Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Bahan Ajar Mata Kuliah Belajar Dan Pembelajaran Berbasis Tri Ciri Tentara Pelajar (Patriotisme, Kepeloporan Dan Kemandirian) Pada Mahasiswa UTP Surakarta Beny Asfuri, Ninda; Ambarsari, Rika Yuni
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v7i1.16101

Abstract

Teaching materials are one of the important factors in the effectiveness of learning, especially at the Higher Education level. Lack of teaching materials can certainly affect the quality of learning or lectures. The purpose of developing this module is 1) to increase students' understanding of the three characteristics of student soldiers which will be developed in learning courses so that students really animate, interpret and can implement them in everyday life on campus and outside campus, ) to determine the feasibility level of the developed teaching materials. This type of research is research and development research. Development refers to the ADDIE development model (analysis, design, development, implementation and evaluation). Based on the overall product assessment by material and learning experts, a score of X = 265 was obtained, which was included in the "Very Good" score criteria. While the overall product assessment by media experts obtained a score of X = 167, which is included in the "Very Good" score criteria. Keywords: Development of Teaching Materials; Study and Learning; Three Characteristics of TP
Penerapan M-Learning Berbasis Edmodo Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Kelas V SDN Sriwedari No. 197 Surakarta Budi Santoso, Aan; Beny Asfuri, Ninda
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v7i1.16170

