Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal Of Agritech Science (JASc)

KARAKTERISASI MUTU BIOLOGIS BAKASANG IKAN CAKALANG (Katsuwonus Pelamis) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK ASAM JAWA (Tamarindus indica L) SELAMA FERMENTASI Lisna Ahmad; Sanjung Ismiaty Adjam; Zainuddin Antuli
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 6 No 02 (2022): Journal of Agritech Science (JASc) - November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v6i02.984

Abstract

Ikan cakalang (Katsuwonus Pelamis) merupakan salah satu jenis ikan yang banyak diolah oleh masyarakat, terutama masyarakat Gorontalo. Pemanfaatan ikan cakalang terutama dagingnya diolah menjadi buah tangan seperti abon dan cakalang fufu dengan cara pengasapan. Limbah ikan berupa jeroan dan tulang belum dimanfaatkan. Dalam penelitian ini dilakukan pembuatan bakasang yang memanfaatkan jeroan ikan cakalang dengan penambahan ekstrak asam jawa dan variasi lama fermentasi. Penelitian ini adalah penelitian action research yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan variasi lama fermentasi; (3 hari), (6 hari), (9 hari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama fermentasi bakasang ikan cakalang memberikan pengaruh nyata terhadap kadar TVB-N, kadar histamin, dan kadar pH, sedangkan pada kadar air tidak berpengaruh nyata terhadap lama fermentasi bakasang. Proses fermentasi ini juga menghasilkan pertumbuhan bakteri asam laktat (BAL). Total pertumbuhan BAL dan Kapang tertinggi dihasilkan dari lama fermentasi 3 hari (P1). Hasil uji organoleptik bakasang ikan cakalang dengan parameter warna, aroma dan tekstur menunjukkan bahwa panelis memilih rentang skor untuk warna 3,90 – 6,13 (agak tidak suka sampai suka), aroma dengan skor 3,63 – 5,07 (agak tidak suka sampai agak suka), dan tekstur dengan skor 3,20 – 5,13 (agak tidak suka sampai agak suka)..
VARIASI KONSENTRASI PENAMBAHAN GARAM TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN MIKROBIOLOGI TERASI BUBUK IKAN TONGKOL (Euthynnus Affinis) pakaya, pityaningsi; Limonu, Marleni; Antuli, Zainudin
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 7 No 02 (2023): Jurnal Of AgritechScience (JASc) - November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v7i02.1287

Abstract

Terasi bubuk merupakan pengembangan dari produk terasi pasta yang dikeringkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi garam terhadap nilai sensori dan mutu terasi bubuk ikan tongkol. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktor tunggal yakni variasi konsentrasi garam, yang terdiri dari 4 perlakuan, P1, P2, P3 masing-masing perlakuan menggunakan 500 g ikan tongkol, sedangkan perlakuan P0 sebagai kontrol diambil dari terasi yang beredar di pasaran. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali pengulangan sehingga didapatkan 12 unit percobaan. Parameter pengujian meliputi analisis sensori, kadar air, protein, cemaran mikroba salmonella, dan uji kelarutan. Analisis data menggunakan SPSS. Jika berbeda nyata antara taraf perlakuan maka akan dilanjutkan dengan uji Duncan multiple range test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi garam yang berbeda pada terasi bubuk ikan tongkol berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap tingkat kesukaan warna, tekstur, kadar air, protein dan berpengaruh tidak nyata (p>0,05) terhadap tingkat kesukaan aroma, rasa dan kelarutan. Karakteristik sensori dan mutu terasi bubuk ikan tongkol terbaik terdapat pada pemberian konsentrasi garam 17,5% dengan nilai organoleptik rata-rata pada skala (netral), kadar air 7,24%, kadar protein 19,40%, uji salmonella (negatif), dan uji kelarutan 54,42%.
Pengaruh Konsentrasi Garam dan Lama Fermentasi Terhadap Karakteristik Kimia dan Mutu Organoleptik Kimchi Labu Air (Lagenaria siceraria) Barani, Stefany Risky; Antuli, Zainudin; Une, Suryani
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 7 No 01 (2023): Jurnal of agritech science (JASc) - Mei
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v7i01.1180

