Yeniar Indriana
Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro

Published : 59 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP PERAN AYAH DENGAN HARGA DIRI PADA SISWA SMK NEGERI 3 SEMARANG Della Tia Gusman; Yeniar Indriana
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.266 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.21713

Abstract

Harga diri merupakan salah satu aspek kepribadian yang memiliki peranan penting dan pengaruh besar terhadap perilaku dan sikap seseorang. Remaja yang memiliki harga diri tinggi merupakan persyaratan untuk mengembangkan rasa hormat dan empati terhadap orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap peran ayah dengan harga diri siswa SMK Negeri 3 Semarang. Harga diri adalah  penilaian yang dibuat oleh individu untuk menggambarkan sikap menerima atau tidak menerima keadaan dirinya dan menandakan sampai seberapa jauh individu itu percaya bahwa dirinya mampu, sukses, dan berharga serta diakui atau tidak kemampuan dan keberhasilan yang diperoleh. Sampel dalam penelitian ini adalah 183 siswa SMK Negeri 3 Semarang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Skala Persepsi terhadap Peran Ayah (33 aitem valid, α=0,945) dan Skala Harga Diri (21 aitem valid, α=0,881). Analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara persepsi terhadap peran ayah dengan harga diri (rxy = 0,491; p<0,001). Semakin positif persepsi terhadap peran ayah maka semakin tinggi pula harga diri dan sebaliknya. Persepsi terhadap peran ayah memberikan sumbangan efektif R=0,241. Artinya persepsi terhadap peran ayah memiliki kontribusi sebesar 24,1% terhadap harga diri, sedangkan sisanya sebesar 75,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
PENGALAMAN SUBJEKTIF ISTRI YANG MENIKAH DENGAN PROSES TAARUF Kusnulia Rosita; Yeniar Indriana
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.499 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7592

Abstract

Menikah adalah salah satu tugas perkembangan pada masa dewasa awal. Menikah dengan proses taaruf merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk menuju proses pernikahan. Taaruf adalah proses perkenalan untuk mengetahui calon suami atau istri dalam rangka menuju pernikahan yang dilakukan tanpa pacaran dan melalui perantara. Pengalaman subjektif dalam pernikahan adalah peristiwa-peristiwa yang dialami oleh istri ketika menjalani kehidupan pernikahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara mendalam mengenai pengalaman subjektif istri yang menikah dengan proses taaruf. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Subjek penelitian ini adalah tiga orang istri yang menikah dengan proses taaruf yang memiliki usia pernikahan yang berbeda-beda.Teknik pengambilan subjek dalam penelitian ini menggunakan teknik snowball sampling serta pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing subjek memiliki pengalaman pernikahan yang berbeda. Religiusitas merupakan faktor utama yang memengaruhi kehidupan rumah tangga ketiga subjek. Adapun motivasi yang memengaruhi ketiga subjek menikah dengan taaruf adalah pemahaman tentang prinsip taaruf sebagai pernikahan Islami dengan menerapkan syariat Islam. Selain itu, keinginan membentuk keluarga dakwah dan melestarikan komunitas menjadi pertimbangan ketiga subjek dalam menikah dengan proses taaruf.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA SANTRI DI PESANTREN TAHFIDZ DAARUL QUR’AN JAWA TENGAH Titis Pramesti Tunggadewi; Yeniar Indriana
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.995 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.19760

