Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Perbandingan Efektivitas Pajak Parkir dan Retribusi Parkir Serta Kontribusinya Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat Linda Oktaviani; Himawan Sutanto; Ali Akbar Hidayat
Jurnal Ekuilnomi Vol. 6 No. 3 (2024): Ekuilnomi Vol 6(3) Nov 2024
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/q6aqb833

Abstract

Studi ini ditujukan guna menganalisis tingkat efesiensi serta peran pajak beserta retribusi parkir kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat tahun 2018 sampai dengan tahun 2022. Penelitian mengimplementasikan metode deskriptif kuantitatif melalui data sekunder yang di ambil pada laporan keuangan pemerintah daerah. Hasil menunjukkan bahwa pajak parkir lebih efektif dibandingkan retribusi parkir di kedua lokasi tersebut. Efesiensi pajak parkir di Kota Mataram mencapai 94,92%, sedangkan di Kabupaten Lombok Barat mencapai 128,22%. Sebaliknya, retribusi parkir dinyatakan tak efektif. Peran dari pajak serta tarif parkir pada PAD sangat sedikit, yakni kurang dari 1%. Studi ini menggaris bawahi bahwa pajak parkir lebih berperan dalam mendukung PAD dari pada retribusi parkir dan merekomendasikan peningkatan pengelolaan retribusi parkir guna meningkatkan kontribusinya terhadap PAD
PENGARUH INDEKS KEMAHALAN KONSTRUKSI (IKK), INVESTASI SWASTA DAN BELANJA HIBAH TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Anis Komariah; Himawan Sutanto; Ahmad Zaenal Wafik
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 2 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v8i2.13752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK), investasi swasta, dan belanja hibah terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di 10 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selama periode 2016-2023. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis data panel, yang merupakan gabungan data time series dan cross section. Data penelitian diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi NTB. Analisis regresi data panel dilakukan menggunakan Random Effect Model (REM) setelah melewati beberapa uji model, termasuk Uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier (LM Test) untuk menentukan model terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel IKK dan investasi swasta berpengaruh signifikan terhadap IPM di NTB, sementara belanja hibah tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Secara simultan, ketiga variabel ini berpengaruh signifikan terhadap IPM dengan kontribusi sebesar 50,65%. Sisanya sebesar 49,35% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam model penelitian ini. Kata Kunci : Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK), Investasi Swasta, Belanja Hibah, Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
Understanding Moslem Friendly Tourism in the Lombok Island: A Halal Tourism Literacy Role Didy Ika Supryadi; Lalu Edy Herman Mulyono; Santi Nururly; Himawan Sutanto; Taufan Handika Putra
Petra International Journal of Business Studies Vol. 8 No. 2 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Master of Management, School of Business and Management, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/petraijbs.8.2.246-256

Abstract

This study aims to examine the impact of information overload on the purchase behavior of millennials residing in Java. This study aims to identify the contribution of halal tourism literacy based on self-efficacy theory to visit decisions by integrating push and pull motivation theory as a bridge. Based on this theoretical framework, this study aims to analyze the relationship between halal tourism literacy, internal motivation, and external motivation in encouraging visit decisions. This research was conducted using primary data, namely by distributing questionnaires online via Google Forms and disseminating them through social media, namely Instagram, Line, and WhatsApp. The sampling technique used was purposive sampling, with a sample size of 150 respondents. Data processing uses Partial Least Squares (Smart-PLS) version 3.2.9. This study found that halal tourism literacy does not directly influence the decision to visit, but halal tourism literacy indirectly influences the decision to visit through internal motivation. Similarly, external motivation can mediate the relationship between halal tourism literacy and the decision to visit. This study contributes to resolving the controversy in previous research regarding the influence of halal tourism literacy on travel decisions. This study adds to the existing literature. Instead of relying solely on Halal Tourism Literacy, this study integrates Push and Pull Motivation Theory as a mediating framework, showing that internal and external motivations play a key role in driving the decision to visit Lombok Island. This study offers a more comprehensive, empirical approach, providing valuable insights for tourism stakeholders to focus on Halal compliance and the motivating factors that enhance the appeal of Muslim-friendly destinations.
Disparitas Fiskal Daerah Antara Kebutuhan dan Kapasitas Kabupaten Sumbawa Tahun 2019-2024 Safira Aisya Rifa; Himawan Sutanto; Ali Akbar Hidayat
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 12 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v12i2.6231

Abstract

This study aims to analyze the fiscal disparity between fiscal capacity and fiscal needs in Sumbawa Regency from 2019-2024. The method used is descriptive quantitative with secondary data from the BPKAD and BPS of Sumbawa Regency, including data on GRDP, APBD, population, and the number of sub-districts. The research variables include fiscal capacity, fiscal independence ratio, fiscal dependency ratio, degree of fiscal decentralization, and fiscal needs. The results show that Sumbawa Regency's fiscal capacity is relatively low with a ratio of 1.035 and an average fiscal independence ratio of only 15%. Conversely, the fiscal dependency ratio is high at 85%. Fiscal needs increase significantly along with population growth and public spending: regional spending increases from IDR 1.834 trillion to IDR 2.033 trillion in 2024, with percapita expenditure increasing from IDR 1.098 million to IDR 1.288 million. Therefore, Sumbawa Regency needs to streamline operational spending, especially employee spending, by adjusting the policy of cutting TKD by around 24.8% in the 2026 Draft State Budget. The regional government must explore the real potential of PAD based on Sumbawa's leading sectors with specific and measurable strategies based on that potential, rather than simply following targets, in order to support sustainable fiscal policies in the region.  
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pemandu Wisata Guna Mengembangkan Potensi Desa Wisata di Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat Taufan Handika Putra; Didy Ika Supriadi; Himawan Sutanto; Rahman; Kertajadi; Ade Paranata
Jurnal Abdi Anjani Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v3i2.2558