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to improve social studies learning outcomes in class V SD Negeri Sriwedari No.197 Surakarta by using edmodo-based m-learning media. The research was held at SD Negeri Sriwedari No.197 Surakarta. The target of this study was the fifth grade students of the 2018/2019 academic year, which amounted to 26 students. The classroom action research mechanism takes place in 2 cycles with one meeting, in each cycle there are 4 stages, namely planning, action, observation and reflection. Data collection used is test and non-test (observation and documentation). Validation is used with 3 methods, namely test, observation, and documentation. The data analysis technique in this study uses simple statistics.Based on the implementation of the pre-cycle on social studies subjects with material appreciating the services and role of the figure of struggle in preparing for Indonesian independence by using edmodo-based m-learning media not yet seen from 26 students only 4 students who completed KKM so that the percentage reached 15.38% with average scores - average 51.51. In cycle 1, the percentage of completeness was successful, which was 11.84% but the average value increased by 55.35. Cycle 2 experienced an increase of 26 students, only 5 students or 19.23% who did not achieve completeness, and 21 students or 80.76% achieved completeness according to KKM, namely 70. Thus, the use of edmodo-based m-learning media is appropriately applied in social studies learning especially material that appreciates the services and role of the struggle figure in preparing for Indonesian independence which has an impact on increasing teacher activities, student activities, and learning outcomes of class V SD Negeri Sriwedari No.197 Surakarta .
UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS SISWA KELAS II SD NEGERI BOROREJO Asfuri, Ninda Beny; Bagastara, Andika Dio
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 11 No 2 (2024): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membaca dan menulis merupakan bagian penting dalam penguasaan literasi dasar siswa. Membaca mencakup keterampilan memahami makna teks, mengenali huruf, kata, dan struktur kalimat, sedangkan menulis merupakan kemampuan menuangkan ide secara tertulis, jelas, terstruktur, dan sesuai kaidah bahasa. Tujuan pada penelitian ini, 1) untuk memahami upaya guru dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa kelas II SD Negeri Bororejo Surakarta.; 2) untuk mengetahui faktor-faktor penghambat kemampuan membaca dan menulis siswa kelas II SD Negeri Bororejo Surakarta Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian tiga responden, yaitu: kepala sekolah, wali kelas II, dan siswa kelas II. Tenik pengumpulan data menggunakan teknik triangulasi, instrument pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah data reduction, data display, dan data verivication. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa (1) upaya guru dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa dengan melakukan metode pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif, serta penggunaan media gambar, permainan kata dan latihan rutin (2) faktor yang menghambat kemampuan membaca dan menulis siswa yaitu, kurangnya minat baca, kesulitan mengenali huruf dan kata, serta kurangnya latihan yang memadai. Faktor yang lain juga bisa berasal dari lingkungan, seperti kurangnya dukungan dari keluarga, gangguan konsentrasi, dan pengaruh media social.
PENERAPAN BUKU CERITA BERGAMBAR DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA KELAS III SDN SAYANGAN SURAKARTA Beny Asfuri, Ninda; Puspita Sari, Dewi; Budi Santoso, Aan; Prasasti, Suci
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 13 No 1 (2026): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan buku cerita bergambar dapat meningkatkan minat baca siswa kelas III SD Negeri Sayangan Surakarta serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam prosesnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru kelas serta 18 siswa kelas III SD Negeri Sayangan. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita bergambar mampu meningkatkan minat baca siswa secara signifikan hal ini dapat terlihat dari meningkatnya antusiasme siswa, pemahaman isi bacaan, keberanian bercerita kembali, serta kebiasaan membaca mandiri. Faktor pendukung keberhasilan meliputi dukungan dari guru dan sekolah, ilustrasi buku yang menarik, serta keterlibatan aktif siswa. Adapun faktor penghambat mencakup perbedaan kemampuan membaca, keterbatasan variasi buku, dan kurangnya kebiasaan membaca di rumah. Dengan demikian, buku cerita bergambar terbukti efektif sebagai media pembelajaran untuk menumbuhkan minat baca siswa sekolah dasar.
UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS SISWA KELAS II SD NEGERI BOROREJO Ninda Beny Asfuri; Andika Dio Bagastara
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 11 No 2 (2024): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membaca dan menulis merupakan bagian penting dalam penguasaan literasi dasar siswa. Membaca mencakup keterampilan memahami makna teks, mengenali huruf, kata, dan struktur kalimat, sedangkan menulis merupakan kemampuan menuangkan ide secara tertulis, jelas, terstruktur, dan sesuai kaidah bahasa. Tujuan pada penelitian ini, 1) untuk memahami upaya guru dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa kelas II SD Negeri Bororejo Surakarta.; 2) untuk mengetahui faktor-faktor penghambat kemampuan membaca dan menulis siswa kelas II SD Negeri Bororejo Surakarta Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian tiga responden, yaitu: kepala sekolah, wali kelas II, dan siswa kelas II. Tenik pengumpulan data menggunakan teknik triangulasi, instrument pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah data reduction, data display, dan data verivication. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa (1) upaya guru dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa dengan melakukan metode pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif, serta penggunaan media gambar, permainan kata dan latihan rutin (2) faktor yang menghambat kemampuan membaca dan menulis siswa yaitu, kurangnya minat baca, kesulitan mengenali huruf dan kata, serta kurangnya latihan yang memadai. Faktor yang lain juga bisa berasal dari lingkungan, seperti kurangnya dukungan dari keluarga, gangguan konsentrasi, dan pengaruh media social.
PENERAPAN BUKU CERITA BERGAMBAR DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA KELAS III SDN SAYANGAN SURAKARTA Ninda Beny Asfuri; Dewi Puspita Sari; Aan Budi Santoso; Suci Prasasti
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 13 No 1 (2026): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan buku cerita bergambar dapat meningkatkan minat baca siswa kelas III SD Negeri Sayangan Surakarta serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam prosesnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru kelas serta 18 siswa kelas III SD Negeri Sayangan. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita bergambar mampu meningkatkan minat baca siswa secara signifikan hal ini dapat terlihat dari meningkatnya antusiasme siswa, pemahaman isi bacaan, keberanian bercerita kembali, serta kebiasaan membaca mandiri. Faktor pendukung keberhasilan meliputi dukungan dari guru dan sekolah, ilustrasi buku yang menarik, serta keterlibatan aktif siswa. Adapun faktor penghambat mencakup perbedaan kemampuan membaca, keterbatasan variasi buku, dan kurangnya kebiasaan membaca di rumah. Dengan demikian, buku cerita bergambar terbukti efektif sebagai media pembelajaran untuk menumbuhkan minat baca siswa sekolah dasar.
SURVEI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI MELALUI TES TKPN PADA SISWA KELAS IV, V DAN VI SD NEGERI BANDUNGAN 02 KECAMATAN BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2024 Istiqomah; Teguh Andibowo; Kuncoro, Bagus; Satrio Sakti Rumpoko; Ninda Beny Asfuri; Sunjoyo
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7138

