Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh E-Service Quality, Brand Image dan Etika Bisnis Islam Terhadap Kepuasan Konsumen Shopee pada Mahasiswa Ekonomi Syariah dan Akuntansi di Universitas Jember Kampus Bondowoso Jakfar, Muhammad; Purnamie Titisari; Agus Luthfi
IJABAH Vol. 2 No. 1 (2024): IJABAH
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ijabah.v2i1.469

Abstract

Shopee is an online shopping platform that is widely used by people from various groups, from the lower middle class to the upper middle class. Shopee has powerful digital services and is accompanied by very easy payment methods and provides many promotions such as discounts and free shipping with or without a minimum purchase, this service is what makes Shopee one of the best e-commerce. The aim of this research is to determine and analyze the influence of E-Service Quality, Brand Image and Islamic Business Ethics on Consumer Satisfaction on the Shopee application. In this research, the Purposive Sampling method was used to obtain samples. Meanwhile, for this research method, a quantitative descriptive method approach is used. The research results can be concluded that partially there is a significant influence of E-Service Quality, Brand Image and Islamic Business Ethics on consumer satisfaction. Apart from that, the results of this research also show that there is a significant positive influence of the variabels E-Service Quality, Brand Image and Islamic Business Ethics simultaneously on Consumer Satisfaction. This indicates that these elements need serious attention for marketing because these variabels will influence consumer considerations in making purchasing decisions.
Pendampingan Penyelesaian Soal Olimpiade Matematika bagi Siswa SMA Bayt Al Hikmah Pasuruan Manuharawati, Manuharawati; Rahadjeng, Budi; Jakfar, Muhammad; Savitri, Dian; Phibeta, Toni; Faradilla, Anisa'; Hamzah, Ahmad Taufik; Thoriq, Abil Alfath
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 3 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i3.23921

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu kompetensi utama dalam pembelajaran matematika yang ditekankan dalam Kurikulum 2013. Di luar pembelajaran intrakurikuler, partisipasi dalam kegiatan Olimpiade Matematika dapat menjadi wahana strategis dalam mengembangkan daya nalar, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Namun, di SMA Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah Kota Pasuruan, capaian prestasi dalam ajang tersebut masih terbatas, antara lain disebabkan oleh kurangnya intensitas pembinaan, keterbatasan sumber daya guru pembina, serta belum optimalnya strategi pelatihan. Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Program Studi Matematika FMIPA Unesa melaksanakan kegiatan pendampingan penyelesaian soal olimpiade matematika bagi siswa SMA di pondok pesantren tersebut. Kegiatan dilaksanakan secara luring pada tanggal 13 Juli 2025 dan melibatkan 18 peserta, dengan pendekatan berbasis pemecahan masalah menurut Polya. Rangkaian kegiatan mencakup survei kemampuan awal, pendampingan materi, workshop penyelesaian soal, survei kemampuan akhir, serta evaluasi kepuasan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 83,33% peserta mengalami peningkatan skor setelah mengikuti pendampingan. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menyelesaikan soal-soal olimpiade matematika, khususnya pada topik sistem persamaan linear, pembagian waris, dan kombinatorik.
Ortogonalitas dan Sudut-P dan -I pada Ruang Bernorma-G Khaidar, Bachtiar Rifai; Jakfar, Muhammad
Sains dan Matematika Vol. 7 No. 1 (2022): April, Sains & Matematika
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/sainsmat.v7n1.p43-50

Abstract

Konsep sudut sudah diketahui dan terdefinisi dengan baik di ruang vektor yang dilengkapi dengan hasil kali dalam, tapi sudut yang diciptakan di ruang vektor yang hanya dilengkapi sebuah norm (sudut-P dan -I) tidak baik. Dalam artikel ini, kita akan mengembangkan beberapa konsep sudut antara dua vektor di ruang bernorma-G (generalisasi dari ruang bernorma) dan akan dibahas pula tentang sifat-sifatnya.
KLASIFIKASI STATUS STUNTING BALITA MENGGUNAKAN ALGORITMA FUZZY C-MEANS (STUDI KASUS POSYANDU RW 01 KELURAHAN JEPARA SURABAYA) Damayanti, Dyta Kresna Devi; Jakfar, Muhammad
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 11 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v11n03.p524-533

