Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SMA NEGERI 1 TANJUNG JABUNG TIMUR Yuliawan, Ely; Samsudduha, Alfi; Saputra, Adhe
Journal of Sport Science and Tourism Activity Vol 2, No 1 (2023): Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/josita.v2i1.19457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Impelemntasi Kurikulum Merdeka Belajar Pada SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Timur. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Timur. dengan jumlah populasi 269 dari seluruh warga SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Timur yang terdiri dari 3 orang Kepala Sekolah, Wakil Kepala Bidang Kurikulum dan Wakil kepala Bidang Kesiswaan, 16 Orang Guru yang mengajar di kelas X dan 250 seluruh siswa kelas X. Dari hasil angket kuisioner yang di berikan kepada Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum pada kategori sangat baik dengan persentase sebesar 97,7%. Kepada Guru yang mengajar di kelas X diperoleh hasil pada kategori sangat baik dengan persentase sebesar 37,50% Kelas X1 kategori sangat baik dengan persentase sebesar 48,57% Kelas X2 pada kategori sangat baik dengan persentase sebesar 97,06% Kelas X3 pada kategori sangat baik dengan persentase sebesar 80,56% Kelas X4 pada kategori sangat baik dengan persentase 66,67% Kelas X5 pada kategori sangat baik dengan persentase sebesar 62,86% Kelas X6 hasil pada kategori sangat baik dengan persentase sebesar 52,78% Kelas X7 pada kategori sangat baik dengan persentase sebesar 45,95% Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat diketahui bahwa implementasi penerapan kurikulum merdeka belajar pada SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Timur sudah baik.
Adherence to the 24-Hour Movement Guidelines Among Jambi University Sports Education Students: Differences Between Students Who Live in Cities and in Villages Saputra, Adhe; Muzaffar, Ahmad; Yusradinafi, Yusradinafi
PPSDP International Journal of Education Vol. 2 No. 2 (2023): PPSDP International Journal of Education (Special Issue)
Publisher : Perkumpulan Program Studi Doktor Pendidikan (PPSDP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59175/pijed.v2i2.103

Abstract

The objective of the study was to compare 24-hour movement guidelines between city-based students and rural students. The study used the survey method with a cross-sectional study approach. The total number of subjects was 40 students with an average age of 20.69 0.83 years, weight 57.32 10.57 kg, and height 169.66 9.78 cm. The findings in the study showed that the students living in the village had met the sleep duration (65%), the duration of screen use (55%), and the physical activity guideline (75%), whereas the city students only met 45% for sleep durations, 20% for screen use, and 35% for 24 hours. Thus, it could be concluded that geographical positioning affects the level of physical activity, so the findings could be used as material for consideration for students to be able to mimic healthy lifestyles that are often applied by students residing in the country in order to balance their fitness status.
Comparing the effects of hybrid and online learning on physical activity and body mass index: A quasi-experimental investigation Putra, Muhamar Kodafi; Saputra, Adhe; Kuntarto, Eko; Sofyan
Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education Vol. 4 No. 2 (2023): Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education
Publisher : UIR Press Bekerjasama dengan International Association of Physical Education and Sports

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/es:ijope.2023.vol4(2).13253

Abstract

Changes in learning methods at school can affect students' learning habits and activity patterns. This study aims to investigate the effect of hybrid learning compared to online learning on fitness level and body composition, specifically focusing on body mass index (BMI). The research method used was a quasi-experiment with a pretest-posttest control group design approach. The number of research subjects was 128 students with an average age of 10.35 ± 0.67 years, a body weight of 42.05 ± 8.97 kg, and a height of 142.84 ± 7.94 cm. The results showed that the post-test BMI score in the hybrid learning group decreased significantly, p < 0.05, by 19.69 kg/m2, and there was an increase in physical activity of 2.94 METs. Whereas in the online learning group, there was no significant difference in BMI or physical activity variables. The results of this study are expected to be a reference for teachers in schools and other educators to apply the hybrid method compared to online learning so that students' physical activity patterns can be maintained and continuously improved, which has an impact on body composition. The findings can also help in reducing physical activity patterns in big cities on the island of Sumatera and can be a discussion for researchers to create or modify more effective and efficient learning methods.
Pengaruh Permainan Kecil Terhadap Peningkatan Kelincahan Pada Atlet Junior Bulutangkis PB. Singkut Kec. Singkut Saputra, Adhe; Muzaffar, Ahmad
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i1.2762

