Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Publika

PELAYANAN PRIMA DALAM PEMBUATAN AKTA KELAHIRAN MELALUI “PROGRAM SALAM 30 MENIT” (Studi Pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo) VEBRIN PRASETYAN RAMADHAN; PRASETYO ISBANDONO
Publika Vol 6 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n4.p%p

Abstract

Abstrak Pemerintah telah berupaya memberikan pelayanan publik yang terbaik untuk memudahkan dan memberi kenyamanan kepada masyarakat, khususnya dalam layanan umum agar menerima pelayanan prima, salah satu contoh pelayanan pada sektor pembuatan akta kelahiran seperti yang terjadi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo. Persoalan yang terjadi adalah pelayan yang diberikan kepada masyarakat dengan durasi 14 hari kerja, namum dapat dipersingkat melalui “Program salam 30 menit” dengan durasi 1 hari kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Pelayanan Prima Dalam Pembuatan Akta Kelahiran Melalui “Program Salam 30 Menit” Studi Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan kualitatif. Sedangkan fokus penelitiannya mengunakan teori dari Sinambela(2014:6) yang meliputi Tranparansi, Akuntabilitas, Kondisional, Partisipatif, Kesamaan Hak, Keseimbangan Hak dan Kewajiban, teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, telaah dokuman, dan dokumentasi. Anaslisis data dilakukan dengan pengumpalan data, pengelolaan data, penyajian data, dan penariak kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan pelayanan prima yang diberikan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo dilakukan dengan 6 indikator diantaranya, pertama Transparansi dimana pelayanan yang diberikan terbuka untuk umum dan dimengerti oleh semua pihak. Kedua Akuntabilitas dimana pelayanana yang diberikan dapat dipertangungjawabakan sesuai regulasi yang tetapakan. Ketiga Kondisional pelayanan yang diberikan telah memenuhi kebutuhan masyarakat, keempat Partisipatif mengikutsertakan peran masyarakat dalam pelayanan salam 30 menit. Kelima Kesamaan Hak pelayanan tidak melakukan diskriminasi atau perbedaan pelayanan kepada semua pemohon. Keenam Keseimbangan Hak dan Kewajiban petugas memberikan pelayanan prima apabila pemohon mematuhi aturan yang diberikan. Kata Kunci: Pelayanan. Akta. Kelahiran
Analisis Strategi SWOT Dalam Pengembangan Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya (Studi Pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya) SANTI ADELINA PURBA; PRASETYO ISBANDONO
Publika Vol 6 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n4.p%p

Abstract

Abstrak Ekowisata Mangrove merupakan salah satu aset Kota Surabaya yang memiliki keindahan dan potensi untuk dikembangkan dengan baik dan terstruktur. Sehingga penting untuk mengetahui fenomena-fenomena di Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya dan menganalisis strategi yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya melalui Bidang Pertanian Kota Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Strategi SWOT Dalam Pengembangan Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya (Studi Pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya). Metode pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian yang juga digunakan sebagai teknik analisis yaitu desktiptif kualitatif yang merupakan pendekatan penelitian dengan tujuan utama mencari informasi secara mendalam atas suatu kendala, fakta dan realita. Fokus pada penelitian ini menggunakan teori dari Rangkuti, (2006) analisis SWOT yang meliputi Strength (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunities (peluang), Threat (ancaman) dalam pengembangan ekowisata mangrove yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya. Dari analisa yang dilakukan, hasil penelitian ini menganalisis strategi SWOT dalam pengembangan ekowisata mangrove wonorejo Surabaya. Pertama variabel strength (kekuatan) pengukuran indikator Strength dalam pengembangan ekowisata pengaruh terbesar terletak pada promosi, dimana dalam upayanya untuk mempromosikan ekowisata mangrove mendapat dukungan peran dari instansi maupun lembaga lain guna untuk memudahkan dan menarik minat wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Weakness (kelemahan) dalam pengembangan ekowisata mangrove yaitu kurang dan rendahnya sumber daya manusia (SDM) dalam pengawasan dari pengelola yang merupakan salah satu faktor penghambat dalam mengembangkan ekowisata mangrove. Opportunities (peluang) pada variabel ini peluang terbesar yang ada pada ekowisata mangrove yaitu sebagai salah satu destinasi wisata baru dan berbeda serta adanya pergeseran kebutuhan pariwisata bagi masyarakat atau wisatawan terhadap kegiatan pariwisata. Threat (ancaman) yang menjadi ancaman dalam pengembangan ekowisata mangrove terletak pada infrastruktur jalan yang kurang memadai sehingga dapat menyulitkan wisatawan yang akan berkunjung, serta tingginya persaingan bisnis khususnya di bidang pariwisata yang ditawarkan oleh pemerintah kota Surabaya. Kata Kunci : Manajemen Strategi, Analisis Swot, Ekowisata. Abstract Mangrove ecotourism is one of an asset like a plot the city of Surabaya who had been having beauty and sector have the potential to well developed and well structured. So that important to gain an understanding phenomena in Mangrove Ecotourism Wonorejo Surabaya and analyzed the strategy took by the Local Office of Food Security and farm a Town Surabaya. The purpose of this research is to described, know and analyze Ecotourism Development Strategy Mangrove Wonorejo Surabaya (Study In The Local Office Food Security And Agriculture Throughout Surabaya).Methods to research it uses the kind of research also used as a technique descriptive of analysis qualitative research is approach with the ultimate aim of seeking information deeply on an obstacle, facts and reality. Focus on this research using a theory of Rangkuti, (2006) SWOT analysis which includes the Strength (power), Weakness (weakness), Opportunities (opportunity), Threat (threat) in mangrove ecotourism development conducted by the Office of the food security and agricultural city of Surabaya. From the analysis carried out, the results of this study to analyze the strategy of SWOT in the development of ecotourism mangrove wonorejo Surabaya. The first variable strength measurement indicators of Strength in the development of ecotourism the greatest influence lies in promotion, which in its efforts to promote ecotourism mangroves support the role of the agency or institution another in order to ease and interest of tourists both local and foreign tourists. Weakness in the development of ecotourism mangrove namely less and low human resources (HR) in the supervision of the manager who is one of the factors restricting development of mangrove ecotourism. Opportunities on these variables the greatest opportunities that present on mangrove ecotourism as one of the new and different tourist destinations as well as the presence of shifting needs tourism to the community or travelers against tourism activities. Threat, which became a threat in mangrove ecotourism development lies in the inadequate road infrastructure so that it could complicate the tourists who will visit, as well as high business competition especially in the field of tourism offered by the Government of the city of Surabaya. Keywords: Strategic Management, Swot Analysis, Ecotourism.
INOVASI PELAYANAN LOWONGAN PEKERJAAN MELALUI PROGRAM AYO KERJA DI DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI PENDUDUK PROVINSI JAWA TIMUR BIMA CAHAYA PUTRA; PRASETYO ISBANDONO
Publika Vol 7 No 5 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n5.p%p

