Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DALAM MENGANALISIS KETERAMPILAN MENGELOMPOKKAN DAN PENGUASAAN KONSEP SISWA Fitria Yuliza; Ratu Betta Rudibyani; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.282 KB)

Abstract

This research aimed to describe the application of problem solving learning model in analyzing skill classifying and concept mastery for students cognitive groups of high, intermediate and low level group.  The subjects were students of class X1 IPA 3 SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung Academic Year 2012/2013.  This research used the pre-experimental method  with a one-shot case study design.  It was a descriptive research. The results showed skills group in high level group 87.5% were excellent and 12.50% were good; in the intermediate level group,34.78% were excellent  and 64.22% were good; in the low level group 14.29% were excellent, 35.71% were good, and 50% were enough.  Concept mastery, in the hight level group 75.00% were excellent and 25.00% were good; in the intermediate level group 26.68% were excelent, 69.59% were good, and 4.35% were enought; in the low level group 7.14% were excellent, 35.72% were good and 57.14% were enough.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran problem solving dalam menganalisis keterampilan mengelompokkan dan penguasaan konsep siswa untuk kelompok kognitif siswa kategori tinggi, sedang, dan rendah.  Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA3 SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung tahun ajaran 2012/2013. Metode penelitian ini adalah pre-experimental dengan one-shot case study design.  Analisis data menggunakan analisis deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan mengelompokan pada kelompok tinggi 87,50% berkriteria sangat baik dan 12.50% baik; pada kelompok sedang 34,78% sangat baik dan 64,22% baik; pada kelompok rendah 14,29% sangat baik, 35,71% baik, dan 50% cukup.  Penguasaan konsep pada kelompok tinggi 75% berkriteria sangat baik dan 25% baik; pada kelompok sedang 26,68% sangat baik, 69,59% baik, dan 4,35% cukup; pada kelompok rendah 7,14% b sangat baik,35,72% baik dan 57,14% cukup.Kata kunci : kelompok kognitif, keterampilan mengelompokkan, penguasaan konsep, problem solving
Efektivitas Problem Solving untuk Meningkatkan Keterampilan Mengkomunikasikan dan Penguasaan Konsep Larutan Elektrolit-Non Elektrolit Resi Indah Ning Suwarni; Ratu Betta Rudibyani; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.133 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the effectiveness of problem solving model to improve the ability of communicating skills and students’ concept mastery of electrolyte and nonelectrolyte solutions topic. This research was conducted at MAN Pringsewu with using kuasi experimental method with Non Equivalence Pretest Posttest Control Group Design. The sample was obtained by cluster random sampling technique and obtained sample was the X MIA 1 as experimental class and X MIA 3 as contol class. Effectiveness was evidenced by improvement of communicating skill and students’concept mastery used t-test, student activity, teachers ability and effect size test. The result showed that high  communicating skills and students’ concept mastery, high student activity, high teacher ability and large effect size. Based on them, problem solving was effective and had big effect size to improve of the communicating skill and student concept mastery in electrolyte and non electrolyte solutions topic. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan model problem solving dalam meningkatkan keterampilan mengkomunikasikan dan penguasaan konsep siswa pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Penelitian ini telah dilakukan di MAN Pringsewu menggunakan metode kuasi eksperimen dengan Non Equivalence Pretest Posttest Control Group Design. Sampel dipilih melalui tehnik cluster random sampling diperoleh sampel yaitu kelas X MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan X MIA 3 sebagai kelas kontrol. Keefektifan dibuktikan dari peningkatan keterampilan mengkomunikasikan dan penguasaan konsep siswa menggunakan uji-tdan didukung oleh aktivitas siswa, kemampuan guru dan uji ukuran pengaruh. Hasil penelitian yang diperoleh keterampilan mengkomunikasikan dan penguasaan konsep siswa tinggi, aktivitas siswa sangat tinggi, kemampuan guru tinggi dan ukuran pengaruh besar. Berdasarkan hal tersebut, model problem solving efektif dan memiliki ukuran pengaruh yang besar dalam meningkatkan keterampilan mengkomunikasikan dan penguasaan konsep siswa pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit.Kata kunci: keterampilan mengkomunikasikan dan penguasaan konsep, larutan elektrolit dan non elektrolit, problem solving
KETERAMPILAN INFERENSI PADA MATERI KELARUTAN DAN Ksp DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING Yogi Aprianto; Ila Rosilawati; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.727 KB)