Abstract

Tujuan dari Pengabdian Masyarakat ini yaitu untuk mengetahui Tingkat Kebugaran Jasmani Melalui Tes TKPN Siswa Kelas IV, V dan VI SD Negeri Bandungan 02 Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang Tahun 2024. Tes TKPN ini dikemukakan oleh Kemenpora pada tahun 2022 dengan instrumen tes seperti V Sit Reach 30 Detik, Pacer Test, Test Sit Up 60 Detik, Squat Thurst 30 detik dan Indeks Masa Tubuh (IMT). Metode Pengabdian Masyarakat yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes TKPN ada 5 instrumen tes yang diantaranya: V Sit Reach 30 Detik, Pacer Test, Test Sit Up 60 Detik, Squat Thurst 30 detik dan Indeks Masa Tubuh (IMT). Populasi Pengabdian Masyarakat: siswa kelas IV, V dan VI SD Negeri Bandungan 02. Sampel Pengabdian Masyarakat: siswa kelas IV, VI dan VI SD Negeri Bandungan 02. Teknik pengambilan sampel: Total Sampling. Jumlah siswa yang mengikuti tes: 82 siswa. Dalam pengolahan data menggunakan analisis statistika deskriptif dan persentase. Tingkat kebugaran jasmani siswa kelas IV, V dan VI SD Negeri Bandungan 02 Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang terdapat 4 kategori yaitu dalam kategori “Baik sekali” sebesar 4% (3 siswa ), “ Baik” 19% (16 siswa), “Cukup” 72% (59 siswa), “Kurang” 5% (4 siswa), “Kurang sekali” 0%. Berdasarkan hasil Pengabdian Masyarakat Tingkat Kebugaran Pelajar Nusantara pada siswa kelas IV, V dan VI SD Negeri Bandungan 02 Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang frekuensi terbanyak pada kategori “Cukup” dengan presentase 59 siswa (72%). Kemudian hasil IMT pada siswa kelas IV, V dan VI SD Negri Bandungan 02 masuk dalam kriteria gizi baik (normal) memiliki besar persentase sebesar 48% sebanyak 39 siswa.
PELATIHAN TENUN LURIK SEBAGAI SARANA KREATIVITAS DAN APRESIASI BUDAYA ANAK SDN SAWAHAN BOYOLALI Ninda Beny Asfuri; Dyah Nur Hidayati; Whilan Sulistyawati; Noviana Rahmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7159