Abstract

Abstrak Sebagai salah satu instansi pemerintah yang bergerak di bidang pelayanan publik, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Penduduk Provinsi Jawa Timur dalam rangka mewujudkan pelayanan publik yang optimal berusaha memberikan inovasi baru terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya para pencari kerja yang mengeluhkan ketidaknyamanan dalam mendapatkan informasi lowongan kerja seperti : kurang validnya informasi yang ada, kurang jelasnya informasi lowongan pekerjaan, terbatasnya informasi lowongan pekerjaan. Oleh karena itu untuk menanggapi hal tersebut, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Penduduk Provinsi Jawa Timur membentuk inovasi pelayanan publik melalui Program “Ayo Kerja”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan inovasi yang telah dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Penduduk Provinsi Jawa Timur melalui Program “Ayo Kerja” dengan berlandaskan teori atribut inovasi dari Rogers yang dapat dilihat dari atribut relative advantage, compatibility, compleximity, triability, dan observability. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis data yang dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan inovasi pelayanan publik yang telah dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Penduduk Provinsi Jawa Timur melalui Program “Ayo Kerja” ini mendapatkan sambutan yang baik dari para pencari kerja walaupun dalam pelaksanaannya sendiri masih terdapat beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan. Program “Ayo Kerja” ini merupakan inovasi yang baru dan bisa mengikuti berkembangnya teknologi. Pada atribut relative advantage menunjukkan bahwa para pencari kerja senang dengan adanya Program “Ayo Kerja” ini, selain merupakan inovasi yang baru, para pencari kerja juga merasa lebih mudah mengakses informasi lowongan kerja melalui online dan pasti sudah terbukti informasi yang diberikan valid. Atribut compatibility telah menunjukkan bahwa inovasi Program “Ayo Kerja” ini sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat, karena kurang jelas, tidak update informasi lowongan pekerjaan sudah tidak dirasakan oleh para pencari kerja yang mengunjungi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Penduduk Provinsi Jawa Timur. Compleximity pada prosedur dan mekanismepara pencari kerja tidak terdapat perubahan seperti melengkapi data diri dan CV. Atribut triability ini masih perlu sedikit diperbaiki hal tersebut dapat dilihat dalam hal website yang loading sering dikeluhkan para pencari kerja, sedangkan atribut observability secara umum menunjukkan bahwa dengan adanya Program “Ayo Kerja” ini masalah-masalah yang banyak dikeluhkan pencari kerja tampak teratasi dengan baik, bahkan website sering loading saat dibuka menunjukkan antusias para pencari kerja menggunakan inovasi yang diberikan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Penduduk Provinsi Jawa Timur ini. Secara umum inovasi ini dapat memberikan solusi terhadap permasalahan seperti lebih mudahnya mendapatkan informasi lowongan kerja yang terpercaya, dan cepatnya update lowongan pekerjaan terbaru melalui online, tetapi disisi lain muncul permasalahan baru dikarenakan website sering eror. Beberapa hal yang disarankan adalah dengan menambah fasilitas yang ada di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Penduduk Provinsi Jawa Timur, dan lebih memperhatikan layanan online seperti website yang sering eror. Kata Kunci : Inovasi, Pelayanan, Publik, Ayo Kerja.