Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Daring berbasis Etnomatematika Pada Materi Persamaan dan pertidaksamaan Linear Kelas X SMA/Sederajat Putri Umairah; Zulfah Zulfah
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v7i2.9582

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan langkah pengembangan perangkat pembelajaran Daring berbasis Etnomatematika serta mendeskripsikan kualitas hasil perangkat pengembangan tersebut Kompetensi yang digunakan dalam pengembangan adalah kompetensi Sistem Persamaan dan pertidaksamaan Linear satu variabel Kelas X SMA/SMK sederajat. Salah satu tujuan pembelajaran matematika yang harus dikuasai siswa adalah kemampuan pemecahan masalah. Namun kenyataannya dilapangan siswa masih kesulitan dalam menyelesaikan masalah matematika, khususnya pada materi Sistem Persamaaan dan Pertidaksamaan Linear Satu variabel.  Model pengembangan yang digunakan adalah model Plomp. Model ini dilakukan dalam 3 tahap. Pada tahap pertama adalah fase investigasi awal (preliminary research) dilakukan analisis kebutuhan, analisis kurikulum, analisis siswa dan analisis konsep. Pada tahap kedua adalah fase pengembangan atau pembuatan prototipe (development or prototyping phase) yang didesain sesuai dengan model discovery learning dilakukan evaluasi sendiri, validasi pakar/ahli, evaluasi satu-satu, evaluasi kelompok kecil. Pada tahap ketiga adalah fase penilaian (assessment phase) bertujuan untuk melihat keefektivan perangkat pembelajaran dengan melakukan uji lapangan kelompok besar secara Daring di kelas X TKJ 2 SMKN 1 Bangkinang. Uji coba dilakukan tiga tahap yaitu (1) uji coba/validasi ahli; (2) uji coba terbatas; dan (3) uji coba lapangan. Uji coba lapangan dilaksanakan di SMKN 1 Bangkinang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi, lembar penilaian guru terhadap perangkat pembelajaran, lembar penilaian peserta didik terhadap penggunaan dan LKS,. Analisis data kevalidan dan analisis data kepraktisan masing-masing dilakukan dengan cara mengkonversi data kuantitatif berupa skor hasil penilaian menjadi data kualitatif. Analisis data keefektifan tes ketercpaian kompetensi dilakukan dengan cara menentukan persentase ketuntasan minimal,. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran yang terdiri dari  1 RPP satu lembar,  lembar kegiatan siswa (LKS), dan tes ketercapaian kompetensi pada kompetensi Sistem Persamaan dan Pertidaksaman Linear Satu Variabel; 1 RPP satu lembar,  lembar kegiatan siswa (LKS), dan tes ketercapaian kompetensi pada kompetensi Sistem Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel. Masing-masing komponen perangkat pembelajaran sistem persamaan dan pertidaksamaan Linear memenuhi kualitas valid, praktis, dan efektif. Masing-masing komponen perangkat pembelajaran Sistem Persamaan dan Pertidaksamaan Linear memenuhi kriteria valid.
PENGGUNAAN MEDIA MULTISENSORI DALAM PEMBELAJARAN KONSEP BILANGAN BAGI SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS PADA JENJANG SDLB: ANALISIS DENGAN PENDEKATAN GIOIA Rusdial Marta; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi; Molli Wahyuni; Zulfah Zulfah
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 8 No 2 (2026): JURNAL RISET PENDIDIKAN DASAR DAN KARAKTER
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59701/pdk.v8i2.595

Abstract

Penelitian ini menganalisis penggunaan media multisensori dalam pembelajaran konsep bilangan bagi siswa dengan hambatan intelektual di SLB Negeri Bangkinang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif. Partisipan terdiri atas dua guru dan enam siswa kelas II–V SDLB berusia 8–12 tahun dengan hambatan intelektual ringan dan sedang. Data dikumpulkan melalui empat kali observasi nonpartisipatif selama 70 menit, wawancara semi-terstruktur dengan guru selama 35–50 menit, serta dokumentasi pembelajaran, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi pembelajaran, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan Gioia melalui first-order concepts, second-order themes, dan aggregate dimensions. Hasil penelitian menunjukkan empat dimensi utama: konkretisasi konsep bilangan, adaptasi strategi guru, respons siswa, dan tantangan implementasi. Kartu angka bertekstur, stik hitung, papan bilangan, serta benda konkret membantu siswa menghubungkan lambang bilangan dengan kuantitas melalui pengalaman visual, auditori, taktil, dan kinestetik. Sebagian siswa mampu mencocokkan lambang dengan jumlah benda setelah diberikan contoh, sedangkan lainnya memerlukan pengulangan dan pendampingan individual. Temuan menegaskan pentingnya pemodelan, instruksi bertahap, diferensiasi media, dan penyesuaian tingkat kesulitan.
Penggunaan Gamma.app dalam Pembuatan Media Pembelajaran di Sekolah Dasar: Pengabdian Zulfah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5455

