Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kondisi Perkerasan Kaku menggunakan Metode Indeks Kondisi Perkerasan (Studi Kasus: Akses Jalan di Lingkungan Terminal Banda Aceh) Raby, Shahrial; Isya, Muhammad; Taufiq, Luthfi Chaliqi; Fisaini, Juliana
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 Desember 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i4.28094

Abstract

Perkerasan jalan memiliki peran penting dalam transportasi, mempengaruhi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Namun, faktor kerusakan jalan menyebabkan kondisi perkerasan semakin memburuk. Penelitian ini berfokus pada kondisi perkerasan kaku pada akses jalan di lingkungan Terminal Tipe A Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kriteria kondisi jalan, mengidentifikasi jenis kerusakan, dan menghitung persentase kerusakan pada perkerasan kaku. Penelitian ini, menggunakan metode Indeks Kondisi Perkerasan (IKP) untuk menilai indeks kerusakan pada perkerasan kaku. Pada penelitian ini jalan yang ditinjau adalah dari akses masuk hingga keluar Terminal Banda Aceh, dengan panjang akses jalan 792 m. Jumlah total unit sampel adalah sebanyak 14 unit sampel, setiap unit sampel memiliki panjang 50 m dengan lebar 8 m. Dari sampel tersebut, hanya 8 unit sampel yang ditinjau dengan minimum sampel yang ditinjau adalah 3 unit sampel. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat 16 macam kerusakan dari 18 jenis kerusakan perkerasan kaku yang terdapat pada akses jalan di lingkungan Terminal Tipe A Banda Aceh. Jenis kerusakannya adalah blow up/buckling, retak sudut , divided slab, retak keawetan “D”, penanggaan, penyumbat sambungan, retak garis, penurunan bahu, tambalan besar, tambalan kecil, pengausan agregat, popouts, punch out, gompal sudut, retak susut, dan gompal. Nilai rata-rata IKP sebesar 46,29 yang menunjukan kriteria kondisi jalan buruk/poor.
Model Bangkitan Perjalanan Kota Lhokseumawe Shafira, Zadia; Darma, Yusria; Isya, Muhammad
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 September 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i3.14884

Abstract

Kota Lhokseumawe merupakan salah satu Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN) di wilayah Aceh. PKSN ini berfungsi untuk melayani arus orang, barang, dan jasa dari luar ke dalam Kota Lhokseumawe ataupun sebaliknya baik dalam lingkup domestik maupun internasional. Kawasan perkotaan yang membentuk PKSN Lhokseumawe terdiri atas empat kecamatan di Kota Lhokseumawe, yaitu Kecamatan Banda Sakti, Kecamatan Blang Mangat, Kecamatan Muara Satu dan Kecamatan Muara Dua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel-variabel yang mempengaruhi Bangkitan di wilayah PKSN  Kota Lhokseumawe sehingga didapatkan model yang dapat menjelaskan besarnya Bangkitan Perjalanan di wilayah PKSN Lhokseumawe. Penelitian ini dilakukan dengan cara cara menyebarkan kuesioner kepada 300 kepala keluarga (household interview) di kawasan PKSN Kota Lhokseumawe. Hasil survei household interview diolah dengan analisis regresi linier. Berdasarkan hasil pengujian regresi didapatkan model terbaik yaitu Y= 1,173 + 0,704 X1– 0,417 X5 + 1,702 X6 + 1,361 X7, dengan nilai determinasi (R2) sebesar 0,79. Berdasarkan model tersebut dapat diketahui bangkitan perjalanan pada Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN) Kota Lhokseumawe sebesar 79,0% ditentukan oleh pendapatan (X1), jumlah anggota keluarga (X5), jumlah anggota keluarga yang bersekolah (X6)  dan jumlah anggota keluarga yang bekerja (X7).
Importance-Performance Analysis in Public Transport Level of Service: A Case Study of The Trans Koetaradja Bus in Banda Aceh Mutiawati, Cut; Suryani*, Fitrika Mita; Anggraini, Renni; Isya, Muhammad
Aceh International Journal of Science and Technology Vol 11, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Graduate School of Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/aijst.11.1.23146

