Claim Missing Document
Check
Articles

KAJIAN RESPON CALON PENUMPANG ANGKUTAN MASSAL DI KOTA BANDA ACEH Mufazzil Yusra; Renni Anggraini; Muhammad Isya
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 1, No 1 (2017): Volume 1 Special Issue, Nomor 1, September 2017
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Mass Public Transportation System could be an alternative policy in solving the problem of congestion in the city of Banda Aceh. Given the problems such as congestion and uncontrolled number of private transport is supported by the lack of a secondary network that serves as a divider traffic flow or collector (collector) the movement of vehicles began to appear. The government the city of Banda Aceh has provide Bus Rapid Transit (BRT) with the name "Trans Koetaradja" Banda Aceh in order to be a good solution to overcome congestion in Banda Aceh in the long-term policy. The purpose of this research is to know the characteristics of the respondents to the workers and students as users of public transport  the city of Banda Aceh, establish a scenario quality of Service Bus Rapid Transit transport is planned to serve passengers, workers and students examine the response of workers and students as prospective passengers transport provision plan against Bus Rapid Transit, and recommends a form of Bus Rapid Transit service quality that will be provided. The required primary data consist of data characteristics prospective passengers and the data quality of service scenario. The results showed that the results of the analysis to the respondent workers maight certainly go up 10% and 90% is definitely ride and based on the results of the analysis of student respondents might certainly go up 4% and 96% certain ride. Both the respondent's workers and students will definitely switch to using Trans Kutaraja city of Banda Aceh and the respondent's workers and students have the same quality of service factors in choosing the form: cheap rates orders of magnitude , the comfort is good, and a sense of security when I travel by using BRT with BRT schedule the right time.Abstrak: Sistem Angkutan Umum Massal (SAUM) dapat menjadi salah satu alternatif suatu kebijakan dalam menyelesaikan masalah kemacetan di Kota Banda Aceh. Mengingat permasalahan seperti kemacetan dan tidak terkendalinya jumlah angkutan pribadi yang didukung oleh kurangnya jaringan sekunder yang berfungsi sebagai pembagi arus lalu-lintas atau pengumpul (kolektor) pergerakan kendaraan mulai bermunculan. Pemerintah Kota Banda Aceh telah mewacanakan Bus Rapid Transit (BRT) dengan nama “Trans Koetaradja” Kota Banda Aceh agar dapat menjadi solusi dalam mengatasi kemacetan di Kota Banda Aceh dalam kebijakan jangka panjang.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dari responden pekerja dan pelajar selaku pengguna angkutan umum di Kota Banda Aceh, membentuk suatu skenario kualitas pelayanan angkutan Bus Rapid Transit yang direncanakan untuk melayani penumpang pekerja dan pelajar, mengkaji respon pekerja dan pelajar sebagai calon penumpang terhadap rencana penyediaan pelayanan angkutan Bus Rapid Transit, dan merekomendasikan bentuk kualitas pelayanan Bus Rapid Transit yang akan disediakan. Data primer yang diperlukan terdiri dari data karakteristik calon penumpang dan data skenario kualitas pelayanan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisa untuk responden pekerja 10% mungkin pasti naik dan 90% pasti naik dan berdasarkan hasil analisa responden pelajar 4 % mungkin pasti naik dan 96% pasti naik. Baik responden pekerja dan pelajar pasti akan beralih menggunakan Bus Trans Kutaraja Kota Banda Aceh dan responden pekerja dan pelajar  memiliki kesamaan dalam memilih faktor  kualitas pelayanan berupa: tingkat besaran tarif yang murah, kenyaman yang baik, dan rasa aman saat melakukan perjalanan dengan menggunakan BRT dengan jadwal BRT yang tepat waktu.
