Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Optimalisasi Pemeriksaan Triple Eliminasi (HIV, Sifilis dan Hepatitis B) pada Ibu Hamil melalui Family Empowerment Mardiyanti, Ika; Handayani, Nanik; Anggasari, Yasi; Ariesta Dwi Andriani, Ratna; Nila Karmila, Hartatiek; Nida Asma Annabila, Zulfa; Karimatul Afwa, Naya
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.10827

Abstract

Ibu hamil merupakan salah satu dari populasi yang berisiko tertular penyakit HIV/AIDS, Hepatitis, Sifilis yang dapat mengancam kelangsungan hidup, sehingga meningkatkan angka kesakitan dan kematian bayi, anak, dan balita. Infeksi HIV, sifilis, dan hepatitis pada anak lebih tertular dari ibu. Risiko penularan dari ibu ke anak untuk penyakit HIV/AIDS, Hepatitis B dan Sifilis sangatlah besar. Setiap ibu hamil diwajibkam untuk melakukan tes triple eliminasi untuk mencegah penularan penyakit HIV/AIDS, Sifilis dan Hepatitis B. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu hamil agar dapat terdeteksi adanya ririko tinggi kehamilan dan memberikan edukasi tentang pentingnya deteksi dini kehamilan risiko tinggi melalui pemeriksaan triple eliminasi untuk mendeteksi adanya infeksi HIV, Hepatitis B dan Sifilis. Program pemberdayaan ibu hamil diarahkan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan masyarakat di wilayah kerja PMB Nanik Cholid Sidoarjo berdasarkan analisis situasi tentang masih terabaikanya masalah risiko tinggi kehamilan. Adapun target mitra penerima manfaat adalah kelompok ibu hamil yang akan mendapatkan edukasi terutama kesehatan selama kehamilan dengan melakukan deteksi dini kehamilan risiko tinggi dengan pemeriksaan triple eliminasi. Target luaran berupa Laporan yang dipublikasikan di jurnal, video kegiatan, publikasi di media masa online atau cetak. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan di wilayah kerja PMB Nanik Cholid Sidoarjo. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan terkait deteksi dini kehamilan risiko tinggi dengan pemeriksaan triple eliminasi. Penyuluhan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab
OPTIMALISASI PERAN KADER DALAM UPAYA MENGATASI KETIDAKNYAMANAN IBU HAMIL DENGAN PRENATAL GENTLE YOGA POSE Andriani, Ratna Ariesta Dwi; Mardiyanti, Ika; Handayani, Nanik; Anggasari , Yasi; Amani, Fariska Zata
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.11337

Abstract

Masalah rasa tidak nyaman pada ibu hamil trimester pertama hingga trimester ketiga merupakan masalah yang selalu muncul pada setiap kehamilan. Oleh karena itu manajemen asuhan kebidanan harus diperhatikan untuk mengurangi ketidaknyamanan pada ibu sehingga kehamilan berjalan nyaman dan ibu dapat tetap produktif sepanjang masa kehamilan. Dalam mengatasi ketidaknyamanan selama kehamilan perlu dilakukan olahraga yang sesuai dengan kondisi ibu, salah satunya adalah dengan melakukan prenatal gentle yoga pose. Hasil survey pendahuluan dari 30 kader di Rw.02 Kelurahan Pacar Kembang Surabaya, hampir seluruhnya yaitu 22 kader (73,3%) belum mengetahui tentang prenatal gentle yoga yang bisa dilakukan dalam upaya mengurangi atau mengatasi ketidaknyamanan pada ibu hamil, dan untuk 8 kader (26,7%) sudah pernah tahu tentang prenatal gentle yoga namun belum pernah mempraktekkan gerakannya. Solusi dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan Pendidikan Kesehatan tentang ketidaknyaman kehamilan dan cara mengatasinya dengan prenatal gentle yoga pose dengan metode ceramah menggunakan media leaflet sebagai media pendukung dan demonstrasi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader dan ibu hamil. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan Pendidikan Kesehatan dengan metode ceramah dibantu dengan media leaflet serta demonstrasi. Dalam kegiatan ini juga dilakukan pre tes dan post tes dengan menggunakan lembar kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan kader dan ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan Penyuluhan Kesehatan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader dan ibu hamil setelah diberikan Pendidikan Kesehatan tentang ketidaknyamanan kehamilan dan prenatal gentle yoga pose.
The Effectiveness of Using Emodemo Methods on Knowledge of Pregnant Women's Nutritional Needs Yasi Anggasari; Ika Mardiyanti
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v9i2.506

