Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Pemuda Muhammadiyah dalam Respon Tanggap Bencana Fitri Suciana; Istianna Nurhidayati
SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/sjpkm.v3i1.12380

Abstract

Mengatasi bencana memerlukan adanya keberadaan relawan. Relawan merupakan modal sosial dan asset yang berharga dalam tanggap darurat bencana. Beberapa permasalahan yang teridentifikasi pada calon relawan yang berasal dari pemuda Muhammadiyah diantaranya: belum memahami dengan baik sumber bahaya lingkungan yang rawan bencanar; kurang memahami manajemen bencana dan implikasinya pada relawan; belum mengerti sistem komando dan komunikasi dalam tanggap darurat bencana belum memiliki kemampuan perancanaan untuk selamat jika terjadi bencana;  belum mengetahui cara menentukan upaya pertolongan pertama pada diri sendiri dan atau orang sekitarnya pada pasca bencana. Lembaga Mitra yang akan bekerjasama dengan tim pengusul kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah Muhammadiyah Disaster Manajemen Center Kabupaten Klaten. Metode pelatihan yang digunakan adalah ceramah, diskusi, demonstrasi, dan simulasi bencana. Pelatih/fasilitator pelatihan dari MDMC Kabupaten Klaten dan Dosen Stikes Muhammadiyah Klaten. Hasil: pengetahuan, ketrampilan meningkat dan simulasi berjalan bencana terpadu terlaksana.
Pelatihan Kewirausahaan Pada Siswa Kelas IX Di SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara Rahmawati Riantisari; Fitri Suciana; Erma Widyastuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 6 (2023): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i6.232

Abstract

Tujuan pengabdian untuk memberikan pengetahuan terkait kewirausahaan pada anak remaja khususnya siswa/siswi kelas IX di SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara. Ilmu kewirausahaan bisa menjadi bekal ketika siswa-siswi tersebut sudah lulus sekolah jika ingin membuka usaha atau memulai bisnis. Metode yang digunakan dengan memberikan pelatihan yang di isi oleh materi-materi dan video visual yang berkaitan dengan kewirausahaan. Evaluasi yang digunakan ialah post test dan pre test yang digunakan untuk mengukur pahaman dan minat siswa-siswi dalam berwirausaha. Hasilnya, sebelum dilakukan pemberian materi kewirausahaan peserta masih merasa takut atau pun bimbang dengan resiko yang dihadapi jika berwirausaha. Namun, setelah diberikan materi pelatihan siswa-siswi mulai terbuka dengan dampak positif yang akan dirasakan jika berwirausaha.
Nutritional Status of Toddlers in Klaten: A Case Report Fitriana Noor Khayati; Fitri Suciana; Nur Wulan Agustina; Dinda Risky Tiara
Urecol Journal. Part G: Multidisciplinary Research Vol. 1 No. 1 (2021): January - June
Publisher : Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53017/ujmr.16

Abstract

Background: Good nutritional status is very important for infant growth. A good nutritional status will support growth, development, energy production, body defense, brain structure and function. Nutritional problems suffered by babies can have serious consequences for their health and their future. Poor nutrition can cause the baby to be prone to disease and stunted body tissue growth. Objective: To understand the characteristics of the respondents and to know the description of the nutritional status of children under five in the village of Sidorejo, Kemalang, Klaten. Methods: Design This study is a quantitative descriptive study. This research was conducted to determine the description of the nutritional status of children under five in the village of Sidorejo, Kemalang. The sampling technique in this study was total sampling. The sample in this study was 31 toddlers. The instrument used in this study was a demographic data questionnaire that was filled out via google form. Results: The characteristics of toddlers who were respondents in this study were at least 0 months and a maximum age of 52 months with an average age of 17.45 months and more of the toddlers who were female with a percentage of 54.8%. The results of this study were the nutritional status of children under the category of good nutrition, which was 61.3% compared to children who had less nutrition with a percentage of 19.4%, malnutrition with a percentage of 12.9%, and over nutrition with a percentage of 6,5%.
Pelaksanaan Senam Lansia Dalam Mencegah Demensia Fitri Suciana; Daryani
WASATHON Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 02 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/wasathon.v1i02.631

