Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBUATAN GAME 2D RHYTHM RUNNING “CATCH THE BEAT” PADA PLATFORM ANDROID Grandy Grandy; Jeanny Pragantha; Darius Andana Haris
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol 9, No 1 (2021): JURNAL ILMU KOMPUTER DAN SISTEM INFORMASI
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1194.805 KB) | DOI: 10.24912/jiksi.v9i1.11566

Abstract

The game is developed using Unity Game Engine and C# language as a script maker. The game consist of 15 music with 4 music genres. The concept of this game is that the player must complete the stage containing various obstacles that can be passed or destroyed according to music’s beat and tempo. Touchscreen is used to control the game. The test results show that the game "Catch The Beat" is a game with moderate difficulty level, can be entertaining and easy to control. Some players are interested to play this game again.
PEMBUATAN GAME “SIX HORIAN” UNITY DENGAN VIRTUAL REALITY William Hartanto; Jeanny Pragantha; Darius Andana Haris
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.472 KB) | DOI: 10.24912/jiksi.v7i2.7351

Abstract

“Six Horian“ is a survival and horror virtual reality game for Android. In this game player must survive with three or four candles still lit within 166 seconds to advance to the next stage. This game use three-dimensional graphics. The game is created with the purpose of using gyro sensor on smartphone into the game, using google cardboard as external tool, and game developed with Unity. This game created by Unity game engine with C# as programming language. The testing was done with 3 methods which were blackbox testing. Alpha testing, and  beta testing through 30 respondents. The beta testing showed that not many people has played Virtual Reality game using jogging in the spot as a controller.
PEMBUATAN GAME PERTEMPURAN SURABAYA Sanchez Haryon Rohani; Jeanny Pragantha
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jiksi.v3i1.3285

Abstract

Pertempuran Surabaya game is an educational games that aims to increase knowledge about the history of struggle for Indonesia’s independence day on November 10, 1945. This game provides knowledge about the history of Indonesian independence to the players. This game can only played on a windows operating system. Pertempuran Surabaya game was created using Adobe Flash CS 6 software using Actionscript 3.0.This game consist  of 10 mini games. Each games have different type of games which has different gameplay and stages. By testing phase, it can be concluded that Pertempuran Surabaya  game has good quality and is running well. By playing the games, players knowledge about history of Pertempuran Surabaya can increase . Key wordsIndonesia, Pertempuran Surabaya, minigame, tradisional
PEMBUATAN GAME 3D PLATFORMER “LOOKING FOR TREASURE” Aditya Dwi Septian; Jeanny Pragantha; Darius Andana Haris
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.086 KB) | DOI: 10.24912/jiksi.v7i2.7358

Abstract

Game "Looking For Treasure" adalah game bergenre platformer dengan nuansa tiga dimensi. Game ini dirancang dengan menggunakan Unity3D dan ditargetkan untuk platform Personal Computer. Perancangan game ini menggunakan Unity sebagai game engine, Adobe Photoshop untuk perancangan gambar 2D pada game, dan Blender untuk memanipulasi assets 3D yang dipakai. Game dapat dimainkan dengan menggunakan keyboard dan mouse sebagai controller untuk mengendalikan pemain. Pemain berperan sebagai El yang mempunyai tugas untuk mengumpulkan harta karun di tiap world. Objektif pemain adalah mengumpulkan key untuk membuka stage selanjutnya. Selain itu pemain dapat mengumpulkan gem untuk menambah lives saat sudah terkumpul sebanyak 100 buah. Dalam game ini memiliki 6 stage yang terdiri dari 4 stage biasa dan 2 stage boss. Setiap stage memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Pemain dapat melewati setiap level dengan berjalan, melompat, dan memukul. Di tiap stage terdapat karakter musuh yang memiliki pola serangan yang berbeda-beda. Karakter musuh dibagi menjadi 2 jenis, yaitu Creator dan Guardian. Creator terdapat di semua stage biasa dan Guardian terdapat di stage boss tertentu.
PEMBUATAN GAME TOWER DEFENSE SUMMONER’S QUEST MENGGUNAKAN UNITY DENGAN TOUCH GESTURE RECOGNIZER Bill Kevin; Jeanny Pragantha; Darius Andana Haris
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.818 KB) | DOI: 10.24912/jiksi.v4i2.1393

Abstract

Summoner’s Quest is a Tower Defense Game. This game was made with the purpose of giving a new experience to players by implementing the touch gesture recognizer feature. This game is a 2D game and playable in Android-based smartphone. This game is created with Unity and C# as the programming language. Players must destroy the enemy’s base by drawing symbols on the screen to summon various soldiers to attack the monsters that protect the enemy’s base. Testing is done by blackbox method, alpha testing, and beta testing through a survey of 30 respondents. The test results indicate that the feature of drawing symbols on Summoner’s Quest makes the gameplay unique and interesting, so that players interested in playing the game again. But there are also some flaws,such as the lack of variations of the soldier’s design and the game interface looks perfect when played on a device that has a screen aspect ratio of 16:10.
PEMBUATAN ENDLESS RUNNING GAME “RUN’N ESCAPE” BERBASIS ANDROID Novaldo Rustandi; Jeanny Pragantha; Darius Andana Haris
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.146 KB) | DOI: 10.24912/jiksi.v7i2.7377