Abstract

KEK in pregnant women can increase the risk of premature birth, low birth weight , maternal and infant mortality. Lack of knowledge about nutritional needs is one of the causes of KEK in pregnant women. The purpose of this study was to determine the effectiveness of using the emodemo method on knowledge of the nutritional needs of pregnant women. Research Pre-experimental design with one group pretest posttest desaign design. The population of all pregnant women at PMB Nanik Sidoarjo was 30 samples by means of purposive sampling carried out for 3 months, namely June-August 2020. Data collection was in the form of a questionnaire. Statistical test using the Wilcoxon Sign Rank Test. The statistical test results obtained a significance value of 0.000 (p value <0.005) which means that there is an effect of using the emodemo method on knowledge of the nutritional needs of pregnant women.
Effect of Fillial Value and Commitment To Family Ability in Early Detection of High Risk Pregnancy Ika Mardiyanti; Yasi Anggasari
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v10i1.513

Abstract

Pregnancy and childbirth are physiological processes that women experience, but sometimes have risky conditions. This study aims to determine the effect of filial value and commitment to family ability in early detection of high risk pregnancy. This study used a cross sectional design. The sample size of 112 from a population of 155 by simple random sampling. Data analysis using SEM PLS. The results (52.7%) were in early adulthood , (62.5%) secondary education, (75%) worked in private (57.1%) had good self-esteem, (52, 7%) self -motivated enough, (50%) good previous behavior. SEM-PLS statistical analysis CFA, fillial value were 10.23 and commitment was 13.78, on family abilities. The value of the fillial value (0.201), the value of commitment (0.102). R2 value (0.63) and Q2 value of 0.65. In further research, it is necessary to involve other factors to increase family capacity, especially in the ability of families to detect high-risk pregnancies early.
Effectiveness Of Loving Massage To Treat Back Pain In Pregnant Women In Third Trimester Ika Mardiyanti; Ratna Ariesta Dwi Andriani; Rizki Amalia
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2021): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v10i2.846

Abstract

This study used an analytic design with a cross sectional design with a Quasi Experiment approach to Non Equivalent Control Group Design. Samples were taken using a total sampling of 30 pregnant women, 15 received intervention and 15 controls. Data analysis using Mc Nemar and Mann Withney statistical test. The results showed that (66.7%) of respondents were of low risk age (20-35 years), (83.3%), (70%) of low risk parity (children <5). Statistical analysis with Mc Nemar obtained = 0.01 < = 0.05 meaning that there is an effect of loving massage on back pain, and from the results of Mann Withney obtained = 0.007 <α = 0.05 meaning that there is a difference between the intervention group and the control group . The conclusion is that there is an effect of giving loving massage to back pain in third trimester pregnant women
EFEKTIVITAS PRENATAL GENTLE YOGA POSE TERHADAP KETIDAKNYAMANAN KEHAMILAN TRIMESTER PERTAMA Andriani, Ratna Ariesta Dwi; Mardiyanti, Ika; Handayani, Nanik; Anggasari, Yasi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v13i3.2439

Abstract

ABSTRAK Dalam setiap proses kehamilan terjadi perubahan fisik, psikis dan sosial. Seorang wanita dewasa yang mengalami kehamilan dituntut untuk siap secara fisik dan secara mental (psikologis), karena dengan perubahan selam kehamilan dapat mempengaruhi stabilitas emosi ibu yang berujung pada stress. Adaptasi baik secara fisik maupun psikologi sangat diperlukan dalam menghadapi proses perubahan sistem pada tubuh ibu selama kehamilan. Dengan adanya perubahan tersebut banyak ibu hamil akan mengalami ketidaknyamanan, sehingga perlu diberikan suatu pencegahan dan perawatan. Terdapat beberapa tindakan yang dapat dilakukan selama hamil dalam upaya menjaga kondisi ibu dan janin tetap sehat serta lancar saat proses persalinan. Beberapa tindakan tersebut diantaranya adalah jalan pagi, bersepeda statis, aerobic, senam air, menari, dan yoga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah prenatal gentle yoga pose efektif dalam mengatasi ketidaknyamanan kehamilan trimester pertama. Desain penelitian menggunakan Quasi Eksperimental. Populasi dan sampel adalah ibu hamil trimester pertama yang mengalami ketidaknyamanan kehamilan yang diberikan perlakuan yaitu prenatal gentle yoga pose Variabel independen penelitian ini adalah prenatal gentle yoga pose dan variabel dependen adalah ketidaknyamanan kehamilan trimester pertama yang diukur menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menyatakan nilai Pvalue yaitu 0,000 < 0,05 ini artinya prenatal gentle yoga pose efektiv dalam mengurangi ketidaknyamanan kehamilan trimester pertama. Kata Kunci: Prenatal Gentle Yoga; Ketidaknyamanan; Kehamilan
PENGETAHUAN IBU HAMIL DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN GIZI SEIMBANG SAAT MUAL MUNTAH DENGAN ZINGER OFFICINALE (JAHE) DAN MADU Handayani, Nanik; Anggraini, Yasi; Mardiyanti, Ika; A., Ratna Ariesta Dwi; Salim, Hotimah Masdan; Kencana, Jessica Puspa; Zannah, Erfina Miftakhul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38306

