Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Penguatan nilai Moderasi Beragama pada Kurikulum Merdeka  di Sekolah Dasar Anik Sunariyah; Imam Mawardi
Indonesian Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Islamic Religious Education (INJIRE)
Publisher : ADPISI (Asosiasi Dosen Pendidikan Agama Islam Se-Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63243/07g21k68

Abstract

Islamic Religious Education in the independent curriculum has an important role in shaping the character of students who are tolerant and respectful of diversity. Therefore, the values of religious moderation should be instilled in students from an early age. Through an independent curriculum can help children understand and accept differences, which in turn builds a strong social foundation. This type of research is qualitative research where researchers describe the findings obtained related to strengthening the values of religious moderation through the implementation of the independent curriculum. The results of this study indicate that strengthening the values of religious moderation through the implementation of the independent curriculum is carried out in Islamic Religious Education learning to form good attitudes and personalities with noble character and carry out religious teachings. The learning is referring to the Pancasila student profile, where there are six dimensions related to religious moderation, namely; faith and piety in God Almighty and noble character; independent; mutual cooperation; global diversity; critical reasoning; and creative.
PEMANFAATAN BANK SAMPAH SEBAGAI PRODUK DAUR ULANG RAMAH LINGKUNGAN DAN BERNILAI EKONOMI DI TPS 3R JANTI Imam Mawardi; Dila istianah; Anis Qurnia
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 2 No 2 (2025): sinergi berdaya untuk masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Masalah sampah yang semakin kompleks memerlukan solusi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga bernilai ekonomi. Di TPS 3R Janti, sebuah inovasi pengelolaan limbah diterapkan melalui sistem bank sampah, yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan pengolahan sampah. Program ini melibatkan berbagai pihak, seperti warga setempat, karang taruna, pengurus TPS, dan mahasiswa, yang bekerja sama dalam kegiatan pemilahan, pencacahan, pengayakan, dan pengomposan. Dengan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), masyarakat secara langsung berperan aktif dalam setiap tahap pengelolaan sampah. Hasil dari proses tersebut adalah produk daur ulang yang memiliki nilai jual, seperti kompos dan kerajinan tangan, yang tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal. Selain itu, program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, membuka peluang ekonomi baru, dan menciptakan solusi yang berkelanjutan dalam pengelolaan sampah. Untuk mencapai pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan, kerjasama antara masyarakat dan pihak terkait sangat penting guna memastikan keberlanjutan dan dampak positif yang lebih luas..
THE TALIBAN POLITICS OF VIOLENCE IN AFGHANISTAN: A WEBERIAN HISTORICAL-SOSIOLOGICAL PERSPEKTIVE Imam Mawardi; Lutfirahman; Umi Nur Idayanti; Mawardi, Imam; Rahman, Lutfi; Idayanti, Umi Nur
JURNAL TAPIS Vol 18 No 2 (2022): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v18i2.12160