Abstract

Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan bertujuan untuk mengajarkan dan mengamalkan ilmu agama Islam dalam keseharian serta menekankan pentingnya moral dalam kehidupan bermasyarakat. Pesantren khalafi yaitu pesantren yang menerapkan sistem pendidikan klasikal yang memberikan ilmu agama dan pengetahuan umum, serta juga memberikan pendidikan keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan motivasi belajar pada santri di Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an Jawa Tengah. Populasi pada penelitian ini adalah santri di Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an Jawa Tengah yang berjumlah 259 santri terbagi ke dalam 10 kelas. Teknik sampling menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua skala model Likert, yaitu Skala Motivasi Belajar (41 aitem valid; α = .94) dan Skala Dukungan Sosial (29 aitem valid; α = .89). Hasil analisis data dengan menggunakan analisis regresi sederhana menunjukkan nilai koefisien korelasi rxy = .26 dengan p = .001 (p<.01) bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial dengan motivasi belajar pada santri di Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an Jawa Tengah. Dukungan sosial memberikan sumbangan efektif R2= .065 atau 6,5% terhadap motivasi belajar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi santri, pihak pondok pesantren, dan orangtua, mengenai motivasi belajar dan dukungan sosial, maupun sebagai referensi pendukung bagi peneliti selanjutnya.
HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN INTENSI MEMBELI LIPSTIK PADA SISWI SMA PLUS PEMBANGUNAN JAYA DI KOTA TANGERANG SELATAN Cindy Pradhini; Yeniar Indriana
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.696 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas teman sebaya dengan intensi membeli lipstick pada siswi SMA. Konformitas teman sebaya diartikan sebagai suatu dorongan individu dari lingkungan kelompok untuk melakukan suatu kegiatan supaya individu dapat diterima dalam kelompok. Intensi membeli diartikan sebagai niat membeli untuk memenuhi suatu tujuan tertentu. Subjek dalam penelitian ini adalah siswi SMA Plus Pembangunan Jaya. Teknik pengambilan Sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Populasi penelitian berjumlah 137 siswi. Jumlah subjek try out adalah 48 siswi, sedangkan sampel penelitian berjumlah 89 siswi. Metode pengumpulan data dengan skala psikologi yang disusun oleh peneliti, yaitu Skala Konformitas (20 aitem valid dengan α = 0,858) dan Skala Intensi Membeli Lipstik (29 aitem valid dengan α = 0,948). Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,265 dengan p = 0,012 (p < 0,001). Konformitas memiliki sumbangan efektif sebesar 7% terhadap intensi membeli lipstick pada siswi SMA Plus Pembangunan Jaya. Terdapat factor lain sebesar 93% yang berperan namun tidak terungkap dalam penelitian ini.
STUDI FENOMENOLOGI : PROSES MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI PADA PENYANDANG TUNADAKSA DEWASA AWAL AKIBAT KECELAKAAN Amalia Puja Ningtyas; Yeniar Indriana
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.29443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan makna dan gambaran mengenai dinamika psikologis seorang tuna daksa dewasa awal akibat kecelakaan dalam membangun kepercayaan diri. Subjek dalam penelitian berjumlah tiga orang yang mengalami ketunadaksaan akibat kecelakaan dan memiliki status belum menikah. Teknik yang digunakan dalam pencarian subjek adalah purposive sampling dimana sampel dipilih berdasarkan karakteristik penelitian (Patton, 2009). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) yang berfokus pada pengalaman subjek melalui kehidupan pribadi dengan menggunakan wawancara semi terstruktur sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam membangun kepercayaan diri ketiga subjek melalui proses dan tahapan yang berbeda-beda sehingga akan berpengaruh terhadap kualitas hidup setiap individu. Hal ini juga dipengaruhi oleh faktor internal (seperti, inferior, kurang percaya diri, tidak berdaya, dan lainnya) serta faktor eksternal (seperti dukungan keluarga, stigma dan diskriminasi lingkungan, dan lainnya).  
Hubungan Konsep Diri dan Altruisme pada Caregiver dari Penderita Alzheimer dan Caregiver dari Anak Berkebutuhan Khusus Desiningrum, Dinie Ratri; Indriana, Yeniar; Rusydana, Alhimna
Journal of Psychological Science and Profession Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v7i3.48961

Abstract

Penderita Alzheimer dan anak berkebutuhan khusus (ABK) mengalami keterbatasan yang nyata dalam kemampuan kognitif dan fungsi sehari-hari, sehingga memerlukan bantuan dari caregiver. Sikap altruisme merupakan variabel penting yang seharusnya dimiliki oleh caregiver untuk memenuhi kebutuhan pasien. Di sisi lain, konsep diri caregiver juga dapat memengaruhi perilakunya. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk melihat hubungan antara konsep diri dan altruisme pada caregiver dari penderita Alzheimer dan caregiver dari ABK serta melihat perbedaannya di kedua kelompok tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek diperoleh melalui teknik purposive sampling dengan kriteria: berasal dari komunitas caregiver Alzheimer Indonesia Chapter Semarang dan komunitas ABK di Jawa Tengah. Jumlah subjek per komunitas adalah 50 orang. Pengambilan data dilakukan menggunakan skala yang diadaptasi, yaitu Skala Personal Self-Concept (PSC) sebanyak 22 item dan Skala Self-Report Altruism Scale sebanyak 14 item. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara konsep diri sebagai caregiver dari penderita Alzheimer dan caregiver dari ABK dengan sikap altruisme pada individu (R = .500, α = .000, R2 = .250). Hasil uji beda kedua kelompok subjek tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Adanya korelasi antara konsep diri dan sikap altruisme pada hasil riset ini bisa ditindaklanjuti dengan mengembangkan riset-riset intervensi berupa psikoedukasi kepada para caregiver untuk membentuk konsep diri yang positif agar meningkatkan sikap altruisme dalam kehidupan sehari-hari.
Hubungan antara Harga Diri dan Kepercayaan Diri dengan Motivasi Berprestasi Siswa SMA Indriana, Yeniar; Fadhlurrohman, Muhammad Dzikron
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v9i1.10771