Abstract

Traffic congestion often occurs in many cities, particularly in developing countries, mainly due to excessive private vehicles instead of public transport. To solve the problem, public transport should improve its level of services to attract more people to use it. Therefore, it is essential to observe to what extent people's satisfaction with public transport regarding its operation. This research aims to analyze the satisfaction level of bus passengers in Banda Aceh City concerning the expected satisfaction and observed performance. The passengers' satisfaction level was analyzed using the important performance analysis (quadrant analysis) method. The results showed that people's perception of the level of service of Trans Koetaradja buses was still acceptable. However, the arrival and departure time still needs to be improved. Further, dedicated bus lane planning is essential to avoid traffic jams so that the travel time can be much shorter. The fleet of operating buses is sufficient, and free-of-charge fares still need to be applied.
Analisis Tarif Bus Wisata Trans Meudiwana Berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan, Ability To Pay dan Willingness To Pay Fahrezi, Ahmad Egi; Mutiawati, Cut; Isya, Muhammad
Journal of The Civil Engineering Student Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 September 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v6i3.26653

Abstract

Sektor pariwisata memiliki peran yang cukup besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi suatu daerah.Provinsi Aceh khususnya Kota Banda Aceh dan Aceh Besar memiliki potensi wisata yang sangat luas sepertiwisata bahari, wisata religi serta wisata sejarah dan budaya yang tak hanya menarik bagi wisatawan namunjuga dapat mendukung pelaku UMKM di sekitar destinasi wisata yang dilayani. Dalam rangka mendukungpotensi wisata di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, Dinas Perhubungan Aceh bersama dengan DinasKebudayaan dan Pariwisata Aceh menghadirkan Bus Trans Meudiwana (Bertamasya) sebagai city tour bus,untuk mengoptimalkan jangkauan bus Trans Koetaradja terhadap objek-objek wisata tersebut. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui besarnya tarif bus Trans Meudiwana berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan(BOK), Ability To Pay (ATP) dan Willingness To Pay (WTP) agar dapat digunakan sebagai acuan untukmenentukan kebijakan tarif bus Trans Meudiwana. Tahapan awal penelitian adalah melakukan penyebarankuesioner langsung kepada pengguna dan calon pengguna bus Trans Meudiwana untuk memperoleh dataprimer ATP dan WTP. Data kemudian diolah bersamaan dengan data sekunder BOK yang diperoleh melaluisurvei dan dinas perhubungan Aceh. Hasil dari penelitian ini adalah besaran nilai BOK sebesar Rp11.500/penumpang, berdasarkan ATP umum sebesar Rp. 123.000, berdasarkan ATP wisata sebesar Rp 36.000,berdasarkan WTP sebesar Rp 32.000 dan tarif rekomendasi untuk bus Trans Meudiwana berdasarkan BOKsebesar Rp 24.000. Nilai ATPW yang didapatkan lebih tinggi dari nilai WTP kondisi ini menunjukan bahwakemampuan membayar responden lebih besar dari pada keinginan membayar jasa tersebut atau disebut sebagaichoiced rider.
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK JENIS POLYETHYLENE TEREPHTHALATE (PET) TERHADAP KINERJA CAMPURAN LASTON LAPIS AUS (AC-WC) SERTA PENGGUNAAN FILLER ABU TEMPURUNG KELAPA DENGAN CARA KERING Alfiansyah, Reza; Isya, Muhammad; Suryani, Fitrika Mita
Journal of The Civil Engineering Student Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v7i1.3829

Abstract

Perkerasan beton aspal yang baik sangat dipengaruhi oleh sifat fisis material yang digunakan yaitu berupa agregat, aspal serta bahan pengisi (filler). Banyak usaha telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas campuran, salah satunya dengan menggunakan limbah plastik pada campuran beraspal. Salah satu cara untuk memanfaatkannya dengan menggunakan sebagai bahan tambahan pada campuran beraspal. Pada penelitian ini bahan polimer yang digunakan dari jenis plastik Polyethylene Terephthalate (PET) serta penggunaan abu arang tempurung kelapa sebagai filler pada campuran AC-WC. Abu batu, semen dan fly ash susah didapatkan dan harganya relatif mahal. Abu arang tempurung kelapa memiliki unsur-unsur pada aspal yaitu Carbon non Polar sebesar 91% diharapkan dapat menjadi salah satu alternatifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi plastik PET dengan cara kering serta penggunaan filler kombinasi abu arang tempurung kelapa dan semen portland terhadap karakteristik Marshall campuran AC-WC. Tahapan awal penelitian ini adalah mencari kadar aspal optimum (KAO). Setelah KAO didapat kemudian dilakukan pembuatan benda uji tanpa substitusi plastik dan dengan substitusi variasi persentase limbah plastik PET 1%, 3%, 5% terhadap berat aspal yang disubstitusikan ke dalam agregat. Hasil penelitian menunjukkan substitusi plastik PET pada campuran aspal, nilai stabilitas campuran meningkat dibandingkan dengan tanpa substitusi plastik. Nilai stabilitas tanpa substitusi plastik sebesar 1270,24 kg sedangkan nilai stabilitas dari persentase substitusi terbaik jenis PET 1% pada kadar aspal 4,70% yaitu sebesar 1786,13 kg. Untuk nilai durabilitas campuran AC-WC dengan dan tanpa substitusi plastik PET tidak memenuhi persyaratan yaitu 90%.
Analisis Kinerja Campuran Laston Lapis Aus (AC-WC) Dengan Penggunaan Polypropylene (PP) dan Abu Tempurung Kelapa Nasution, Wenny Rahmadhani; Isya, Muhammad; Suryani, Fitrika Mita
Journal of The Civil Engineering Student Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v7i1.4114

Abstract

Perkerasan jalan yang umum digunakan di Indonesia adalah lapis aspal beton. Mutu campuran beraspal pada perkerasan dapat ditingkatkan, salah satu caranya dengan menambahkan bahan tambah. Pada penelitian ini bahan tambah yang digunakan adalah plastik Polypropylene (PP) yang berfungsi untuk meningkatkan daya ikat aspal beton. Selain itu, bahan pengisi (filler) juga mempengaruhi campuran beraspal. Pada penelitian ini filler yang digunakan adalah filler abu tempurung kelapa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh subsitusi plastik Polypropylene (PP) serta penggunaan filler gabungan abu tempurung kelapa dan Portland cement terhadap karakteristik Marshall yaitu stabilitas dan durabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase subsitusi Polypropylene (PP) yang efektif sebesar 2% pada kadar aspal 4,70% dengan nilai stabilitas yang didapat sebesar 1665,55 kg. Hasil penelitian menunjukkan nilai stabilitas dengan subsitusi PP cenderung mengalami peningkatan seiring bertambahnya kadar plastik di dalam aspal.
EVALUASI DRAINASE JALAN PONDOK BARU PERMATA KABUPATEN BENER MERIAH KM. 4+200 SAMPAI DENGAN KM. 10+522 Matjakriandi, Matjakriandi; Yulianur, Alfiansyah; Isya, Muhammad
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Special Issue, Nomor 4, Februari 2018
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v1i4.10054

