Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh LKS Berbasis Model SiMaYang dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Tumirah Tumirah; Sunyono Sunyono; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.653 KB)

Abstract

This study aims to describe the effect of using SiMaYang model based student worksheet to improve critical thinking skills on electrolyte and nonelectroit solution. The population in this study is all students of class X MIA in SMA Negeri 1 Natar in the even semester of academic year 2017/2018. The sampling technique used was clauster random sampling and obtained sample of class X MIA 5 as experiment class and X MIA 7 as control class. This research method is quasi experiment with pretest-posttest control group design. The effect of LKS based on SiMaYang model is measured on the average value of n-Gain critical thinking skills. The results showed that in the experimental class the average value of n-Gain critical thinking skills was 0.71. Based on the result of the research, it can be concluded that LKS based on SiMaYang model have a high effect in improving critical thinking skills on electrolyte and nonelectrolyte solution. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan lembar kerja siswa berbasis model SiMaYang dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada materi larutan elektrolit dan nonelektroit. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA yang ada di SMA Negeri 1 Natar pada semester genap tahun ajaran 2017/2018. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah clauster random sampling dan diperoleh sampel kelas X MIA 5 sebagai kelas eksperimen dan X MIA 7 sebagai kelas kontrol. Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan Pretest-Posttest Control Group Design.  Pengaruh penggunaan LKS berbasis model SiMaYang diukur berdasarkan rata-rata nilai n-Gain keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelas eksperimen rata-rata nilai n-Gain keterampilan berpikir kritis sebesar 0,71. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa LKS berbasis model SiMaYang berpengaruh tinggi dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit. Kata Kunci: lembar kerja siswa, kemampuan berpikir kritis, SiMaYang.
PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR EVALUATIF PADA LARUTAN ELEKTROLIT NON-ELEKTROLIT Eva Margaretha purba; Ratu Betta Rudibyani; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.749 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the effectiveness of problem solving to increase student’s evaluation thinking skills on electrolyte non-electrolyte.  The method of the research was quasi-experimental with Non Equivalent Control Group Design.  The samples were taken by purposive sampling technique.  The population of this research was all student in X class of SMA Negeri 4 Metro whose sit in odd semester of academic year 2013/2014 and the samples were X2 and X4 of ten class.  The effectiveness of scientific approach was measured based on the significant difference of n-Gain score between control class and experiment class.  The result of research showed that the average n-Gainscore of student’s evaluation thinking skills for experiment class was 0,57 and 0,39 for control class.  Based on the hypothesis testing, it was known that scientific approach learning was effective to increase student’s evaluation thinking skills on electrolyte non-electrolyte. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran problem solving dalam meningkatkan kemampuan berpikir evaluatif siswa pada materi larutan elektrolit non-elektrolit .  Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan Non Equivalent Control Group Design.  Sampel dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling.  Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 4 Metro semester genap Tahun Pelajaran 2013/2014 dan sampel dalam penelitian ini adalah kelas X2 dan X4.  Efektivitas model pembelajaran problem solving diukur berdasarkan perbedaan n-Gain yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata n-Gain kemampuan berpikir evaluatif siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 0,57 dan 0,39.  Berdasarkan pengujian hipotesis, diketahui bahwa pembelajaran mengguna­kan model problem solvingefektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir evaluatif siswa pada materi larutan elektrolit non-elektrolit . Kata kunci: model problem solving, kemampuan berpikir evaluatif, larutan elektrolit non-elektrolit
PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR PEKA SISWA PADA REAKSI REDOKS Aldes Penkin Putriani; Ratu Betta Rudibyani; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.54 KB)

Abstract

The aim of this research was to describe the effectiveness of problem sol­ving learning to increase students’ problem sensitivity thinking ability through redox reactions ma­terial.  This research used Non Equivalent Control Group Design. The sample was chosen by using purposive sampling technique.  Population of the research was tenth grade student’s of SMA Negeri 2 Metro at second semester in the 2013/2014 year, the sample were, X science 2 and X science 4.  The effectiveness of problem solving learning analyzed based on the differences of significant n-Gain between experiment and control classes.  The results showed that the average n-Gain score in experimental and control were 0,58 and 0,34. Based on hyphothesis testing, it can be concluded that problem solving learning is effective to increase students’problem sensitivity thinking ability through redox reactions material. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran problem solving untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berpikir peka pada reaksi redoks.  Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan Non Equivalent Control Group Design.  Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling.  Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X IPA SMA Negeri 2 Metro semester genap Tahun Pelajaran 2013/2014 dan sampel penelitian adalah kelas X IPA2 dan X IPA4.  Efektivitas pembelajaran problem solving diukur berdasarkan perbedaan n-Gain yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata n-Gain kemampuan siswa dalam berpikir peka pada kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 0,58 dan 0,34.  Berdasarkan pengujian hipotesis, diketahui bahwa model pembelajaran problem solving efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam berpikir pekapada materi reaksi redoks. Kata kunci: kemampuan berpikir peka,model problem solving, reaksi redoks
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGKOMUNIKASIKAN DAN MENYIMPULKAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PREDICT-OBSERVE-EXPLAN Maria Mustika Sari; Ila Rosilawati; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.067 KB)

