Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesulitan Belajar Ekonomi Peserta Didik Di SMAN 1 Danau Sembuluh purtina, arna; agustina, erika jesinta; suyati, endang sri; Rozikin, Ahmad Zainul
Jurnal Perspektif Penelitian Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Perspektif Penelitian Pendidikan
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jppp.v1i1.5241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : Mengetahui Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kesulitan Belajar Ekonomi Peserta Didik di SMAN 1 Danau Sembuluh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 7 orang peserta didik dan 1 guru mata pelajaran Ekonomi. Jumlah subyek dalam penelitian ini adalah 8 orang. Teknik pengumpulan data dan analisis data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Terdapat enam faktor internal penyebab kesulitan belajar Ekonomi yaitu faktor kesiapan peserta didik yang kurang saat mengikuti pembelajaran, faktor pengalaman masih banyak pesera didik yang kesulitan memahami materi yang dijelaskan, faktor kecerdasan saat guru memberikan soal masih ada peserta didik yang tidak bisa menjawab karena kurang konsentrasi dan tidak memperhatikan, faktor mental kurangnya semangat saat mengikuti pembelajaran, faktor minat dan bakat yang lemah dari peserta didik, dan faktor kebiasaan peserta didik saat yang bersantai dikantin dan peserta didik yang masih berada diluar kelas saat pembelajaran dimulai. (2) Terdapat dua faktor eksternal yang sangat mempengaruhi kesulitan belajar yaitu lingkungan masyarakat sebab teman bergaul dirumah juga mempengaruhi peserta didik, dan media pembelajaran yang digunakan oleh guru tidak terlalu bervariasi yang menyebabkan peserta didik bosan dan kurang bersemangat.
Model Pembelajaran Kewirausahaan Berbasis Karakter dan Digital Meyongsong Perang Dagang Internasional Nurbudiyani, Iin; Suyati, Endang Sri; Verawati, Verawati
Jurnal Perspektif Penelitian Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Perspektif Penelitian Pendidikan
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jppp.v1i2.6237

Abstract

Studi ini mengkaji bagaimana cara menemukan model pembelajaran kewirausahaan yang dapat membangun karakter siswa yang berketerampilan berwirausaha, menghasilkan perangkat model pembelajaran kewirausahaan, dan menemukan model pembelajaran kewirausahaan yang dapat dilaksanakan dan berfungsi untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan. Study ini menerapkan metode penelitian dan pengembangan (R&D), yang terdiri dari empat tahap pengembangan yaitu: investigasi, perancangan, realisasi, dan evaluasi, dengan rangkaian kegiatan: validasi, uji coba dan revisi. Tingkat kesepakatan antar penilai dianalisis dengan statistik Coefficient Cohen’s Kappa dan Percentage of Agreement. Yang menjadi subjek studi adalah siswa dan guru kewirausahaan. Temuan studi menunjukkan bahwa di era digital pembelajaran kewirausahaan yang di kelola dengan baik akan menghasilan lulusan yang berkarakter dan berketerampilan baik, sedangkan perangkat model pembelajaran yang dihasilkan adalah buku panduan model pembelajaran kewirausahaan lengkap dengan perangkatnya, buku panduan model pembelajaran dan perangkatnya tidak hanya dihasilkan tetapi dapat dilaksanakan dan berfungsi baik untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan siswa. Diseminasi keterampilan berwirausaha siswa selain pemahaman teoritik melalui proses pembelajaran di kelas juga melalui, magang, praktik langsung dengan mengerjakan soal-soal menggunakan lembar kerja atau jobsheet. Dalam praktiknya, diseminasi keterampilan berwirausaha masih dihadapkan dengan berbagai tantangan seperti sumber daya manusia yang memiliki karakter dan semangat berkemajuan untuk mengajar sesuai dengan dinamika isu-isu bisnis kontempor, kurangnya profesionalisme guru, perubahan kurikulum, kurangnya fasilitas dan infrastruktur sekolah, keterbatasan waktu dalam mempraktikkan teori-teori kewirausahaan.
Analisis Strategi Marketing Mix pada Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Provinsi Kalimantan Tengah Adawiyah, Rabiatul; Suyati, Endang Sri; Rozikin, Achmad Zainul
Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 11 No. 1 (2025): Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/neraca.v11i1.11526

Abstract

Kerajinan merupakan salah satu sektor ekonomi kreatif yang memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, 2023). Sektor ini tidak hanya menyumbang pendapatan nasional, tetapi juga melestarikan warisan budaya dan menciptakan lapangan kerja. Ekonomi kreatif di Indonesia mengalami perkembangan pesat dan menjadi bagian besar dalam pengembangan masyarakat dan dapat mendorong inovasi dan pengembangan produk baru. DEKRANASDA Provinsi Kalimantan Tengah merupakan lembaga yang berfungsi membina dan memasarkan produk kerajinan daerah, namun efektivitas strategi pemasarannya belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan bauran pemasaran (produk, harga, tempat, dan promosi) dalam kegiatan pemasaran DEKRANASDA. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DEKRANASDA tidak menerapkan strategi pemasaran yang spesifik dan terstruktur. Pada aspek produk, kerajinan yang dipasarkan telah memenuhi standar kualitas dan melalui proses kurasi. Pada aspek harga, UMKM berperan menetapkan harga, sedangkan DEKRANASDA menambahkan margin 10% agar tetap kompetitif. Lokasi outlet dinilai strategis, tetapi citra bangunan yang mewah dan pelayanan yang kurang interaktif menurunkan minat kunjungan. Promosi digital melalui media sosial masih terbatas dan tidak memberikan informasi mendetail. Secara keseluruhan, strategi pemasaran DEKRANASDA perlu diperkuat agar mampu meningkatkan daya saing UMKM lokal.