Abstract

Abstract: The road is a transportation infrastructure that is essential for humans. The road connects a community of people in a region with other regions, one important aspect for highway construction was securing the road from the water, either from rain or from a side-street drainage impact on the road surface damage. Bener Meriah district, a mountainous region with an altitude of 100 meters above sea level up to 2,500 meters, with a fairly high rainfall. Road conditions on the slopes and foothills affect the slope of the road longitudinal slope and drainage in the rainy season the road so much going drainage is not functioning properly. Water flows and puddles on the pavement as well as the water flows out of the drainage caused by slope which was great so happens scouring the drainage, plus more water falling from the slopes directly to the pavement without any treatment, for it was necessary to do research that aims to identify capacity of the existing road drainage network, knowing and planning network capacity as well as the road drainage slope drainage is needed so that the roads are not inundated by rain water discharge. The research was conducted on roads Pondok Baru - Permata on Sta.4 + 200 s / d Sta10 + 522. The method used in this research was the average algebra as well as to get a discharge plan and dimension using numerical equations rational modification with a system of trial and error, to come to the rain plan period of 5 years is 184 mm. Existing drainage conditions based on calculations obtained an average drainage discharge 1.52 m3 / sec and the discharge count 0.52 m3 / sec flow rate of water drainage on average at 7.54 m / sec speeds exceeding 1.5 license m / sec. Having calculated back then obtained an average discharge chute 0.519 m3 / sec and the discharge count 0,517 m3 / sec at the speed of average water flow of 1.31 m / sec, drainage on roads Pondok Baru - Permata diredesign necessary.Abstrak: Jalan merupakan infrastruktur transportasi yang sangat penting bagi manusia. Jalan menghubungkan suatu komunitas masyarakat di suatu wilayah dengan wilayah lain, salah satu aspek penting untuk konstruksi jalan raya adalah mengamankan jalan dari air, baik dari air hujan maupun dari drainase samping jalan yang berdampak terhadap kerusakan permukaan jalan. Kabupaten Bener Meriah merupakan daerah pegunungan dengan ketinggian dari permukaan laut 100 meter sampai dengan 2.500 meter, dengan curah hujan yang cukup tinggi. Kondisi jalan yang berada di lereng dan kaki gunung mempengaruhi terhadap kemiringan memanjang jalan dan kemiringan drainase jalan sehingga pada musim hujan banyak terjadi drainase tidak berfungsi dengan baik. Air mengalir dan tergenang di perkerasan jalan serta air mengalir dengan cepat pada drainase yang disebabkan oleh slope yang besar sehingga terjadi gerusan pada drainase, ditambah lagi air jatuh dari lereng langsung ke perkerasan jalan tanpa ada penanganan, untuk hal itu perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengidentifikasi kapasitas jaringan drainase jalan yang ada, mengetahui dan merencanakan kapasitas jaringan drainase jalan serta drainase lereng yang dibutuhkan agar jalan tidak tergenang oleh debit air hujan. Penelitian ini di lakukan pada ruas jalan Pondok Baru Permata pada Sta.4+200 s/d Sta10+522. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode rata-rata aljabar serta untuk mendapatkan debit rencana dan dimensi menggunakan metode rasional modifikasi persamaan numeris dengan sistem trial and error, didapat untuk hujan rencana periode 5 tahun yaitu 184 mm. Kondisi drainase eksisting berdasarkan perhitungan didapat debit drainase rata-rata QS 1,52 m3/detik dan debit hitung QT 0,52 m3/detik dengan kecepatan aliran air rata-rata pada drainase 7,54 m/detik yang melebihi kecepatan izin 1,5 m/detik. Setelah dihitung kembali maka didapatkan debit saluran rata-rata QS 0,519 m3/detik dan debit hitung QT 0,517 m3/det dengan kecepatan aliran air rata-rata 1,31 m/detik, drainase pada ruas jalan Pondok Baru Permata perlu dilakukan desain.
EVALUASI KONDISI PERKERASAN JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) (STUDI KASUS RUAS JALAN BEUREUNUEN BATAS KEUMALA) Ramli, Yuswardi; Isya, Muhammad; Saleh, Sofyan M.
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 Special Issue, Nomor 3, Januari 2018
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v1i3.10037