PEMODELAN PEMILIHAN MODA ANTARA BUS RAPID TRANSIT DAN SEPEDA MOTOR DALAM PERJALANAN MENUJU KE KAMPUS DENGAN TEKNIK STATED PREFERENCE Muhammad Isya; Renni Anggraini; Tety Sriana
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The high interest of students in choosing motorcycle as mode to campus has a direct im- pact on the travel to Syiah Kuala University Campus in Darussalam, Banda Aceh. This raises a point of congestino    that occurs in Lamnyong Bridge. Various alternatives to unravel congestion has surfaced. One way is to conduct a reform in the field of public transport with the Mass Public Transport System in the discourse of Bus Rapid Transit (BRT). This study aims to determine the utility model and probabilit) modal choice between BRT and motorcycles. Preference data using Stated Preferences Techniques. Data questionnaires were distributed to students in the campus ar- ea. Questionnaire survey results data is inputted using Microsoft Excel 2010 and analyzed using SPSS Version 16 to get a model of modal choice. The utility model obtained was with UBRT – USM= utility differenceof modal choice between BRT and motorcycles;X1 = travel cost variable;X2= trav- el time variable; X3= delay of travel variable. The probabilty model was obtained And PSM = 1 - PBRT    with PBRT = probability to choose BRT moda and PSM = probability to choose motorcy- cles moda.Keywords : stated preference, utility model and modal choice probabilityAbstrak: Tingginya minat mahasiswa memilih sepeda motor (SM) sebagai moda ke kampus berdampak langsung pada rute perjalanan menuju Kampus Universitas Syiah Kuala Darussalam. Hal ini menimbulkan titik kemacetan yang paling krusial di Jembatan Lamnyong. Berbagai alternatif mengurai kemacetan ini telah mengemuka, salah satunya dengan reformasi angkutan umum dengan Sistem Angkutan Umum Massal (SAUM) dalam wacana Bus Rapid Transit (BRT). Penelitian ini ber- tujuan untuk merumuskan model utilitas dan probabilitas pemilihan moda antara BRT dan SM da- lam perjalanan menuju ke kampus. Data preferensi pelaku perjalanan memakai Teknik Stated Prefer- ence yang disebar kepada mahasiswa kampus. Data kusioner diinput ke Microsoft Excel 2010 dan dianalisis menggunakan SPSS Versi 16, diperoleh model utilitas pemilihan moda dan probabilitas pemilihan moda. . Model utilitas yang dihasilkan penelitiaan ini adalah    dengan UBRT–USM= selisih utilitas pemilihan moda BRT dan sepeda motor; X1 = variabel biaya perjalanan; X2=variabel waktu perjalanan; X3=variabel keterlambatan perjalanan. Probabilitas pemilihan moda adalah dan PSM = 1 - PBRT    dengan PBRT = probabilitas pemilihan moda BRT terhadap moda SM dan PSM adalah probabil- itas pemilihan Moda SM terhadap BRTKata kunci : stated preference, model utilitas dan probabilitas pemilihan
PENGARUH TARIKAN PERGERAKAN KENDARAAN PADA KOMPLEK PERTOKOAN TERHADAP LALU LINTAS Teuku Fadrial Mahfud; Renni Anggraini; Muhammad Isya
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 1, No 1 (2017): Volume 1 Special Issue, Nomor 1, September 2017
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Banda Aceh is one of the cities with level of traffic jams interference relatively high. This is caused Banda Aceh as the province capital that is growing onto one of the major cities in Indonesia. Pante Pirak Suparmarket Area and Simpang Lima Shopping Centre are located in the centre of Banda Aceh has a fairly high-intensity activities. Refer to the these conditions then it should be Banda Aceh Goverment required traffic impact analysis (Andalalin) for each Shopping Centre constructions development, or the large scale activities center which a large contribution to increasing road capacity load Roads were reviewed in this thesis is Jalan Pante Pirak and Jalan T. Hamzah Bendahara. Traffic volume survey conducted two days, on work days (Monday) and off-days (Sunday) from 07.00 – 22.00 WIB. Based on research that has been done, the results of vehicles speed average that passing through this road is 36.5 Km/h, the degree of saturation (DS) not exceed 0.75, so it is not traffic jams yet. Andalalin conducted based on the impact caused by Pante Pirak Suparmarket and Simpang