Abstract

Tenun lurik merupakan salah satu warisan budaya tekstil Nusantara yang memiliki nilai historis, filosofis, estetis, dan edukatif. Namun, pengenalan tenun lurik kepada anak sekolah dasar masih belum optimal. Pembelajaran seni budaya di sekolah mitra cenderung didominasi kegiatan menggambar dan mewarnai, sementara kegiatan seni kriya tekstil berbasis kearifan lokal masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan tenun lurik sebagai warisan budaya lokal, mengembangkan kreativitas dan keterampilan motorik halus siswa melalui praktik menenun sederhana, serta menyediakan alternatif pembelajaran seni budaya yang kontekstual dan ramah anak. Kegiatan dilaksanakan di SD Sawah pada 13–20 April 2026 dan diikuti 25 siswa. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pengenalan budaya tenun lurik, demonstrasi alat dan teknik menenun, praktik langsung, pendampingan, evaluasi, dan penguatan keberlanjutan program. Pendekatan learning by doing digunakan agar siswa memperoleh pengalaman langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 20 dari 25 siswa (80%) mampu melakukan praktik menenun dengan baik dan menghasilkan tenunan yang dinilai bagus, sedangkan 5 siswa (20%) masih membutuhkan pendampingan. Capaian 80% menunjukkan bahwa target keterampilan praktik yang dirancang dalam program telah tercapai. Kegiatan juga memberikan pengalaman belajar yang mengintegrasikan pelestarian budaya, kreativitas, keterampilan motorik halus, dan pembelajaran seni berbasis kearifan lokal.
Perkembangan Kemampuan Motorik Siswa Kelas IVA dan V di SD Negeri Wonodoyo Febrianti, Rima; Asfuri, Ninda Beny; Ambarsari, Rika Yuni; Santoso, Aan Budi; Prasasti, Suci
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 13 No 2 (2026): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan motorik merupakan salah satu aspek penting yang mencerminkan perkembangan fisik anak pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan motorik siswa kelas IV dan V SD Negeri 1 Wonodoyo melalui beberapa rangkaian tes kebugaran jasmani. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode observasi deskriptif yang melibatkan 27 siswa, terdiri atas 16 siswa kelas IV dan 11 siswa kelas V. Instrumen pengukuran yang digunakan mencakup tes lari 30 meter, lompat jauh tanpa awalan, sit-up selama 30 detik, lempar tangkap bola, shuttle run, serta tes keseimbangan. Berdasarkan hasil observasi, sebagian besar siswa menunjukkan tingkat kemampuan motorik dalam kategori baik. Pada kelas IV, sebanyak 11 siswa berada dalam kategori baik, 1 siswa termasuk kategori sangat baik, dan 4 siswa berada dalam kategori kurang. Adapun pada kelas V, sebanyak 8 siswa termasuk dalam kategori baik dan 3 siswa berada dalam kategori kurang. Kemampuan yang menunjukkan hasil relatif baik meliputi kecepatan, kelincahan, dan keseimbangan. Sementara itu, beberapa aspek, seperti koordinasi mata dan tangan, kekuatan otot perut, serta daya ledak otot tungkai, masih perlu ditingkatkan melalui latihan yang sistematis dan terarah. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi bagi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam merancang serta melaksanakan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan perkembangan kemampuan motorik siswa.
Perkembangan Kemampuan Motorik Siswa Kelas IVA dan V di SD Negeri Wonodoyo Febrianti, Rima; Asfuri, Ninda Beny; Ambarsari, Rika Yuni; Santoso, Aan Budi; Prasasti, Suci
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 13 No 2 (2026): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan motorik merupakan salah satu aspek penting yang mencerminkan perkembangan fisik anak pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan motorik siswa kelas IV dan V SD Negeri 1 Wonodoyo melalui beberapa rangkaian tes kebugaran jasmani. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode observasi deskriptif yang melibatkan 27 siswa, terdiri atas 16 siswa kelas IV dan 11 siswa kelas V. Instrumen pengukuran yang digunakan mencakup tes lari 30 meter, lompat jauh tanpa awalan, sit-up selama 30 detik, lempar tangkap bola, shuttle run, serta tes keseimbangan. Berdasarkan hasil observasi, sebagian besar siswa menunjukkan tingkat kemampuan motorik dalam kategori baik. Pada kelas IV, sebanyak 11 siswa berada dalam kategori baik, 1 siswa termasuk kategori sangat baik, dan 4 siswa berada dalam kategori kurang. Adapun pada kelas V, sebanyak 8 siswa termasuk dalam kategori baik dan 3 siswa berada dalam kategori kurang. Kemampuan yang menunjukkan hasil relatif baik meliputi kecepatan, kelincahan, dan keseimbangan. Sementara itu, beberapa aspek, seperti koordinasi mata dan tangan, kekuatan otot perut, serta daya ledak otot tungkai, masih perlu ditingkatkan melalui latihan yang sistematis dan terarah. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi bagi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam merancang serta melaksanakan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan perkembangan kemampuan motorik siswa.