Articles
THE DERIVATIONAL ADJECTIVES IN “THE NEW YORK TIMES”
Ni Luh Novita Sari Jayanti;
Ni Luh Kt Mas Indrawati;
Yana Qomariana
Humanis Volume 16. No. 2. Agustus 2016
Publisher : Udayana University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (423.381 KB)
Skripsi ini berjudul“The Derivational Adjectives in the “New York Times”. Judul penelitian ini dipilih karena beberapa kata diproduksi dari proses morfologi yaitu memberikan akhiran pada dasar kata. Menguasai aturan ini dapat memberikan pemahaman bagaimana memproduksi kata baru dan membedakan kelas kata. Skripsi ini membahas tipe tipe dan posisi dari kata sifat derivatif yang ditemukan di artikel. Data diambil dari beberapa artikel tahun 2015 di koran online New York Times. Metode pengumpulan data adalah metode dokumentasi yaitu mengumpulkan kata-kata sifat derivatif dan menabelkan berdasarkan akhiran pembentuk kata sifat. Sedangkan metode yang digunakan dalam menganalisa data adalah metode deskripsi kualitatif. Teori utama yang digunakan adalah teori dari Quirk, et al (1985) pada bukunya berjudul “A Comprehensive Grammar of the English Language”. Hasil dari analysis menunjukkan bahwa akhiran –al,-able, -ous, -ive, -ent, -ous, -ly, -y, -less, -ful, -ic yang dilampirkan pada akhiran dasar kata dapat mengubah kelas kata dari kata benda dan kata kerja menjadi kata sifat. Analisa sintaksis menemukan bahwa kata sifat derivatif mempunyai posisi sebagai predikatif yang memodifikasi subyek dan posisi sebagai atributif.
Figurative Language in The Song Lyrics of the Terror Band Entitled “Keepers Of The Faith”
I Made Windu Ari Kusuma;
Yana Qomariana
Humanis Vol 20 No 1 (2017)
Publisher : Udayana University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (412.755 KB)
Judul dari penelitian ini adalah “Figurative language in the song lyrics of the Terror Band entitled Keepers of the Faith”. Lagu adalah satu media yang digunakan untuk mengungkapkan perasaan, dan menarik untuk di analisis karena menggunakan kata-kata yang beraneka ragam. Bahasa yang digunakan di dalam lagu biasanya memiliki makna yang berbeda dari bahasa yang biasanya. Lagu dibuat untuk memberikan kesenangan untuk pendengar. Di dalam penelitian ini ada 13 lagu dari album “Keepers of the Faith”. Diantaranya Your enemies are mine, Stight tight, Return to strength, The struggle, Shattered, You’re caught, Dead wrong, Keepers of the faith, Stay free, Hell and back, Only death, The new blood, dan Defiant. Penelitian ini menggunakan lirik lagu dari album “Keepers of the Faith” dari band Terror sebagai sumber data. Metode dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Teori yang digunakan adalah dari K.L Knickerbocker dan H.Williard Reninger (1963) dan teori kedua mengenai makna (semantic) dari Leech (1979). Hasil dari penelitian ini menemukan 4 tipe dari bahasa kiasan (figurative language) dan makna yang didapatkan adalah makna konotasi.
Structure of English Locative Inversion
I Ketut Widi Adnyana;
Yana Qomariana
Humanis Vol 24 No 4 (2020)
Publisher : Udayana University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (638.416 KB)
|
DOI: 10.24843/JH.2020.v24.i04.p05
A sentence structure involves the packaging of meaning. Words and their order decide the meaning of a sentence conveyed. This study discussed two points of problems. The first one is locative inversion structure in sentences taken from Corpus of Contemporary American English. The other problem is the constraints of locative inversion in the English grammar. The problems are discussed based on the theory of inversion by Hewings (2005). Method used to collect the data was documentation method. The analysis was conducted using descriptive qualitative method. The result of the analysis is shown using informal method. As results, this study shows that locative inversion structure is different from canonical structures. It has a distinct feature contrasting it with canonical structure. It also has several constraints regarding subject, predicate, and salient information affecting its formation.
Word Formation on Twitter Posts
I Wayan Suparta;
Yana Qomariana;
Ni Ketut Sri Rahayuni
Humanis Vol 18 No 1 (2017)
Publisher : Udayana University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (349.591 KB)
Skripsi ini berjudul “Pembentukkan Kata pada Postingan Twitter”. Penelitian ini terinspirasi dari fenomena di media sosial bernama Twitter di mana beberapa penggunanya cenderung menciptakan istilah-istilah baru yang unik dan menarik lalu kemudian menggunakannya sebagai salah satu alat untuk berkomunikasi. Peristiwa ini terjadi dikarenakan ada beberapa hal yang tidak bisa mereka ungkapkan dengan istilah yang sudah ada sebelumnya. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan dan menjelaskan proses pembentukkan kata pada postingan Twitter dan juga menentukan makna yang muncul akibat proses tersebut. Sumber data penelitian ini diambil dari beberapa postingan di Twitter. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metoda dokumentasi dengan teknik pencatatan. Kemudian data yang telah terkumpul dianalisa menggunakan metoda deskriptif kwalitatif. Berdasarkan teori morfologi oleh Lieber (2009), terdapat delapan proses pembentukkan kata yang ditemukan pada penelitian ini yang kemudian dianalisa dan dideskripsikan makna kata tersebut menggunakan teori makna oleh Chaer (2014). Terdapat lima makna yang ditemukan pada analisa data yakni makna leksikal, makna gramatikal, makna kontekstual, makna konseptual dan makna asosiatif.
The Syntactic Functions of Relative Clauses in A Game of Thrones Novel
Imelia Anggraeni Deborah;
Yana Qomariana
Humanis Vol 22 No 2 (2018)
Publisher : Udayana University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (807.348 KB)
|
DOI: 10.24843/JH.2018.v22.i02.p03
Penelitian yang berjudul The Syntactic Functions of Relative Clauses in A Game of Thrones Novel ini mengangkat dua pokok masalah yakni; tipe klausa relatif yang ditemukan di novel dan fungsi sintaksis dari klausa relatif yang terdapat dalam novel tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan tipe-tipe klausa relatif yang muncul dalam novel serta menjelaskan fungsi-fungsi sintaksis klausa relatif yang ditemukan. Pengumpulan data diambil langsung dari novel A Game of Thrones yang ditulis oleh G. R. R. Martin pada tahun 1996. Data-data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif dan kualitatif. Penelitian ini menerapkan dua teori. Teori utama diusulkan oleh Oshima dan Hogue dalam buku mereka berjudul Writing Academic English (1999). Teori tersebut dipakai untuk mengulas fungsi sintaksis dari klausa relatif. Teori pendukung diusulkan oleh Radford dalam bukunya Transformational Syntax: A Student Guide to Chomsky’s Extended Theory (1988). Teori kedua ini digunakan untuk menemukan tipe klausa relatif dalam novel. Penerapan pohon diagram dalam penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran jelas mengenai fungsi sintaksis dari klausa relatif. Berdasarkan masalah pertama, penelitian ini menghasilkan bahwa semua tipe klausa relatif ditemukan dalam novel; terbatas, tidak terbatas, dan bebas. Permasalahan kedua menghasilkan bahwa keenam fungsi sintaksis dari klausa relatif semua ditemukan kecuali bagian dari salah satu fungsi yakni klausa relatif pada frasa kualitas tidak ditemukan.
PELATIHAN BAHASA INGGRIS BAGI STAF DINAS PARIWISATA KABUPATEN TABANAN
K. S. Indriani;
N. K.S. Rahayuni;
N. M.A. Widiastuti;
Y. Qomariana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 4 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (235.355 KB)
|
DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i04.p01
Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang merupakan hal penting dalam dunia pariwisata. Bahasa Inggris digunakan tidak hanya sebatas sarana komunikasi, tetapi juga sebagai sarana dalam peningkatan kualitas pelayanan pariwisata. Kepuasan wisatawan dapat ditingkatkan salah satunya dengan peningkatan kemampuan berbahasa SDM yang terlibat di bidang tersebut. Apabila kualitas SDM yang terlibat dalam bidang pariwisata berhasil ditingkatkan, maka tingkat kepuasan wisatwan pun dapat didongkrak. Mengingat pentingnya bahasa Inggris bagi dunia pariwisata, maka Program Udayana Mengabdi dalam bentuk pelatihan bahasa Inggris bagi staf Dinas Pariwisata kabupaten Tabanan dilakukan guna meningkatkan kualitas sumber daya staf Dinas Pariwisata kabupaten Tabanan, khususnya dalam kemampuan berbahasa Inggris. Materi pelatihan yang diberikan berupa English for Tourism yang disesuaikan dengan kebutuhan bahasa Inggris peserta pelatihan. Pelatihan bahasa Inggris ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan LP3M Universitas Udayana sebagai upaya mendukung program kerja Dinas Pariwisata kabupaten Tabanan.
CAUSATIVE CONSTRUCTIONS IN JAVANESE
Yana Qomariana
Lingual: Journal of Language and Culture Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : English Department, Faculty of Humanities, Udayana University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/LJLC.2016.v01.i01.p11
This paper aims at analyzing causative constructions found in Javanese. The data were takenfrom low register of Javanese spoken in Malang, a city in eastern part of Java Island throughobservation and note taking techniques. Furtehrmore they were analyzed descriptivelyagainst theory of causative construction by Kroeger (2004). The result showed that threetypes of causative construction: lexical, analytical and morphological causatives exist inEastern Javanese.
Stance of Indonesian Writers in Journal Articles
Yana Qomariana;
Lirishati Soethama
Lingual: Journal of Language and Culture Vol 12 No 2 (2021): Lingual: Journal of Language and Culture
Publisher : English Department, Faculty of Humanities, Udayana University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/LJLC.2021.v12.i02.p07
Stance refers to attitude, feelings, judgment or commitment of a speaker towards a proposition. A speaker employs certain linguistics features to express his stance including hedges, boosters, self-mentions and attitude markers. This research aims at analyzing stance of Indonesian writers in social and hard science journal articles written in English by examining the use of linguistic features employed as stance markers. The research result shows that the writers of social science articles use more stance marker compares to those of hard science articles. Indonesian writers maintain the objectivity of academic writing as there was very limited use of self-mentions in the articles. The stance markers used by Indonesian writers represent the positive, negative or neutral type of stance.
Kesalahan Gramatikal Karena Pengaruh Bahasa Ibu dalam Tulisan Mahasiswa Program Studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana
Yana Qomariana;
Ida Ayu Made Puspani;
Ni Ketut Sri Rahayuni
Journal Social and Humaniora Vol 19 No 2 (2019)
Publisher : Udayana University Press bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (694.371 KB)
|
DOI: 10.24843/PJIIB.2019.v19.i02.p09
Dalam pembelajaran bahasa asing atau bahasa kedua seringkali dijumpai kesulitan yang dilakukan oleh pembelajar. Kesulitan tersebut antara lain disebabkan oleh adanya perbedaan antara bahasa asing yang dipelajari (L2) dengan bahasa ibu pembelajar (L1). Terdapat kesalahan pembelajar yang dipengaruhi oleh L1. Kesalahan-kesalahan tersebut bisa terjadi pada bidang fonologi, kosa kata, dan tata bahasa (Breadsmore, 1982). Perbedaan ini menyebabkan kesalahan-kesalahan dalam penggunaan L2 oleh pembelajar. Hal ini menunjukkan pengaruh dari L1 terhadap pemerolehan L2 (Ellis in Bhela, 1999). Penelitian ini bertujuan menganalisa pengaruh bahasa ibu terhadap bahasa Inggris mahasiswa program studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana, bahasa Bali dianggap sebagai bahasa Ibu mahasiswa. Kedua bahasa akan dibandingkan untuk menganalisa perbedaan dan persamaan diantara keduanya. Responden dalam penelitian adalah mahasiswa semester dua Program Studi Sastra Inggris yang akan dianalisa kemampuan menulisnya dalam Bahasa Inggris. Tulisan mahasiswa kemudian akan dianalisa berdasarkan kesalahan yang ditemukan, khususnya dalam hal morfologi dan sintaksis. Selanjutnya, kesalahan-kesalahan tersebut dianalisa berdasarkan perbedaan antara L1 dan L2 yang menyebabkan terjadinya kesalahan.
The Analysis of Conflict of the Main Character in the Movie “I am Sam”
Ketut Nudhi Angga Bramaditha;
Yana Qomariana
Udayana Journal of Social Sciences and Humanities Vol 4 No 2 (2020): UJoSSH, September 2020
Publisher : Research and Community Services Institutes of Udayana University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/UJoSSH.2020.v04.i02.p06
The title of this paper is The Analysis of Conflict of the Main Character in the Movie “I am Sam”. This study focuses on describing the category and function of the main character and the external conflicts of the main character. The movie I am Sam was analyzed by categorizing the main character. The data of this study were taken from a movie entitled I Am Sam. The data were collected through documentary method, by watching the movie and were then by marking and taking notes of parts of the movie which are related to the study. The data then were categorized based on the theories. The American drama film I am Sam which is the compelling story of Sam, a mentally-challenged father raising his daughter Lucy with the help of a unique group of friends. The category and function were analyzed based on the theory proposed by Wellek and Warren (1995: 227) who divide character into two types, static and dynamic characters; the analysis also included Protagonist and Antagonist characters. The conflict was analyzed based on the theory of literature proposed by Kenney (1996) who divides conflicts into two types, external and internal conflicts. But in the movie, the only external conflict occurs. The analysis brought some conclusions. Sam, as the main character, has a mental disorder, described as a really kind-hearted person. He also had a big willing, even so many challenges he should pass to live with his daughter, he still tried so hard to do it. After so many people hurt his feeling, he was still kind and did not do bad things to them. The conflicts all passed with him being a kind and honest person.