Abstract

Abstract: In order to accommodate the needs of movement with a certain level of service, it is necessary to make an effort to maintain the quality of road services, where one of these efforts is to evaluate the condition of the road surface. Based on the above condition, a research is needed in order to evaluate the condition of pavement in accordance with the type and level of damage by using PCI method.This research was aimed to know the functional condition of pavement on road of Beureunuen - Keumala Border. This research took place on the Beureunuen - Keumala road border which was divided into 2 segments; segment I (Km 7 + 000 s / d Km 9 + 000) and segment II (Km.13 + 000 s / d Km.15+ 000). The primary data collection was done with actual field survey data in the form of length, width, area, and depth of each type of damage that indicates the condition of the roads surface both minor and severe damages. This research was conducted by using Pavement Condition Index (PCI) methods. The results shows that the most common types of damage that occur on road of Beureunuen - Keumala Border are alligator crack, block crack, depression, corrugations, edge crack, rutting, longitudinal crack, patching, potholes, and raveling. Evaluation of damage on segment I of the road on Beureunuen - Keumala border gives result of the average PCI value on segment I of the road on Beureunuen - Keumala is 39,6 with bad condition. The average PCI value of Segment II is 24.7 with very bad condition. The type of maintenance required on road of Beureunuen-Keumala border is periodic maintenance on segment I and reconstruction on segment II.Abstrak: Agar dapat tetap mengakomodasi kebutuhan pergerakan dengan tingkat layanan tertentu maka perlu dilakukan suatu usaha untuk menjaga kualitas layanan jalan, dimana salah satu usaha tersebut adalah mengevaluasi kondisi permukaan jalan. Berdasarkan keadaan tersebut di atas, maka diperlukan penelitian untuk mengevaluasi kondisi perkerasan jalan sesuai dengan jenis dan tingkat kerusakan dengan menggunakan metode PCI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi fungsional perkerasan pada ruas jalan Beureunuen Batas Keumala. Penelitian ini mengambil lokasi di ruas jalan Beureunuen Batas Keumala yang terbagi atas 2 segmen dengan segmen I (Km. 7+000 s/d Km. 9+000) dan segmen II (Km.13+000 s/d Km. 15+000). Pengumpulan data primer dilakukan dengan survei aktual lapangan yaitu berupa data panjang, lebar, luasan, serta kedalaman tiap jenis kerusakan yang menunjukan skala kondisi permukaan jalan dari keadaan rusak ringan sampai rusak berat. Penelitian ini dilakukan dengan Pavement Condition Index (PCI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kerusakan yang umum terjadi pada ruas jalan Beureunuen Batas Keumala adalah retak kulit buaya, retak blok, keriting, retak pinggir, alur, retak memanjang, tambalan, lubang dan pelepasan butir. Evaluasi kerusakan pada segmen I ruas jalan Beureunuen Batas Keumala memberikan hasil berupa nilai PCI rata-rata pada segmen I ruas jalan Beureunuen Batas Keumala adalah 39,6 dengan kondisi buruk. Nilai PCI rata-rata Segmen II sebesar 24,7 dengan kondisi sangat buruk. Jenis penanganan yang diperlukan pada ruas jalan Beureunuen Batas Keumala, adalah pemeliharaan berkala pada segmen I dan rekonstruksi pada segmen II.
PENGARUH SUBSTITUSI SEMEN PORTLAND DAN FLY ASH Batubara PADA FILLER ABU BATU terhadap aspHalT CONCRETE-BINDER COURSE (AC-BC) Tarmizi, Tarmizi; Saleh, Sofyan M.; Isya, Muhammad
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 Special Issue, Nomor 3, Januari 2018
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v1i3.10036