Abstract

Artikel jurnal ini memaparkan politik di balik kekerasan atas nama agama yang digunakan oleh Taliban dan Afghanistan. Dengan mengungkap peristiwa ini, peneliti mencoba untuk menguak legitimasi pandangan tentang kekerasan atas nama agama dan juga terdapat segi Kepolitikan di Afghanistan mulai berubah setelah Amerika Serikat gagal mendapatkan kesepakatan dan dukungan dari Taliban. Amerika Serikat setiap harinya diharuskan untuk mengimpor minyak sebesar 18,8 juta barrel Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif melalui studi pustaka dengan pendekatan historis-sosiologis dengan lensa teori Max Weber yang melihat adanya kekerasan dalam wacana keagamaan. Dengan menganalisis sejauh mana tingkat gerakan Taliban dalam memobilisasi orang untuk melakukan tindakan kekerasan, penelitian ini menekankan pada analisis historis, yaitu mengumpulkan data tentang kehidupan masyarakat Afghanistan untuk mengungkap fakta yang sebenarnya. Penelitian ini mengungkap bahwa politik kekerasan digunakan sebagai pedoman untuk tindakan perang dan revolusi mereka  yaitu jihad Taliban di Afghanistan. Dalam hal jihad membela agama, mereka salah mengartikan kekerasan atas nama agama. Kekerasan tersebut terjadi karena kurangnya otoritas keagamaan pusat dan disalahgunakan untuk kepentingan politik/kepentingan kelompok atau individu.
Peningkatan Produktivitas Budidaya Jamur Tiram melalui Partisipasi Masyarakat dan Penerapan Teknologi Tepat Guna Uswatun Chasanah; Asri Munzilin; Ach. Agil Dzikrullah; Keisha Farellia Putri Lindra; Safika; Nihro Afandi; A.Afif Amrullah; Mochammad Su’eb; Imam Mawardi
Transformative Service Journal Vol 1 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Yayasan Literasi Altruis Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oyster mushrooms (Pleurotus ostreatus) are a horticultural commodity with high economic value and increasing market demand, both from households and the culinary industry. However, at the local farmer level, productivity remains low due to limitations in cultivation methods, production facilities, and technical knowledge. Therefore, this community engagement program was essential to address the need for increased production capacity and to support the economic independence of mushroom farmers. This program was implemented in Jugruk Rejosari Village, Kandangan Sub-district, Benowo District, Surabaya, in collaboration with the farmer group “Jamur Jaya Sukses” as part of the Bangun Desa Unggul program initiated by Baitulmaal Muamalat. The interventions included the distribution of 2,000 baglogs, the implementation of automated temperature and humidity control systems, the use of fermented agricultural waste as a growing medium, steam sterilization, and a micro misting system. Technical mentoring was also provided through consultation with mushroom cultivation practitioners from Magetan. The results demonstrated increased cultivation efficiency, such as reduced crop failure rates, shorter harvesting periods, and lower operational costs due to the use of local waste-based substrates. Additionally, mushroom productivity significantly improved, from an average of 0.6 kg per baglog to 0.9 kg per baglog. This program is expected to serve as a practical model for the sustainable development of oyster mushroom cultivation in other regions.
Model Pembiayaan Proyek Infrastruktur Multinasional Berbasis Sukuk: Studi Kasus Negara OKI Imam Mawardi; Anis Qurnia; Dila Istianah; Ayu Mubarokatum Maulidah; Shinta Nabilla Ramadhani; Hendra Buditama; Moh Nurul
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 28 No. 1 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan serta merancang model pembiayaan proyek infrastruktur multinasional berbasis sukuk yang sesuai dengan prinsip syariah di negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Latar belakangnya didasarkan pada kebutuhan pembiayaan infrastruktur yang besar di negara-negara OKI dan potensi instrumen keuangan Islam, seperti sukuk, sebagai solusi pembiayaan yang etis dan berkelanjutan. Dengan pendekatan studi kasus kualitatif komparatif, penelitian ini menelaah implementasi sukuk pada proyek infrastruktur multinasional di beberapa negara, seperti Indonesia, Malaysia, dan Uni Emirat Arab. Temuan menunjukkan bahwa struktur sukuk yang tepat harus disesuaikan dengan karakter proyek—misalnya, sukuk ijarah untuk proyek fisik dan sukuk wakalah untuk proyek berbasis pendapatan. Penelitian ini mengusulkan model pembiayaan berbasis SPV multinasional, dengan mekanisme distribusi risiko, imbal hasil berbasis hasil proyek, dan harmonisasi regulasi lintas negara. Hasilnya memperlihatkan bahwa sukuk multinasional memiliki potensi besar dalam mendukung kerja sama ekonomi dan pembangunan berkelanjutan antarnegara OKI, meskipun masih menghadapi tantangan seperti perbedaan regulasi syariah dan perlunya digitalisasi tata kelola.
Jual Beli Pakaian Secara Online (Online Shop) dalam Prespektif Maqashid Syariah Imam Mawardi; Azza Wardana; Juliana Hikmatul Izmy; Jihan Fakhriyyah; Mohammad Reza Muhaimin; Achmad Nauval Syadzali
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2032

Abstract

Di era modern ini kemudahan akses dan variasi produk, jual online, terutama pakaian, telah menjadi tren di era digital. Namun, untuk memastikan bahwa praktik ini sesuai dengan aturan Islam, ia harus diperiksa dari sudut pandang Maqashid Syariah. Secara terminologi, jual beli adalah pertukaran harta secara sukarela yang legal menurut syara. Sebagaimana dinyatakan dalam surah Al-Baqarah ayat 275, riba diharamkan dalam agama Islam dan jual beli dianggap halal. Jual beli online sering disebut sebagai bai' as-salam, yang boleh dilakukan jika memenuhi syarat akad yang jelas dan tanpa jahalah (ketidakjelasan). Maqashid Syariah didasarkan pada lima pilarnya: agama (hifzh al-din), jiwa (hifzh al-nafs), akal (hifzh al-aql), keturunan (hifzh al-nasl), dan harta (hifzh al-mal). Hifzh al-din mengatakan dalam bisnis pakaian online n Hifzh al-din menginginkan produk yang sesuai syariat dan bebas riba dan gharar saat membeli pakaian secara online. Hifzh al-nafs menjamin bahwa produk yang dibeli konsumen aman. Hifzh al-'aql menekankan kejujuran dan rasionalitas informasi. Memilih pakaian yang mendukung moral adalah tugas sosial menurut hifzh al-nasl. Terakhir, hifzh al-mal memastikan kualitas, kejelasan harga, dan sistem pembayaran yang syar'i dengan menghindari riba. Tidak banyak pemahaman pelaku usaha tentang Maqashid Syariah, kemungkinan penipuan dan ketidakjelasan, dan kurangnya pengetahuan digital dan syariah adalah beberapa tantangan utama dalam menerapkannya. Pendidikan berkelanjutan, peningkatan transparansi platform, penerapan akad digital berbasis fikih muamalah, dan peran pengawas syariah adalah solusi yang disarankan. Untuk kemaslahatan umat, kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk membangun ekosistem perdagangan online yang efektif, kontemporer, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam.