Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Eksperimental Pengaruh Diameter Katup Limbah dan Diameter Katup Pengantar terhadap Efisiensi Pompa Hidram 3 Inchi Muhamad Jafri; Jefri S. Bale; Alionvember R. Thei
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 3 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.045 KB) | DOI: 10.1234/ljtmu.v3i1.465

Abstract

ABSTRAK Pompa hidram merupakan suatu alat yang digunakan untuk menaikan air dari tempat bertekanan rendah ke tempat bertekanan tinggi secara automatic dengan energi yang berasal dari air itu sendiri. Mekanisme kerja pompa hidram adalah melipat gandakan kekuatan pukulan air dalam tabung udara, dimana terjadi perubahan energi kinetic air menjadi tekanan dinamik yang menimbulkan palu air. Tekanan dinamik akan diteruskan ke dalam tabung udara yang berfungsi sebagai penguat. Penelitian mengenai pompa hidram telah banyak dilakukan, akan tetapi masih banyak pula yang perlu dikaji sehingga pengetahuan tentang perencanaan pompa hidram akan lebih baik. Dari pengujian dan analisis yang telah dilakukan disimpulkan bahwa variasi diameter katup limbah dan diameter katup pengantar sangat berpengaruh terhadap kinerja pompa hidram. Efisiensi tertinggi terdapat pada variasi diameter katup limbah 2,75 inchi pada diameter katup pengantar 2,2 inchi sebesar 67,66 % untuk efisiensi D’Aubuisson, dan 65,35 % untuk efisiensi Rankine. Sedangkan efisiensi terendah terdapat pada variasi diameter katup limbah 2,25 inchi dengan diameter katup pengantar 0,6 inchi sebesar 36,14 % untuk efisiensi D’Aubuisson, dan 33,80 % untuk efisiensi Rankine, yang tidak jauh berbeda pada diameter katup limbah 2 inchi dan katup pengantar 0,6 inchi sebesar 36,28 % untuk efisiensi D’Abuisson dan 33,93 % untuk efisiensi Rankine.
Pengaruh Sudut Kaca Penutup dan Jenis Kaca terhadap Efisiensi Kolektor Surya pada Proses Destilasi Air Laut Ankira E. N. Saputro; Ben V. Tarigan; Muhamad Jafri
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 3 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.554 KB) | DOI: 10.1234/ljtmu.v3i1.466

Abstract

ABSTRAK Sistem destilasi air laut tenaga surya, penyerap radiasi sangat berperan penting karena berfungsi sebagai penyerap intensitas radiasi matahari dan mengkonversikan menjadi energi panas. Kaca penutup yang akan digunakan pada kolektor surya yaitu kaca transparan dan frosted glass. Dalam penelitian ini penulis akan menganalisa pengaruh sudut kaca penutup dan jenis kaca terhadap efisiensi kolektor surya pada proses destilasi air laut, dengan variasi sudut 25o, 35o dan 55o. Hasilnya menunjukan bahwa variasi sudut dan jenis kaca penutup didapatkan efisiensi tertinggi pada kaca penutup jenis transparan pada sudut kaca 55o dengan nilai rata-rata sebesar 46,78 % dan efisiensi terendah terjadi pada kaca penutup jenis frosted glass pada sudut kaca 25o dengan nilai rata-rata 42,60 %. Sedangkan jumlah air destilasi terbesar pada jenis kaca transparan pada sudut kaca 25o dengan nilai rata-rata sebesar 92,20 mL dan jumlah air terkecil pada jenis kaca frosted glass pada sudut kaca 55o dengan nilai rata-rata sebesar 32,13 mL. Oleh karena itu, pada proses destilasi air laut menjadi air tawar sebaiknya menggunakan kolektor dengan jenis kaca penutup transparan dengan sudut kemiringan 25o. Namun, jarak antara pelat absorber dan kaca penutup harus tinggi sehingga volume ruang basin besar agar kerugian panas total yang terbuang dari kolektor surya ke lingkungan kecil.
Analisa Beda Tinggi Katup dan Variasi Diameter Pipa Inlet Terhadap Unjuk Kerja Pompa Hidram Ukuran Dua Inchi Muhamad Jafri; Gusnawati Gusnawati; Apriyanto Banamtuan
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 3 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.776 KB) | DOI: 10.1234/ljtmu.v3i1.467