Abstract

Game “Run’N Escape” adalah game dengan genre Runner yang bertemakan fiksi ilmiah. Game ini yang memiliki tujuan memberikan permainan yang dapat menghibur. Pemain berperan sebagai tahanan yang mempunyai tujuan untuk kabur dari dalam penjara dengan bantuan tahanan yang lain. Game mempunyai tampilan berbentuk dua dimensi dan dimainkan dengan menggunakan smartphone berbasis Android. Game dibuat menggunakan game engine Unity dengan C# sebagai bahasa pemrograman. Permainan ini tidak memiliki akhir permainan level. Tujuan dari permainan pemain harus mencari skor setinggi mungkin. Pemain harus menghindari rintangan dengan melompat atau melakukan dash agar permainan tidak berakhir. Pengujian dilakukan dengan metode blackbox, alpha testing oleh pembimbing, dan beta testing melalui survei pada 30 user. Hasil pengujian menunjukkan bahwa game “Run’N Escape” merupakan pemainan yang cukup menantang, menghibur dan memiliki fitur yang cukup menarik. Sebagian pemain merasa tertarik untuk bermain, Namun terdapat kekurangan pada sisi lain yaitu kurangnya variasi tantangan objek, rintangan permainan cukup sulit untuk pemain awam, dan level yang bervariasi kurang bervariasi.
PEMBUATAN GAME PLATFORMER “MEDICAL ATTACK” MENGGUNAKAN UNITY Franky Sutanto; Jeanny Pragantha; Rendi Kristyadi
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.68 KB) | DOI: 10.24912/jiksi.v4i1.149

Abstract

Game "Medical Attack" is a platformer game genre. The purpose of this game is to provide entertainment and introduction to drugs which cure the disease. Player acts as a drug robot called Zmap which will kill the disease in the form of viruses and bacteria inside in the human body. This games was developed by Unity game engine and C#  programming language. Player must pass through each stage by using the weapon of the appropriate antibiotic shots, to defeat the enemy and boss at each stage. The game is tested by blackbox testing, alpha testing by the supervisor, and beta testing through a survey of 20 users. The test results indicate that the game "Medical Attack" is a game that is quite challenging, entertaining, easily understood by the user and provide information about drugs and diseases.
PEMBUATAN GAME STRATEGY MATCHING THREE "CRAZY DONUTS" Henry Henry; Jeanny Pragantha; Rendi Kristyadi
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol 6, No 2 (2018): JURNAL ILMU KOMPUTER DAN SISTEM INFORMASI
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.997 KB) | DOI: 10.24912/jiksi.v6i2.2636

Abstract

Game “Crazy Donuts” adalah game dengan genre puzzle berjenis match three dengan tampilan 2D pada komputer dengan sistem operasi Windows. Game ini dirancang dengan menggunakan game engine Unity dengan C# sebagai Bahasa pemrogramannya. Game ini memiliki tujuan untuk mengisi waktu luang dengan mengerjakan puzzle serta bermain bersama dengan pemain lainnya secara bersamaan untuk bertanding. Pengujian dilakukan dengan metode blackbox testing, alpha testing oleh dosen pembimbing, dan beta testing dengan melalui survei pada 30 responden. Hasil pengujian menunjukkan bahwa responden sudah banyak mengetahui tentang permainan match three, namun untuk permainan match three dengan multiplyer masih banyak yang tidak pernah memainkannya. Game “Crazy Donuts” memiliki tampilan dan gameplay yang menarik, namun masih memiliki kekurangan yaitu tingkat kesulitan dalam permainan.
PEMBUATAN GAME 3D FPS PLATFORMER “WARMIND” Tommy Wicaksono; Jeanny Pragantha; Darius Andana Haris
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.406 KB) | DOI: 10.24912/jiksi.v8i1.11492