Lima Shopping Centre is at the time of vehicles coming in or out from this shopping centre area. That caused slowness vehicles speed that passing through the roads Pante Pirak and T. Hamzah Bendahara. Based on impositions analysis between the traffic volume that passing through Pante Pirak Supermarket and Simpang Lima Shopping Centre with the visitors number of Pante Pirak Supermarket costumers and Simpang Lima Shopping Centre are obtained assignment of 10.52% result of the Andalalin that has been done. Abstrak: Banda Aceh merupakan salah satu kota dengan tingkat gangguan lalu lintas yang relatif tinggi. Hal ini disebabkan karena Banda Aceh merupakan ibukota provinsi yang sedang berkembang menjadi salah satu kota besar di Indonesia. Kawasan Pante Pirak Swalayan dan Komplek Pertokoan Simpang Lima yang terletak di Pusat Kota Banda Aceh memiliki intensitas kegiatan yang cukup tinggi. Dari kondisi tersebut, maka sudah seharusnya Pemerintah Kota Banda Aceh mewajibkan membuat analisis dampak lalu lintas (Andalalin) untuk setiap pembangunan pusat perbelanjaan ataupun pusat kegiatan berskala besar yang mempunyai andil besar dalam penambahan pembebanan kapasitas jalan. Jalan yang ditinjau pada penelitian tesis ini adalah Jalan Pante Pirak dan Jalan T. Hamzah Bendahara. Survei volume dilakukan 2 hari, yaitu pada hari kerja (Senin) dan hari libur (Minggu) dari pukul 07.00 – 22.00 WIB. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil kecepatan rata-rata kendaraan yang melewati ruas jalan ini adalah 36,5 km/jam, derajat kejenuhan tidak melebihi 0,75 sehingga belum dikatakan macet. Andalalin yang dilakukan berdasarkan pengaruh yang ditimbulkan dengan adanya Pante Pirak Swalayan dan Pertokoan Simpang Lima ini adalah pada saat kendaraan yang masuk atau keluar dari Pusat Perbelanjaan ini, yang menyebabkan lambatnya laju kendaraan yang melewati ruas Jalan Pante Pirak dan Jalan T. Hamzah Bendahara. Berdasarkan analisa pembebanan antara volume lalu lintas yang melewati Pante Pirak dan Komplek Pertokoan Simpang Lima dan jumlah pengunjung Pante Pirak Swalayan dan Komplek Pertokoan Simpang Lima diperoleh pembebanannya sebesar 10,52% yang sudah dilakukan Andalalin. 
EVALUASI MANFAAT PEMBANGUNAN JALAN ALTERNATIF BERDASARKAN ANALISA CONSUMER SURPLUS PADA RUAS JALAN KUALA TUHA - LAMIE Zahroel Barady; Muhammad Isya; Irin Caisarina
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 1, No 2 (2017): Volume 1 Special Issue, Nomor 2, Desember 2017
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Roads Kuala Tuha - Lamie which located in Nagan Raya Regency is the alternative roads of cross South West in addition to the existing road of Kuala Tuha - Simpang Peut - Lamie. These alternate roads through the coastline has a total length of approximately 47.6 km. Bearing in mind the existing roads through mountainous areas with a total length of about 49.5 km and has 1.9 km distance difference. This research aims to analyze the economic feasibility of transport based on the Consumer Surplus method, public perception and analysis of sensitivity to the construction feasibility of alternative roads. The methods used to analyze the economics of transportation is the Pacific Consultant International (PCI). The results of the data analysis, the average trip time required for existing roads is 1.26 hours and alternative roads is 1.06 hour trip each time, so has the benefits of saving time from this alternative road construction is 0.20 hours for one trip. Savings time value of 23,828 IDR/hr for passenger cars, Rp. 157,812 IDR/hr for buses and 16,344 IDR/hr for trucks, while for VOC 387 IDR/km for passenger cars, 1,818 IDR/km for buses and 1,438 IDR/km for trucks. Based on the economic evaluation of road construction at the 14th year (year 2031) since the road opened already meet the standard economic feasibility with a discount rate of 10% and 12%. On discount rate 10% obtained the value of BCR and NPV is 1.24 and 39,270,069,000 IDR, at a discount rate of 12% obtained the value of BCR and NPV is 1.09 and 13,418,889,000 IDR, and the EIRR value obtained on the discount rate 13.31% or on the value of NPV = 0. There is a sensitivity