Abstract

ABSTRAK Pompa hidram adalah alat yang digunakan untuk memompa dengan cara menaikkan air dari tempat bertekanan rendah ke tempat bertekanan tinggi dengan memanfaatkan energi potensial sumber air. Pompa hidram bekerja tanpa membutuhkan energi penggerak dari motor bakar maupun motor listrik. Selain itu, pengoperasian pompa hidram tidak memerlukan operator khusus, serta perawatan dan pemeliharaan cukup sederhana sehingga cocok untuk diaplikasikan pada masyarakat berpendidikan rendah serta berpenghasilan kecil. Unjuk kerja pompa hidram dipengaruhi beberapa parameter, antara lain tinggi jatuh, diameter pipa masuk, panjang pipa masuk, karakteristik katup limbah, karateristik katup pengantar, karakteristik tabung udara, tinggi angkat, diameter pipa keluar, dan panjang pipa keluar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh beda tinggi antara katup limbah dan katup pengantar serta diameter pipa inlet terhadap unjuk kerja pompa hidram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Data yang diukur adalah debit hasil pemompaan dan debit limbah pada setiap variabel bebas yaitu beda tinggi katup (10 cm, 15 cm, 20 cm, 25 cm) dan diameter pipa inlet (2 inchi, 2,5 dan 3 inchi). Data hasil pengukuran dan data instalasi di gunakan untuk menganalisa head efektif. Data debit pemompaan, debit limbah, debit masuk, dan data hasil analisis head, digunakan untuk menghitung efiseinsi pompa. Efisiensi pompa yang digunakan disini adalah efisiensi D’aubuisson dan efisiensi Rankine. Hasilnya penelitian menunjukan bahwa efisiensi minimum diperoleh sebesar 59,15 % yang terjadi pada beda tinggi katup 15 cm dan diameter pipa inlet 3 inchi sedangkan efisiensi tertinggi diperoleh sebesar 95,29 % pada beda tinggi katup 10 cm dan diameter pipa inlet 2 inchi pada pompa hidram.
Studi Eksperimental Pengaruh Sudut Pipa Masuk (Driven Pipe) dan Diameter Katup Penghantar (Delivery Valve) terhadap Efisiensi Pompa Hidram 2 Inchi Muhamad Jafri; Nurhayati Nurhayati; Noveryandy Muda
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 3 No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.837 KB) | DOI: 10.1234/ljtmu.v3i2.474

Abstract

ABSTRAK Kenyataan sekarang, kebutuhan air semakin meningkat namun jumlah air yang tersedia relatif tetap. Oleh karena itu, perlu dicari dan dikembangkan suatu model teknologi irigasi yang memadai, menggunakan teknologi tepat guna, efisien, dan ekonomis sehingga ketersediaan air dan distribusi air dapat dikelola dengan baik. Salah satu inovai teknologi yaitu pompa hidram. Pompa hidram merupakan suatu solusi karena tidak membutuhkan energi listrik atau bahan bakar dan biaya operasional yang murah sehingga tidak membebani kegiatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi pompa hidram dengan variasi sudut pipa masuk dan diameter katup penghantar. Pompa hidram yang digunakan adalah pompa 2 inchi, memiliki diameter dalam pipa pemasukan (D): 2 inchi dan diameter dalam pipa pengeluaran (d): 0,5 inchi. Hasil percobaan dan analisa regresi diperoleh hasil bahwa faktor diameter katup penghantar lebih berpengaruh terhadap efisiensi pompa dibandingkan sudut pipa masuk. Efisiensi pompa hidram tertinggi yaitu pada sudut pipa masuk 8ᴼ dan diameter katup penghantar 1.5 Inchi dengan efisiensi D’Aubuission sebesar 43,18 % dan efisiensi Rankine sebesar 37,61 % .
Pengaruh Variasi Massa dan Panjang Langkah Katub Limbah terhadap Efisiensi Pompa Hidram Tiga Inchi Muhamad Jafri; Nurhayati Nurhayati; Philipus Andreas
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 3 No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.356 KB) | DOI: 10.1234/ljtmu.v3i2.475