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of POE learning model on non-electrolyte and electrolyte material in improving comunicating skills and  conclude skills. Subjects in this study was of class X1 SMA Budaya Bandar Lampung totaling 32 people. This research uses a pre-experimental method with One Group Pretest Posstest Design. This research data was data of comunicating skills and the skills of data conclude, data analysis using the percentage of mastery learning (KKM ) which has been set and n-Gain. The results showed that persentage of mastery learning and n-Gain who achieved by 75% and n-Gain comunicate skills 0.68 (medium category). And than who achieved  KKM 81.25% and n-Gain conclude skills  0.69 (medium category).  Conclution this research showed that the POE learning model of non-electrolyte and electrolyte solution material is effective in improving the comunicate skills and conclude skills student for class X1SMA Budaya Bandar Lampung.Tujuan pada penelitian ini adalah mendeskripsikan efektivitas model pembelajar-an POE pada materi larutan non-elektrolit dan elektrolit dalam meningkatkan ke-terampilan mengkomunikasikan dan menyimpulkan.  Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas X1 SMA Budaya Bandar Lampung yang berjumlah 32 siswa.  Peneli-tian ini menggunakan metode Pre-eksperimental dengan One-group pretest-poss-test Design.  Data pe­neliti­an ini adalah data keterampilan mengkomunikasikan dan keterampilan menyimpulkan.  Analisis data menggunakan persentase ketun-tasan belajar (KKM) yang telah ditetapkan dan n-Gain.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan belajar dan n-Gain keterampilan mengkomunikasikan mencapai KKM yaitu 75% dan n-Gain sebesar 0,68 (kategori sedang).  Sedangkan ke­terampilan menyimpulkan yang men­capai KKM yaitu 81,25% dan n-Gain sebesar  0,69 (katagori sedang).  Kesimpulan penelitian ini menunjuk­kan bahwa pembelajaran dengan model POE pada materi larutan non-lektrolit dan elektrolit efektif dalam me­ningkat­kan keterampilan mengkomunikasikan dan menyimpulkan siswa kelas X1 SMA Budaya Bandar Lampung. Kata kunci:  keterampilan mengkomunikasikan, keterampilan menyimpulkan, larutan non-elektrolit dan elektrolit, model POE.
Pengembangan Animasi Berbasis Simulasi Molekul pada Metode Kromatografi Vina Rosalina; Tasviri Efkar; Lisa Tania
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.047 KB)

Abstract

This research was aimed to develop method animation based on molecular simulation by chromatography method. This research used research and development method (RD). The result of the reseach was animation by chromatography method that displaying molecule visualization of mixture separation by chromatography method. Based on the preliminary field test result, the response of teachers and validator to the content suitability was respectively percentage of 91,11%, and as much as 90,83% was categorized as very hight. The response of teachers, validator, students, in attractiveness and easyness aspects was respectively percentage of 90,19%, 90,56%, and 89,72% with very high category.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan animasi berbasis simulasi molekul pada metode kromatografi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (RD). Hasil penelitian ini yaitu animasi pada metode kromatografi yang menampilkan visualisasi molekul pemisahan campuran dengan metode kromatografi. Berdasarkan hasil uji coba lapangan awal, guru dan validator memberikan tanggapan terhadap aspek kesesuaian isi yaitu masing-masing persentase sebanyak 91,11%, dan sebanyak 90,83% yang dikategorikan sangat tinggi, serta tanggapan guru, validator, dan siswa terhadap aspek kemenarikan dan kemudahan penggunaan yaitu masing-masing persentase sebanyak 90,19%, 90,56%, dan 89,72% dengan kategori sangat tinggi.Kata Kunci : animasi, kromatografi, pemisahan campuran, simulasi molekul
EFEKTIVITAS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KPS TERPADU PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT Febry Zahara; Emmawaty Sofya; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.499 KB)

