Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH BANTUAN PRODUKTIF USAHA MIKRO (BPUM), PEMANFAATAN E-COMMERCE, DAN LAMA USAHA TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PENGUSAHA MIKRO DI KECAMATAN KOPANG Liza Wahyuni; Himawan Sutanto; Abdul Manan
Journal of Economics and Business Vol 8 No 2 (2022): Ekonobis, September 2022
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v9i2.115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh BPUM, Pemanfaatan E-commerce dan Lama Usaha terhadap peningkatan pendapatan Pengusaha Mikro di Kecamatan Kopang (studi kasus Desa Bebuak). Jenis data yang digunakan adalah data primer dengan menggunakan rumus slovin diperoleh sampel sebanyak 70 orang. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa BPUM berpengaruh terhadap Pendapatan pengusaha mikro dengan nilai signifikan 0.000, Pemanfaatan E-commerce berpengaruh terhadap Pendapatan Usaha Mikro dengan nilai signifikan 0,001, dan Lama Usaha tidak berpengaruh terhadap Pendapatan Usaha Mikro dengan nilai signifikan 0,278. Hasil dari koefisien determinasi diperoleh R2 sebesar 0,556 atau 55,6%. Dapat diartikan bahwa 55,6% pendapatan pengusaha mikro dipengaruhi oleh BPUM, E-commerce, dan Lama Usaha sedangkan sisanya 44,6% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini.
PENYULUHAN TENTANG MEKANISME PEMBIAYAAN DI PERBANKAN SYARIAH BAGI PENGUSAHA KERUPUK CEKER AYAM. Irwan Suriadi; Himawan Sutanto; M.Mujahid Dakwah
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Abdimas Sangkabira, Desember 2022
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v3i1.292

Abstract

Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada pengusaha kerupuk ceker ayam tentang tata cara mengajukan pembiayaan di bank syariah dan memberikan pemahaman kepada pengusaha kerupuk ceker ayam mengenai pentingnya menjadi bankable untuk mendapatkan pembiayaan di bank syariah. Dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini pengusaha kerupuk ceker ayam mendapatkan teori-teori dan praktek mengenai mekanisme memperoleh pembiayaan di bank syariah, karena permodalan sangat penting dalam menunjang keberlangsungan usaha di masa yang akan datang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Lingkungan Subagan Cakranegara Kota Mataram. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini berjalan dengan lancar, para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan pengabdian di lingkungan Subagan Cakranegara. Kegiatan ini mendapat respon dari para peserta yang ditunjukkan oleh antusias peserta dalam bentuk banyaknya pertanyaan yang berkaitan dengan materi. Materi yang kami sampaikan pada kegiatan ini dipadukan antara teoritis dan praktik-praktek yang berkaitan dengan mekanisme pengajuan pembiayaan di bank syariah beserta contoh-contoh yang sangat sederhana dan mudah dipahami oleh para peserta. Hasil dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah adanya pemahaman pengusaha ceker ayam di lingkungan Subagan mengenai berbagai hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum mengajukan pembiayaan di bank syariah agar pembiayaan disetujui oleh pihak bank seperti Ijin usaha (PIRT) SIUP,TDP,Laporan penjualan produk ceker ayam harian atau bulanan dan sebagainya.
DAMPAK PEMEKARAN DESA PADA KEHIDUPAN SOSIAL DAN EKONOMI DI DESA SAMA GUNA, KECAMATAN TANJUNG. Anggun Pratiwi Sofia; Himawan Sutanto
Journal of Economics and Business Vol 9 No 1 (2023): Ekonobis, Maret 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v9i1.127

Abstract

Penelitian ini di lakukan dengan tujuan untuk mengatahui dan menganalisis dampak pemekaran Desa terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Desa Sama Guna, Kecamatan Tanjung. Dengan memfokuskan pada indikator sosial berupa pendidkan dan kesehatan sedangkan pada indikator ekonomi berupa pendapatan masyarakat dan pembangunan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengambilan data menggunakan metode observasi, wawancara dan juga dokumentasi. Dengan pendekatan ini peneliti menggali informasi secara alamiah tentang keadaan sosial ekonomi pasca pemekaran. Hasil penelitian yang di peroleh yaitu mengetahui apa saja dampak yang di timbulkan setelah adanya pemekaran di desa. Pemekaran desa membawa perubahan pada pendapatan masyarakat yang mengalami peningkatan, meskipun tidak sebagian besar pendapatan meningkat, namun perubahan jumlah pendapatan ini bisa di bilang cukup mengalami perubahan dari sebelumnya. Hal ini juga dipengaruhi oleh infrastruktur yang suemakin diperbaiki sehingga memudahkan melaksanakan mobilitas. Setelah pemekaran ini, sarana pendidikan juga banyak mengalami perubahan yaitu bangunan sekolah yang ditambah seperti PAUD dan TK. Selain itu sarana kesehatan yang sudah di berikan dengan sebaik mungkin melalui pelaksanaan kegiatan posyandu, pengobatan gratis dan pengecekan kesehatan secara rutin oleh puskesmas dan dan juga dibangunnya fasilitas Polindes.
DESTINASI WISATA PEMENANG BIKE PARK SEBAGAI SALAH SATU WISATA MINAT KHUSUS BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT Muhammad Mujahid Dakwah; Himawan Sutanto
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Abdimas Sangkabira, Juni 2023
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v3i2.503