Abstract

Di indonesia bulutangkis menjadi salah satu cabang olahraga yang banyak disukai berbagai kalangan masyarakat. Karakteristik dari permainan bulutangkis adalah permainan dengan mengejar dan menjangkau shuttlecock kemampuan arahnya dan berusaha untuk memukul shuttlecock supaya tidak jatuh di daerah permainan sendiri. Faktor kelincahan sangatlah dibutuhkan dalam permainan bulutangkis. Bentuk permainan kecil pun dapat meningkatkan kelincahan pemain bulu tangkis itu sendiri. Berdasarkan hasil observasi, penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kelincahan pada permainan bulutangkis. Sehingga penelitian ini untuk membantu meningkatkan kelincahan pada permainan bulutangkis dengan diawali dengan permainan kecil. Objek yang menjadi penelitian ini adalah Atlet junior bulutangkis PB. Singkut Kec. Singkut. Bentuk permainan kecil dapat diterapkan pada saat melakukan latihan atau pemanasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan kecil terhadap peningkatan kelincahan pada  Atlet junior bulutangkis PB. Singkut Kec. Singkut. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan eksperimen di mana rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan dengan satu kelompok melalui tes awal – tes akhir (one group desaign). Kemampuan shuttle run diukur atau dinilai melalui tes awal, kemudian diberi perlakuan Latihan permainan kecil. Setelah diberi perlakuan selama 6 minggu,  kemudian shuttle run diukur atau dinilai melalui tes akhir. Penelitian ini dilakukan di PB. Singkut kec Singkut Kab Sarolangun pada bulan Desember 2016 s/d Januari 2017. Hasil permainan kecil memberi pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kelincahan, ini dibuktikan pada pengujian hipotesis yaitu t hitung > t table  adalah  2,58> 2,19. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa permainan kecil dapat meningkatkan kelincahan pada atlet junior bulu tangkis PB. Singkut Kec Singkut.
Comprehensive study on elementary school children’s 24-hours movement guidelines in physical education class Dinafi, Yusra; Saputra, Adhe; Muzaffar, Ahmad
Journal Sport Area Vol 8 No 3 (2023): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2023.vol8(3).12928

Abstract

Sedentary behavior changes during the pandemic caused a crucial reduction in the need for physical education and the time involved in physical activity so all parents and teachers at school experienced this challenge. The purpose of this study was to investigate the 24-hours movement guidelines, sleep quality, and screen time during and after the pandemic. This study used a cross-sectional method with an observational approach. The total subjects in this study were 1070 elementary school students with an average age of 10.69 ± 0.83 years, body weight 37.32 ± 10.57 kg, and height 139.66 ± 9.78 cm. The results showed that after the pandemic, children's playing habits outdoors and sleep duration increased sharply as the time in front of the screen decreased, although they tended to be the same as during the pandemic. Thus, it is hoped that these findings can serve as a reference for parents and teachers in schools to adopt a healthy lifestyle by prioritizing physical activity compared to using screens. so that habits during a pandemic can be overcome and students can improve their fitness levels. This investigation is limited to Jambi and its surrounding areas. Additional research can investigate the rise in the number of elementary school and respondents, as well as expand the scope to include the province, island, and country of Indonesia. This study findings may assist in restoring the physical activity behaviors of elementary school-aged children whose well-being is presently being compromised by excessive screen time, so that habits during a pandemic can be overcome and students can improve their fitness levels.
An exploration of the correlation between stress and blood glucose levels in athletes: Strategies for maintaining peak performance Haryanto; Saputra, Adhe; Muzaffar, Ahmad
Journal Sport Area Vol 9 No 1 (2024): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2024.vol9(1).14526