Abstract

The aim of this research was to describe the effectiveness of guided inquiry learning model to the integrated  process science skills of electrolyte and non electrolyte solution material. The population of this study was all of classes X MIA in one of the high schools in Natar, while the sample of this study was class X MIA 2 and X MIA 3, this research used Quasi Experimental method with Pretest-Posttest Control Group Design.  The results showed that the average n-Gain value of the experiment class was higher than the control class, with a large measure of influence.  The results showed that learning with guided inquiry models is effective for increasing students' integrated proces secience skill on electrolyte and non electrolyte solution matery. Keywords: guided inquiry, electrolyte and non electrolyte solutions, integrated process science skills. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektivan model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan proses sains terpadu materi larutan elektrolit dan non elektrolit.  Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas X MIA di salah satu SMA di Natar, sedangkan sampel penelitian ini adalah kelas X MIA 2 dan X MIA 3, menggunakan metode Quasi Eksperimendengan Pretest-Posttest Control Group Design.  Hasil penelitian menujukkan rata-rata nilai n-Gain kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol, dengan ukuran pengaruh yang besar. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing efektif untuk meningkatkan KPS terpadu siswa pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit.Kata kunci: inkuiri terbimbing, larutan elektrolit dan non elektrolit, KPS terpadu.
PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR ORISINIL SISWA PADA REAKSI REDOKS Agita Viola Putri; Ratu Betta Rudibyani; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.727 KB)

Abstract

 The aim of this research was to describe the effectiveness of problem solving learning to increase students’ originality thinking ability through redox reactions material.  The method of this research was quasi-experimental with Non Equivalent Control Group Design. The sample was choosen using purposive sampling.  Population of the research was tenth grade student’s of SMA Negeri 2 Metro at second semester in the 2013/2014 year, the sample were, X science 3 and X science 4.  The effectiveness of problem solving learning analyzed based on the differences of significant n-Gain between experiment and control classes.  The results showed that the average n-Gain score in experimental and control were 0,69 and 0,35.  Based on hyphothesis testing, it was known that problem solving learning is effective to increase students’ originality thinking ability through redox reactions material. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektivitas pembelajaran problem solving untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berpikir orisinil pada materi reaksi redoks.  Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan Non Equivalent Control Group Design.  Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling.  Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X IPA SMA Negeri 2 Metro semester genap Tahun Pelajaran 2013/2014, dan sebagai sampel penelitian adalah kelas X IPA3dan X IPA4.  Efektivitas pembelajaran problem solvingdiukur berdasarkan perbedaan n-Gain yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai n-Gain pada kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 0,69 dan 0,35.  Berdasarkan pengujian hipotesis, diketahui bahwa pembelajaran problem solvingefektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam berpikir orisinil pada materi reaksi redoks. Kata kunci:kemampuan berpikir orisinil, pembelajaran problem solving, reaksi redoks
ANALISIS KETERAMPILAN PREDIKSI DAN MENGKOMUNIKASIKAN MELALUI PENERAPA MODEL PROBLEM SOLVING Siti Aisah; Ila Rosilawati; Tasviri Efkar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.835 KB)

Abstract

This research aims to describe the prediction and communication skill on acid-base material through application problem solving model to the cognitive students group with high, medium, and low category. This research used pre-experiment method with One Shot Case Study Design. The Subject in this research was class XI_science4 students of MAN 1 Bandar Lampungt academic year 2012-2013.  The data analysis used descriptive analysis.  The result showed: (1)Predic­ti­on skill, almost half students have excellent criteria and most students have good in high category; almost half students have good criteria, the rest of students have excellent, average, and poor in medium category; most students have good cri­teria, the rest of students have excellent, average, and poor in low category.  (2)communication skill, all students have excell­ent criteria in high category; almost all students have excellent criteria, the rest of students have good in me­dium and low category.  The high category have predictin and communication skill more high than medium and low category. Kata Kunci : problem solving, prediksi, komunikasi, kelompok tinggi, kelompok sedang, kelompok rendah
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA AUDIOVISUAL BAGI GURU-GURU KIMIA SMA DI KOTA BANDAR LAMPUNG Ratu Betta Rudibiyani; Nina Kadaritna; Tasviri Efkar; Emmawaty Sofya; Atika Agustina; Febriyola Kurnia Utami
Ruang Pengabdian : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): RUANG PENGABDIAN
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.476 KB)