Abstract

Abstrak Air merupakan kebutuhan pokok manusia untuk menjaga kelangsungan hidup. Kenyataan membuktikan masih banyak daerah pedesaan mengalami kesulitan penyediaan air. Sebenarnya untuk mengatasi keadaan tersebut, pemakaian pompa air, baik yang digerakkan oleh tenaga listrik atau tenaga diesel sudah lama dikenal oleh masyarakat desa, tetapi pada kenyataannya masih banyak masyarakat desa yang belum memiliki pompa tersebut. Pompa hidrolik ram merupakan suatu solusi karena tidak membutuhkan energi listrik atau bahan bakar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efisiensi pompa hidrolik ram dengan variasi massa dan panjang langkah katup limbah. Pompa hidrolik ram yang digunakan memiliki diameter pipa masuk 3 inch dan diameter pipa keluar 1,5 inch. Variasi massa katup limbah yang dipakai adalah 0,5 kg; 1,0 kg; 1,5 kg; 2,0 kg; 2,5 kg; 3,0 kg, dan variasi panjang langkah katup limbah adalah 2 cm, 3 cm, 4 cm, 5 cm, 6 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas aliran maksimum pada pipa penghantar adalah 8,52 × 10-5 m3/s, ketika massa katup limbah 1,0 kg dan panjang langkah katup limbah 6 cm. Sedangkan efisiensi tertinggi diperoleh pada massa katup limbah 0,5 kg dan panjang langkah 3 cm, yaitu 83,41% pada efisiensi D’Aubuission. Massa dan panjang langkah katup limbah mempengaruhi efisiensi pompa hidram.
Studi Eksperimental Variasi Tinggi Tabung Udara dan Jarak Lubang Tekan dengan Katup Pengantar terhadap Efisiensi Pompa Hidram 3 Inchi Muhamad Jafri; Dominggus G. H. Adoe; Yakub M. Lanata
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 3 No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1220.198 KB) | DOI: 10.1234/ljtmu.v3i2.476

Abstract

Abstrak Penelitian tentang pengaruh tinggi tabung udara dan jarak lubang tekan terhadap katup penghantar dalam konstruksi pompa hidram yang secara teoritis dimaksudkan untuk mendapatkan aliran yang kontinyu. Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian tentang variasi tinggi tabung udara dan jarak lubang tekan dengan katup pengantar sehingga debit hasil yang diharapkan lebih efisien. Hasil penelitian menunjukan bahwa variasi tinggi tabung udara dan jarak lubang tekan terhadap katup pengantar dapat mempengaruhi efisiensi pompa hidram. Efisiensi tertinggi terdapat pada variasi tinggi tabung udara 0,5 m dan jarak lubang tekan 0,16 m. Perhitungan efisiensi D’Aubuisson sebesar 64,79 % dan perhitungan efisiensi Rankine menunjukan tingkat efisiensi sebesar 62,40 %.
Pengaruh Kecepatan Angin dan Sudut Blade terhadap Unjuk Kerja Turbin Angin Poros Vertikal Tipe Savonius Duabelas Blade Elfridus Bruno Lake; Muhamad Jafri; Nurhayati Nurhayati
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 2 No 1 (2015): April 2015
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.345 KB) | DOI: 10.1234/ljtmu.v2i1.482

Abstract

ABSTRACT This study aimed to determine the effect of wind speed and Blade angle Performance against Vertical Axis Wind Turbine Blade Savonius type. This study is a model made of type Savonius wind turbine blade in a laboratory scale. Dimensions tusrbin Savonius is a diameter of 0.1 meters and height of 0.1 meter, with a vertical rotor position (to facilitate the testing process), so it is assumed the direction of the air flow does not change and lead to the rotor which can be set when testing. The research method is an experiment, by variation of Blade angle -50, 00, 50 and 100. Variations in wind speed of 3.40 m/s, 4.35 m/s and 5.33 m/s. The testing procedure: Each model Savonius turbine rotor blade totaling 12 pieces assembled on Blade holder with angle -50, 00, 50 and 100. Each circuit is then mounted on the stand turbine located at one end of the tunnel and at the other end of the tunnel placed fan, turbine shaft is connected to a pulley as a hanging load. The fan is turned on. After a stable rotation, the wind speed is measured using the anemometer. The results of the research through variations of wind speed and angle of the blade on the performance of vertical axis wind turbine Savonius type, the variation of wind speed of 3.4 m/s, 4.35 m/s and 5.33 m/s showed best performance in blade angle of -50. Performance on the turbine blade angle variation of 00, 50, and 100 to the blade angle -50 occur an average increase of 70.47% power coefficient. The highest maximum output power is 0.282391 Watts (power coefficient of 0.310827), with 274.8864 rotor rpm, and torque variation occurs in 0.00981 Nm -50 blade angle and wind speed 5.33 m / s. Lowest maximum output power is 0.013548 Watts (power coefficient of 0.057451), with 0.000981 Nm torque on the rotor rotation occurs at 131.883 rpm and 50 and the blade angle variation of wind speed of 3.4 m/s by a margin of 84.4% of the highest maximum output power is obtained at an angle of -50 blade.
Pengaruh Diameter Katup Limbah dan Jarak antara Katup Limbah dengan Katup Penghantar terhadap Efisiensi Pompa Hidram Mohamad Fajri; Muhamad Jafri; Erich U. K. Maliwemu
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 2 No 1 (2015): April 2015
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.519 KB) | DOI: 10.1234/ljtmu.v2i1.488

