Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PENERAPAN MICROSOFT TEAMS FOR EDUCATION SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN DARING UNTUK GURU-GURU SD NEGERI SINDON DI MASA PANDEMI COVID-19 Ninda Beny Asfuri; Aan Budi Santoso
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 2 No 02 (2021): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v2i02.1519

Abstract

Abstrak SDN 01 Sindon, Ngemplak, Boyolali telah melaksanakan daring. Berdasarkan observasi, pembelajaran daring dilaksanakan dengan grup WA, materi dan tugas pembelajaran dikirim melalui WA group. Guru dan siswa berkomunikasi secara tertulis. Interaksi antara guru dan siswa atau antar sesama siswa sangat kurang, sehingga hasil belajar belum sesuai harapan. Solusinya dengan menerapkan Microsoft Teams pada pembelajaran daring. Microsoft Teams merupakan hubungan digital yang menyatukan percakapan, konten, penugasan dan aplikasi di satu tempat. Dengan microsoft Teams, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang dinamis. Siswa dan guru dapat berkomunikasi dan melakukan percakapan seperti tatap muka langsung. Guru dapat melacak kemajuan siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan fitur-fitur yang ada. Tujuan dari PPM ini adalah meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan guru-guru SDN 01 Sindon dengan memberi pelatihan mengenai penerapan microsoft teams dalam pembelajaran daring dan untuk meningkatkan motivasi siswa dalam belajar serta mengerjakan tugas sehingga nilai siswa menjadi meningkat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Guru-guru SDN 01 Sindon mengalami peningkatan pesat sebesar 97 % dalam hal pemahaman serta penguasaan microsoft teams for education dalam pembelajaran daring kategori sangat baik. Kerjasama serta motivasi dan semangat guru-guru SDN 01 Sindon sangat luar biasa.
PELATIHAN PEMBUATAN HANDICRAFT DARI LIMBAH RUMAH TANGGA ANORGANIK UNTUK MENINGKATKAN KREATIFITAS IBU-IBU DESA BLIMBINGAN Ninda Beny Asfuri; Luncana Faridhoh Sasmito
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.068 KB) | DOI: 10.31949/jb.v1i3.319

Abstract

Waste of household waste becomes a problem in the environment of Blimbingan village because there are many household waste waste that accumulate and pollute the surrounding environment. Household needs products mostly plastic waste where plastic waste (inorganic) handling is relatively more complicated than organic waste, because inorganic waste can not be degradable naturally. Inorganic garbage originating from the household of Blimbingan village various such as plastic waste packaging of a household products, Kresek, aqua bottles are many of which are not utilized and only dumped in the trash. The villagers of Blimbingan, Baturan, especially mothers are less aware of the dangers posed by each day they continue to throw away their household garbage. This dedication activities aims to provide counselling and training of handicraft-value, valuable and economical value by utilizing household waste in Blimbingan village and provide guidance on how to sell to increase family income and can be a new job opportunities for the mothers of the village Blimbingan, Baturan. The methods used in this activity are by counseling, training/practice, monitoring and mentoring. Based on several series of events can be concluded that (1) of all participants carried out in the home mom Lurah in Blimbingan village is increased by 95% in terms of understanding and mastery of handicraft-like bags, flowers made, plastic bottles used for the category of good pencils. (2) teamwork and mothers are very compact and extraordinary proven to always attend training well until the event is over Keywords: Household waste, Handicraft
PELATIHAN PEMBUATAN AKSESORIS DARI LIMBAH KAIN PERCA OLEH IBU-IBU RUMAH TANGGA DESA BLIMBINGAN,BATURAN Diana Dewi Wahyuningsih; Ninda Beny Asfuri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.902 KB) | DOI: 10.31949/jb.v1i3.323