Abstract

Abstract: All this time, the construction of roads in Banda Aceh and surrounding areas uses materials from the river, so the C quarry mining causes the basic changes in the river channel and also the erosion of the bridge pillars on the river route. In addition to the above problems, another problem is the lack of stone ash production from Stone Crusser. From these problems then there should be another alternative to be a material path and also for the filler. Material that can be used for road material is basalt rock which is raw material from mountain, while filler can be used Fly Ash Batunara. The purpose of this research is to know Marshall material Basalt parameter with filler variation of Basalt-Portland Cement (PC) ash and Basalt-Fly Ash coal ash so that known effect of mixing and compacting to Marshall parameter by using Pen.60 / 70 asphalt on asphalt concrete (AC-BC). The result of the research shows that the use of Portland Cement and fly ash ash as a filler can influence Marshall parameter and durability value of Asphalt Concrete (AC-BC) mixture. The use of Portland Cement (PC) in the filler variation of stability increased, while the use of Fly Ash coal in the filler variation stability value decreased. Value of stability with the use of 0% Portland Cement (PC) - 6% ash Basalt Stone, 2% Portland Cement (PC) - 4% ash Basalt Stone, 4% Portland Cement - 2% Basalt Gray Ash and 6% Portland Cement (PC) - 0% of Basalt Stone ash 1542.04 kg, 1648.44 kg, 1708.68 kg and 1754.48 kg, respectively. The durability value also increased with percentage of Portland Cement (PC) which were 80.07%, 81.38%, 83.44% and 85.53%, respectively. While on the use of Ash as Fly Ash as coal filler there is a decrease in stability where on the use of 0% ash Fly Ash coal - 6% Gray Basalt Ash, 2% Ash Ash Fly Ash - 4% Gray Basalt Ash, 4% Ash Ash Fly Coal - 2% Gray Basalt Ash and 6% Ash Ash Fly coal - 0% of Basalt Stone ash obtained stability respectively 1542.33 kg, 1453,82 kg, 1344,49 kg and 1288,87 kg. The value of durability was decreased with increasing percentage of Ash Fly Ash coal content, ie 85.32%, 84.09%, 83.16% and 80.52%, respectively. The use of Portland Cement filler (PC) and Fly Ash Coal fulfills all Marshall parameters except for unattainable durability.Abstrak: Selama ini untuk pembangunan konstruksi jalan di Banda Aceh dan sekitarnya menggunakan material dari sungai, sehingga pertambangan galian C ini menyebabkan perubahan dasar pada alur sungai dan juga terjadinya erosi pada pilar-pilar jembatan yang berada pada jalur sungai tersebut. Selain permasalah di atas, permasalahan lain adalah kurangnya produksi abu batu dari Stone Crusser. Dari permasalahan tersebut maka perlu ada alternatif lain untuk menjadi material jalan dan juga untuk filler. Material yang bisa digunakan untuk material jalan adalah batuan basalt yang merupakan bahan baku dari gunung, sedangkan filler bisa digunakan Fly Ash Batunara. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui parameter Marshall material Basalt dengan variasi filler abu Batu Basalt-Semen Portland (PC) dan abu Batu Basalt- Fly Ash batubara sehingga diketahui pengaruh pencampuran dan pemadatan terhadap parameter Marshall dengan menggunakan aspal Pen.60/70 pada beton aspal (ACBC). Dari hasil penelitian diketahui bahwa penggunaan Semen Portland dan abu fly ash batubara sebagai filler dapat mempengaruhi parameter Marshall dan nilai durabilitas campuran beton aspal (AC-BC). Penggunaan Semen Portland (PC) pada variasi filler stabilitasnya meningkat, sedangkan penggunaan Fly Ash batubara pada variasi filler nilai stabilitasnya turun . Nilai stabilitas dengan penggunaan 0% Semen Portland (PC) - 6% abu Batu Basalt , 2% Semen Portland (PC) - 4% abu Batu Basalt, 4% Semen Portland - 2% abu Batu Basalt dan 6% Semen Portland (PC) - 0% abu Batu Basalt masing-masing 1542,04 kg, 1648,44 kg, 1708,68 kg dan 1754,48 kg. Nilai durabilitas juga terjadi peningkatan dengan bertambahnya persen kadar Semen Portland (PC) yaitu masing-masing 80,07%, 81,38%, 83,44% dan 85,53%. Sedangkan pada penggunaan abu Fly Ash batubara sebagai filler terjadi penurunan stabilitas dimana pada penggunaan 0% abu Fly Ash batubara- 6% abu Batu Basalt, 2% abu Fly Ash batubara - 4% abu Batu Basalt , 4% abu Fly Ash batubara- 2% abu Batu Basalt dan 6% abu Fly Ash batubara- 0% abu Batu Basalt diperoleh stabilitas masing-masing 1542,33 kg, 1453,82 kg, 1344,49 kg dan 1288,87 kg. Nilai durabilitas terjadi penurunan dengan bertambahnya persen kadar abu Fly Ash batubara yaitu masing-masing 85,32%, 84,09%, 83,16% dan 80,52%. Penggunaan filler Semen Portland (PC) maupun Fly Ash Batubara memenuhi semua parameter Marshall kecuali durabilitasnya yang tidak tercapai.
PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH PLASTIK KRESEK SEBAGAI SUBSITUSI ASPAL PEN 60/70 TERHADAP KARAKTERISTIK CAMPURAN LASTON AC BC Fitri, Suraya; Saleh, Sofyan M.; Isya, Muhammad
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 Special Issue, Nomor 3, Januari 2018
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v1i3.10034