Abstract

Abstrak Pompa hidram merupakan suatu solusi bagi daerah yang tidak memiliki pembangkit listrik di daerahnya, karena tidak membutuhkan energi listrik atau bahan bakar untuk mengangkat air dari tempat yang rendah ke tempat yang lebih tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efisiensi pompa hidram dengan Perubahan diameter katup limbah dan jarak antara katup limbah . Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan dimensi pompa yang digunakan adalah 2 inchi, memiliki diameter pipa pemasukan 2 inchi dan diameter pipa pengeluaran 1 inchi. Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa faktor perubahan diameter katup limbah dan jarak antara katup limbah dan katup penghantar berpengaruh pada efisiensi pompa. Efisiensi tertinggi dari hasil eksperimen pada pompa hidram pada diameter katup limbah 0.041 m dan jarak antara katup 0.130 m dengan efisiensi 79,7535 % pada efisiensi D’Aubuission.
Analisis Energi Dan Exergi Sistem Refrigerasi Kompresi Uap Multi Evaporator Muhamad Jafri; Matheus M. Dwinanto; Gusnawati Gusnawati; Fransiskus Sogen
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 4 No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.346 KB) | DOI: 10.1234/ljtmu.v4i2.944

Abstract

Analisis energi dan exergi dilakukan pada sistem refrigerasi kompresi uap multi evaporator. Selain melihat kehancuran exergi di setiap komponen, pengaruh temperatur kondensor dan evaporator terhadap koefisien kinerja (COP), efisiensi hukum kedua termodinamika dan total kehancuran exergi juga disajikan. Ditemukan bahwa energi listrik tertinggi yang diserap oleh kompresor mencapai 351,3547 Watt dan terendah 210,5702 Watt. Total kehancuran exergi sistem refrigerasi kompresi uap multi evaporator tertinggi mencapai 275,3783 Watt sedangkan yang paling rendah 177,0727 Watt. Temperatur kondensor dan evaporator memiliki efek yang kuat terhadap kinerja aktual sistem refrigerasi kompresi uap multi evaporator. Kenaikan temperatur kondensor akan meningkatkan total kehancuran exergi sedangkan efisiensi hukum kedua termodinamika dan COP menurun. Total kehancuran exergi menurun seiring meningkatnya temperatur evaporator 1 dan 2 sedangkan COP dan efisiensi hukum termodinamika meningkat namun menurun seiring meningkatnya temperatur evaporator 2. Komponen sistem dengan total kehancuran exergi tertinggi terjadi pada kompresor dan yang paling rendah adalah Mixing chamber. Selain itu temperatur ideal penukar kalor yang baik untuk menghasilkan kinerja aktual sistem refrigerasi kompresi uap multi evaporator yang optimal adalah 36ºC pada kondensor, -4,3ºC pada frezeer compartment dan -5,8ºC pada fresh-food compartment. Berdasarkan hasil penelitian, total kehancuran exergi, efisiensi hukum kedua termodinamika dan COP sangat dipengaruhi oleh temperatur kondensor dan temperatur kedua evaporator.
Analisis Perubahan Debit Aliran Pada Pipa Keluar dan efisiensi akibat Perubahan Diameter Katup Pengantar Muhamad Jafri
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 7 No 01 (2020): April 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/ljtmu.v7i01.3380

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis perubahan debit aliran pada pipa keluar, jumlah ketukan dan efiisensi pompa akibat perubahan diameter katup pengantar. Metode yang digunakan adalah eksperimen terhadap spesimen, dan di analisis menggunakan persamaan matematis dalam teori pompa hidram. Data-data yang diukur adalah debit air masuk, debit air limbah, debit air keluar serta jumlah ketukan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah diameter katup pengantar yaitu 2.0 inci, 2.25 inci, 2.50 inci, 2.75 inci. Selanjutnya dilakukan analisis head loss dan efisiensi pompa hidram. Hasil analisis menunjukan bahwa diameter katup pengantar berpengaruh terhadap debit aliran pada pipa keluar, jumlah ketukan dan efiisensi pompa.. Efisiensi pompa hidram tertinggi dalam penelitian ini adalah pada diameter katup pengantar 2.75 inci sebesar 40.09 %. Sedangkan efisiensi pompa hidram terendah terjadi pada diameter katup pengantar 2 inci yaitu sebesar 0.0000498 m3/s.