Abstract

Di era digital, guru dituntut untuk menguasai teknologi guna menciptakan proses pembelajaran yang interaktif dan menarik bagi siswa sekolah dasar. Salah satu tantangan utama yang dihadapi pendidik adalah keterbatasan waktu dan keterampilan dalam merancang media pembelajaran yang variatif. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih guru-guru di SDN 016 Bangkinang Kota dalam memanfaatkan platform kecerdasan buatan (AI) Gamma.app untuk pembuatan media pembelajaran visual secara instan dan efisien. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi empat tahapan utama: perencanaan (koordinasi dan penyusunan materi), pelaksanaan (demonstrasi pembuatan akun, draf otomatis, dan editing), observasi dan evaluasi (pendampingan praktik langsung), serta refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam antusiasme dan kapasitas digital guru. Para peserta kini mahir mengoperasikan Gamma.app melalui perintah AI (prompting) untuk menyusun presentasi, dokumen, dan halaman web pembelajaran secara otomatis. Meskipun terdapat kendala teknis seperti stabilitas internet, penggunaan fitur ekspor ke format PDF/PPT menjadi solusi efektif. Simpulan dari kegiatan ini adalah Gamma.app terbukti efektif dalam membantu efisiensi pembuatan media pembelajaran yang interaktif, sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang lebih modern dan dinamis bagi siswa sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 7E Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Peserta Didik Fitri Sari; Adityawarman Hidayat; Sri Ulfa Insani; Astuti; Zulfah
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan penalaran matematis peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Bangkinang Kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model pembelajaran learning cycle 7E terhadap kemampuan penalaran matematis peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Bangkinang Kota pada materi penyajian data. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen berdesain nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini seluruh kelas VII SMP Negeri 1 Bangkinang Kota. Sampel penelitian terdiri dari kelas VII G yang berjumlah 30 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas VII E yang berjumlah 30 orang sebagai kelas kontrol yang diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh rata-rata kemampuan penalaran matematis peserta didik kelas eksperimen sebesar 85,27 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya sebesar 70,90. Presentase ketuntasan pada kelas eksperimen sebesar 96,66% sedangkan pada kelas kontrol hanya sebesar 40,00%. Hasil uji indenpendent t-test menunjukkan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,025. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle 7E berpengaruh terhadap kemampuan penalaran matematis peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Bangkinang Kota.
Pengaruh Realistic Mathematics Education Berbantuan Media Augmented Reality Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Mesa Aprilia Anisman; Amir Luthfi; Molli Wahyuni; Astuti Astuti; Zulfah Zulfah
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v6i1.1068

Abstract

This study was motivated by the low level of students' mathematical concept comprehension. The objective of this study was to determine the effect of the Realistic Mathematics Education (RME) model assisted by Augmented Reality (AR) media on students' mathematical concept comprehension. This study employed a quantitative quasi-experimental method with a Non-Equivalent Control Group Design. The population consisted of all seventh-grade students at SMP Negeri 3 XIII Koto Kampar for the 2024/2025 academic year, with class VII B as the experimental class (RME-AR treatment) and class VII A as the control class (Expository Model). Data were collected through observation, tests, and documentation. The results indicated a significant effect of the AR-assisted RME model on students' mathematical concept comprehension (Sig. = 0.000 < 0.05). The average post-test score of the experimental group (76.87) was higher than that of the control group (64.29). Furthermore, the N-Gain test showed that the experimental group achieved an improvement of 71.13% (moderately effective), while the control group only achieved 55.38% (less effective). These findings demonstrate that the RME model assisted by AR media has a significant effect and is more effective in enhancing students' mathematical concept comprehension compared to expository learning.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Nurjanna Amini; Zulfah; Astuti; Molli Wahyuni; Zulhendri
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v6i2.1082