Abstract

Wisata minat khusus didefinisikan sebagai bentuk perjalan wisata yang dilakukan di suatu lokasi yang memiliki atribut fisik yang menekankan unsur tantangan, rekreatif, dan pencapaian keinginan seorang wisatawan melalui keterlibatan/ interaksi dengan unsur alam. Tingginya animo dari komunitas pecinta sepeda gunung di pulau lombok, NTB belum diimbangi dengan ketersediaan jumlah track sepeda gunung (MTB) yang ada di pulau lombok khusunya. Keterbatasan kapasitas masyarakat/ kelompok sadar wisata (Pokdarwis) untuk dapat menghadirkan track speda gunung yang menantang menjadi permasalahan utama dalam pengembangan wisata minat khusus atau sport tourism sehingga dibutuhkan sinergi yang baik antara perguruan tinggi, komunitas MTB dan Pokdarwis/masyarakat selaku pengelola langsung dari destinasi wisata (anciallary). Dalam rangka mencapai tujuan pengabdian masyarakat ini, maka langkah-langkah yang akan dilakukan adalah a). bekerjasama dengan kepala desa serta kelompok sadar wisata Eco Sakan Mancing; b). Menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan dengan materi-materi antara lain 1), Peningkatan Gerakan Kesadaran Kolektif Stakeholder; 2). Penyusunan perencanaan manajemen destinasi (Roadmap Destinasi sepeda gunung (Sport Tourism); 3). Pengembangan Bisnis, dengan aktivitas yang mencakup penyusunan rencana bisnis destinasi sepeda gunung (Sport Tourism); 4). Penguatan Struktur Organisasi.
STUDI KELAYAKAN HUTAN LINDUNG MONGGAL SEBAGAI TAMAN WISATA ALAM (TWA) GUNA MENINGKATKAN DAYA TARIK WISATAWAN Abdurrahman Abdurrahman; Himawan Sutanto; Zamroni Alpian Muhtarom; Muhammad Mujahid Dakwah; Baiq Handayani Rinuastuti
Distribusi - Journal of Management and Business Vol. 11 No. 2 (2023): Distribusi, September 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/distribusi.v11i2.407

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis studi kelayakan hutan lindung monggal sebagai Taman Wisata Alam (TWA) guna meningkatkan daya tarik wisatawan yang diharapkan menjadi salah satu cara dalam mendukung pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah dan kesejahteraan masyarakat setempat serta penggerak ekonomi lokal. Dari tujuan umum tersebut bisa diuraiakan lebih lanjut tentang tujuan khusus yaitu (1) untuk menganalisis kelayakan aspek non-finansial usaha TWA Monggal meliputi aspek pasar, manajemen, sosial, ekonomi, dan budaya, serta lingkungan. (2) untuk menganalisis kelayakan aspek finansial usaha TWA Monggal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Teknik survey dengan pengumpulan data dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu: Studi kepustakaan, Observasi, dan Focus Group Discussion dengan berbagai pemangku kepentingan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pengembangan TWA Monggal di Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara layak untuk dikembangkan karena pertimbangan (1) Kelayakan dari aspek non-finansial (2) Kelayakan dari aspek finansial dilakukan dengan perhitungan nilai NPV selama 10 tahun sebesar Rp 1.214.388.386,85 dengan Tingkat pengembalian terhadap investasi (IRR) sebesar 32%. Kemudian nilai Net B/C sebesar Rp 4.043. dan Payback Period selama 2 tahun 3 bulan.
MENGULAS POTENSI, EFEKTIFITAS DAN PROYEKSI RETRIBUSI PARIWISATA GILI TRAMENA PASCA COVID 19 Muhammad Mujahid Dakwah; Ahmad Zaenal Wafik; Abdurrahman Abdurrahman; Himawan Sutanto
Distribusi - Journal of Management and Business Vol. 11 No. 2 (2023): Distribusi, September 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/distribusi.v11i2.409