Abstract

he village of Blimbingan is one of the villages in Baturan village, Colomadu District, Karanganyar Regency. The Housewives of the village Blimbingan actually have the skill of sewing but the potential they have is not developed. There are 5 handyman in Blimbingan village so that many of the patchwork fabric that should be used, but the citizen of Blimbingan village does not know the benefits of patchwork. Patchwork fabric in Blimbingan village is more often discarded and burned so it pollutes the environment of the surrounding community especially air pollution, and also many still good batik patchwork that should still be utilized to be processed into goods that have a high economic value. The majority of the community of Blimbingan Village are less concerned about environmental issues, they do not know the benefits that will be gained if they are able to utilize patchwork, their view of not the importance of a supposed patchwork cloth should be changed so that they should be adapted by being given socialization and counseling. This community service aims to provide socialization as well as training on making accessories by utilizing patchwork waste in Blimbingan village as well as providing guidance to develop into a productive economic business in order to become a new opportunity for the group of Mothers-Housewives village Blimbingan. The methods used in this activity are by counseling, training, monitoring and mentoring. This community devotion activity is a partner of mother-housewife Group has effectively understood the utilization of waste patchwork for beneficial products such as the manufacture of accessories and many people in need. Knowledge and skills of partners increased by 98%, which was marked by the success of making accessories products. Keywords: Accessories, Waste patchwork
PERSEPSI MAHASISWA UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN (UTP) SURAKARTA MENGENAI PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA Ninda Beny Asfuri; Purwadi; Muchammad Sholeh; Diana Dewi Wahyuningsih; Untung Nugroho
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pemahaman dan pengetahuan mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta tentang Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Data responden diperoleh secara keseluruhan dari Jumlah Mahasiswa Program Studi PGSD UTP Surakarta sebanyak 254 orang. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman Mahasiswa Program Studi PGSD sudah banyak yang mengetahui kebijakan MBKM secara keseluruhan yaitu sebesar 34,57 %, sumber informasi yang diperoleh mahasiswa PGSD 42 % mengetahui dari Kanal daring Perguruan Tinggi (laman/website, media social), Kegiatan pembelajaran yang diluar program studi yang paling dominan dipilih oleh mahasiswa PGSD adalah kampus mengajar sebesar 92 %, dan mahasiswa yang menyatakan kesiapan mengikuti Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sebesar 75,31%. Hasil survey juga menunjukkan mahasiswa merasa kegiatan MBKM dalam pengembangan kompentensi/keterampilan sebagai bekal bekerja setelah lulus 58,02%. Mahasiswa juga merasa tertarik program MBKM yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi 62,96 % dan merekomendasikan program sebesar 82,71 %. Dampak penelitian ini menunjukan bahwa mahasiswa menjadi lebih fleksibel tehadap proses perkuliahan, pengalaman bersama masyarakat dan bekal untuk bekerja setelah lulus kuliah. Kata Kunci: Persepsi;Mahasiswa UTP Surakarta; MBKM
STRATEGI KESEPADANAN MAKNA PADA NASKAH SUBTITLE FILM THE AMERICAN FACTORY DAN TERJEMAHANNYA Mohammad Ali Yafi; Diyah Nur Hidayati; Ninda Beny Asfuri; Aan Budi Santoso
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi penerjemahan untuk mencapai kesepadanan sangat diperlukan. Penelitian deskriptif-kualitatif ini bertujuan untuk menggali strategi yang digunakan oleh penerjemah dalam mengalihkan pesan pada naskah subtitle pada film The American Factory dalam Bahasa Inggris ke dalam Bahasa Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan teknik simak catat. Kemudian, data dianalisa dengan metode padan referensial, translasional, dan metode agih sebagai analisa mendalamnya. Untuk memastikan validitas data dan proses, penelitian ini menggunakan metode triangulasi serta dengan mencantumkan data yang dikutip secara langsung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat sejumlah strategi yang digunakan penerjemah dalam menerjemahkan subtitle tersebut a.l. deletion, adoption, category shift, level shift, dan intra-system shift. Kata kunci: Strategi terjemahan, kesepadanan, subtitle, film
PENINGKATAN KETRAMPILAN MENULIS CERITA MELALUI MEDIA GAMBAR SERI PADA MATA PELAJARANBAHASA INDONESIA BAGI SISWA KELAS V SDN SAYANGAN, LAWEYAN, SURAKARTA Ninda Beny Asfuri
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Sayangan, Laweyan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan oleh peneliti dengan subjek penelitian siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Sayangan yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Penelitian dilakukan dua siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan tes. Teknis analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif yang terdiri dari tiga komponen analisis, yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan kinerja peneliti dalam proses pembelajaran setelah diadakannya tindakan dengan menggunakan media gambar seri. Hal ini dapat ditunjukkan dengan meningkatnya rata-rata kinerja peneliti pada prasiklus sebesar 2,00 dengan kategori kurang, siklus I yang mana dalam pembelajaran peneliti menggunakan media gambar seri, maka terjadi peningkatan kinerja peneliti menjadi 3,00 dengan kategori baik, dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 3,32 dengan kategori sangat baik. Dengan peningkatan keterampilan menulis cerita siswa juga ditunjukkan oleh nilai rata- rata pada Isi/subtansi Pra Siklus 51,87, Siklus I pertemuan 1 menjadi 80,41, meningkat pada Siklus I pertemuan 2 menjadi 88,95, dan mengalami peningkatan lagi pada Siklus II menjadi 89,16. Urutan cerita Pra Siklus 50,41, Siklus I pertemuan 1 menjadi 76,45, meningkat pada Siklus I pertemuan 2 menjadi 80, dan mengalami peningkatan lagi pada Siklus II menjadi 80,62. Tata Bahasa Prasiklus 49,58, Siklus I pertemuan 1 73,54,meningkat pada Siklus I pertemuan 2 menjadi 79,16, dan mengalami peningkatan lagi pada Siklus II menjadi 80,83. Gaya Bahasa Prasiklus 46,66, Siklus I pertemuan 1 69,16, meningkat pada Siklus I pertemuan 2 menjadi 75,16, dan mengalami peningkatan lagi pada Siklus II menjadi 78,95, dan Ejaan/Tanda baca Pra Siklus 37,08, Siklus I pertemuan 1 65,83, meningkat pada Siklus I pertemuan 2 menjadi 71,25, dan mengalami peningkatan lagi pada Siklus II menjadi 75.41. Nilai tersebut sudah mencapai ketuntasan yang telah ditentukan oleh peneliti. Penggunaan media gambar seri tepat diterapkan dalam pembelajaran menulis cerita yang berdampak pada peningkatan kinerja peneliti dan keterampilan menulis cerita oleh siswa kelas V SD Negeri Sayangan, Laweyan. Kata kunci : Keterampilan menulis cerita, media gambar seri.
PERAN MAHASISWA DALAM PENINGKATAN KAPASITAS NUMERASI DAN LITERASI MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR 3 DI SD NEGERI 04 TUBAN Mohammad Ali Yafi; Diyah Nur Hidayati; Ninda Beny Asfuri; Aan Budi Santoso; Luncana Faridhoh Sasmito; Imam Setyo Nugroho; Rika Yuni Ambarsari; Madya Giri Aditama
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v3i1.2401

