Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN SELF EFFICACY IBU HAMIL DALAM DETEKSI DINI RESIKO TINGGI KEHAMILAN MELALUI PRENATAL CLASS Nanik Handayani; Yasi Anggraini; Ika Mardiyanti; Ratna Ariesta Dwi A.; Hotimah Masdan Salim; Jessica Puspa Kencana; Erfina Miftakhul Zannah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19475

Abstract

Tingginya angka kematian ibu (AKI) harus menjadi perhatian khusus terutama pada ibu hamil. Pentingnya ibu hamil dalam mengikuti prenatal class selama kehamilan dalam upaya untuk meningkatkan perawatan yang optimal terutama mendeteksi dini resiko tinggi kehamilan merupakan upaya menurunkan dan mecegah terjadinya komplikasi sampai kematian pada ibu hamil. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya deteksi dini resiko tinggi kehamilan melalui prenatal class sebagai upaya untuk meningkatkan self efficacy pada ibu hamil. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang pentingnya deteksi dini resiko kehamilan pada ibu hamil sebanyak 30 orang di tempat Praktek Bidan Mandiri (BPM) Taman Sidoarjo. Sebelum diberikan pendidikan kesehatan, tingkat pengetahuan ibu hamil dalam kategori kurang sebesar 83,4%, sedangkan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tingkat pengetahuan ibu hamil dalam kategori baik sebesar 93,3%. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil di tempat Praktek Bidan Mandiri (BPM) Taman Sidoarjo sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Diharapkan dengan adanya pengabdian Masyarakat ini, ibu hamil bertambah pengetahuan tentang pentingnya deteksi dini resiko kehamilan dan meningkatnya self efficacy ibu hamil selama kehamilan sampai persalinan. Selain itu, diharapkan keluarga dan tenaga kesehatan memberikan dukungan dalam meningkatkan self efficacy pada ibu hamil.
Education for pregnant women in increasing knowledge about childbirth preparation Hartatiek Nila Karmila; Mery Susantri; Nathalya Dwi Kartika Sari; Ika Mardiyanti; Aizah Ari Setyana Yuli
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol. 9 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v9i1.10421

Abstract

In Indonesia, the maternal mortality rate remains high, encompassing women's health concerns such as pregnancy, childbirth, and the postpartum period. Efforts to mitigate this rate involve the provision of quality services spanning from pregnancy to contraception. Pregnant women experience physical and emotional changes that have the potential to cause anxiety, especially before giving birth. To overcome this problem, Nahdlatul Ulama University in collaboration with RSI A. Yani, Surabaya City held community empowerment activities in the form of educational seminars that focused on preparation for childbirth for pregnant women. The main aim of this seminar is to increase participants' understanding of childbirth preparation. The methodology used included online and offline seminars attended by 20 pregnant women. Analysis of the results of the pre-test and post-test questionnaires showed that there was a significant difference in participants' knowledge regarding childbirth preparation before and after the seminar, with a p-value <0.05. This community empowerment initiative is effective in increasing seminar participants' knowledge regarding childbirth preparation. 
Pemberdayaan Ibu Hamil dan Keluarga dalam Melakukan Deteksi Dini Kehamilan Beresiko dengan Memanfaatkan Buku KIA Tahun 2020 dan Aplikasi D’Risk Ika Mardiyanti; Esty Puji Rahayu; Nur Zuwariyah; Priyo Mukti Pribadi Winoto; Hartatiek Nila Karmila
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6424