Abstract

Kabupaten Lombok Utara merupakan salah satu wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang memiliki potensi wisata alam dan budaya yang signifikan. Terdiri atas lima kecamatan, yaitu Pemenang, Tanjung, Gangga, Kayangan, dan Bayan, daerah ini dikenal dengan keindahan alam serta kekayaan budaya dansejarahnya. Keberagaman seni tradisional Sasak, adat istiadat, dan kerajinan tangan menjadi daya tarik tersendiri yang memperkuat posisi Kabupaten Lombok Utara sebagai destinasi wisata unggulan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema“Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pemandu Wisata” bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengembangan desa wisata di Kabupaten Lombok Utara. Program ini mencakup pelatihan keterampilan pemanduan, penguatan kelembagaan, serta pemanfaatan teknologi digital untuk promosi. Tahapannya meliputi survei potensi, penyusunan kurikulum, pelatihan teori dan praktik, hingga strategi pengemasan paket wisata. Dengan memberikan pelatihan pemandu wisata, bertujuan diharapkan masyarakat mampu meningkatkan kapasitas mereka dalam mengelola wisata berbasis komunitas, mengoptimalkan potensi lokal, dan menciptakan layanan wisata berkualitas dan berkelanjutan dengan menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi dan praktik lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan pemanduan, kesadaran pentingnya kelembagaan, serta kemampuan awal promosi digital. Dampaknya, masyarakat lebih termotivasi mengembangkan potensi lokal, menjalin kerjasama, dan memperkuat identitas desawisata. Kegiatan ini diharapkan mendorong kemandirian, keberlanjutan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat
Pengembangan Kapasitas Pemuda Desa melalui Pelatihan Dasar Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal di Desa Kopang, Lombok Tengah Yeldy Dwi Genadi; Didy Ika Supryadi; Sri Maryanti; Dewi Rispawati; Himawan Sutanto
Jurnal Abdi Anjani Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v3i2.2594

Abstract

Pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal merupakan strategi penting dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pemuda Desa Kopang, Lombok Tengah, melalui pelatihan dasar kewirausahaan yang aplikatif dan partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi potensi lokal, penyusunan modul pelatihan, pelatihan kewirausahaan berbasis praktik, pendampingan usaha, serta monitoring dan evaluasi. Sebanyak 25 pemuda desa terlibat aktif dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan kewirausahaan sebesar 65%, khususnya pada aspek perencanaan usaha, inovasi produk, dan pemasaran digital. Kegiatan ini juga menghasilkan tiga kelompok usaha baru, yaitu Kopang Food Innovation, Kreatif Bambu Kopang, dan Herbal Kopang Natural, yang berhasil mengembangkan produk unggulan berbasis sumber daya lokal dengan nilai tambah ekonomi. Pembentukan Forum Pemuda Wirausaha Kopang (FPWK) menjadi langkah strategis dalam memastikan keberlanjutan program. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas kewirausahaan, kemandirian ekonomi, serta kolaborasi lintas sektor antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat. Hasil program ini diharapkan dapat menjadi model replikasi pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal di desa lain, guna mendukung pencapaian pembangunan ekonomi berkelanjutan di wilayah perdesaan.
Pelatihan Manajemen Kemasan Dan Branding Produk Jajanan Kering Dalam Meningkatkan Nilai Tambah Produk Di Desa Langko Lingsar Lombok Barat irwan suriadi; Himawan Sutanto; Siti Sriningsih; Baiq Saripta Wijimulawiani; Ade Paranata; Baiq Ismiwati
Jurnal Abdi Anjani Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v3i2.2691

Abstract

Tujuan program ini adalah untuk membantu mitra dalam mengaplikasikan manajemen kemasan dan branding produk agar terlihat lebih menarik, tidak mudah rusak produk mudah diingat konsumen dan menarik bagi konsumen. Target khusus program PPM Kemitraan ini adalah penerapan manajemen kemasan yang kuat handal dan memiliki daya tahan, tidak mudah rusak dengan memilih kemasan yang kuat seperti menggunakan kemasan alumunium voil atau kemasan PE dan menjadikan produk jajanan Kering menjadi produk yang memiliki brand yang mudah diingat, dan tertanam dibenak konsumen. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan kegiatan ini adalah dengan melakukan pelatihan dan pendampingan menajemen kemasan yang baik dan benar serta pelatihan manajemen brand yang mudah diingat dan tertanam dibenak konsumen. Kegiatan dari program PPM Kemitraan ini terdiri dari : (1) pelatihan manajemen kemasan terutama pemilihan dan penggunaan kemasan yang tidak mudah rusak seperti penggunaan kemasan Plastik PE atau Alumunium Voil serta melakukan perekatan dengan alat perekat Handseler (2) Pelatihan manajemen branding produk yang baik mulai dari pemilihan nama brand produk, warna, tampilan, gambar serta corak brand produk jajanan kering agar mudah diingat dan melekat dibenak konsumen. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini pada usaha jajanan kering menunjukkan bahwa setelah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagian besar kelompok usaha jajanan kering telah memahami pemilihan dan penggunaan kemasan yang baik serta pemilihan nama brand, warna, tampilan, gambar serta corak brand produk jajanan kering agar mudah diingat konsumen.