Abstract

Penurunan fungsi kognitif pada lansia di dunia mencapai 50 juta dan 60% memiliki penghasilan yang rendah dan menengah. Gangguan kognitif serting terjadi pada lansia dan merupakan masalah yang serius bagi lansia. Pencegahan penurunan fungsi kognitif dapat dilakukan dengan farmakologis yangmenggunakan obat-obatan dan mengandung bahan kimiawi, kemudian non farmakologis seperti aktifitas fisik, aktifitas mental dan aktifitas sosial .Pencegahan non farmakologis yang dapat dilakukan sendiri oleh lansia yaitu aktifitas fisik berupa senam otak. Kegiatan PKM dilaksanakan melalui 3 tahap yaitu persiapan dengan melakukan perijinan dan koordinasi, pelaksanaan dengan melakukan senam otak dan evaluasi dengan redemonstrasi oleh lansia. Senam otak meningkatkan keterampilan belajar menggunakan kemampuan otak , senam otak dapat dilakukan selama 3 minggu sebanyak 4 kali dalam satu minggu dengan durasi 15-20 menit. Senam otak membutuhkan koordinasi fungsi tubuh mulai dari kepala, tangan, jari dan kaki yang akan menstimulasi keseimbangan tubuh, motoric dan daya ingat.
Semakin Cantik Tanpa Ca Cervix, Pemberdayaan Kesehatan untuk Deteksi Dini Ca Cervix Pada Wanita Usia Subur Devi Permatasari; Sri Sat Titi Hamranani; Chori Elsera; Fitri Suciana
WASATHON Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 03 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/wasathon.v1i03.731

Abstract

Penyakit kanker merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di dunia. Di Indonesia , Ca cervix menempati urutan ketiga untuk insidensi pada Wanita. Penyakit Ca cervix merupakan penyakit yang dapat dicegah melalui beberapa upaya promosi Kesehatan dan pelatihan untuk deteksi dini penyakit ca cervix. Salah satu kegiatan yang perlu dilakkan untuk pencegahan ca cervix adalah dnegan melakukan promosi Kesehatan berupa Pendidikan Kesehatan kepada Wanita usia subur untuk meningkatkan pengetahuan mengenai ca cervix. Wanita usia subur juga dapat diberdayakan untuk deteksi dini dengan menggunakan metode ROSE (reproductive organ self examination) Penyuluhan ini memiliki tema Semakin Cantik Tanpa Ca Cervix” Pemberdayaan Kesehatan untuk Deteksi Dini Ca Cervix Pada Wanita Usia Subur di Bendo Baru,Buntalan. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan dan sikap ibu dalam melakukan deteksi dini kanker serviks. Beberapa ibu bersedia untuk melakukan pemeriksaan IVA tes menunjukkan bahwa adanya peningkatan motivasi setelah pelaksanaan kegiatan penyuluhan.
Gambaran Pengetahuan Tentang Diet Rendah Garam Pada Penderita Hipertensi Di Dusun Batusari Fitri Suciana; Puput Risti Kusumaningrum; Saifudin Zukhri; Sapfitri Febrika Sulistya Mawardi
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 1 No 1 (2022): JUKEJ
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55784/jkj.Vol1.Iss1.216

Abstract

Hipertensi adalah kondisi dimana tekanan darah meningkat diatas batas normal apabila didapatkan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥90mmHg. Beberapa faktor yang menyebabkan hipertensi antara lain kebiasaan hidup atau perilaku kebiasaan mengkonsumsi natrium yang tinggi, kegemukan, stress, merokok, minum alkohol. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui gambaran pengetahuan tentang diet rendah garam di dusun Batusari. Penelitian ini menggunakan penelitian Kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien hipertensi yang menderita hipertensi di Dusun Batusari sebanyak 50. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat yang digambarkan dengan hasil prosentase. Hasil penelitian ini adalah karakteristik responden rerata usia 52 tahun. Responden paling banyak berjenis kelamin perempuan sebanyak 39 (78.0%). Responden paling banyak berpendidikan SD sebanyak 20 (40.0%). Pekerjaan responden mayoritas sebagai petani sebanyak 36 (72.0%). Durasi lama menderita hipertensi responden 3.5 tahun.sebanyak 41 (82.0%) responden berpengetahuan baik. Kesimpulan penelitian ini adalah dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, lama menderita hipertensi dan tingkat pengetahuan.
PENGARUH ISAP LENDIR (SUCTION) SISTEM TERBUKA TERHADAP SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN TERPASANG VENTILATOR Saifudin Zukhri; Fitri Suciana; Agus Herianto
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13 No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v13i1.7

Abstract

Patients who are attached to endotracheal tube and ventilator will requiring endotracheal tube suctioning that can causes hypoxemia. In ICU RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro, the open endotracheal tube suctioning was performed using a general suctioning SOP. Credland has developed an open endotracheal tube suctioning procedure based on recent literature and research. The aim of this research is to know the difference of the effect of open endotracheal tube suctioning that done in ICU with open endotracheal suctioning by Credland on the peripheral oxygen saturation of the patient who installed ventilator.This research uses “quasi experiment” design with “pre test and post test nonequivalent control group” and uses “consecutive sampling”. Ten respondents became the control group when an open endotracheal tube suctioning was applied using generalized SOP in ICU and became the treatment group when was applied with the Credland method. Statistical analysis to determine the peripheral oxygen saturation difference in each group using “wilcoxon”. To compare the oxygen peripheral saturation difference in the control group and the treatment group using “mann whitney”. In the control group the mean of oxygen peripheral saturation before suctioning was 97.8 ± 2.4 and after suction was 94.2 ± 3.0 with the mean difference before and after the suctioning was 3.6 ± 1 , 5. In the treatment group the mean of oxygen peripheral saturation before suctioning was 97.4 ± 3.2 and after suctioning was 95.7 ± 4.9 with average saturation difference before and after suctioning was 1.7 ± 2, 2.There was a difference in the effect of an open endotracheal tube suctioning that done in ICU with open endotracheal tube suctioning by Credland’s methode on the peripheral oxygen saturation of the ventilator-installed patient with p value = 0.014 (p <0.05)
HUBUNGAN SISTEM PEMBELAJARAN ONLINE DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA PRODI ILMU KEPERAWATAN DI STIKES MUHAMMADIYAH KLATEN Cahyo Pramono; Fitri Suciana; Deny Kurniawan
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v16i2.288