Abstract

This research aimed to describe the skills of draw conclusions on the solubility and Ksp matter by using guided inkuiry models learning for high, intermediate and low groups of student. The subjects were students of class XI IPA3 SMA YP Unila Bandar Lampung. This research used the pre-experimental method, a one-shot case study design, and descriptive research. The results showed that The skill of draw conclusions in high level group 30% were excellent, and 70% were good. In the intermediate level group, 42,1% were excellent, 47,37% were good, and 10,53% were enough. In the low level group, 9,09% were excellent, 36,36% were good and 45,45% were enough, and 9,1% were less.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan mengemukakan kesimpulan berdasarkan fakta pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk siswa kelompok tinggi, sedang dan rendah. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA3SMA YP UNILA Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen, desain one shot case study, dan analisis data menggunakan statistik diskriptif . Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengemukakan kesimpulan berdasarkan fakta pada kelompok tinggi 30% berkriteria sangat baik, dan 70% berkriteria baik. Pada kelompok sedang, 42,1% berkriteria sangat baik, 47,37% berkriteria baik dan 10,53% lainnya berkriteria cukup. Pada kelompok rendah, 9,09% berkriteria sangat baik, 36,36% berkriteria baik, 45,45% berkriteria cukup, dan 9,1 berkriteria kurang.Kata kunci: inkuri terbimbing,keterampilan inferensi, kelarutan, ksp
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI DAN MEMPREDIKSI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING Dyah Emi Wahyuni; Ila Rosilawati; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.11 KB)

Abstract

This study aims to for the predict of characteristic model study of effective Problem Solving in improve skill to communicate and predict. This study use method of kuasi experiment with Non Equivalent ( posttest and pretest) Control Group Design. Intake of sampel done by using technique of purposive sampling. Sampel in this study is student of SMA Persada Bandar Lampung class of X2 and class of X3even semester of School Year 2012-2013 owning characteristic much the same to. Data analysis use N-Gain and of uji-t. Result of study show average value of  N-Gain skill communicate for class control and each experiment 0.46 and 0.61; and average of N-Gain skill of predict for class control and each experiment 0.44 and 0.67. This matter indicate that study of Problem Solving effective in improving skill to communicate and predict.Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan karakteristik model pembelajaran Problem Solving yang efektif dalam meningkatkan keterampilan berkomunikasi dan memprediksi.  Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan Non Equivalent (pretest and posttest) Control Group Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMA Persada Bandar Lampung kelas X2 dan kelas X3 semester genap Tahun Ajaran 2012-2013 yang memiliki karakteristik hampir sama. Analisis data menggunakan N-Gain dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan nilai rerata N-Gain keterampilan berkomunikasi untuk kelas kontrol dan eksperimen masing-masing 0,46 dan 0,61;  dan rerata N-Gain keterampilan mem-prediksi untuk kelas kontrol dan eksperimen masing-masing 0,44 dan 0,67. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran Problem Solving efektif dalam meningkatkan keterampilan berkomunikasi dan memprediksi.Kata kunci: keterampilan berkomunikasi, keterampilan memprediksi, model pembelajaran Problem Solving.
Efektivitas Discovery Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Evaluatif dan Penguasaan Konsep Asam Basa Arrhenius Aprilia Dwi Puspita; Ratu Betta Rudibyani; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.236 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the effectiveness of discovery learning model to improve the skils of the  evaluative thinking and concept mastery of acid-base Arrhenius. The method used is quasi experimental with pretes-postes non-equivalen control grup design. The population of this research was all students grade XI in science class of SMA Negeri 13 Bandar Lampung. The samples were taken by cluster random sampling technique then obtained XI IPA4 as experimental class and XI IPA5 as control class. The effectiveness of discovery learning model was showed by the significant difference of n-Gain experiment classes and supported by difference effect size. The results showed that the average n-Gain in experiment classes respectively that medium criteria and supported by large’s effect size. Based on the result of this research, conclude that discovery learning model is effective to increase  evaluative thinking skills and concept mastery on acid-base Arrhenius. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan model discovery learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir evaluatif dan penguasaan konsep siswa pada materi asam basa Arrhenius. Metode yang digunakan yaitu kuasi eksperimen dengan pretest-posttest non-equivalen control group design. Populasi pada penelitian ini seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 13 Bandar Lampung. Sampel diambil dengan teknik cluster random  sampling sehingga diperoleh XI IPA4 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA5 sebagai kelas kontrol. Efektivitas model discovery learning diukur berdasarkan perbedaan n-Gain yang signifikan pada kelas eksperimen yang di dukung oleh perbedaan ukuran pengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata n-Gain pada kelas eksperimen sebesar 0,62 dengan kriteria sedang dan di dukung oleh ukuran pengaruh yang besar. Berdasarkan hasil penelitian, menyimpulkan bahwa model pembelajaran discovery learning efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir evaluatif dan penguasaan konsep asam-basa Arrhenius.Kata kunci: model discovery learning, asam basa Arrhenius, keterampilan berpikir evaluatif, dan penguasaan konsep
LKS Berbasis Discovery Learning Materi Larutan Penyangga untuk Meningkatkan KPS Ditinjau dari Sikap Ilmiah Risko Apriandi; Ila Rosilawati; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.299 KB)