Abstract

Kemampuan ibu hamil dalam mendeteksi dini kehamilan berisiko masih berada di bawah rata-rata yang merupakan salah satu penyebab terjadinya komplikasi yang dapat membahayakan kesejahteraan ibu dan janinnya. Pada masa pandemic kontak ibu hamil ke petugas kesehtan juga berkurang, ditambah dengan ketidakmampuan ibu hamil dan keluarga dalam mengenali kondisi kehamilan, serta rendahnya pengetahuan dalam mengenali tanda bahaya kehamilan selama pandemic covid-19 dapat mengakibatkan rendahnya pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan, dan penundaan akses pelayanan kesehatan yang berakhir dengan komplikasi. Kemampuan keluarga dalam deteksi dini risiko tinggi kehamilan perlu diperhatikan agar keluarga mandiri dan memiliki upaya untuk tetap mempertahankan kesehatan ibu hamil yang ada dalam keluarganya. Pengabdian masyarakat dengan memanfaatkan buku KIA tahun 2020 dan aplikasi D’risk agar keluarga maupun masyarakat mampu secara mandiri mendeteksi secara dini ibu hamil dengan risiko tinggi. Target luaran berupa Laporan yang dipublikasikan di jurnal, video kegiatan, publikasi di media masa online atau cetak. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan di PMB Ika Mardiyanti Sidoarjo. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan terkait kehamilan beresiko tinggi dan pemberdayaan ibu hamil dan keluarga melalui buku KIA tahun 2020 dan pengenalan aplikasi D’risk. Penyuluhan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab
Pemberdayaan Penerapan Basic Life Support Guideline 2020 dalam Evakuasi Korban Bencana Alam pada Forum Relawan Sidoarjo Tangguh (FOREST) Priyo Mukti Pribadi Winoto; Iis Noventi; Sulistyorini Sulistyorini; Ika Mardiyanti; Ainul Rofik
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6426

Abstract

Penanganan yang terlambat ataupun tidak tepat pada henti jantung akan berakibat fatal yaitu kematian dalam hitungan menit, Salah satu penanganan yang harus segera diberikan adalah bantuan hidup dasar dengan resusitasi jantung paru (RJP), kasus kegawatdaruratan yang harus mendapatkan penanganan yang segera dari petugas medis ataupun masyarakat umum atau bystander yang sudah terlatih (Irfani, 2019). Basic Life Support (BLS) atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan usaha yang dilakukan untuk mempertahankan kehidupan pada saat pasien atau korban mengalami keadaan yang mengancam jiwa (Craig-Brangan and Day, 2019). Di luar negeri BLS/BHD ini sebenarnya sudah banyak diajarkan pada orang-orang awam atau orangorang awam khusus, namun sepertinya hal ini masih sangat jarang diketahui oleh masyarakat Indonesia. Masih kurangnya pemahaman tentang pentingnya pengetahuan dan keterampilan relawan terhadap penerapan basic life support guideline 2020 dalam evakuasi korban bencana alam. Kegiatan pengabdian masyarakat tentang “Pemberdayaan penerapan basic life support guideline 2020 dalam evakuasi korban bencana alam pada Forum Relawan Sidoarjo Tangguh” . Dengan dikumpulkan kemudian diberikan penyuluhan tentang informasi terkait basic life support, resusitasi jantung paru atau pijat jantung, usaha yang dilakukan untuk mempertahankan kehidupan pada saat pasien atau korban mengalami keadaan yang mengancam jiwa dan pertolongan yang harus dilakukan pada penderita yang mengalami henti napas dan henti jantung. Target luaran berupa Laporan yang dipublikasikan di jurnal, video kegiatan, publikasi di media masa online atau cetak. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan di kantor FOREST (Forum Relawan Sidoarjo Tangguh). Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang informasi terkait basic life support. Penyuluhan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab.
Optimalisasi Kesehatan Ibu Hamil Dengan Loving Pregnancy Massage Ratna Ariesta Dwi Andriani; Ika Mardiyanti; Nanik Handayani; Yasi Anggasari; Paramita Sari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6429