analysis of parameters of NPV discount rate 10% the greatest value on the scenario I and most low on scenario VI, BCR parameter discount rate 10% and IRR the greatest value on the scenario VII and most low on the scenario I.Abstrak: Ruas jalan Kuala Tuha – Lamie terletak di Kabupaten Nagan Raya merupakan jalan alternatif lintas Barat Selatan selain ruas jalan eksisting Kuala Tuha – Simpang Peut – Lamie. Ruas jalan alternatif ini melalui pesisir pantai mempunyai panjang total sekitar 47,6 km. Mengingat ruas jalan eksisting yang melalui daerah pegunungan dengan panjang totalnya sekitar 49,5 km mempunyai selisih jarak 1,9 km. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan ekonomi transportasi berdasarkan metode Consumer Surplus, persepsi masyarakat dan analisis sensitivitas terhadap kelayakan pembangunan ruas jalan alternatif. Metode yang digunakan untuk menganalisis ekonomi transportasi adalah dengan metode Pacific Consultant International (PCI). Hasil analisa data waktu perjalanan rata-rata yang dibutuhkan untuk ruas jalan eksisting adalah 1,26 jam dan untuk ruas jalan alternatif adalah 1,06 jam setiap kali perjalanan, sehingga mempunyai manfaat penghematan waktu dari pembangunan jalan alternatif ini adalah 0,20 jam setiap kali perjalanan. Penghematan nilai waktu sebesar Rp. 23.828/jam untuk mobil penumpang, Rp. 157.812/jam untuk bus dan Rp. 16.344/jam untuk truk, sedangkan untuk BOK sebesar Rp. 387/km untuk mobil penumpang, Rp. 1.818/km untuk bus dan Rp. 1.438/km untuk truk. Berdasarkan evaluasi ekonomi pembangunan jalan ini pada tahun ke 14 (tahun 2031) sejak jalan dibuka sudah memenuhi standard kelayakan ekonomi dengan discount rate 10% dan 12%. Pada discount rate 10% didapat nilai BCR 1,24, NPV Rp. 39.270.069.000, pada discount rate 12% didapat nilai BCR 1,09, NPV Rp. 13.418.889.000, dan nilai EIRR didapat pada discount rate 13,31% atau pada nilai NPV = 0. Analisis sensitivitas terdapat parameter NPV discount rate 10% nilai yang paling besar pada skenario I dan paling rendah pada skenario VI, parameter BCR discount rate 10% dan IRR nilai yang paling besar pada skenario VII dan paling rendah pada skenario I.
ANALISIS KERUSAKAN JALAN AKIBAT BEBAN BERLEBIH (STUDI KASUS JALAN BANDA ACEH - MEULABOH KM. 69 s/d KM. 150) Andris Wandi; Sofyan M. Saleh; Muhammad Isya
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 5, No 3 (2016): Volume 5, Nomor 3, Mei 2016
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:The road is one of the main infrastructure connecting one region with other regions. Therefore the roads must be designed in accordance with the load of vehicles that passed the area. National road Banda Aceh Meulaboh had been - designed adjusted to able roughness thickness with a load of vehicles passing on the road so that the age of planned road can match the load of a vehicle that has been calculated based on daily traffic average (ADT). Problems that can be seen from the road – Banda Aceh Meulaboh (km. 69 s/d km. 150) is an excess charge caused trucking. The purpose of the research is to find out how big the power factor haywire vehicles caused by excess charge and how great the influence of overload against age plan roughness highway. This research was conducted directly in field by conducting a survey of heavy goods transport traffic with portable truck scales at KM 148. On the streets of Banda Aceh Meulaboh – total violation of JBI average 45,57% of total transport truck. The results showed that the value of the excess load conditions with the VDF is larger compared to the value of the normal load conditions i.e. VDF amounted to 219%. Based on analysis of CESA overload condition then occurs a decrease in age of 9 years while services based on the formula of equation of effective period of layan layan age pengurunan occurred of 10.77 the year from age 20-year plan. Based on the value of IRI then year 2024 required regular maintenance in the form handler program (overlay). The results of the redesign with the overload of thick results obtainable roughness AC-WC 4 cm, AC-BC 6 cm, Base Coarse 25 cm and Sub Base 32 cm..Keywords : Overloading, VDF, LHR, Design Life, IRI. Component Analysis