Abstract

Penelitian ini untuk mendeskripsikan efektivitas LKS berbasis discovery learning materi larutan penyangga untuk meningkatkan KPS ditinjau dari sikap ilmiah. Sampel diambil dengan teknik pusposive sampling. Analisis data menggunakan ANOVA dua jalur dan uji t. Hasil penelitian pada materi larutan penyangga menunjukkan: tidak terdapat interaksi antara pembelajaran menggunakan LKS dengan sikap ilmiah terhadap KPS; pembelajaran menggunakan LKS berbasis discovery learning efektif dalam meningkatkan KPS siswa; KPS siswa yang memiliki sikap ilmiah tinggi dengan mengguna­kan LKS berbasis discovery learning lebih tinggi daripada LKS konvensional; KPS siswa yang memiliki sikap ilmiah rendah dengan mengguna­kan LKS berbasis discovery learning lebih tinggi daripada LKS konvensional; KPS siswa yang memiliki sikap ilmiah tinggi lebih tinggi daripada siswa yang memiliki sikap ilmiah rendah dengan menggunakan LKS berbasis discovery learning.  Kata kunci : larutan penyangga, KPS, LKS, discovery learning, sikap ilmiah
ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR LANCAR PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT NONELEKTROLIT MENGGUNAKAN INKUIRI TERBIMBING Kenia Mahargyani; Ila Rosilawati; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.645 KB)

Abstract

This research aimed to describe fluency thinking skill in electrolyte nonelectrolyte subject matter by using guided inquiry learning model for high, intermediate and low groups of student.  The subject were students of class X1 SMA Negeri 2 Metro.  This research used the pre-experimental method, a one-shot case study design, and data analysis using statistic descriptive.  The results showed that fluency thinking skill in high level group 57,14% were excellent, 28,57% were good, and 14,29% were enough.  In the intermediate level group, 17,65% were excellent, 70,59% were good, and 11,76% students were enough.  In the low level group, 14,29% were excellent, 28,57% were good, and 57,14% students were enough. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir lancar pada materi larutan elektrolit nonelektrolit menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk siswa kelompok tinggi, sedang, dan rendah.  Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X1 SMA Negeri 2 Metro.  Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen, desain one shot case study, dan analisis data menggunakan statistik deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan siswa dalam berpikir lancar pada kelompok tinggi 57,14 % siswa berkriteria sangat baik, 28,57% siswa berkriteria baik dan 14,29% berkriteria cukup.  Pada kelompok sedang 17,65% siswa berkriteria sangat baik, 70,59% siswa berkriteria baik, 11,76% siswa lainnya berkriteria cukup.  Pada kelompok rendah 14,29% siswa berkriteria sangat baik, 28,57% siswa berkriteria baik, dan 57,14% siswa lainnya berkriteria cukup. Kata kunci: inkuiri terbimbing, keterampilan berpikir lancar, larutan elektrolit nonelektrolit.
EFEKTIVITAS MODEL LEARNING CYCLE 6E DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN PREDIKSI DAN PENGUASAAN KONSEP KOLOID Kadek Yuliya Dewi Astuti; Nina Kadaritna; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.041 KB)