Abstract

Pada periode kehamilan trimester ketiga ini membutuhkan perhatian khusus, karena pada masa ini terjadi peningkatan pertumbuhan dan perkembangan janin. Tulang belakang terdorong ke arah belakang membentuk postur tubuh lordosis sebagai upaya penyesuaian beban tubuh yang berlebih. Kondisi ini menyebabkan ibu merasakan nyeri pada bagian punggung. Survey pendahuluan dari 10 ibu hamil trimester ketiga di Rw.02 Kelurahan Pacar Kembang Surabaya, semuanya mengalami nyeri punggung dan 7 diantaranya tidak tahu bagaimana cara mengatasinya. Selain itu, dari 30 kader kesehatan yang ada, hanya 9 orang yang tau tentang pijat ibu hamil, namun mereka tidak bisa mempraktikannya. Solusi dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan kesehatan dan juga demontrasi kepada kader dan ibu hamil tentang Loving Pregnancy Massage dalam mengatasi ketidaknyamanan nyeri punggung. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader dan ibu hamil. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan Penyuluhan Kesehatan dengan metode ceramah dibantu dengan media leaflet. Dalam kegiatan ini juga dilakukan pre tes dan post tes dengan menggunakan lembar kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan kader dan ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan Penyuluhan Kesehatan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader dan ibu hamil setelah diberikan Penyuluhan kesehatan Kesehatan tentang Loving Pregnancy Massage.
Pemberdayaan Keluarga (Family Empowerment) Melalui Optimalisasi Buku KIA dan Aplikasi D’Risk Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Sendang Laok Kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan Ika Mardiyanti; Tri Deviasari Wulan; Endah Budi Permana Putri; Aisa Aliffiany; Cindy Ayu Putri Pambayun; Hesti Lestari Mauluddiana; Hestitus Sholikha; Mielysa Maulidya
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6669

Abstract

Desa Sendang Laok Kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan termasuk salah satu daerah lokus stunting. Sosialisasi terkait stunting di lingkungan Desa Sendang Laok telah dilakukan oleh pihak puskesmas, namun pelaksanaannya belum dilakukan secara rutin dan intensif pada tingkat keluarga termasuk bagaimana cara deteksi dini serta pencegahan terkait stunting melalui penggunaan buku KIA. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menguatkan upaya pencegahan peningkatan prevalensi stunting melalui pemberdayaan keluarga (Family empowerment) dengan optimalisasi buku KIA dan aplikasi D’Risk, guna meningkatkan ketrampilan ibu hamil maupun keluarga dalam peningkatan status kesehatan dimulai dari masa kehamilan untuk mencegah terjadinya stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan selama 5 bulan dengan 50 peserta yang terdiri keluarga ibu hamil dan ibu yang memiliki balita di Desa Sendang Laok Kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan. Kegiatan ini dilakukan dengan cara memberikan pelatihan pada ibu hamil dan ibu yang memiliki balita serta pendampingan tata kelola stunting (deteksi status gizi ibu hamil melalui optimalisasi buku KIA dan aplikasi D’Risk, pengelolaan MPASI dengan bahan lokal, serta model pendampingan keluarga stunting). Pengukuran tingkat keterampilan dengan cara melakukan pre test sebelum pelatihan dan setelah pemberian pelatihan dilakukan post test. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat saat pre test didapatkan 86% tingkat pengetahuan dan 90% keterampilan yang kurang sedangkan saat post test tingkat pengetahuan meningkat menjadi 84% dan keterampilannya meningkat menjadi 80%. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluarga ibu hamil dan ibu yang memiliki balita dalam peningkatan status kesehatan dimulai dari masa kehamilan untuk mencegah terjadinya stunting.
Pemberdayaan Ibu Hamil Dalam Optimalisasi Deteksi Kehamilan Risiko Tinggi Melalui Pemeriksaan Triple Eliminasi Mardiyanti, Ika; Handayani, Nanik; Anggasari, Yasi; Andriani, Ratna Ariesta Dwi; Karmila, Hartatiek Nila
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/abdi.v6i1.128