MethodAbstrak:Jalan merupakan salah satu infrastruktur utama yang menghubungkan antara satu daerah dengan daerah lainnya. Oleh karena itu jalan harus didesain sesuai dengan beban kendaraan yang melintas pada daerah tersebut. Jalan Nasional Banda Aceh - Meulaboh didesain tebal perkerasan yang direncanakan disesuaikan dengan beban kendaraan yang melintas pada jalan tersebut agar umur jalan yang direncanakan dapat sesuai dengan beban kendaraan yang telah dihitung berdasarkan Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR). Permasalahan yang dapat dilihat dari Jalan Nasional Banda Aceh – Meulaboh (KM.69 s/d KM.150) adalah muatan berlebih yang disebabkan angkutan truk. Tujuan penelitian adalah ingin mengetahui seberapa besar faktor daya rusak kendaraan yang diakibatkan oleh muatan berlebih dan seberapa besar pengaruh dari beban berlebih terhadap umur rencana perkerasan jalan raya. Penelitian ini dilakukan secara langsung dilapangan dengan melakukan survei  berat lalu lintas angkutan barang dengan timbangan truk portable yang dilakukan pada KM 148. Pada Jalan Nasional Banda Aceh – Meulaboh jumlah total pelanggaran terhadap JBI rata-rata 45,57% dari jumlah total kendaraan angkutan truk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai VDF dengan kondisi beban berlebih lebih besar dibandingkan dengan nilai VDF kondisi beban normal yaitu sebesar 219%. Berdasarkan analisa CESA dengan kondisi beban berlebih maka terjadi penurunan umur layan sebesar 9 tahun sedangkan berdasarkan rumus persamaan efektif masa layan terjadi pengurunan umur layan sebesar 10,77 tahun dari umur rencana 20 tahun. Berdasarkan nilai IRI maka tahun 2024 diperlukan program penangan berupa pemeliharaan berkala (overlay). Hasil desain ulang dengan beban berlebih didapat hasil tebal perkerasan AC-WC 4 cm, AC-BC 6 cm, LPA 25 cm dan LPB 32 cm.Kata kunci : Beban Berlebih, VDF, LHR, Umur Rencana, IRI, Metode Analisa Komponen.
MODEL PEMILIHAN MODA ANGKUTAN UMUM (STUDI KASUS RUTE MEULABOH – BANDA ACEH) Irfan Irfan; Muhammad Isya; Renni Anggraini
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Teknik Sipil Volume 3, Nomor 1, September 2013
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The availability of means of public transport provide more options for travelers to choose the most suitable type for them to use. Mini bus is the type of means of public transport which is most often used in Meulaboh for long distance intercity traveling. Recently, there has been also available a new travel mode which applies the relatively expensive tariff system compared with the tariff of minibus. The problem then occurs when such travel mode has been largely chosen by the travelers. The travel permit held by this travel mode is only a transport business license for operation of tourism transport only. The purposes of this study were to investigate the characteristics of the travelers and to obtain a model of the travel model that could explain the probability of the travelers in selecting the type of means of public transport on Meulaboh – Banda Aceh route. To formulate the behavior of travelers in choosing the transport mode, the stated preference techniques in the  form of questionnaire was used. The results of the data were analysed by using multiple linear regression to obtain the utility equation which was then substitutedinto the function of the binomial logit. From the results of multiple linear regression analysis showed the equations with variables utility: the tariff rate difference (X1), the traveling time difference (X2), the waiting time difference (X3) which have significantly influenced the respondents in choosing transport mode. By using the average value of the existing condition of each variable X1, X2, X3, it was obtained that the value of choice probability of mini bus mode on Meulaboh – Banda Aceh route was 48%. In order to increase the choice probability of mini buse modes up to 80%, it canbe done by increasing the tariff difference to IDR.50,000,-. It means that the tariff of the mini bus mode should be cheaper IDR. 50,000,- or the rates of the new expensive tariff travel mode become more expensive of IDR. 50,000,-.
