIKASI PELATIH TERHADAP ATLET SEKOLAH SEPAK BOLA (SSB) KAMPAR JUNIOR Lestari, Suci Shinta; Yunadi, Ambrio
Communiverse : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4 No 1 (2018): Desember
Publisher : LPPM Abdurrab Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.559 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektif atau tidaknya pola komunikasi pelatih terhadap atlet di SSB Kampar Junior. Dalam penelitian ini penulis mengunakan teknik purposif sampling. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah menelaah sumber data, reduksi data dan menarik kesimpulan. Setelah dilakukan penelitian diperoleh data bahwa dalam upaya meningkatkan prestasi atlet, pelatih SBB Kampar junior memperhatikan lima hal penting. (Pertama) siapa, hal ini merujuk pada komunikator atau sumber yang mengirimkan pesan. Siapa yang menjadi komunikator atau memberikan pesan dalam sesi latihan mapun pertandingan. (Kedua) apa, hal ini merujuk pada isi pesan, yakni apa isi pesan yang diberikan seorang pelatih kepada atlet SSB Kampar Junior. (Ketiga) saluran, hal ini merujuk pada media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan pesan. Saluran apa yang dipakai atau aplikasi yang digunakan dalam proses komunikasi di SSB Kampar Junior. (Keempat) kepada siapa, hal ini merujuk pada penerima pesan, dalam proses komunikasi siapa yang menjadi penerima pesan dalam sesi latihan maupun pada saat pertandingan berlangsung di SSB Kampar Junior. (Kelima) efek, apa efek yang ditimbulkan dari proses komunikasi.
Analisis Isi Pesan Komika Stand Up Comedy Di Kompas TV Lestari, Suci Shinta; Satrio, Ridho
Communiverse : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4 No 2 (2019): Juni
Publisher : LPPM Abdurrab Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.986 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana isi pesan yang terkandung dalam naskah materi comic, dengan menggunakan teori analisis isi milik Bernard Barelson. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi (content analysis). Pada penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dikarenakan perumusan masalah pada penelitian ini adalah mengkaji tentang pesan yang terkandung dalam materi stand up comedycomic. Mengingat pendekatan dan jenis penelitian ini menggunakan analisis isi kualitatif, maka pengertian dari metode tersebut adalah sebuah metode analisis yang integratif dan lebih secara konseptual untuk menemukan, mengidentifikasi, mengolah dan menganalisis dokumen atau teks dalam rangka untuk memahami makna, signifikansi dan relevansinya. Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan-pesan yang dihasilkan dari materi comic lebih bersifat informatif. Tuturan yang disampaikan oleh comic pada hakikatnya dilandasi oleh maksud dan tujuan tertentu yang didalamnya tercakup berbagai dimensi makna dan maksud yang luas. Pertunjukan stand up comedy tidak hanya sekedar hiburan semata, tetapi juga dapat berperan sebagai media didaktis karena informasi atau materi yang disampaikan mengandung pesan-pesan yang bersifat informatif dan mengedukasi para penonton.