Abstract

The mathematical problem-solving ability of grade VIII students at SMPN Bangkinang is still low. This is evident from the average daily test scores, which remain below the Minimum Completeness Criteria of 70. This study aims to analyze the effect of using the Team Assisted Individualization (TAI) learning model on the mathematical problem-solving ability of grade VIII students at SMPN 1 Bangkinang. This research employed a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group design. The sample consisted of two classes: an experimental class that implemented the TAI learning model and a control class that used conventional learning. The research instruments included a mathematical problem-solving test and observation sheets. The results of this study indicate that there is a difference in mathematical problem-solving ability between students who used the cooperative learning model type Team Assisted Individualization (TAI) and students who used conventional learning. This was proven by the Mann-Whitney U test on posttest data, in which the experimental class had an average score of 33.63, while the control class only scored 15.38. The significance value of 0.020 < 0.05 indicates that the difference is statistically significant. The effect of the cooperative learning model type TAI on problem-solving ability is categorized as very high. This is evidenced by the effect size calculation result of 1.3020, which, according to the effect size interpretation criteria, falls into the very high category. Thus, the implementation of the TAI model has a strong effect on improving students’ ability to understand problems, design solution strategies, and evaluate answers systematically.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa di SMP Negeri 2 Kuok Elmi Sapitri; Zulfah Zulfah; Astuti Astuti; Zulhendri Zulhendri; Adityawarman Hidayat
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v6i2.1083

Abstract

This study aims to investigate the effect of the cooperative learning models Teams Games Tournament (TGT) on the mathematical problem-solving abilities of seventh-grade student at SMP Negeri 2 Kuok. The background of this research stems from students low ability to solve mathematical problems that require logical and systematic thinking. This study employed a quasi-experimental method with a nonequivalent control group design. The research subjects consistend of two classes: the experimental class, which was tought using the TGT model, and the control class, which was taught using conventional methods. The results showed a significant difference in mathematical problem-solving abilities between students taught using the TGT model and those taught using conventional methods. Additionally, there was a significant improvement in students, problem-solving skills after implementing the TGT model. Therefore, the TGT learning model is effective in enchancing students’ mathematical problem-solving abilities.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) Berbasis Artificial Intellingence (AI) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Al Ahzuri; Astuti Astuti; Zulfah Zulfah
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v6i2.1204

Abstract

21st-century education demands that students possess critical thinking skills to navigate informational complexities and global dynamics. However, many educational systems remain predominantly focused on content mastery. While content knowledge is essential, the 2018 PISA results indicated that Indonesian students scored below the average in critical thinking proficiency. One effective approach to stimulate these skills is the Problem-Based Learning (PBL) model, which, when supported by technology such as Artificial Intelligence (AI), can enhance personalized learning. This study aims to investigate the effect of integrating AI into the PBL model on students' critical thinking skills at SMA Muhammadiyah Bangkinang. Utilizing a Nonequivalent Control Group experimental design with pre-test and post-test evaluations, the study involved two classes, where the experimental class received AI-based PBL treatment. The results demonstrated a significant increase in the critical thinking skills of the experimental class compared to the control class, yielding an effect size of 1.165, which indicates a high treatment effect. Observations of student activities also revealed enhanced engagement and collaboration. The conclusion of this study confirms that the AI-based PBL model is an innovative and effective method for improving students' critical thinking skills, encouraging them to be more active and creative in problem-solving.The implementation of this method is expected to provide practical contributions to instructional strategies relevant to the 21st century.
In Junior High School Boys, a Comparison Of Hollow Sprint and Acceleration Sprint Methods on the Sprinter 100 Meters Rian Akbari; Herli Pardilla; Zulfah Zulfah
INSPIREE: Indonesian Sport Innovation Review Vol. 3 No. 01 (2022): January
Publisher : INSPIRETECH GLOBAL INSIGHT & DPE Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/inspiree.v3i01.72

