Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengembangan Media Diorama Berbasis Audio Visual pada Pembelajaran PKN Materi Keputusan Bersama di Kelas V SDN 102063 Bangun Bandar Hilyati Sari; Beta Rapita Silalahi
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 2 No. 2: Juni 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v2i2.333

Abstract

Jenis penelitian ini adalah Research and Development Ramp;D dengan langkah potensi dan masalah pengumpulan data desain produk validasi desain revisi desain uji coba produk revisi produk uji coba pemakaian revisi produk dan produk akhir Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 102063 Bangun Bandar yang menjadi sampel adalah siswa kelas VC dengan teknik random sampling Teknik pengumpulan data menggunakan observasi tes angket dan dokumen Teknik analisis data menggunakan analisis data produk analisis data awal uji persyaratan analisis uji t uji gain dan analisis data deskriptif Hasil penelitian menunjukkan bahwa media diorama berbasis audiovisual layak digunakan dengan persentase penilaian komponen kelayakan isi 97 5 Persen komponen penyajian 95 Persen dan komponen kebahasaan 75 Persen Media diorama berbasis audiovisual berpengaruh terhadap hasil belajar dengan adanya perbedaan rata rata melalui uji t sebesar 2 181 dan peningkatan rata rata gain sebesar 0 343 dengan kriteria sedang Aktivitas siswa memperoleh skor dengan persentase 81 Persen kriteria sangat tinggi pada pertemuan pertama dan memperoleh skor dengan persentase 85 Persen kriteria sangat tinggi pada pertemuan 2 Simpulan penelitian ini adalah media diorama berbasis audiovisual efektif digunakan pada pembelajaran Pkn materi keputusan bersama dan meningkatkan aktivitas siswa Saran penelitian selanjutnya dapat menerapkan media diorama berbasis audiovisual pada pembelajaran lain dengan menyesuaikan desain dan komponen media terhadap materi yang akan diajarkan Kata Kunci: Pengembangan; Media Diorama; Berbasis Audio Visual; Pembelajaran
Penerapan Program Apoteker Cilik Sebagai Media Edukasi Kesehatan di UPTD SDN 16 Desa Gambus Laut Kecamatan Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batu Bara Rini Fadhillah Putri; Beta Rapita Silalahi; Zakkira Zakkira; Nazwa Putri Aprilia; Nur Maulida Nasution; Putri Aulia; Ahmad Mawardi
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 4: Desember 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i4.1154

Abstract

Program Apoteker Cilik merupakan kegiatan edukasi kesehatan yang ditujukan bagi siswa sekolah dasar sebagai upaya memperkenalkan profesi apoteker sekaligus menanamkan pemahaman mengenai penggunaan obat yang benar sejak usia dini. Program ini dirancang dengan metode interaktif sehingga materi lebih mudah dipahami dan sekaligus menyenangkan untuk anak-anak. Bentuk kegiatan meliputi penyampaian materi sederhana, permainan edukatif, sesi tanya jawab, pemutaran video singkat, hingga nyanyian yel-yel yang membangkitkan semangat serta menambah keceriaan suasana belajar bersama teman sebaya. Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh wawasan baru mengenai siapa itu apoteker, apa saja tugas dan tanggung jawabnya, serta perannya dalam menjaga kesehatan masyarakat. Anak-anak juga diajarkan cara memperoleh obat yang aman di apotek, aturan minum obat sesuai dosis dan waktu, serta pentingnya penyimpanan obat agar tetap terjaga kualitas dan keamanannya. Tidak hanya itu, siswa dilatih untuk membedakan obat yang aman dengan obat berbahaya serta memahami risiko penggunaan obat tanpa pengawasan tenaga kesehatan ataupun orang tua di rumah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan sekaligus sikap positif siswa. Mereka lebih sadar akan pentingnya penggunaan obat dengan benar dan memperlihatkan antusiasme tinggi dalam setiap aktivitas. Dengan demikian, Program Apoteker Cilik terbukti efektif meningkatkan literasi kesehatan sekaligus membentuk siswa sebagai kader kecil penyebar informasi kesehatan di sekolah maupun lingkungan keluarga sekitar.