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah penduduk cukup banyak tersebar di seluruh pulau di indonesia.Salah satu kota besar yang ada di Indonesia yakni Kota Surabaya memiliki jumlah penduduk cukup banyak yakni mencapai 2.997.547 jiwa ditahun 2023. Banyaknya jumlah penduduk di suatu kota itu disebabkan oleh banyaknya angka kelahiran disetiap tahunnya. Banyaknya penduduk di Surabaya mengakibatkan adanya beberapa permasalahan yang ada yakni salah satu penyebabnya dengan angka kelahiran yang cukup tinggi, itu juga berakibat dengan cukup tingginya jumlah balita di Surabaya. Dengan banyaknya jumlah balita di Surabaya, Salah satu permasalahan tumbuh kembang balita yang sedang dialami di Surabaya yaitu banyaknya jumlah anak balita yang sedang mengalami stunting. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui status stunting dan mengetahui nilai akurasi metode Fuzzy C-Means dalam Mengklusterisasi status stunting pada balita Posyandu RW 01 Kelurahan Jepara Surabaya.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pengamatan langsung dan wawancara di Posyandu Mangga Kelurahan Jepara, Mengenai sistematis kegiatan Balita Posyandu dalam pengumpulan data terkait Usia,Berat Badan,dan Tinggi Badan Badan balita yang dilakukan oleh Kader Posyandu dan selanjutnya akan diolah menggunakan Algoritma Fuzzy C-Means. Pada akhir penelitian yang telah dilakukan menggunakan sistem Pengklasifikasian Fuzzy C-Means pada balita stunting ini maka dapat ditarik sebuah hasil dan kesimpulan penelitian :1.)terdapat 6 balita masuk kedalam cluster Severely stunted, 56 balita masuk kedalam cluster Stunted , 72 balita masuk kedalam cluster normal.2.)Dengan adanya kesamaan 67 data dari hasil klusterisasi menggunakain nilai Z-Score dengan algoritma Fuzzy C-Means maka didapatkan nilai akurasinya sebesar 50%
Pendampingan Pemecahan Masalah Aljabar dan Geometri bagi Guru SD Kabupaten Magetan Manuharawati, Manuharawati; Jakfar, Muhammad; Romadonia, Riska Wahyu; Phibeta, Toni
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 1 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i1.17623

Abstract

Tujuan pembelajaran Matematika di SD, antara lain adalah agar peserta didik memiliki kemampuan pemahaman konsep, penalaran, memecahkan masalah, mengkomunikasikan gagasan, dan memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan. Memberikan pengajaran tentang bagaimana menyelesaikan masalah, merupakan tugas seorang guru untuk memberikan tantangan atau motivasi kepada para peserta didik agar mereka mampu memahami masalah tersebut, tertarik untuk memecahkannya, mampu menggunakan semua pengetahuannya untuk merumuskan strategi dalam memecahkan masalah, melaksanakan strategi, dan menilai apakah jawaban tersebut benar. Untuk dapat memotivasi para peserta didik yang demikian, maka setiap guru matematika harus mengetahui dan memahami langkah-langkah dan strategi dalam penyelesaian masalah matematika dan terampil dalam menyelesaikan masalah tersebut. Dari sisi lain, hasil survei pengetahuan awal terhadap 8 Guru SD di Kabupaten Magetan hanya 2 guru yang mendapat nilai 52 dan 1 guru yang mendapat 65 (skala 0-100). Berdasarkan uraian tersebut, tim dari jurusan Matematika Universitas Negeri Surabaya, mengadakan kegiatan “Pendampingan Pemecahan Masalah Aljabar dan Geometri Bagi Guru SD Kabupaten Magetan”. Metode pendampingan yang dilakukan adalah diskusi, tanya jawab, dan penugasan. Pendampingan secara luring dilakukan pada tanggal 22 Juli 2023 yang diawali dengan pembukaan oleh Kepala Sekolah SDN Tambran, Achmad Maarif, S.Pd., M.Pd., dilanjutkan dengan survei kemampuan awal, diskusi terkait langkah-langkah penyelesaian masalah dan strategi pemecahan masalah, diskusi terkait penyelesaian masalah aljabar dan geometri, dan survei kemampuan akhir pemecahan masalah. Kegiatan penugasan dilakukan secara daring sebagai tindak lanjut dari pendampingan secara luring. Dengan demikian dapat disimpulkan ada peningkatan kemampuan pemecahan masalah aljabar dan geometri untuk guru SD di Kabupaten Magetan.
INTEGRASI NILAI MULTIKULTURAL DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: STUDI PERBANDINGAN KONSEPTUAL ANTARA PEMIKIRAN BARAT DAN TRADISI ISLAM Maulana Malik Ibrahim; Muhammad Hasyim Asyari; Mambaul Usulil Khikmah; Muhammad Jakfar; Muhammad Masyhuri; Isyatil Fitri
Journal Multicultural of Islamic Education Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Pascasarjana PAI Multikultural Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/f9y56s88

Abstract

This conceptual and comparative study examines the integration of multicultural values within Islamic Religious Education (PAI) as an essential foundation for fostering inclusive, tolerant, and humanistic education. It aims to explore how the principles of multicultural education in Western thought correspond to and differ from the fundamental Islamic teachings derived from the Qur’an and Hadith. The discussion focuses on the compatibility between Western multicultural values such as equality, pluralism, and social justice and Islamic values of adl (justice), tasamuh (tolerance), tawazun (balance), and tawassuth (moderation). The study concludes that the integration of multicultural values into Islamic education should be carried out conceptually through curriculum development, pedagogical strategies, and moral exemplarity based on Qur’anic guidance and propethic and practice. This research uses a literature review method through searching national and international scientific journals, books on multicultural education theory, classical and contemporary PAI literature, and academic articles from 2015–2024. The analysis was conducted using a descriptive-comparative approach to identify conceptual similarities and differences between the two perspectives.