ANALISIS KELAYAKAN JALUR EVAKUASI TSUNAMI DI KOTA MEULABOH Fadli Idris; Renni Anggraini; Muhammad Isya
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 6, No 1 (2016): Volume 6, Nomor 1, September 2016
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Meulaboh, the capital city of West Aceh District, was attacked by the earthquake and tsunami on December 26, 2004. Another earthquakes in 2010 and 2012 remind people to pay more attention on managing the evacuation. Lesson learned from those years, everyone was panic and tried to evacuate themselves by heading to a safe area. Consequently, the traffic was sprawled and  unmanageably leading to severe congestion. The most common evacuation routes used by the people are Jalan Sisingamangaraja, Jalan Generation and Jalan Kayee Puteh. According to the results, the existing evacuation routes were still in normal conditions and feasible as shown by the degree of saturation (DS) 0.75. In contrast to that, based on public perception, Jalan Singamangaraja was not feasible as shown by DS 0.75.Keywords : earthquake, tsunami, evacuation route, feasibility studyAbstrak: Kota Meulaboh merupakan Ibukota Kabupaten Aceh Barat yang terkena dampak gempa dan tsunami pada tanggal 26 Desember 2004. Gempa bumi di Tahun  2010 dan Tahun 2012 menjadi pengingat akan gempa bumi dan tsunami dahsyat yang terjadi tahun 2004. Dalam kejadian tersebut, masyarakat terlihat panik dalam melakukan evakuasi, sehingga pergerakan masyarakat menjadi tidak terkendali dan menimbulkan kemacetan parah.Kemacetan lalu lintas pada ruas jalan Sisingamangaraja yang merupakan jalur evakuasi juga terjadi, dimana masyarakat berusaha menyelamatkan diri dengan menuju ke daerah aman (gampong lapang).Analisis ketiga jalur evakuasi eksisting mengidentifikasikan bahwa Jalan Sisingamangaraja merupakan jalan yang paling banyak dipilih masyarakat sebagai jalur evakuasi, sedangkan Jalan Generasi dan Jalan Kaye Puteh merupakan jalur alternatif. Sesuai hasil perhitungan, kondisi eksisting ketiga jalur evakuasi tersebut masih dalam kondisi normal dan masih layak karena nilai derajat kejenuhan (DS) 0,75. Adapun hasil perhitungan berdasarkan persepsi masyarakat tentang pilihan arah evakuasi pada ketiga jalur tersebut, didapatkan Jalan Sisingamangaraja sudah tidak layak jika ditinjau dari nilai DS 0,75.Kata kunci : gempa bumi, tsunami, jalurevakuasi, analisis kelayakan
PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH KERAK TANUR CANGKANG SAWIT DENGAN BAHAN PENGIKAT RETONA BLEND 55 TERHADAP CAMPURAN LASTON AC-WC Chaira Chaira; Muhammad Isya; Sofyan M. Saleh
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 5, No 2 (2016): Volume 5, Nomor 2, Januari 2016
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Indonesia is an area that has oil palm plantations are quite extensive.Aceh Barat is one of the districts in the Province of Aceh which is boastful of palm oil industry.  Palm oil production generates waste including palm kernel shells and palm pulp; which is used to fuel the furnace/boiler/steam boiler during the extraction process of Crude Palm Oil (CPO). Shells and pulps that has been burned at high temperature ranging between 500°C to 700°C will deform into clinker which is later known as Palm Oil Clinker (POC). This study aims to investigate the physical properties of the POC to use as substitutes of fine aggregate in asphalt concrete mixture. The study also inspects the Marshall characteristics and the performance characteristics of the mixture of Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) constituted of partial replacement of its fine aggregate.Furnace crush will be crushed where the results of the collision must pass the filter 8 (2.36 mm) and retained on a sieve No. 200 in accordance with the specifications for fine aggregate issued by Department of Public Work 2010.Results of the study displays that there are characteristics value of the AC-WC mixture which compliant with the Specification for Asphalt Concrete Mix by Department of Public Work 2010. The highest stability value revealed at 100/0 percentage furnace crust and split variation of the AC-WC mixture; however, this variant bears the lowest flow value with the consequences that the asphalt concrete mix is potentially high in crack failure thus it is unacceptable to use. An array of tests revealed that the ideal value for optimum durability of asphalt concrete mixture is at ≥75%; therefore, the mixture of AC-WC with 75/25 of percentage furnace crush and split variation is recommended by the study.Keywords : Palm oil furnace crust, Marshall characteristics, Retona Blend 55Abstrak: Indonesia merupakan daerah yang memiliki areal perkebunan kelapa sawit yang cukup luas. Aceh Barat adalah salah satu kabupaten di Provinsi Aceh merupakan daerah penghasil minyak kelapa sawit dengan limbah diantaranya cangkang kelapa sawit dan serat buah kelapa sawit. Limbah ini digunakan sebagai bahan bakar tanur/boiler/ketel uap yang digunakan dalam proses ekstraksi buah kelapa sawit menjadi crude palm oil (CPO). Cangkang dan serat sawit yang telah digunakan sebagai bahan bakar dapur tungku tanur dengan pemanasan 500o – 700o nantinya akan menjadi limbah tanur berupa kerak tanur cangkang sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat-sifat fisis material alternatif, dan mengetahui karekteristik Marshall serta mengetahui kinerja Campuran aspal beton AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course) dengan menggunakan material alternatif sebagai pengganti sebagian agregat halus.Kerak tanur akan ditumbuk dimana hasil tumbukan harus lolos saringan No.8 (2,36 mm) dan tertahan pada saringan No. 200 sesuai dengan spesifikasi untuk agregat halus yang dikeluarkan oleh Bina Marga. Dari Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa nilai karakteristik pada campuran AC-WC memenuhi persyaratan. Nilai stabilitas tertinggi padavariasi perbandingan persentase penggunaan kerak tanur dan batu pecah 100/0 pada campuran AC-WC, tetapi mempunyai nilai flow terendah sehingga campuran beton aspal mudah mengalami keretakan sehingga tidak layak digunakan. Nilai durabilitas untuk campuran aspal beton AC-WC masih memenuhi persyaratan ≥ 75% dan dapat dianjurkan untuk campuran beton aspal AC-WC dengan variasi perbandingan persentase penggunaan kerak tanur dan batu pecah75/25%, karena memiliki nilai durabilitas tertinggi.Kata kunci : Kerak Tanur Cangkang Sawit,Karakteristik Marshall, Retona Blend 55
ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL DENGAN MENGUNAKAN METODE PKJI 2023 Riski, Sita; Isya, Muhammad; Fisaini, Juliana
Journal of The Civil Engineering Student Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 Juni 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v6i2.29475

Abstract

Simpang Jalan W.R. Supratman Jalan Cut Mutia Jalan Teungku Dianjung merupakan salah satu persimpang empat lengan yang ada di Kota Banda Aceh, yang mana pada simpang tersebut tidak ada pengaturan lalu lintas, sehingga mengakibatkan konflik antar kendaraan, tundaan dan antrian lalu lintas ,lebar lengan simpang yang tidak sama serta lokasi tersebut merupakan kawasan komersial yang mana terdapat toko, caffe, dan pedagang kaki lima di sekitar simpang sehingga banyak kendaraan yang melewati simpang tersebut yang mengakibatkan terjadinya konflik antar kendaraan sehingga menurunkan kapasitas dan kinerja jalan yang ada di sekitar simpang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas dan kinerja persimpangan dalam kondisi eksisting. Data yang digunakan mencakup arus lalu lintas dan hambatan samping yang diperoleh dari survi lalu lintas pada hari Senin, Sabtu dan Minggu. CCTV (Closed Circuit Television) dipasang di sekitar persimpangan untuk mendapatkan data. Dasar-dasar perhitungan menggunakan metode Kapasitas Simpang pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023 (PKJI 2023. Hasil penelitian menu jukan bahwa volume lalu lintas tertinggi di hari Senin pukul 17:00-18:00 yang mencapai (q) = 3850 SMP/jam. Dari hasil yang didapatkan nilai derajat kejenuhan (DJ)=1,18 dan masuk pada kategori tingkat pelayanan F, tundaan pada simpang sebesar 7,55 detik/SMP dengan peluang antrian 57,13 % - 115,00%.