Abstract

The  purpose  of  the study. The purpose of this study was to describe the increase in extracurricular spint abilities of male students at SMP Negeri 03. The research method was this study using an experiment with a quasi-experimental type of research and the research pattern used in this study was a nonequivalent control group design. Materials and methods. This design involves two groups, namely the experimental group and the control group, and the time of the study was carried out in June 2021. The subjects of this research were 10 extracurricular students of SMP Negeri 03 Bangkinang, Kampar Regency. Results. The results of this study can be concluded that the results of the 100 meter sprint ability of male extracurricular students at SMP Negeri 03 Bangkinang Kampar Regency with an average sprint ability of 100 meters 0.933, thus it can be concluded that by using the hollow sprint method on acceleration can improve the ability to run 100 sprints. Conclusions. Based on the results of data analysis, description, testing of research results and discussion, conclusions can be drawn based on the results of calculations that have been carried out, a significant value of 1.080 1.054 is obtained. Thus, the hypothesis states that there is a significant difference between the hollow sprint and accelerating sprint exercises on the 100-meter running speed of male students of SMP Negeri 3 Bangkinang in the 2020/2021 academic year, which is acceptable.
Co-Authors Adillah Azzahra Aditya Purnama Adityawarman Hidayat Agus Dermawan Ahmad Fauzan Al Ahzuri Allisa Maulidina Amir Luthfi Annisa, Salsa Fitri Aprina Dinta Astri Sundari Astuti Astuti Astuti Ayu Nur Avina Bunga Casandra Bunga Ervinasari Cahaya Amergus Citra Nur Syafitri Dayu Irmansyah Dedi Candra Desvia Amanda Januarti Dicky Ezaldi Dicky Ryan Dwi Novelena Dwi Viora Dwike Nur Utami Efri Hardian Ningsih Elmi Sapitri Elsi Rahayu Putri Elza Nora Yuliani Eri Hakim Firmansyah Erisya Hermira Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi Fajar Ramadani Fatiha Jumalfi Febriyanti Alicia Sianipar Fitri Sari Fitria Hidayat Gita Nirmala Hafizah Risali Harpini Harpini Helma Lia Sapitri Herli Pardilla Husnul Khotimah Ika Juliana Imam Nasrulloh Irfan Firdaus Jamila Wati Jeni Kasman Edi Putra Kasman Ediputra Laksono Trisnantoro Liana Azara Rossa Lina Suryani Liu Cunhua Lussy Midani Rizki M Hafis M. Dino Parlaungan M. Rico Fahrul Meila Handaini Melani Felantini Putri Melma Rohani Mesa Aprilia Anisman Mimis Saputra Mira Elviana Mohammad Fauziddin Molli Wahyuni Molly Wahyuni Mona Lisa Rahmadani Mutiara Nursandi Nazaruddin Nazaruddin Nelva Riza Nopri Herlinda Nova Anggraini Nur Fitriana Nur Padilah Nurfitriana Nurfitriana Nurhaliza Nurhaliza Nurhersya Fitri Nurjanna Amini Nursyahfira Nursyahfira Nurul Istiqomah Nurul Rahma Prilia Padila Puja Marliana Putri Asilestari, Putri Putri Erlangga Putri Erna Lira Putri Umairah Rahma Oktaviani Rapika Andela Rastuti Rastuti Resa Aprinita Sari Resa Aprinita Sari Rian Akbari Rian Aristi Rian, Dicky Rika Wulansari Rinieke Ammelia Risa Meilani Haryanto Risky Hidayah Risky Yusri Farmansyah Risma Susanti Rizal, Muhammad Syahrul Rizki Amalia Rizky, Lussy Midani Rusdial Marta Sair Sodikin Salsa Fitri Annisa Senja Noviani Dewi Septia Ningrum Silvira Andani Sinta Agustina Siska Mardhotillah Slamet Arifin Sri Ulfa Insani Sriyani Sriyani Suci Febriani Susilawati Susilawati Suzila Tommy Tanu Wijaya Toto Nusantara Ulfa Santi Novri Vivi Sahira Lestary Wida Rianti Yelvi Rahmadani Yeni Agustina Yenni Fitra Surya Yola Bidara Yola Malinda Yolanda Aprila Koto Yolanda Pahrul Yusi Ahadna Yusnira Yusuf Hanafi Zhou Ying Zulhendri