Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analisis Rendahnya Minat Generasi Muda Bekerja di Sektor Pertanian di Desa Lendang Nangka Utara Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur Kholissatun Nawafi; Akhmad Jufri; Ali Akbar Hidayat
Economic Reviews Journal Vol. 5 No. 2 (2026): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v5i2.1095

Abstract

This study aims to analyze the factors that influence this low interest of young people in working in the agricultural sector in Lendang Nangka Utara Village, Masbagik District, East Lombok Regency. This study uses a qualitative approach. There are three paths of qualitative data analysis, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. With data obtained through interviews, observations, and documentation with triangulation source validity testing. The research informants consisted of young people, hamlet heads, village secretaries, and the patrents of the interviewed youth.The results of the study show that the interest of the younger generation in Lendang Nangka Utara Village in the agricultural sector is relatively low. This low interest is influenced by several key factors: wages/income, continuity, education, family land assets, and family environment. Government support is needed in the form of training, capital, and modern technology to increase the interest of the younger generation in the agricultural sector.
Optimalisasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Jamu Tradisional Berbasis Ekonomi Kreatif Siti Zulkaida; Eka Widia Wardana; Zain Bagus Kuncoro; Akhmad Jufri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan jamu tradisional berbasis ekonomi kreatif di Desa Gapura, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan mulai dari sosialisasi, produksi, hingga pemasaran. Pelatihan yang dilaksanakan di Posko KKN Dusun Tolot-Tolot membekali masyarakat dengan soft skill dan hard skill melalui praktik pengolahan jamu tradisional, pengemasan, serta analisis pasar. Siklus pemberdayaan masyarakat meliputi observasi potensi dan permasalahan dengan partisipasi kepala dusun untuk mengidentifikasi tanaman herbal dan tantangan pengolahan. Produk jamu tradisional diproduksi dalam kemasan 250 ml dan dijual dengan harga Rp 10.000 per botol, dengan pertimbangan harga bahan baku dan daya beli masyarakat. Hasil pelatihan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman produksi dan strategi pemasaran UMKM jamu tradisional sehingga mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Gapura. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan jamu tradisional berbasis ekonomi kreatif di Desa Gapura, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan mulai dari sosialisasi, produksi, hingga pemasaran. Pelatihan yang dilaksanakan di Posko KKN Dusun Tolot-Tolot membekali masyarakat dengan soft skill dan hard skill melalui praktik pengolahan jamu tradisional, pengemasan, serta analisis pasar. Siklus pemberdayaan masyarakat meliputi observasi potensi dan permasalahan dengan partisipasi kepala dusun untuk mengidentifikasi tanaman herbal dan tantangan pengolahan. Produk jamu tradisional diproduksi dalam kemasan 250 ml dan dijual dengan harga Rp 10.000 per botol, dengan pertimbangan harga bahan baku dan daya beli masyarakat. Hasil pelatihan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman produksi dan strategi pemasaran UMKM jamu tradisional sehingga mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Gapura.
Implementasi Etika Bisnis Islam Pada Pedagang di Pasar Kelurahan Kelayu Selatan Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur Dini Ismayanti; Akhmad Jufri; Moh. Huzaini
ALEXANDRIA (Journal of Economics, Business, & Entrepreneurship) Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/alexandria.v7i1.1251

Abstract

This research aims to understand the comprehension and implementation of Islamic business ethics by traders in the Kelayu Selatan market. This study employs a qualitative approach descriptive method. Data collection techniques used include observation, interviews, and documentation. The determination of informants uses purposive and snowball techniques. The data validity method used is triangulation. The data analysis follows the Miles and Huberman interactive model, comprising data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research result indicate that the majority of traders in the Kelayu market are fully aware of and understand the Islamic business ethics taught by Prophet Muhammad SAW. Ttraders have implemented these ethics by being honest, trustworthy, transparent, and innovative. In terms of honesty, traders do not use oaths and are truthful in measurements. Regarding trustworthiness, traders do not break promises, never hoard goods, set transparent prices, and have not fully maintained specific records of debtors. In terms of transparency, traders always provide information about the goods they sell, offer good services, and are willing to negotiate with buyers. Lastly, traders use strategies in trading, maintain good relationships, and regularly provide discounts.
Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme Sebagai Implementasi Ekonomi Sirkular dan Upaya Mewujudkan Maslahat Lingkungan Berbasis Rumah Tangga Nadia Nuril Ferdaus; Akhmad Jufri; Subhan Purwadinata; Feryansyah Feryansyah; Sahman Z; Wulandari Agustiningsih
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v6i1.22143