Abstract

The purpose of this study is to determine the relationship between self-esteem and self-confidence to achievement motivation and also to find out the effective contribution given by the independent variable to the dependent variable. The study population consists of high school students majoring in science in grade XI, aged between 17 and 19 years. Eleventh grade science students were chosen because they already had sufficient self-esteem and self-confidence and were considered to have better achievements. Cluster random sampling was employed to select a research sample of 140 students. The scaled used in this study includes a self-esteem scale, a self-confidence scale, and an achievement motivation scale. This study uses multiple regression analysis because it uses two independent variables and one dependent variable. The study found that self-esteem and self-confidence have a partial and simultaneous influence on achievement motivation variables. The variables of self-esteem and self-confidence made a significant contribution of 18.7% to the achievement motivation variable. The variable of self-esteem has a greater influence on the achievement motivation variable, at 13.5%, compared to the variable of self-confidence, which has an influence of 5.2%. This study shows that a student's self-esteem and self-confidence can impact their motivation to achieve.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara harga diri dan kepercayaan diri terhadap motivasi berprestasi dan juga mencari tahu sumbangan efektif yang diberikan oleh variabel bebas terhadap variabel tergantung. Populasi penelitian ini merupakan siswa kelas XI SMA jurusan IPA yang berusia 17-19 tahun. Dipilihnya siswa kelas XI jurusan IPA dengan karena mereka sudah memiliki harga diri dan kepercayaan diri yang cukup dan dianggap memiliki prestasi yang lebih baik. Cluster random sampling digunakan pada penelitian ini untuk mencari sampel penelitian dengan sampel penelitian berjumlah 140 siswa. Skala yang digunakan sebagai alat ukur pada penelitian ini adalah skala harga diri, skala kepercayaan diri dan skala motivasi berprestasi. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda karena melibatkan dua variabel bebas dan satu variabel tergantung. Pada penelitian ini didapatkan hasil variabel harga diri dan kepercayaan diri baik secara parsial dan simultan memiliki pengaruh terhadap variabel motivasi berprestasi. Variabel harga diri dan kepercayaan diri memberi sumbangan efektif sebesar 18,7% terhadap variabel motivasi berprestasi. Secara persial variabel harga diri memberi pengaruh lebih besar, yaitu sebesar 13,5% dibandingkan variabel kepercayaan diri sebesar 5,2% terhadap variabel motivasi berprestasi. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa harga diri dan kepercayaan diri yang dimiliki oleh siswa berpengaruh terhadap motivasi berprestasi mereka.
Compassionate love parenting training to reduce stress in caregivers of children with special needs: An experimental study Desiningrum, Dinie Ratri; Hermawati, Donna; Somantri, Maman; Indriana, Yeniar; Rusydana, Alhimna
Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Psychology and Health - Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/pjpp.v8i1.14931

Abstract

Caregivers of children with special needs experience a high workload, which causes stress and low quality of life. A compassionate love attitude amongst caregivers is needed to improve the quality of parenting. This study aims to develop a compassionate love parenting training program to reduce stress among children with special needs caregivers. The method employed was Pre-experimental Design, with One-group Pre-test-Post-test. The research participants were 40 care­givers identified using the purposive sampling technique. In the pre-test, the stress level of the caregivers was measured using the Parental Stress Scale with 24 items (α = .828). The data were analyzed using the Wilcoxon test to observe the differences between the pre-test and post-test of two dependent samples. The results show that the stress score decreased significantly, with Z = -2.023 and with a significance level of .043 < .05. It is demonstrated that regular training in compassionate love parenting reduced the stress felt by caregivers of children with special needs. The implementation of compassionate love parenting training in special needs therapeutic centers is important, as it is one of the intervention methods that has been proven to reduce the level of stress to optimize the growth of the child.
Compassionate love parenting training to reduce stress in caregivers of children with special needs: An experimental study Desiningrum, Dinie Ratri; Hermawati, Donna; Somantri, Maman; Indriana, Yeniar; Rusydana, Alhimna
Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Psychology and Health - Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/pjpp.v8i1.14931

Abstract

Caregivers of children with special needs experience a high workload, which causes stress and low quality of life. A compassionate love attitude amongst caregivers is needed to improve the quality of parenting. This study aims to develop a compassionate love parenting training program to reduce stress among children with special needs caregivers. The method employed was Pre-experimental Design, with One-group Pre-test-Post-test. The research participants were 40 care­givers identified using the purposive sampling technique. In the pre-test, the stress level of the caregivers was measured using the Parental Stress Scale with 24 items (α = .828). The data were analyzed using the Wilcoxon test to observe the differences between the pre-test and post-test of two dependent samples. The results show that the stress score decreased significantly, with Z = -2.023 and with a significance level of .043 < .05. It is demonstrated that regular training in compassionate love parenting reduced the stress felt by caregivers of children with special needs. The implementation of compassionate love parenting training in special needs therapeutic centers is important, as it is one of the intervention methods that has been proven to reduce the level of stress to optimize the growth of the child.