Abstract

Abstract: Good asphalt concrete and good care are required for the highway construction, to support the road capabilities and to raise the quality of asphalt mixture, one step is by adding additives into the asphalt. Additive material used plastic bag waste, while Basalt stone used as material that is raw material from hills. Waste plastic bag can be used in various ways, one of them by adding plastic into an asphalt mixture. Mixing plastic waste into the highway construction has two aims, to minimize plastic waste and to improve the quality of roads. This study was conducted to determine the effect of plastic bag waste use as a substitution of Asphalt Pen 60/70 by using Basalt aggregate toward Marshalls characteristics of asphalt concrete AC-BC mixture. Initial phase of this research was to calculate Optimum Bitumen Content (OBC). The addition of varied plastic bag waste as an additive respectively 2%, 4%, 6%, and 8% in OBC-0.5, OBC, and OBC + 0.5 from the initial OBC of 5.35%. From the three OBCs, it was taken the highest value at OBC +0.5 of 3.3% for the production of test specimens in plastic OPC variation percentage of 2% by determining Marshalls value and durability. Stability value continued to rise in the percentage of plastic bag waste content variation respectively 1.3%, 3.3%, and 5.3% by 1470.48 kg, kg 1476.28, and 1489.28 kg with 30 minutes immersion (temperature = 600C ) and 1286.42 kg, kg 1316.35, 1345.41 kg with a 24-hour immersion (temperature = 600C). This condition is caused by the additive content that is mixed with asphalt pen 60/70 in the mixture, it causes the adhesion of asphalt with aggregate become better until it reaches a certain value limit, which is at the limit of 5.3% with the best stability value of 1489.28 kg in the 30 minutes immersion and 1345.41 kg in 24-hour immersion. From the comparison of both stabilities, the obtained durability values were 99.84%, so that it met specifications for additive-added mixtures, 90%.Abstrak: Pembangunan konstruksi jalan raya diperlukan beton aspal yang baik dan perawatan yang baik pula, untuk mendukung kemampuan jalan tersebut dan menaikan mutu campuran beraspal salah satunya dengan menambahkan bahan aditif kedalam aspal.. bahan aditif digunakan limbah plastik kresek, sedangkan untuk material digunakan batuan Basalt yang merupakan bahan baku dari gunung. Limbah sampah plastik ini bisa dimanfaatkan dengan berbagai cara, salah satunya dengan cara menambahkan plastik kedalam suatu campuran aspal. Mencampur sampah plastik kedalam kontruksi jalan raya mempunyai dua tujuan, yaitu meminimalkan sampah plastik dan meningkatkan kualitas jalan. Penelitian ini Tujuan Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemakaian limbah plastik kresek sebagai subsitusi Aspal Pen 60/70 dengan menggunakan agregat bassalt terhadap karakteristik