Abstract

Warmind adalah game bergenre First-Person Shooter Platformer dengan grafik 3 dimensi. Game ini dapat berjalan di sistem operasi Windows dan dibuat dengan menggunakan game engine Unity dengan bahasa pemrograman yang digunakan adalah C#. Game ini merupakan game single player offline. Dalam game ini terdapat platform spesial untuk melewati rintangan dan jebakan yang ada. Level dalam game ini ada 5 level dengan desain rintangan dan puzzle yang berbeda setiap levelnya. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode blackbox testing, alpha testing, dan beta testing. Untuk beta testing dilakukan dengan cara survei pada 30 responden. Hasil dari pengujian adalah rintangan dan puzzle yang diberikan cukup sulit dengan level 4 menjadi yang terseulit diantara 5 level yang ada.. Memiliki tampilan UI cukup menarik, dan sebagian besar pemain berhasil mencapai level 5. Terdapat beberapa kekurangan seperti tidak ada fitur skor dan perlunya penambahan beberapa tekstur dan efek pada game
Pembuatan Game 2D Tower Defense “My Monster Tower” Pada Android Reinardus Tirto Tryharyanto; Jeanny Pragantha; Darius Andana Haris
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol 9, No 2 (2021): JURNAL ILMU KOMPUTER DAN SISTEM INFORMASI
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.119 KB) | DOI: 10.24912/jiksi.v9i2.13097

Abstract

Game "My Monster Tower" adalah sebuah game bergenre tower defense. Game ini dibuat dengan menggunakan Unity dan ditargetkan untuk platform smartphone Android. Perancangan sprite pada game ini menggunakan Aseprite sebuah aplikasi untun membuat gambar. Pemain dapat memilih 8 stage yang disediakan. Setiap stage memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Game ini memberikan sudut pandang lain yaitu bermain sebagai monster yang berusaha bertahan hidup dari keserakahan manusia. Tujuan dari game “My Monster Tower” adalah menghancurkan tower lawan dengan menggunakan karakter yang ada sambil berusaha untuk melindungi agar tower pemain tidak dihancurkan. Kondisi kemenangan dalam game ini adalah disaat tower dari lawan atau tower dari pemain hancur, pemenang dalam game ini adalah pihak yang berhasil menghancurkan tower. Pengujian dilakukan dengan metode blackbox testing, alpha testing oleh dosen pembimbing, dan beta testing dengan melalui survei pada 40 responden. Hasil pengujian menunjukkan bahwa My Monster Tower merupakan game yang cukup menarik oleh banyak orang. Hal ini dikarenakan karena My Monster Tower memiliki banyak variasi monster yang dapat dimainkan dan dikumpulkan untuk melawan musuh pada setiap stage.
Co-Authors Aditya Dwi Septian Adrian Lewis Haris Albert Ensen Albert Sany Alex Fenturi Alfred Tanuwijaya Andi Wijaya Andrean Danawan Andreas Hernawan Andrew Marcelino Anthony Anthony Arya Sena Baehaqi Bill Kevin Brian Novern Tjandra Calvin Sidik Carmello Fabrian Husen Chazio Jonathan Christine Christine Cliffen Allen Daffa Hilmi Aji Dannny Kristianto Darius Andana H Darius Andana Haris Darius Andana Haris Darren Kho Darwin Darwin David Tanry Derrick Ivan Diana Yulinda Donny Kurniawan Dwiky Anderson Ery Dewayani Ewaldo Filbert Fadhil Maulana Suryawan Franky Sutanto Geovanny Valerian Soemitha Grandy Grandy Handry Wardoyo Harley Leo Liman Helmy Thendean Helmy Yusuf Sutanto Hendaryie Hendaryie Hendra Hendra Hendy Sofjan Henry Henry Herdiman Herdiman Herman Kosasi Isammudin Isammudin Ivan Andrew Yoshua James Feriady Sulistiyo Januar Pangestu Jason Jason Alfian Jason Jason Jastin Ng Johny Andersen Jonathan Andreas Rawung Jonathan Sunarjo Julio Alexander Julyanto Wijaya Justing Justin Kelvin Wijaya Kevin Alexander Kevin kevin Kirey Larasati Leonardo Leonardo Linda Sari Livia Margarita Lucas Lucas Lukie Lukie Manatap Dolok Lauro, Manatap Dolok Marsia Marsia Martin Gozali Martindo Martindo Marveen Million Medisha Araz Meiriani Tjandra Michael Michael Muliadi Muliadi Nikolaus Ferdy Tanujaya Novaldo Rustandi Novario Jaya Perdana Pusaka, Semerdanta Reinardus Tirto Tryharyanto Rendi Kristyadi Richen Richen Ricky Yulianto Riyan Jaya Adi Pratama Robby Setiawan Robert Matthew Roberto Antonio Roberto Roberto Robertus Budihalim Ronny Setiawan Ryan Djoenaidi Sacchio Orlando Samuel Samuel Sanchez Haryon Rohani Silvana Aprilia Tarsisius Stanley Teny Handayani Teny Handhayani Timothy Rufus Tommy Wicaksono TRI SUTRISNO Valentinus Vicko Fernando Victor Christian Tania Vincent Vincent Viny Christanti M Viona Eka Mustika Virginia Virginia Wasino Wasino Wasino William Hartanto Yobel Octavinus Yohan Prasetyo Sugianto Yohanes Yohanes Yosep Yosep Yoseph Victor Kusuma Yosua Cornelus Zinpo Subetha