Abstract

Secara kongkrit, program Kampus Mengajar di bawah payung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan kapasitasnya melalui program di luar perkuliahan. Program Kampus Mengajar ini telah berjalan untuk Angkatan ke-3 pada medio Februari – July 2022. Program ini dilakukan di SD Negeri 04 Tuban, Kab. Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Metode pengabdian pada program ini berupa pengajaran langsung, perbantuan adaptasi teknologi, dan pendampingan administrasi sekolah. Mahasiswa mengalami penempaan empati terhadap kehidupan yang nyata, terutama di dunia pendidikan sehingga gap antara kehidupan universitas dan lembaga pendidikan tersebut sedapat mungkin terkikis. Mereka juga dapat berkontribusi aktif dan bekerjasama lintas bidang ilmu sehingga dapat meningkatkan partisipasi mereka dalam pembangunan nasional.
PELATIHAN KONSELING KELOMPOK KOGNITIF BEHAVIOR BERBASIS EXPERIENTAL LEARNING BAGI GURU BK DI KABUPATEN BOYOLALI Diana Dewi Wahyuningsih; Imam Setyo Nugroho; Hartini Hartini; Ninda Beny Asfuri; Sunjoyo Sunjoyo; Catur Wahyudi; Valencia Diva Maharani
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v3i1.2415