Abstract

Recreational area fees and port service fees are an important source of PAD for the North Lombok District. It relies on the tourism sector as the main sector for regional revenue sources to carry out development acceleration so that it can get out of the only underdeveloped area in West Nusa Tenggara province. The study aims to analyze the potential and effectiveness and make projections of the fees for recreation areas and port services in Gili Tramena, North Lombok District. The findings showed that recreational area fees and port service fees from 2017 to 2021 tended to decrease and did not reach the target. It was due to the low process of extending and intensifying fees and external factors, namely the earthquake in 2018 and the COVID-19 pandemic in 2020. Based on calculations and data analysis, the total potential levy for recreational areas in 1 (one) year is IDR 7,607,653,250,00. With details of IDR 6,990,816,500.00 for foreign tourists and IDR 616,836,750.00 for domestic tourists. Meanwhile, the potential for the next 5 years is IDR 2,380,712,571.43 in 2022, IDR 2,576,320,095.24 in 2023, IDR 3,280,711,380.95 in 2024, IDR 3,985,102,666.67 in 2025, and IDR 4,689,493,952.38 in 2026. This potential can be reached, of course, with the political will of the local government to increasing PAD.
PENGEMBANGAN DAN DIVERSIFIKASI PRODUK UNGGULAN DI DUSUN KOLOH TANJUNGDESA PEMENANG TIMUR KECAMATAN PEMENANG KABUPATEN LOMBOK UTARA Luluk Fadliyanti; Diswandi Diswandi; Himawan sutanto; Saripta Wijimulawiani; Tuti Handayani
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/abdimas/about/privacy Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Abdimas Independen, November 2020
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/independen.v1i2.13

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan mengenai pengembangan dan diversifikasi produk serta pemanfaatan potensi sumber daya alam unggulan di Dusun Koloh Tanjung Desa Pemenang Timur Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara. Permasalahannya selama ini yang dihadapi oleh kelompok sasaran adalah pemanfaatan hasil perkebunan belum maksimal yang disebabkan kurangnya pengetahuan dan inovasi yang dimiliki oleh kelompok usaha bersama (KUBE) yang sebelumnnya telah dibentuk di dusun ini. Selain itu, kurangnya pengetahuan mengenai pengemasan yang baik dan pemasaran produk yang dihasilkan menjadi kendala untuk dapat bersaing dengan produk yang sama dan mempunyai nilai jual yang lebih tinggi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi dengan menghadirkan narasumber dari praktisi usaha dimana produk yang dihasilkan berbahan dasar hasil perkebunan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini berupa bertambahnya pengetahuan anggota kelompok usaha mengenai cara pengolahan hasil kebun menjadi makanan jadi, serta pengemasan dan pemasaran yang agresif agar dapat bersaing dengan produk-produk yang sama di pasaran, serta cara pengurusan ijin produk makanan.
PELATIHAN MANAJEMEN USAHA PADA SENTRA KERAJINAN DI TERMINAL TELUK NARA KABUPATEN LOMBOK UTARA Irwan Suriadi; M. Mujahid Dakwah; Himawan Sutanto
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/abdimas/about/privacy Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Abdimas Independen, Mei 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/independen.v2i1.41

Abstract

Tujuan program ini adalah untuk membantu mitra adalah untuk Menerapkan manajemen usaha yang modern dan pemasaran produk kerajinan melalui media online. Target khusus program PPM Kemitraan ini adalah mampu memasarkan produk kerajinan dengan luas tidak hanya dilokasi penjualan tetapi juga ke seluruh dunia. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan kegiatan ini adalah dengan melakukan pelatihan dan pendampingan. Kegiatan dari program PPM Kemitraan ini terdiri dari : (1) pelatihan manajemen usaha yang komprehensip dan modern, (2) pelatihan pemasaran produk kerajinan melalui pemsaran onlineyang menjangkau seluruh pasar dunia yang dilakukan oleh Tim PPM Kemitraan. Hasil program kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pengusaha pengerajin souvenir di teluk nara dapat menerapkan manajemen usaha yang modern yang berbasis pemanfaatan teknologi informasi seperti penerapan manajemen pemasaran yang memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produk souvenirnya sehingga produk tersebut dapat terkenal bukan hanya di indonesia bahkan diseluruh dunia dengan bantuan teknologi informasi, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berbentuk pelatihan dan penyuluhan berkaitan manajemen usaha modern dengan pemanfaatan teknologi informasi, terutama melalui pemasara online. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan lancar dan antusias bagi pengusaha souvenir di teluk nara yang ditnjukkan dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi selama kegiatan pelatihan berlangsung.
SOSIALISASI EKONOMI SYARIAH PADA SISWA SMA NEGERI 1 MASBAGIK KECAMATAN MASBAGIK LOMBOK TIMUR Jalaludin Jalaludin; Satarudin Satarudin; Himawan Sutanto
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/abdimas/about/privacy Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Abdimas Independen, Mei 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/independen.v2i1.42