Abstract

Infeksi coronavirus merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus corona. Wabah penyakit coronavirus (COVID-19) ditetapkan sebagai kedaruratan kesehatan masyarakat yang meresahkan dunia dan sudah menyebar ke berbagai negara. Upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, yaitu sekolah dan perguruan tinggi menutup pembelajaran tatap muka dan menggantinya dengan pembelajaran daring atau belajar online. Penerapan kebijakan belajar di rumah membuat sebagian remaja khususnya siswa atau mahasiswa merasa cemas dan tertekan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara system pembelajaran daring dengan kecemasan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa ilmu keperawatan tingkat IV STIKes Muhammadiyah Klaten. Responden penelitian sebanyak 40 responden yang diperoleh dengan teknik total sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi dalam penelitian. Instrument pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data bivariat menggunakan uji kendall tau. Hasil penelitian menunjukkan (67.5%) mahasiswa mengalami belajar online baik dan (92.5%) mahasiswa mengalami tingkat kecemasan ringan Hasil uji kendall tau menunjukkan ada hubungan antara system pembelajaran online dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa (p=0,008; r = 0,418). Ada hubungan yang signifikan antara system pembelajaran online dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa prodi ilmu keperawatan di Stikes Muhammadiyah Klaten
Identifikasi Determinan Kepatuhan Kunjungan Posyandu Balita Puput Risti Kusumaningrum; Endang Sawitri; Fitri Suciana; Nabila Amalia Inka Putri
TRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/triage.v12i1.1602

Abstract

The process of toddler growth and development is a crucial stage. This period greatly determines the success of the child's development in the future. Therefore, the involvement of mothers in posyandu activities is very important to monitor the growth and development of toddlers, reduce maternal and infant mortality, and expand the scope of basic health services. This study aims to describe various factors that influence the level of maternal compliance in bringing toddlers to posyandu in RW 2, Cawan Village, Jatinom, Klaten. This study uses a quantitative descriptive approach. The population in this study were all mothers of toddlers registered at Posyandu Lestari 2, totaling 60 people, with a sample size of 40 people selected using the accidental sampling technique. The research instrument was adapted from previous studies. The results showed that the average age of respondents was 31.5 years, all of whom were female. The majority of respondents (72.5%) had a high school/vocational high school education, and the majority (85.0%) were housewives. As many as 37.5% had one to two children, and 65.0% lived close to the posyandu location. Most respondents (95.0%) had high knowledge about posyandu. All respondents (100.0%) stated their support for toddler posyandu activities and felt they received support from health workers. In addition, 92.5% of respondents also felt supported by their families, and 72.5% considered that the facilities available at Posyandu Lestari 2 were adequate.Keyword: Factors, Compliance, Visits, Posyandu, Toddlers
Analisis Faktor Karakteristik Perawat yang Berhubungan dengan Respon Time: Uji Korelasi Fitri Suciana; Ana Rizkianti; Esri Rusminingsih; Agung Kristanto
TRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/triage.v12i1.1608

Abstract

Emergency response time (response time) is very important in the emergency room to determine the next step. Response time is the response of medical personnel in handling patients from the time the patient arrives to get service and is completed within 5 minutes. The purpose of this study was to determine whether there was a correlation between the characteristics of nurses and response time so that the research design used ainailitik suirvey with pendekaitain yaing diguinaikain cross sectionail, The sample in the study were emergency room nurses who were not on major leave and willing to be respondents using a total sampling technique of 30 respondents. Instruments using questionnaires and observation sheets. The results showed that the majority of respondents were male by 62.1%, most of the last education was Diploma of Nursing by 65.5%, the majority of respondents had a work period of more than 3 years by 96.6%, workload with a percentage of 51.7%, response time with a fast category of 75.9. The results of the correlation test obtained from several characteristics that have a relationship are skills with workload with a P value of 0.00 and age with workload with a P value of 0.00. The conclusion is that there is a relationship between nurse characteristic factors with skill and age factors, and there is no relationship between nurse characteristic factors with response time including, gender, workload, tenure, education.