Abstract

Konselor sekolah telah memiliki pengalaman dalam praktik konseling kelompok, tetapi belum semuanya memiliki keterampilan dalam pendekatan konseling. Melalui transformasi pengalaman maka diharapkan konselor dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan baru. Experiential learning adalah metode yag sesuai untuk memfasilitasi peningkatan keterampilan konselor, karena experiential learning adalah proses penciptaan pengetahuan melalui transformasi pengalaman. Melalui konseling kognitif behavioral konselor dapat belajar prinsip-prinsip dan prosedur pengubahan pikiran dan perilaku, sehingga siswa dapat memperoleh prinsip dalam pemecahan masalah secara prosedural. Kondisi saat ini disekolah perlu untuk meningkatkan keterampilan konselor, secara praktis dan tepat untuk membantu siswa mengentaskan permasalahan seperti: penyesuaian terhadap hubungan sosial, penyesuaian terhadap tuntutan kurikulum sekolah, penyesuaian dalam pergaulan dan lain sebagainya. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk membantu konselor agar memiliki wawasan konseling kelompok kognitif behavioral, melalui pelatihan ini diharapkan konselor dapat membantu siswa dalam pengentasan masalah di bidang pribadi sosial, belajar dan karir.
PELATIHAN AKURASI SHOOTING CABANG OLAHRAGA PETANQUE PADA ATLET KABUPATEN SRAGEN Yudi Karisma sari; Fathkul Imron; Ninda Beny Asfuri; Aan Budi Santoso; Untung Nugroho
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 4 No 1 (2023): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga Permainan petanque merupakan olahraga yang berasal dari Negara Prancis yang tergolong olahraga baru di Indonesia, tetapi olahrga ini sudah mulai diminati oleh masyarakat. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan atlet Kabupaten Sragen dalam melakukan shooting. Shooting dalam olahraga petanque adalah upaya dalam menjauhkan bola target dengantujuan mengurangi poin lawan dan menambah poin pada tim. Analisis gerakan shooting dilakukan untuk menggambarkan karakteristik teknik dasar dalam melakukan shooting. Analisis biomekanik digunakan untuk menggambarkan secara terukur dan terhitung untukmemperoleh pemahaman efektivitas teknik. Dalam permainan petanque tidak semua atlet bisa melakukan shooting dengan baik, karena diperlukan latihan khusus agar bisa menguasai keterampilan tersebut. Beberapa upaya yang dilakukan agar para atlet mampu menguasai keterampilan shooting salah satunya dengan pelatihan khusus pengembangan keterampilan shooting. Metode yang digunakan adalah ceramah dan demonstrasi yang dilakukan selama tiga hari. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi atlet karena mampu meningkatkan kemampuan shooting. Hasil yang di capai adalah seluruh peserta memiliki pengetahuan yang cukup tentang aturan permainan, pengertahuan keterampilan bermain, dan teknik dasar shooting olahraga petanque yang cukup baik dan benar terhadap peningkatan kualitas keterampilan olahraga petanque.
Fun with english: An english learning assistance at SMK Warga Surakarta Hidayati, Diyah Nur; Yafi, Mohammad Ali; Santoso, Aan Budi; Ambarsari, Rika Yuni; Sasmito, Luncana Faridhoh; Asfuri, Ninda Beny
Penamas: Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2022): Penamas: Journal of Community Service
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/penamas.v2i2.286

Abstract

Mastery of English languages is vital in preparing graduates to compete on a global scale in order to improve the quality of human resources in the world of education. As a result, efforts to improve English mastery for the academic community are evidence of an institution's seriousness in realizing its commitment to international standard institutions. The Covid-19 pandemic is currently affecting a variety of industries, particularly education. The Study from Home (SFH) system has now been adopted by many educational institutions. This, however, isn't enough. Many parents express their dissatisfaction with having to accompany their children to their home study sessions. This is not a major issue for students from upper middle-class families, as their parents will almost certainly provide facilities and private tutoring. Students from lower-middle-class families have a different situation. They must learn to be self-sufficient within the confines of their current circumstances. One of the private vocational schools in Central Java is SMK Warga Surakarta. Students in this school have difficulty understanding English sentences, according to the results of interviews with English teachers. As a result, English language training is required at SMA Warga in Surakarta to improve students' comprehension.