Abstract

Labu air merupakan salah satu tanaman yang memiliki banyak manfaat, tergolong murah dan mudah didapat, serta bermanfaat bagi kesehatan salah satunya membantu menurunkan kolesterol pada tubuh dan dapat mencegah diabetes dan kanker. Pemanfaatan labu air sebagai produk pangan masih sangat jarang dilakukan, karena labu air memiliki kelemahan dari segi rasa. Labu air dapat diperpanjang dengan berbagai pengolahan, salah satunya yaitu dibuat kimchi. Kimchi merupakan salah satu olahan diversifikasi pangan sekaligus meningkatkan nilai tambah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi garam dan lama fermentasi terhadap karakteristik kimia dan mutu organoleptik kimchi labu air. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktor dengan 3 kali ulangan, data yang diperoleh dianalisis menggunakan General Linear Model (Unvariate) untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh pada perlakuan, kemudian jika terdapat perbedaan antar perlakuan, maka dilanjutkan dengan uji Duncan dengan tingkat signifikasi α = 0,05. Hasil analisis BAL dengan konsentrasi garam 0% pada 2 dan 6 hari berkisar antara 7,5 x 102 – 1,2 x 103 Log CFU/mL, konsentrasi garam 2% pada 2 dan 6 hari berkisar antara 8,5 x 102 – 1,0 x 103 Log CFU/mL. Nilai vitamin C dengan konsentrasi garam 0% pada 2 dan 6 hari berkisar antara 2,82 – 4,81mg/100gr, konsentrasi garam 2% pada 2 dan 6 hari berkisar antara 1,66 – 3,45 mg/100gr dan nilai pH garam 0% pada 2 dan 6 hari berkisar antara 5,87 – 6,14, konsentrasi garam 2% pada 2 dan 6 hari berkisar antara 5,52– 5,72. Hasil organoleptik menunjukkan bahwa panelis menyukai kimchi labu air pada konsentrasi garam 4%. Kata Kunci: Kimchi, Labu Air, Garam, Fermentasi
UJI EFEKTIFITAS SUHU FERMENTASI TERHADAP KARAKTERISTIK MIKROBIOLOGI DAN KIMIA BAKASANG IKAN CAKALANG (Katsuwonus Pelamis L) Amalia, Afha; Liputo, Siti Aisa; Antuli, Zainudin
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 7 No 01 (2023): Jurnal of agritech science (JASc) - Mei
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v7i01.1182

Abstract

Bakasang merupakan salah satu produk fermentasi ikan yang memanfaatkan bakteri asam laktat dengan garam sebagai pengendali mikroorganisme. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu inkubasi dalam pembuatan bakasang ikan cakalang yang dapat mempengaruhi aktivitas bakteri dan pembentuk histamin. Metode pada penelitian ini adalah eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal, dengan 3 perlakuan yaitu :P1 (Suhu Inkubasi 25°C), P2 (Suhu Inkubasi 35°C), P3 (Suhu Inkubasi 45°C). Data dianalisis dengan uji statistis Analisis of variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan dengan Suhu Inkubasi yang berbeda berpengaruh pada pertumbuhan bakteri asam laktat (BAL) dimana perlakuan terbaik terjadi pada suhu 25°C. Suhu fermentasi juga memberikan pengaruh nyata pada kadar histamin dan TVB-N, Sedangkan pada kadar protein dan kadar air suhu fermentasi tidak memberikan pengaruh nyata. Tingkat kesukaan panelis terhadap bakasang ikan cakalang menunjukkan bahwa dari segi aroma, warna dan tekstur panelis lebih menyukai bakasang pada perlakuan suhu fermentasi 35°C, setara dengan skala netral sampai suka. Kata Kunci: Bakasang; Suhu Inkubasi