Analisis Uji Ekstraksi Pelarut Spiritus dan Pertalite Keumala, Putri Pirusa; Isya, Muhammad; Salmannur, Alfi
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 Desember 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i4.28099

Abstract

Jalan adalah prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu lintas,yang berada pada permukaan tanah dan/atau air, serta di atas permukaan air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perbandingan kadar aspal hasil ekstraksi dengan menggunakan jenis pelarut Spiritus dan Pertalite, pada campuran Asphalt Concrete – Wearing Coarse (AC-WC) bergradasi halus sesuai dengan speksifikasi 2018 revisi 3. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan cara ekstraksi menggunakan alat centrifuge extractor dengan menganalisa pengaruh nilai oktan terhadap jenis pelarut spiritus dan pertalite pada tiga benda uji setiap jenis pelarut yaitu benda uji dengan menggunakan pelarut spiritus dan benda uji dengan menggunakan pelarut pertalite. Metanol (Spiritus)  merupakan memiliki angka oktan yang lebih tinggi dari pada angka oktan bahan bakar lainnya Mertanol (Spiritus) memiliki angka RON 108.Nilai kadar aspal yang diperoleh dari penelitian dengan metode sentrifungal dengan pelarut pertalite didapat nilai terkecil 5,89 % dan nilai terbesar 6,36 %, sedangkan untuk spiritus didapat nilai terkecil 3,86 % dan nilai terbesar 4,42%. Ekstraksi merupakan pemeriksaan sampel aspal yang bertujuan untuk mengetahui kandungan aspal yang ada apakah sesuai dengan spesifikasi yang telah di tentukan menurut SKBI – 24.26.1987: yaitu kadar aspal yang diijinkan berkisar antara 4% smpai 7%. Kadar aspal merupakan presentase dari berat endapan dan berat sampel campuran yang dibuat dalam percobaan. 
Co-Authors Adia Saputra Alfiansyah Yulianur Alfiansyah Yulianur BC Alfiansyah, Reza Alwin Rusydi Andris Wandi Ariadi Ariadi Bahron Bakti Bakauddin, Bakauddin Bambang Tripoli Chaira Chaira Chaira Chaira Cut Mutiawati Etty Herawaty Fadli Fadli Fadli Idris Fadli Idris Fahrezi, Ahmad Egi Firdaus Firdaus Firdaus Firdaus Fisaini, Juliana Fitri, Suraya Fitrika Mita Suryani Hafnidar A. Rani Hamdani Hamdani Handayani Handayani Intan Wirnanda Iqbal Iqbal Iqbal Iqbal Irfan Irfan Irin Caisarina Irwin Irwin Isnanda Isnanda Isnanda Isnanda Joly Srianty Keumala, Putri Pirusa Liza Karmina Lulusi Lulusi Martina, Rita Marwan Marwan Matjakriandi Matjakriandi Matjakriandi, Matjakriandi Mirza Irwansyah Mirza Sofyan Mubarak Mubarak Mudinillah, Adam Mudji Burrahman Mufazzil Yusra Muhammad Ahlan Mulyadi Mulyadi Mulyadi Mulyadi Muntazar Muntazar Nasution, Wenny Rahmadhani Natalia Tanan, Natalia Nazariani Nazariani Noer Fadhly Nova Viyantimala Nura Usrina Ondriani Ondriani Ondriani, Ondriani Pinta Sari Raby, Shahrial Rahmad Saputra Ramli, Yuswardi Razuardi Razuardi Razuardi, Razuardi Renni Anggraini Renni Anggraini Rijalul Qadri Riski, Sita Rita Martina riza, Fakhrur Ruslan Ruslan Salmannur, Alfi Satria Mandaraira Shafira, Zadia Sofyan M. Saleh Sofyan M. Saleh Sofyan M. Saleh Sofyan M. Saleh Sofyan M. Saleh Sugiarto Sugiarto Suraya Fitri Suryani*, Fitrika Mita Tarmizi Tarmizi Tarmizi Tarmizi Taufiq, Luthfi Chaliqi Tety Sriana Teuku Aswardi Teuku Fadrial Mahfud Tri Handayani Wirnanda, Intan Yuhanis Yunus Yunus, Yuhanis Yusria Darma Yuswardi Ramli Zahroel Barady