Abstract

Pemanfaatan limbah organik tidak hanya membantu mengurangi timbunan sampah, akan tetapi juga dapat menghasilkan produk yang memberikan nilai tambah bagi rumah tangga sebagai peluang usaha kecil. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat perkotaan dalam memanfaatkan limbah organik berbasis prinsip keberlanjutan melalui pendekatan ekonomi sirkular. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi tahapan observasi awal, sosialisasi, pelatihan teknis, serta pendampingan dan evaluasi kegiatan. Program dilaksanakan di Kelurahan Dasan Agung, Kota Mataram, dengan sasaran utama Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai aktor strategis dalam pengelolaan sumber daya rumah tangga. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa peserta mampu memahami proses pembuatan eco-enzyme, kemudian secara teknis mampu membuatnya secara mandiri, serta dapat memahami dari sisi ekonomis serta lingkungan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah kecil bagi masyarakat untuk mengurangi sampah organik sekaligus mengoptimalkan pemanfaatannya secara berkelanjutan. Dalam perspektif ekonomi Islam, praktik ini mencerminkan konsep maslahah melalui upaya menghadirkan kemanfaatan dan mengurangi dampak kerusakan lingkungan. Implikasinya, pelatihan eco-enzyme berbasis partisipasi masyarakat dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung pengelolaan limbah organik berkelanjutan di wilayah perkotaan sekaligus memperkuat peran masyarakat sebagai agen perubahan.
The Effect of Poverty Rate, Gross Regional Domestic Product, Provincial Minimum Wage, and Unemployment Rate on the Human Development Index in 34 Provinces of Indonesia (2015–2024) Putu Apriliani Prabawati; Akhmad Jufri
Golden Ratio of Auditing Research Vol. 6 No. 2 (2026): February - June
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grar.v6i2.2137

Abstract

This study aims to analyze the influence of poverty level, Gross Regional Domestic Product (GDP), Provincial Minimum Wage (UMP), and unemployment rate on the Human Development Index (HDI) in 34 Indonesian provinces for the period 2015–2024. The study used a quantitative approach with secondary panel data from the Central Statistics Agency. The model used is the Fixed Effect Model (FEM) because it is able to control unobserved heterogeneity between provinces that is constant during the observation period. The estimated results showed that the poverty and unemployment levels had a negative and significant effect on HDI (p < 0.05), while GDP and UMP had a positive and significant effect (p < 0.05). Simultaneously, all independent variables had a significant effect on HDI with a probability value of the F test < 0.05 and a high coefficient of determination (R²), demonstrating the model's ability to explain variations in HDI between provinces. These findings confirm that improving regional economic performance and adequate wage policies contribute to improving the quality of human development, while poverty and unemployment are the main inhibiting factors. Therefore, development policies need to be focused on reducing economic inequality and increasing employment opportunities to encourage equitable distribution of human development in Indonesia.
Pengembangan Pariwisata Melalui Pemberdayaan UKM Di Kawasan Pesisir Pantai Cemara Lembar Kabupaten Lombok Barat Masrun; Titi Yuniarti; Akhmad Jufri; M. Firmansyah; Muhammad Alwi
Jurnal Abdi Anjani Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v4i1.2894

Abstract

Sumber daya pesisir memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat, terutama di wilayah pesisir seperti Pantai Cemara, Lembar, Lombok Barat. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal karena masih lemahnya kapasitas kewirausahaan masyarakat dan minimnya pengelolaan usaha berbasis hasil laut. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UKM dalam mengelola, mengembangkan, dan memasarkan produk berbasis hasil laut secara profesional dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif melalui pelatihan, diskusi interaktif, serta pendampingan teknis. Materi pelatihan mencakup kewirausahaan dasar, manajemen usaha, strategi pemasaran, dan pemanfaatan teknologi sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas peserta, yang terlihat dari evaluasi kuantitatif sebelum dan sesudah pelatihan. Meskipun perubahan nilai kategori belum signifikan, namun antusiasme peserta yang tinggi dan keterlibatan aktif menunjukkan bahwa program ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini menjadi langkah awal menuju pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan di kawasan pesisir dan dapat dikembangkan lebih lanjut melalui pelatihan lanjutan, pendampingan usaha, dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait