Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

ANALISIS BUTIR SOAL PILIHAN GANDA DENGAN APLIKASI KLASIKA Destiniar Destiniar; Dina Octaria; Anggria Septiani Mulbasari
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 1 (2018): April
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.792 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v2i1.180

Abstract

ABSTRACTThis current Community Service Activities (PkM) is based on the lack of ability and willingness of teachers to analyze multiple choice items. The objectives of PkM are to (1) improve teachers 'ability to perform student data processing using classical applications, (2) increase teachers' willingness and ability in analyzing multiple choice items, (3) to assist teacher to analyze item analysis with classical program, (4) improve the ability of teachers to analyze the items so as to obtain a good question.  The current PkM activity was held by short training for twice meeting with 20 teachers in SMA Negeri 1 Jejawi. The researcher used lectute, discussion, question and answer, simulation, and demonstration method for this PkM activity. The result showed that there was  an increas of teacher’s will and ability in processing  and analyze multiple choice items using clasical applications. Keywords: analysis, clasical application, item ABSTRAKKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat PkM ini dilatarbelakangi dari kurangnya kemampuan dan kemauan guru untuk menganalisa butir soal pilihan ganda. Tujuan PkM adalah untuk (1) meningkatkan kemampuan guru dalam melakukan pengolahan data jawaban siswa menggunakan aplikasi klasika, (2) meningkatkan kemauan dan kemampuan guru dalam menganalisa butir soal pilihan ganda (3) membantu guru untuk melakukan analisis butir soal dengan program klasikal, (4) meningkatkan kemampuan guru menganalisis butir soal sehingga diperoleh soal yang baik. Kegiatan PkM ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan singkat selama dua kali pertemuan dengan banyaknya peserta berjumlah 20 orang guru di SMA Negeri 1 Jejawi. Metode yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan PkM ini adalah dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, simulasi dan demonstrasi. Hasil yang diperoleh selama kegiatan PkM  yaitu adanya peningkatan kemauan dan kemampuan guru dalam melakukan pengolahan data dan  menganalisa butir soal pilihan ganda menggunakan aplikasi klasika. Kata Kunci :analisis,aplikasi Klasika, butir soal
Metode K-Means Cluster Untuk Mengelompokkan Kota/Kabupaten di Sumatera Selatan Berdasarkan Produksi Ikan Air Tawar Yunita Febriani; Yulia Puspita Sari; Dina Octaria
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 18 No. 2 (2021): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v18i2.6722

Abstract

Sebaran produksi ikan air tawar di Sumatera Selatan dapat dibangun menjadi sebuah pemetaan. Pemetaan tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan salah satu metode analisis klaster yaitu metode K-Means Cluster. K-Means Cluster merupakan algoritma clustering yang mengelompokkan data berdasarkan titik pusat cluster yang paling dekat dengan data tersebut. K-Means Cluster mengelompokkan data dengan memaksimalkan kesamaan data dalam satu cluster dan meminimalkan data antar cluster. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan kota/kabupaten di Sumatera Selatan berdasarkan produksi perikanan air tawar menggunakan metode K-Means Cluster. Pemetaan di sektor perikanan air tawar ini dapat membantu pemerintah provinsi dalam manajemen penyusunan kebijakan, sehingga dapat meningkatkan output produksi perikanan air tawar di setiap kota/kabupaten di Sumatera Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terbentuk 2 cluster. Penentuan jumlah cluster didasarkan pada hasil kurva metode Elbow, Silhoutee dan Gaps Statistics. Klaster 1 termasuk kategori rendah, terdiri dari 12 kota/kabupaten. Sedangkan cluster 2 terdiri dari 2 kota/kabupaten. dan merupakan klaster kategori tinggi.
Students' Concept Understanding Ability Through Inquiry Approach to Series and Series Materials Verawati Rouli BN; Tika Dwi Nopriyanti; Dina Octaria
Journal on Education Vol 5 No 3 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i3.1265

Abstract

Research This study aims to determine students' conceptual understanding abilities through an inquiry approach. The type of research used is quantitative with a one case shoot study treatment design. The subjects in this study were 30 students of class XI IPA 2 at SMA Negeri 14 Palembang. The data collection technique in this study is test data. Data analysis techniques using quantitative descriptive statistics. Based on the research data, it can be concluded that students' conceptual comprehension abilities through an inquiry approach to sequences and series material in class XI IPA 2 SMA Negeri 14 Palembang have a good average. This can be seen from the results of the study, namely the average final test score for students' conceptual understanding ability was 75.50.
Pengembangan E-Modul Berbasis Contextual Teaching And Learning (CTL) Pada Materi SPLDV Kelas VIII SMP/MTs Tanzimah Tanzimah; Lilis Sari Pazona; Dina Octaria
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 2 (2023): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v21i2.9042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul pada materi SPLDV kelas VIII SMP/MTs yang valid, praktis, dan untuk mengetahui keefektifan e-modul yang telah dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Objek penelitian ini merupakan kualitas e-modul berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi SPLDV kelas VIII SMP/MTs yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan dapat dinyatakan valid berdasarkan penilaian ahli media dengan skor rata-rata 3,1; penilaian ahli materi dengan skor rata-rata 3,2; dan memperoleh kriteria sangat valid berdasarkan penilaian pendidik dengan skor rata-rata 3,7. E-Modul juga dinyatakan sangat praktis berdasarkan angket respon peserta didik dengan total skor rata-rata 3,5 dan hasil observasi pembelajaran sebesar 86%; dan e-modul dinyatakan sangat efektif berdasarkan tes hasil belajar peserta didik dengan persentase sebesar 82%.
Pengembangan E-Modul Berbantuan Aplikasi Flip Pdf Builder Berbasis Contextual Teaching and Learning Sumiati Wulandari; Dina Octaria; Anggria Septiani Mulbasari
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1136.531 KB) | DOI: 10.33603/jnpm.v5i2.4628

Abstract

Abstrak. Pandemi covid-19 mengharuskan pembelajaran berlangsung secara daring (dalam jaringan). Salah satu faktor penyebab rendahnya pemahaman siswa dalam pembelajaran daring yaitu masih minimnya penggunaan bahan ajar elektronik. Maka perlu adanya bahan ajar elektronik yang mengutamakan kemandirian dalam melakukan kegiatan belajar untuk membantu siswa memecahkan masalah dengan caranya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul berbantuan aplikasi flip pdf builder berbasis contextual teaching and learning (CTL) pada materi himpunan yang valid dan praktis. Serta mengetahui keefektifan dari e-modul yang telah dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, angket dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan e-modul yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid, sangat praktis dan sangat efektif, sehingga e-modul berkualitas baik dan dapat digunakan dalam pembelajaran materi himpunan.Kata Kunci: Contextual Teaching and Learning, E-Modul, Flip Pdf Builder, Himpunan.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF EDPUZZLE BAGI PENDIDIK SE-KABUPATEN MUSI BANYUASIN Dina Octaria; Destiniar; Misdalina; Asnurul Isroqmi; Allen Marga Retta
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v3i1.453

Abstract

Kemajuan teknologi informasi di era 4.0 telah memberikan banyak perubahan, khususnya pada bidang pendidikan. Perkembangan teknologi yang sangat pesat ini tentunya tidak akan membuat pendidik merasa kesulitan dalam menyediakan bahan ajar yang menarik. Namun, berdasarkan wawancara yang dilakukan diperoleh informasi bahwa pendidik masih kurang memahami teknologi ataupun aplikasi yang dapat digunakan dalam pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pendidik dapat membuat pembelajaran interaktif berupa video pembelajaran yang dapat dikontrol penggunaannya oleh pendidik, yaitu dengan menggunakan aplikasi edpuzzle. Kegiatan ini bertujuan: (1) untuk mengenalkan edpuzzle sebagai media pembelajaran interaktif sekaligus meningkatkan keterampilan pendidik dalam membuat media pembelajaran interaktif, (2) untuk memberikan bimbingan bagi pendidik dalam membuat media pembelajarn interaktif edpuzzle. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan dan praktik, dengan pengumpulan data berupa angket. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa selama proses pelatihan peserta aktif dan antusias, materi yang disampaikan oleh narasumber jelas dan mudah diikuti peserta, dengan persentase sebesar 84%. Pelaksanaan pelatihan secara keseluruhan dinilai sangat baik oleh peserta, ditunjukkan dengan skor sebesar 88%.
Pengaruh Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa pada Materi Bentuk Aljabar di SMP PGRI 1 Palembang Jecyca Julyasary; Tika Dwi Nopriyanti; Dina Octaria
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4311

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu rendahnya tingkat kemampuan penalaran matematis siswa kelas VII di SMP PGRI 1 Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh Problem Based Learning terhadap kemampuan penalaran matematis siswa pada materi bentuk aljabar di SMP PGRI 1 Palembang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian quasi Eksperimen. Sampel dalam penelitian ini diproleh dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 54 peserta, dengan 27 siswa kelas VII.2 sebagai kelas eksperimen dan 27 siswa kelas VII.3 sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh thitung = 8,662 ttabel  = 1,675, maka H0 ditolak. Artinya bahwa ada pengaruh Problem Based Learning terhadap kemampuan penalaran matematis siswa pada materi bentuk aljabar di SMP PGRI 1 Palembang.
E-Modul pada Materi Statistika untuk Menguatkan Literasi Statistika Siswa SMK Anisah Putri; Misdalina Misdalina; Dina Octaria
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v8i1.19270

Abstract

Literasi statistika diarahkan guna membekali individu dengan kecakapan dalam memahami, menafsirkan, menginterpretasikan, serta mengolah data statistik yang kerap ditemukan dalam aktivitas kehidupan. Sejalan dengan hal tersebut, penelitian ini difokuskan pada pengembangan e-modul statistika yang mampu memperkuat literasi statistika siswa SMK serta memenuhi aspek kevalidan, kepraktisan, dan efek potensial. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah Research and Development (R&D) melalui model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Siswa kelas X AKL 1 SMK Muhammadiyah 2 Palembang sebagai subjek penelitian dengan jumlah 16 orang. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, angket respons siswa, dan tes hasil belajar. Analisis data dilakukan untuk menilai tingkat kevalidan, kepraktisan, serta efek potensial produk yang dikembangkan. Hasil penilaian dari tiga validator menunjukkan bahwa e-modul memperoleh nilai rata-rata sebesar 89.16% dan termasuk dalam kategori sangat valid berdasarkan aspek media, materi, dan kebahasaan. Uji kepraktisan kepada peserta didik menghasilkan nilai rata-rata 84.28% dan termasuk dalam kategori sangat praktis ditinjau dari aspek tampilan, penyajian materi, dan kemudahan penggunaan, sehingga e-modul dinilai mudah digunakan serta dipahami. Selain itu, hasil tes belajar menunjukkan rata-rata pencapaian sebesar 72.39% dengan kategori baik. Dengan demikian, e-modul statistika yang dikembangkan memiliki efek potensial yang baik dalam memperkuat literasi statistika siswa SMK, khususnya pada kemampuan memahami, menentukan, dan menyajikan data. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penerapan teknologi pembelajaran yang sesuai dengan konteks materi berkontribusi secara signifikan terhadap proses dan hasil belajar.
PENGUATAN KOMPETENSI GURU DALAM MERANCANG PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI SMA NEGERI 3 LAHAT Misdalina; Destiniar; Nyiayu Fahriza Fuadiah; Dina Octaria; Anggria Septiani Mulbasari; Marhamah; Tika Dwi Nopriyanti
Jurnal Berdaya Mandiri Vol. 8 No. 2 (2026): JURNAL BERDAYA MANDIRI (JBM)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jbm.v8i2.10001

Abstract

This community service program was motivated by the need to strengthen teachers’ competence in designing contextual learning that is relevant to students’ everyday lives. The program aimed to enhance teachers’ understanding and skills in developing teaching materials based on the local wisdom of Lahat Regency. It was conducted at SMA Negeri 3 Lahat through training and mentoring activities involving teachers as participants. The program consisted of several stages, including material presentation, discussion, identification of local wisdom potentials, development of teaching materials, presentations of participants’work, reflection, and completion of a satisfaction questionnaire. Data were collected through observation, participants’ teaching material products, and questionnaire responses. The results showed that the teachers gained a better understanding of the importance of integrating local wisdom into classroom learning. In addition, participants were able to develop teaching materials that connected subject content with the local context of Lahat Regency. The participants’ responses also indicated positive perceptions of the program’s usefulness, implementation, and potential application in schools. Therefore, this program contributed to strengthening teachers’ pedagogical competence in designing contextual learning based on local wisdom. Keywords: teacher competence; contextual learning; local wisdom; teaching materials
Ethnomathematical Insights from the Geometric Architecture of the Sultan Mahmud Badaruddin II Museum Dina Octaria; Zulkardi Zulkardi; Ratu Ilma Indra Putri; Cecil Hiltrimartin
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 1 (2025): January
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i1.3008

Abstract

Pembelajaran geometri di sekolah sering kali bersifat abstrak dan kurang memanfaatkan sumber belajar kontekstual yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Padahal, warisan budaya memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran matematika yang menghubungkan konsep geometri dengan nilai-nilai lokal. Penelitian ini mengkaji konsep geometri dalam arsitektur Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang serta potensinya sebagai sumber belajar etnomatematika. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi yang dimodifikasi, penelitian dilakukan melalui lima tahap utama: eksplorasi awal dan identifikasi informan, pengumpulan data lapangan, dokumentasi visual dan kontekstual, analisis data, serta interpretasi etnomatematis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi visual, dianalisis dengan pendekatan domain dan taksonomi, serta diverifikasi melalui traingulasi sumber. Hasil menunjukkan elemen arsitektur museum, memuat konsep bangun datar, bangun ruang, kesebangunan, simetri, dan transformasi geometri yang terintegrasi dengan nilai budaya lokal. Temuan ini merekomendasikan integrasi museum dalam PjBL dan kurikulum berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan keterlibatan siswa, identitas budaya, dan kompetensi guru. Geometry learning in schools often remains abstract and makes limited use of contextual resources that are closely connected to students’ daily lives. Cultural heritage holds significant potential as a medium for mathematics instruction, linking geometric concepts to local values. This study examines the geometric concepts embedded in the architecture of the Sultan Mahmud Badaruddin II Museum in Palembang and explores its potential as a learning resource within an ethnomathematics framework. Employing a qualitative approach with a modified ethnographic method, the research was conducted in five main stages: initial exploration and informant identification, field data collection, visual and contextual documentation, data analysis, and ethnomathematical interpretation. Data were collected through observations, semi-structured interviews, and visual documentation, analyzed using domain and taxonomic approaches, and verified through source triangulation. The results indicate that the museum’s architectural elements contain concepts of plane figures, solid figures, similarity, symmetry, and geometric transformations, all integrated with local cultural values. The study recommends integrating museums into PjBL and local wisdom-based curricula to enhance student engagement, strengthen cultural identity, and improve teachers’ competencies.