Abstract

Ibu hamil merupakan salah satu dari populasi yang berisiko tertular penyakit HIV/AIDS, Hepatitis, Sifilis yang dapat mengancam kelangsungan hidup, sehingga meningkatkan angka kesakitan dan kematian bayi, anak, dan balita. Infeksi HIV, sifilis, dan hepatitis pada bayi lebih banyak tertular dari ibu saat masa kehamilan. Risiko penularan dari ibu ke bayi untuk penyakit HIV/AIDS, Hepatitis B dan Sifilis sangatlah besar. Kurangnya kesadaran ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan triple eliminasi sejak dini saat awal kehamilan menyebabkan meningkatkan prevalensi infeksi tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adanya peningkatan pengetahuan melalui upaya kegiatan pemberian edukasi tentang deteksi dini kehamilan risiko tinggi melalui pemeriksaan triple eliminasi. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan selama 1 bulan dengan peserta ibu hamil wilayah RW.2 Kelurahan Pacar Kembang Surabaya sebanyak 20 orang. Kegiatan ini dengan cara memberikan Pendidikan Kesehatan menggunakan media power point, LCD dan leaflet tentang penanganan dismenorea menggunakan daun papaya dengan metode ceramah dan tanya jawab. Pengukuran tingkat pengetahuan dengan cara melakukan pre test sebelum pemberian edukasi selanjutkan setelah pemberian edukasi dilakukan post test. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini didapatkan tingkat pengetahuan saat pre test didapatkan skor 45% sedangkan saat post test tingkat pengetahuannya meningkat menjadi 85%. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil dalam melakukan deteksi dini kehamilan risiko tinggi dengan pemeriksaan triple eliminasi.
Pemberdayaan Tim Pendamping Keluarga dalam Upaya Pencegahan Risiko Stunting untuk Mewujudkan Desa Siaga Bebas Stunting di Desa Parseh Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan Mardiyanti, Ika; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Putri, Endah Budi Permana; Annabila, Zulfa Nida Asma; Haryantin, St.; Rahmi, Rizki Nur; Muyassaroh, Muyassaroh; Vaiza, Vira Amelia Jenylaf
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/abdi.v6i2.179

Abstract

Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi kronis dikarenakan oleh asupan gizi yang kurang dalam jangka waktu yang cukup lama. Kurangnya pengetahuan tentang pertumbungan dan perkembangan balita, informasi kecukupan gizi, penyebab dan dampak kekurangan gizi, serta kurang optimalnya peran tim pendamping keluarga serta kader kesehatan khususnya dalam program pencegahan stunting menyebabkan angka kejadian stunting masih tinggi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan upaya pencegahan stunting di Desa Parseh Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan bersama tim pendamping keluarga di Desa Parseh Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan sebanyak 20 orang. Kegiatan ini dilakukan dengan cara pelatihan pada tim pendamping keluarga untuk menjadi kader siaga bebas stunting serta pendampingan tata kelola stunting (Konselor stunting, deteksi status gizi bayi dan balita melalui optimalisasi buku KIA dan aplikasi NU-Stunting, pengelolaan makanan pendamping ASI dengan bahan lokal, model pendampingan keluarga stunting serta peningkatan ketrampilan pijat Tuina). Pengukuran tingkat pengetahuan dan tingkat keterampilan dengan pre test dan post test sebelum dan sessudah pemberian edukasi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat saat pre test dan post test didapatkan bahwa pengetahuan tim pendamping keluarga mengalami peningkatan dari 30% menjadi 85% sedangkan untuk ketrampilan juga mengalami peningkatan dari 20% menjadi 90%. Pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menguatkan upaya pencegahan risiko stunting dengan peningkatan keberdayaan masyarakat melalui kader kesehatan setempat terkait status gizi, pengelolaan makanan pendamping ASI dengan bahan lokal, serta pijat komplementer (Pijat Tuina) untuk meningkatkan nafsu makan pada balita dengan resiko dan terindikasi stunting. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ada peningkatan pengetahuan serta keterampilan tim pendamping keluarga yang nantinya menjadi kader siaga bebas stunting diharapkan mampu mencegah terjadinya stunting.
OPTIMALISASI BUKU KIA DAN APLIKASI D’RISK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA SENDANG LAOK KECAMATAN LABANG KABUPATEN BANGKALAN Mardiyanti, Ika; Wulan, Tri Deviasari; Permana Putri, Endah Budi; Aliffiany, Aisa; Putri Pambayun, Cindy Ayu; Mauluddiana, Hesti Lestari; Sholikha, Hestitus; Maulidya, Mielysa
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Sendang Laok Village, Labang District, Bangkalan Regency is one of the locus of stunting areas. Socialization related to stunting in the Sendang Laok Village environment has been carried out by the puskesmas, but the implementation has not been carried out routinely and intensively at the family level including how to do early detection and prevention related to stunting through the use of the MCH handbook. The purpose of this community service activity is to strengthen efforts to prevent an increase in the prevalence of stunting through optimizing the MCH handbook and the D'Risk application, by increasing the knowledge and skills of cadres to prevent stunting.Community service activities were carried out for 5 months with 15 health cadre participants in Sendang Laok Village, Labang District, Bangkalan Regency. This activity is carried out by means of TOT for cadres and assistance on stunting governance (stunting counselors, detection of the nutritional status of pregnant women through optimizing the MCH handbook and the D'Risk application, management of MPASI using local materials, and models of stunting family assistance). Measuring the level of knowledge and skills by doing a pre test before giving education and after giving education is done a post test.The results of community service activities during the pre test obtained 66.7% level of knowledge and 73.3% lack of skills while during the post test the level of knowledge increased to 86.7% and skills increased to 80%. The conclusion of this community service activity is that there is an increase in the knowledge and skills of cadres in improving health status starting from the time of pregnancy to prevent stunting. Abstrak Desa Sendang Laok Kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan termasuk salah satu daerah lokus stunting. Sosialisasi terkait stunting di lingkungan Desa Sendang Laok telah dilakukan oleh pihak puskesmas, namun pelaksanaannya belum dilakukan secara rutin dan intensif pada tingkat keluarga termasuk bagaimana cara deteksi dini serta pencegahan terkait stunting melalui penggunaan buku KIA. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menguatkan upaya pencegahan peningkatan prevalensi stunting melalui optimalisasi buku KIA dan aplikasi D’Risk, dengan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader untuk mencegah terjadinya stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan selama 5 bulan dengan peserta kader kesehatan di Desa Sendang Laok Kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan sebanyak 15 orang. Kegiatan ini dilakukan dengan cara TOT pada kader serta pendampingan tata kelola stunting (Konselor stunting, deteksi status gizi ibu hamil melalui optimalisasi buku KIA dan aplikasi D’Risk, pengelolaan MPASI dengan bahan lokal, serta model pendampingan keluarga stunting). Pengukuran tingkat pengetahuan dan keterampilan dengan cara melakukan pre test sebelum pemberian edukasi dan setelah pemberian edukasi dilakukan post test.Hasil kegiatan pengabdian masyarakat saat pre test didapatkan 66,7% tingkat pengetahuan dan 73,3% keterampilan yang kurang sedangkan saat post test tingkat pengetahuan meningkat menjadi 86,7% dan keterampilannya meningkat menjadi 80%. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam peningkatan status kesehatan dimulai dari masa kehamilan untuk mencegah terjadinya stunting.
PENERAPAN TERAPI KOMPLEMENTER PADA IBU HAMIL DALAM MENGURANGI NYERI PUNGGUNG BAWAH Anggasari, Yasi; Mardiyanti, Ika; Handayani, Nanik; Ariesta Dwi, Ratna; Camelia, Ghoyati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.10816