Marshall campuran aspal beton AC-BC. Tahapan awal penelitian adalah mencari Kadar Aspal Optimum (KAO). Penambahan variasi kantong plastik bekas sebagai aditif secara berturut-turut yaitu 2%, 4%, 6%, dan 8% pada KAO-0,5, KAO dan KAO+0,5 dari KAO awal 5,35%. Dari ketiga KAO tersebut diambil nilai yang tertinggi yaitu pada KAO+0,5 sebesar 3,3% untuk pembuatan benda uji pada persentase variasi plastik KPO 2% dengan mendapatkan nilai marshall dan durabilitas. Nilai stabilitas terus meningkat pada persentase variasi kadar plastic bekas 1,3%, 3,3% dan 5,3% masing-masing sebesar 1470,48kg, 1476,28kg, dan 1489,28kg dengan rendaman 30 menit (suhu 600C) dan1286,42kg, 1316,35kg, 1345,41kg dengan rendaman 24 jam (suhu 600C). Kondisi ini disebabkan oleh kandungan dalam aditif yang bercampur dengan aspal pen 60/70 di dalam campuran menyebabkan daya lekat aspal dengan aregat menjadi lebih baik hingga mencapai batas nilai tertentu, yaitu pada batas 5,3% dengan nilai stabilitas terbaik yaitu sebesar 1489,28kg pada rendaman 30 menit dan sebesar 1345,41kg pada rendaman 24 jam. Dari perbandingan ke dua stabilitas tersebut maka diperoleh nilai durabilitas sebesar 99,84% sehingga telah memenuhi spesifikasi untuk campuran yang ditambahkan aditif, yaitu sebesar 90%.
Co-Authors Adia Saputra Alfiansyah Yulianur Alfiansyah Yulianur BC Alfiansyah, Reza Alwin Rusydi Andris Wandi Ariadi Ariadi Ary Setyawan Bahron Bakti Bakauddin, Bakauddin Bambang Tripoli Chaira Chaira Chaira Chaira Cut Mutiawati Etty Herawaty Fadli Fadli Fadli Idris Fadli Idris Fahrezi, Ahmad Egi Firdaus Firdaus Firdaus Firdaus Fisaini, Juliana Fitri, Suraya Fitrika Mita Suryani Hafnidar A. Rani Hamdani Hamdani Handayani Handayani Intan Wirnanda Iqbal Iqbal Iqbal Iqbal Irfan Irfan Irin Caisarina Irwin Irwin Isnanda Isnanda Isnanda Isnanda Joly Srianty Keumala, Putri Pirusa Liza Karmina Lulusi Lulusi Martina, Rita Marwan Marwan Matjakriandi Matjakriandi Matjakriandi, Matjakriandi Mirza Irwansyah Mirza Sofyan Mubarak Mubarak Mudinillah, Adam Mudji Burrahman Mufazzil Yusra Muhammad Ahlan Mulyadi Mulyadi Mulyadi Mulyadi Muntazar Muntazar Nasution, Wenny Rahmadhani Natalia Tanan, Natalia Nazariani Nazariani Noer Fadhly Nova Viyantimala Nura Usrina Ondriani Ondriani Ondriani, Ondriani Pillai, Salu S. Pinta Sari Raby, Shahrial Rahmad Saputra Ramli, Yuswardi Razuardi Razuardi Razuardi, Razuardi Renni Anggraini Renni Anggraini Rijalul Qadri Riski, Sita Rita Martina riza, Fakhrur Ruslan Ruslan Salmannur, Alfi Satria Mandaraira Shafira, Zadia Sofyan M. Saleh Sofyan M. Saleh Sofyan M. Saleh Sofyan M. Saleh Sofyan M. Saleh Sugiarto Sugiarto Suraya Fitri Suryani*, Fitrika Mita Tarmizi Tarmizi Tarmizi Tarmizi Taufiq, Luthfi Chaliqi Tety Sriana Teuku Aswardi Teuku Fadrial Mahfud Tri Handayani Wirnanda, Intan Yuhanis Yunus Yunus, Yuhanis Yusria Darma Yuswardi Ramli Zahroel Barady