Abstract

Perpindahan sistem belajar konvensional ke sistem daring secara tiba-tiba (karena pandemi covid-19) tanpa persiapan yang matang menyebabkan sejumlah guru tidak mampu mengikuti perubahan dengan pembelajaran berbasis teknologi dan informasi (Asmuni, 2020). Hal ini tentu sangat menghawatirkan dikarenakan perkembangan TIK memberikan pengaruh yang signifikan terhadap bagaimana proses pembelajaran siswa, khususnya efektivitas pembelajaran, efisiensi waktu dan fasilitas pendukung pembelajaran lainnya (Harjono, 2017). Waktu pembelajaran yang dipersingkat menjadi 2 x 30 menit membuat siswa kurang memahami konsep yang disampaikan. Oleh karena itu diperlukan media yang dapat memecahkan masalah tersebut. Salah satu usaha yang akan diberikan oleh Tim Dosen FKIP adalah memberi pelatihan membuat media audiovisual berupa video pembelajaran kepada guru kimia. Selama ini, guru kimia belum pernah mendapat pelatihan membuat media audiovisual berupa video pembelajaran (lebih dari 70%, hasil pretes). Video sebagai media audiovisual yang mempunyai unsur gerak akan mampu menarik perhatian dan motivasi siswa dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan dan ketrampilan guru kimia berupa pelatihan membuat media audiovisual umumnya dan media audiovisual berbasis problem solving. Sebelum pelatihan dimulai peserta diberi pretes dan sesudah pelatihan diberi postes. Setelah mengikuti kegiatan pelatihan terdapat peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta sebesar 75 % dalam membuat media audiovisual. DOI: https://doi.org/10.23960/rp/v1i2.hal.100-104
Co-Authors Ade Wahyu Saputra Aerli Nurfita Dewi Afdal Bahri Afriani Afriani Agita Viola Putri Ahmad Tohir Aldes Penkin Putriani Alfiatun Nikmah Ali Rifa'i Ali Sugandi Ama Nur Anna Ana Zuhriatun Nisa Anadia Rosaria Anggun Purnama Sari Anita Amelia Anna Musmita Sari Aprilia Dwi Puspita Aria Aditia Jaya Arif Irman Setyo Wibowo Arum Khalista Faezaty Atika Agustina Ayu Azzahara Al Balqis bayu saputra Bella Nur Farida Deny Nico Vrasley Desi Permata Sari Desia Abrisa Dewi Yuliana Dwi Siti Asyiah Dyah Emi Wahyuni Eka Irmayta Eka Yunita Zuliana Elia Rahmah Elok SuciWahyuni emmawati sofya Emmawaty Sofya Erika Mirna Sari Esty Indriyani Safitri Eva Margaretha purba Febriyola Kurnia Utami Febry Zahara Feriyanda Putratama Fitri Septi Lutfiani Widodo Fitria Yuliza Fredinan Yulianda Galuh Ayuningtyas Dwi Untari Gesti Eka Saputri Herni Agustiani I Gusti Bagus Wiksuana I Wayan Agustika Ika Yuniarti Ila Rosilawati Ira Mutia Sari Ira Novita Sari Jehan Sari Dewi Jihan Rifka Nabilla Johan Adhi Nugroho Kadek Yuliya Dewi Astuti Kenia Mahargyani Laurence Mart Sihaloho Lina Astutik Lisa Tania Lista Misria Malida Aprilliza Maria Dwi Natalia Maria Mustika Sari Marina Setyarini Meliana Sri agustin Mentari Bela Wahyudienie Mentari Panca Rahayu Mifta Hanifa mila marlinda Mutiatul Karimah Nabella Islamiyati Yuan Nanik Susanti Pravitasari Neny Sherliani Ni Made Purnama Rini Ni Wayan Chacha Novia Nina Kadaritna Nomi Suryani Noor Fadiawati Nur Insani Nurlaili Fitria Nurmala Nurmala Nurmala Nurmala pitri yunia Putu Endriyana Wijaya Rani Qudwah Mutawakkilah rahmanudin rahmanudin Ratu Beta Rudibyani Ratu Betta Rudibiyani Ratu Betta Rudibyani Reliyana Reliyana Resi Indah Ning Suwarni resi sari yandra Reva Dwi Pertiwi ria septiana Rina Meri M Risko Apriandi Riya Pebriyani rizky dewi nursanty Rizky Monika Gusnandalia Rohmawati Rohmawati Rosmawati Rosmawati Ryzal Perdana Septiana Dwi Mulyani SITI AISAH Siti Hardiyanti Sunyono - - tarik azis tazkia tirta victorya tumirah tumirah Vina Rosalina Vini Agustiani Wanggi Setra Wiwit Gunawi Wuny Noviyanti Yani Efrina Yayi Aisyah Dewi Putri Yogi Aprianto Yuca Aryanti Yudha Franstya Yunita Sari