Abstract

Nyeri Punggung Bawah merupakan keluhan yang paling banyak dialami oleh  ibu hamil , Nyeri tersebut biasanya akan meningkat intensitasnya seiring pertambahan usia kehamilan karena akibat perubahan postur tubuh ibu yang semakin lordosis serta penggeseran pusat gravitasi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan melalui upaya kegiatan pemberian edukasi tentang Upaya Menurunkan Nyeri punggung bawah melalui penerapan terapi komplementer dengan Prenatal Gentle Yoga dan Massage Efflaurage. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan selama 1 bulan dengan peserta ibu hamil di Wilayah PMB Nani Cholid Sidoarjo sebanyak 11 peserta. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan memberikan edukasi tentang cara mengatasi nyeri punggung bawah menggunakan terapi komplementer yaitu menggunakan Prenatal Gentle Yoga dan Massage Efflaurage, setelah itu dilakukan pengukuran tingkat pengetahuan dengan memberikan pretest dan post test.  Hasil dari pengabdian masyarakat pada 11 ibu hamil yang mengalami nyeri punggung terdapat 7 orang yang mengalami penurunan nyeri punggung.  Kesimpulan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat adanya perubahan sebelum dan sesudah di lakukan pengabdian kepada masyarakat yaitu adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil dalam melakukan penanganan mandiri dengan efek samping rendah dan aman yaitu menggunakan Prenatal Gentle Yoga dan Massage Efflaurage.  Sehingga dapat digunakan sebagai terapi alternatif oleh ibu hamil untuk mengatasi keluhan nyeri punggung bawah