Abstract

Background Problems: Stress can cause a person to experience an accumulated risk of increased cholesterol and negatively impact performance in the field, as indicated by a decrease in blood glucose levels. Research Objectives: This research aims to identify the relationship between stress and blood glucose levels to find solutions for athletes to maintain glucose levels when competing. Methods: The research method was cross-sectional with an observational study approach. Glucose levels were assessed using an Accu-Chek device, while anxiety levels were assessed using the Perceived Stress Scale (PSS) questionnaire. The research subjects were 130 Provincial Training Camp (PELATPROV) athletes with an average age of 25.01 ± 5.15 years old, a weight of 64.15 ± 7.93 kg, a height of 171.21 ± 5.88 cm, and a BMI of 21.98 ± 3.71 kg/m2. Findings and Results: The results indicated significant differences in stress (0.001 < 0.05) and blood glucose levels (0.001 < 0.05) between the two groups. The pre-PON athlete group dominated the increase in stress and decrease in blood glucose levels compared to the non-Pre-PON group. Thus, this research has provided evidence of a correlation between stress levels and decreased blood glucose levels. Conclusion: Psychological and physiological aspects were proven to have an inevitable correlation. Athletes and coaches must communicate more deeply about the expected treatment during the preparation period, during and after the match, to understand each other’s needs to achieve performance. Therefore, athletes’ performance can be maintained well during competition and training.
Kemampuan Ketepatan Longpass Siswa Sekolah Sepakbola Kota Jambi Saputra, Adhe; Nugraha, Adji; A, Palmizal
Jurnal Ilmu Olahraga dan Kepelatihan Indonesia Vol 4 No 1 (2022): Indonesian Journal of Sport Science and Coaching
Publisher : Jurusan Pendidikan Olah Raga dan Kepelatihan FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijssc.v4i1.19139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk adalah untuk mengetahui Tingkat kemampuan Ketepatan Long pass Pemain Sekolah Sepakbola Kota Jambi melalui Tes Tendangan Lambung. Penelitian ini untuk mengetahui ketepatan long pass pemain Sekolah Sepakbola Kota Jambi. Setelah melihat tes yang didapatkan kemudian data dianalisis untuk mengetahui seberapa tinggi ketepatan long pass pemain Sekolah Sepakbola Kota Jambi tersebut. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain Sekolah Sepakbola Kota Jambi  U17 yang berjumlah 20 orang. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa  kemampuan ketepatan long pass pemain Sekolah Sepakbola Kota Jambi yang berkategori sangat baik sebanyak  4 orang dengan persentase 20% , kategori baik sebanyak 8 orang dengan persentase 40% dan  berkategori cukup sebanyak 8 orang dengan persentase 40%.
Pengaruh Variasi Latihan Pola Permainan Terhadap Sistem Pertahanan Tim Sepak Bola Buana Putra FC Wahyudi, Adri; Saputra, Adhe
Jurnal Ilmu Olahraga dan Kepelatihan Indonesia Vol 5 No 1 (2023): Indonesian Journal of Sport Science and Coaching
Publisher : Jurusan Pendidikan Olah Raga dan Kepelatihan FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijssc.v5i1.23257