Abstract

This aimed of research was to describe the effectiveness of learning cycle 6E model to improve predicting skills and mastery of concept koloid.  Quasi experimental method was used in this research, with Non-Equivalent Control Group Design.  The population of this research was students of XI science SMA YP Unila Bandar Lampung, with XI science 2 class and XI science 4 class as samples.  The effectiveness of learning cycle 6E model was measured based on the difference of a significant N-gain and t test.  The results show that mean value of N-gain prediction skills in control class and experimental class were 0.56 and 0.65; and mean value of N-gain mastery of concept in control class and experimental class were 0.58 and 0.73.  Based on t test, it was concluded that learning cycle 6E model could increase prediction skills and mastery of concept koloid.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model learning cycle 6E dalam meningkatkan keterampilan prediksi dan penguasaan konsep koloid.  Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan Non-Equivalent Control Group Design.  Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA YP Unila Bandar Lampung dengan kelas XI IPA2 dan kelas XI IPA4 sebagai sampel.  Efektivitas model learning cycle 6E diukur berdasarkan perbedaan N-gain yang signifikan dan uji t.  Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata N-gain keterampilan prediksi untuk kelas kontrol dan eksperimen yaitu 0,56 dan 0,65; serta rata-rata N-gain penguasaan konsep untuk kelas kontrol dan kelas eksperimen yaitu 0,58 dan 0,73.  Berdasarkan uji t, didapat kesimpulan bahwa model learning cycle 6E dapat meningkatkan keterampilan prediksi dan penguasaan konsep koloid.Kata kunci: keterampilan prediksi, model learning cycle 6E, penguasaan konsep.
Efektivitas LKS Problem Solving dalam Meningkatkan Keterampilan Mengklasifikasi pada Materi Asam Basa Neny Sherliani; Nina Kadaritna; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.731 KB)