Abstract

Asupan nutrisi merupakan hal yang sangat penting dalam kehamilan. Jika kebutuhan gizi ibu hamil tidak tercukupi, maka berat badan ibu dan janin akan susah bertambah. Kondisi ini bisa menimbulkan berbagai masalah bagi kesehatan ibu maupun janin. Oleh karena itu, gizi ibu hamil harus selalu diperhatikan. Sementara di masyarakat tidak memperhatikan hal tersebut sehingga gizi ibu belum terpenuhi secara optimal sesuai dengan kebutuhan ibu, apalagi ibu sedang mengalami keluhan mual muntah asupan gizi kurang adekuat. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang pentingnya menjaga kebutuhan gizi ibu hamil terutama saat mengalamii mual muntah pada ibu hamil sebanyak 30 orang di tempat Praktek Bidan Mandiri (BPM) Taman Sidoarjo. Sebelum diberikan pendidikan kesehatan, tingkat pengetahuan ibu hamil dalam kategori kurang sebesar 83,4%, sedangkan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tingkat pengetahuan ibu hamil dalam kategori baik sebesar 93,3%. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil di tempat Praktek Bidan Mandiri (BPM) Taman Sidoarjo sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Diharapkan dengan adanya pengabdian Masyarakat ini, ibu hamil bertambah pengetahuannya tentang pentingnya gizi ibu hamil terutama saat mengalami mual muntah dengan Zinger officinale (jahe) dan madu. Selain itu diharapkan keluarga dan tenaga kesehatan memberikan dukungan .
Relationship between C-Reactive Protein Levels and Preeclampsia in Pregnant Women Karmila, Hartatiek Nila; Sari, Nathalya Dwi Kartika; Mardiyanti, Ika; Matin, Nur Sophia
Asian Journal of Health Research Vol. 4 No. 3 (2025): Volume 4 No 3 (December) 2025
Publisher : Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55561/ajhr.v4i3.281

Abstract

Introduction: Preeclampsia remains a major contributor to maternal morbidity and mortality worldwide, including in Indonesia. Increasing evidence suggests that inflammation plays an important role in its development. C-reactive protein (CRP), an easily accessible inflammatory marker, has been proposed as a potential indicator for early identification. This study aimed to examine the association between CRP levels and preeclampsia in pregnant women. Material and Methods: A case–control study was conducted at RSI A. Yani Surabaya between August and October 2022. Fifty pregnant women beyond 20 weeks of gestation were enrolled, consisting of 25 normotensive and 25 preeclamptic participants. CRP levels were measured using the ichromsa™ system following standard laboratory procedures. Data were analyzed using the Mann–Whitney U test with a significance level of p<0.05. Results: The mean maternal age was slightly higher in the preeclampsia group. Most participants were in the late third trimester. CRP levels differed significantly between groups, with higher values observed among women with preeclampsia (p<0.001). A greater proportion of preeclamptic women had CRP concentrations ≥5 mg/L. Conclusion: This study demonstrates a significant difference in CRP levels between normotensive and preeclamptic pregnancies, supporting the role of inflammation in the condition. However, given the limited sample size and lack of adjustment for confounding factors, the findings should be interpreted cautiously. Larger studies with broader analytical approaches are needed before CRP can be considered for clinical screening or risk stratification.