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi latihan pola permainan terhadap sistem pertahanan tim sepak bola Buana Putra FC. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif eksperimental. Dengan penelitian eksperimen semu. Dengan desain penelitian single-group pre-test-post-test design. Yang dilakukan di Desa Sebukar, Kabupaten Kerinci. Sampel penelitian ini 8 orang pemain, 4 pemain inti dan 4 pemain cadangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan latihan Variasi Latihan Pola Pertahanan berupa zona defense terhadap peningkatan kemampuan bertahan pemain belakang Tim Sepak Bola Buana Putra FC, dengan nilai t hitung 3,243 >t tabel 3,182, dan nilai signifikansi 0,024 < 0,05. Terdapat pengaruh yang signifikan latihan Variasi Latihan Pola Pertahanan berupa Man to Man Marking terhadap peningkatan kemampuan bertahan pemain belakang Tim Sepak Bola Buana Putra FC, dengan nilai t hitung 3,873 >t tabel 3,182, dan nilai signifikansi 0,035 < 0,05. Dan tidak ditemukannya perbedaan yang signifikan antara latihan variasi latihan pola pertahanan berupa zone defense dan  berupa Man to Man Marking terhadap peningkatan kemampuan bertahan pemain belakang Tim Sepak Bola Buana Putra FC, dengan nilai  t hitung 0,000 <t tabel 2,447, dan nilai signifikansi 1.000 > 0,05. Penelitian ini didapatkan adanya pengaruh yang signifikan latihan variasi pertahanan berupa zona defense maupun Man To Man terhadap peningkatan kemampuan bertahan pemain belakang Tim sepak Bola Buana Putra FC. Tidak ditemukan perbedaan yang signifikan antara latihan Variasi Latihan Pola Pertahanan berupa zone defense dan  berupa Man to Man Marking terhadap  peningkatan kemampuan bertahan pemain belakang Tim Sepak Bola Buana Putra FC.
Dampak Kegiatan Ekstrakurikuler Terhadap Prilaku Siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Tanjung Jabung Barat Apriantono, Lukman Nur Riki; Saputra, Adhe; Yanto, Anggel Hardi
Jurnal Ilmu Olahraga dan Kepelatihan Indonesia Vol 6 No 1 (2024): Indonesian Journal of Sport Science and Coaching
Publisher : Jurusan Pendidikan Olah Raga dan Kepelatihan FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijssc.v6i1.30170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kegiatan ekstrakurikuler terhadap siswa  MAN 1 Tanjung Jabung Barat. Penelitian ini bersifat deskriptif, yang bertujuan mendapatkan gambaran faktual dan menyeluruh dari keadaan objek tanpa bermaksud membuat generalisasi. Metode penelitian ini melibatkan penggunaan teknik observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil uji reliabilitas menunjukkan bahwa nilai rhitung (0,696) lebih besar daripada rtabel (0,514) pada taraf signifikansi 5%, sehingga hipotesis awal (H1) diterima sementara hipotesis nol (Ho) ditolak. Selanjutnya, hasil uji T menunjukkan bahwa t hitung (3,936) melebihi t tabel (2,010), memperkuat kesimpulan bahwa terdapat dampak yang signifikan antara kegiatan ekstrakurikuler (X) terhadap perilaku siswa dan siswi (Y). Nilai signifikansi uji t (0,004 < 0,05) mengindikasikan dampak yang signifikan antara kegiatan ekstrakurikuler dan perilaku siswa dan siswi. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler berpengaruh terhadap perilaku siswa dan siswi di MAN 1 Tanjung Jabung Barat.
Pengembangan Alat Bantu Latihan Rings Senam Artistik Putra Persani Jambi Tarigan, Bintangta; Muzaffar, Ahmad; Saputra, Adhe; Widowati, Atri
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 8, No 3 (2024): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v8i3.13178

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan alat bantu latihan senam artistik putra yang akan membantu pelatih dan atlet PERSANI Jambi dalam latihan mereka. Penelitian ini merupakan penelitian RD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix method (kuantitatif dan kualitatif). Jumlah populasi dari seluruh atlet senam artistik persani jambi berjumlah 20 atlet maka sampel yang digunakan seluruh populasi dengan membagi menjadi 2 kelompok, yaitu: kelompok kecil dan kelompok besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat bantu ini bernilai sangat baik dan layak untuk digunakan. Prosedur utama dalam penelitian dan pengembangan ini terdiri dari 10 langkah, yaitu: 1) Research and information gathering, 2) Planning, 3) Develop Preliminary Form Of Product, 4) Preliminary Field Testing, 5) Operational Field Testing, 6) Operational Product Revision, 7) Main Field Testing, 8) Main Product Revision, 9) Final Product Revision, Dan 10) Dissemination And Implementation. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa produk model pengembangan alat rings untuk cabang olahraga senam artistik putra dapat digunakan untuk (1) meningkatkan keterampilan gerak pada alat rings bagi atlet senam tingkat junior dan senior; (2) Sebagai sarana latihan bagi atlet senam artistik putra tingkat pemula, junior dan senior.