Abstract

This research aims to describe the effectiveness of problem solving students worksheet to improve students classifying skill on acid-base topic. The research samples were students of class 11thscience 1 and 11thscience 4 in public senior high school 13 Bandarlampung on academic year 2016/2017 which were sampled by purposive sampling technique. The research used quasi experimental method with non equivalent pretest-postest control group design. The effectiveness of problem solving students worksheet was indicated by the significant difference of n-gain between control and experimental class. The result showed that of n-gain average in classifying skill was 0,55 for control class and 0,83 for experimental class. Based on the t-test result, it found that the average score of n-gain for experimental class was significantly different in the control class. This research concluded that problem solving students worksheet was effective to improve classifiying skill on acid-base topic.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas LKSproblem solving dalam meningkatkan keterampilan mengklasifikasi pada materi asam-basa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 dan XI IPA 4 di SMAN 13 Bandarlampung Tahun Pelajaran 2016/2017 yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan non equivalent pretest-postest control group design. Efektivitas LKS problem solving ditunjukkan oleh perbedaan n-gain yang signifikan antara kelas kontrol dan eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata n-gain keterampilan mengklasifikasi pada kelas kontrol sebesar 0,55 dan kelas eksperimen sebesar 0,83. Berdasarkan uji-t nilai rata-rata n-gain kedua kelas penelitian berbeda secara signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah LKS problem solving efektif dalam meningkatkan keterampilan mengklasifikasi pada materi asam basa.Kata kunci: asam-basa, keterampilan mengklasifikasi, problem solving
Efektivitas LKS Berbasis Multipel Representasi dalam Meningkatkan Penguasaan Konsep Materi Larutan Elektrolit-Non Elektrolit Dewi Yuliana; Ratu Betta Rudibiyani; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.351 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the effectiveness of students worksheets in improving concept mastery on electrolyte/non electrolyte topic. This research used quasi experimental method with Non Equivalent (pretest-posttest) Control Group Design. The Population in this research were students of class X MIA A and X MIA B at MA Al-Fatah Natar for 2017-2018 academic years. The sample in this research were students of class X MIA A and X MIA B that was taken by total sampling technique. The instruments in this research were students worksheets based on multiple representation and conventional, pretest-postest questions, and activity assessment sheets and teachers skills in managing learning. n-Gain test were used as data analysis technique. The results showed that any different between experiment class and control class. Based on them, student worksheet based on multiple representation was effective to increase concept mastery on electrolyte/ non electrolyte topic. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas LKS berbasis multipel representasi dalam meningkatkan penguasaan konsep pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan Non Eqiuvalent (pretest-posttest) Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA A dan X MIA B di MA Al-Fatah Natar tahun pelajaran 2017-2018. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA A dan X MIA B yang diperoleh melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah LKS berbasis multipel representasi dan konvensional, soal pretes-postes, serta lembar penilaian aktivitas siswa dan lmbar penilaian kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran. Teknik analisis data yang dilakukan adalah uji n-Gain. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata n-Gain antara kelas eksperimen dan kelas kontrol Berdasarkan hal tersebut, LKS berbasis multipel representasi efektif dalam meningkatkan penguasaan konsep pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit.Kata kunci: elektrolit non elektrolit, LKS, multipel representasi, penguasaan konsep
Co-Authors Ade Wahyu Saputra Aerli Nurfita Dewi Afdal Bahri Afriani Afriani Agita Viola Putri Ahmad Tohir Aldes Penkin Putriani Alfiatun Nikmah Ali Rifa'i Ali Sugandi Ama Nur Anna Ana Zuhriatun Nisa Anadia Rosaria Anggun Purnama Sari Anita Amelia Anna Musmita Sari Aprilia Dwi Puspita Aria Aditia Jaya Arif Irman Setyo Wibowo Arum Khalista Faezaty Atika Agustina Ayu Azzahara Al Balqis bayu saputra Bella Nur Farida Deny Nico Vrasley Desi Permata Sari Desia Abrisa Dewi Yuliana Dwi Siti Asyiah Dyah Emi Wahyuni Eka Irmayta Eka Yunita Zuliana Elia Rahmah Elok SuciWahyuni emmawati sofya Emmawaty Sofya Erika Mirna Sari Esty Indriyani Safitri Eva Margaretha purba Febriyola Kurnia Utami Febry Zahara Feriyanda Putratama Fitri Septi Lutfiani Widodo Fitria Yuliza Fredinan Yulianda Galuh Ayuningtyas Dwi Untari Gesti Eka Saputri Herni Agustiani I Gusti Bagus Wiksuana I Wayan Agustika Ika Yuniarti Ila Rosilawati Ira Mutia Sari Ira Novita Sari Jehan Sari Dewi Jihan Rifka Nabilla Johan Adhi Nugroho Kadek Yuliya Dewi Astuti Kenia Mahargyani Laurence Mart Sihaloho Lina Astutik Lisa Tania Lista Misria Malida Aprilliza Maria Dwi Natalia Maria Mustika Sari Marina Setyarini Meliana Sri agustin Mentari Bela Wahyudienie Mentari Panca Rahayu Mifta Hanifa mila marlinda Mutiatul Karimah Nabella Islamiyati Yuan Nanik Susanti Pravitasari Neny Sherliani Ni Made Purnama Rini Ni Wayan Chacha Novia Nina Kadaritna Nomi Suryani Noor Fadiawati Nur Insani Nurlaili Fitria Nurmala Nurmala Nurmala Nurmala pitri yunia Putu Endriyana Wijaya Rani Qudwah Mutawakkilah rahmanudin rahmanudin Ratu Beta Rudibyani Ratu Betta Rudibiyani Ratu Betta Rudibyani Reliyana Reliyana Resi Indah Ning Suwarni resi sari yandra Reva Dwi Pertiwi ria septiana Rina Meri M Risko Apriandi Riya Pebriyani rizky dewi nursanty Rizky Monika Gusnandalia Rohmawati Rohmawati Rosmawati Rosmawati Ryzal Perdana Septiana Dwi Mulyani SITI AISAH Siti Hardiyanti Sunyono - - tarik azis tazkia tirta victorya tumirah tumirah Vina Rosalina Vini Agustiani Wanggi Setra Wiwit Gunawi Wuny Noviyanti Yani Efrina Yayi Aisyah Dewi Putri Yogi Aprianto Yuca Aryanti Yudha Franstya Yunita Sari