Abstract

Pengembangan Ekonomi yang berbasis syariah/ islam di Indonesia tak terkecuali di NTB didasarkan atas kenyataan bahwa Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Dengan penduduk yang mayoritas muslim, maka harapan untuk pengelolaan ekonomi yang sejalan dengan prinsip syariah berdasarkan Al-Quran dan Al-Hadits, menjadi suatu keniscayaan. Sejalan dengan kondisi dan harapan di atas, maka konsep dan aktivitas ekonomi yang berlandaskan syari’at Islam perlu di desiminasikan dan disosialisasikan kepada semua lapisan masyarakat termasuk para siswa SMA agar memiliki refrensi dan preverensi serta pemahaman sebelum mereka terjun ke dunia bisnis atau melanjukan kuliah nanti. Sosialisasi ekonomi syariah pada Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN 1) Masbagik ini bertujuan untuk 1.) memberikan pengetahuan dan pemahaman (transfer of knowledge) kepada para siswa SMA tentang konsep atau sistem ekonomi yang berbasis syariah/ islam 2). Memberikan pengetahuan dan pemahaman (transfer of knowledge) kepada siswa mengenai keunggulan sistem ekonomi syari’ah/ islam dibandingkan dengan ekonomi konvensional. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dilengkapi dengan tanya jawab atau diskusi. Dari sosialisasi yang dilakukan setidaknya ada dua kesimpulan yaitu 1). Para siswa SMA Negeri 1 Masbagik masih sangat awam dengan ekonomi syari’ah atau ekonomi yang berbasis syari’ah bahkan mendengarkannya saja baru pertama kali yaitu pada saat sosialisasi dilaksanakan. Hal ini mejadi justifikasi kuat betapa kegiatan sosialisasi ini menjadi penting, dan bahkan dilanjutkan untuk khalayak yang lebih luas. 2). Secara tekhnis operasional, kegiatan sosialisasi cukup berhasil dan berjalan lancar tampa hambatan yang berarti. Demikian pula dalam penyampaian materi nyaris tampa hambatan dan berlangsung komonikatif dan interaktif. Hal ini dimungkinkan karena tim pengabdian FEB UNRAM telah berkoordinasi dengan pihak sekolah seminggu sebelum acara dilaksanakan.
PELATIHAN PENINGKATAN JUMLAH PRODUKSI DAN PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK PADA USAHA JAJANAN KERING Siti Sriningsih; Himawan Sutanto; Sujadi Sujadi
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/abdimas/about/privacy Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Abdimas Independen, Mei 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/independen.v2i1.45

Abstract

Tujuan program ini adalah untuk membantu mitra dalam meningkatkan jumlah produksi dan melakukan pemberian merek dan pengemasan produk agar dapat bersaing di pasar dan dapat menembus pasar-pasar modern (minimarker,supermarket). Target khusus program PPM Kemitraan ini adalah jumlah produksi akan meningkat dan menghasilkan produk dengan kemasan yang baik dan menarik. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan kegiatan ini adalah dengan melakukan pelatihan dan pendampingan. Kegiatan dari program PPM Kemitraan ini terdiri dari : (1) pelatihan dalam mengolah adonan dengan menggunakan alat pengolah adonan, (2) pelatihan pengemasan dan pemberian merek produk yang dilakukan oleh Tim PPM Kemitraan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini berjalan dengan baik dan lancar dengan diikuti oleh 17 orang pengusaha jajanan kering, para peserta antusias dalam mengikuti pelatihan dalam meningkatkan jumlah produksi jajanan kering, dimana jumlah produksinya yang sebelumnya menggunakan peralatan manual kemudian dengan pelatihan penggunaan alat pengolah adonan jumlah produksi usaha jajanan kering dapat bertambah karna menggunakan mixer yang lebih besar, setelah produksinya bertambah maka tahap selanjutnya adalah mengemas produk jajanan kering dengan baik dan memberikan merek pada produk tersebut agar memiliki nilai tambah bagi usaha jajanan kering tersebut. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah para pengusaha jajanan kering memahami pentingnya menambah jumlah produksi dan mengemas produk dengan baik serta memberi merek agar produk usaha jajanan kering semakin bernilai jual dan pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan pengusaha jajanan kering.