Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Supervisi dan Motivasi Dengan Kepatuhan Perawat Mencuci Tangan Di RSUD Danuarsa Parwa; Menik Sri Krisnawati; Emy Darma Yanti
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v2i1.281

Abstract

Health-care Associated Infection (HAIs) is a serious health problem and impact the country's economic burden. The efforts of hand wash is to prevent HAIs. Head of Space supervision and nurse’s motivation factors are affect hand washing compliance that remain poor among nurses. This research was conducted to determine the relationship between Head of Space supervision and nurse’s motivation with hand washing compliance in RSUD Y in 2018. This research was descriptive correlation with cross sectional design. The samples were 33 associate nurse through total sampling. The data was collected by questionnare and observation sheet. This research showed there is relationship between Head of Space supervision with hand washing compliance (p-value = 0.014, r = 0.423) and there is relationship between nurse’s motivation with hand hygiene compliance (p- value = 0.012, r = 0.433). This research concluded were Head of Space supervision by doing bad will decreased hand hygiene compliance and if nurse’s motivation increases will increased hand hygiene compliance among nurses in X room RSUD
Work stress among nurse supervisors at Bangli Regional General Hospital: An analytical study Yanti, Ni Putu Emy Darma; Devi , Agung Putu Ayu Mita Mahestya; Sanjiwani , Ida Arimurti; Krisnawati, Komang Menik Sri
Jurnal Keperawatan Vol. 17 No. 2 (2026): May
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jk.v17i2.41887

Abstract

Introduction: Nurse supervisors play a critical role in healthcare, balancing direct patient care with administrative responsibilities. Their high-stress work environment increases the risk of physical and mental health challenges, which can negatively impact job performance. Identifying stressors and implementing effective interventions are essential to improving nurses’ well-being and maintaining high-quality patient care.Objectives: This study examines work-related stress levels among nurse supervisors at Bangli Regional General Hospital. Methods: Using a quantitative approach, data were collected from 99 participants selected through stratified random sampling. The New Brief Job Stress Questionnaire (BJSQ), a validated 63-item instrument, was used to assess stress levels, and data were analyzed using univariate methods. Results: Most nurse supervisors reported low stress levels, suggesting generally manageable workplace conditions. However, a notable proportion experienced moderate-to-severe stress, indicating the need for targeted support. Key stressors likely include high workloads, emotional demands, and insufficient rewards or recognition. To address these concerns, hospitals should enhance communication between staff and management to ensure nurses feel heard and supported. Additionally, improving reward systems—such as performance-based incentives or recognition programs—could boost morale and reduce burnout. Conclusions: Regular stress screenings should also be implemented to identify at-risk individuals early. By adopting these measures, healthcare institutions can foster a healthier work environment, ultimately benefiting both nurses and patient care outcomes. Further research could explore specific stress triggers and evaluate the effectiveness of workplace interventions.
HUBUNGAN KUALITAS PERSAHABATAN DAN PERILAKU BULLYING PADA SISWA KELAS VIII DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 3 ABIANSEMAL Ni Luh Putu Sulyastini; Ni Komang Ari Sawitri; Ni Putu Emy Darma Yanti; Putu Ayu Sani Utami
Community of Publishing in Nursing Vol. 14 No. 3 (2026): Juni 2026
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2026.v14.i03.p14

Abstract

Perundungan pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Bali semakin bervariasi dan menjadi perhatian yang cukup serius. Remaja sering kali terdorong untuk menunjukkan perilaku agresif ketika berinteraksi di lingkungan sekolah, dengan tujuan membuktikan mereka layak masuk ke suatu circle tertentu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kualitas persahabatan berkaitan dengan perilaku bullying di antara siswa kelas VIII di SMPN 3 Abiansemal. Jenis pendekatan penelitian yang diterapkan yaitu korelasional desain cross-sectional. Penelitian melibatkan 77 siswa yang dipilih secara acak menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian dua kuesioner mengenai kualitas persahabatan dan perilaku bullying. Hasil analisis menyatakan bahwa karakteristik responden dominan berjenis kelamin perempuan yakni 53 siswa (68,8%), mayoritas responden berusia 14 tahun yaitu 50 siswa (64,9%), siswa memiliki kualitas persahabatan kategori sedang sebanyak 60 siswa (77,9%) dan perilaku bullying dengan kategori sedang sebanyak 63 siswa (81,8%). Mayoritas siswa melakukan perilaku bullying berupa relational bullying dengan persentase (52%). Hasil uji spearman rank menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kualitas persahabatan dengan perilaku bullying pada siswa kelas VIII di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Abiansemal (p=0,005). Pentingnya kualitas persahabatan ditingkatkan melalui pengembangan program kegiatan team building, dapat diterapkan sekolah sebagai sarana bagi remaja meningkatkan rasa saling memiliki dalam membina persahabatan yang berkualitas.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA TENAGA KESEHATAN SELAMA PANDEMI COVID-19 DI RSUD BALI MANDARA Ni Putu Novi Lisdayanti; Komang Menik Sri Krisnawati; Ni Putu Emy Darma Yanti
Community of Publishing in Nursing Vol. 14 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2026.v14.i02.p02

Abstract

Tenaga kesehatan sebagai garda terdepan sangat rentan tertular virus Covid-19 dan hal tersebut dapat meningkatkan kekhawatiran pada tenaga kesehatan, dimana kekhawatiran tersebut akan berdampak kepada motivasi kerja tenaga kesehatan. Motivasi kerja merupakan salah satu faktor utama yang dapat memengaruhi kinerja tenaga kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja tenaga kesehatan selama masa pandemi COVID-19 di RSUD Bali Mandara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Responden penelitian adalah seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di Ruang Isolasi RSUD Bali Mandara dengan total 50 tenaga kesehatan. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas jenis kelamin tenaga kesehatan yang bertugas di ruang isolasi adalah perempuan (56%), mayoritas tenaga kesehatan yang bertugas adalah perawat (88%), gambaran motivasi kerja tenaga kesehatan mayoritas pada tingkat motivasi kerja yang baik (68%), dan gambaran kinerja tenaga kesehatan mayoritas ada pada tingkat kinerja yang baik (54%), analisis data dengan menggunakan uji korelasi Spearman Rank didapatkan p-value < 0,05 dan didapatkan nilai korelasi (r) = 0,313. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan positif yang signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja tenaga kesehatan selama masa pandemi Covid-19 di RSUD Bali Mandara dengan korelasi lemah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pedoman dalam mempertahankan motivasi kerja untuk meningkatkan kinerja pada tenaga kesehatan.
Co-Authors , I Gusti Ngurah Putu Jaya Antara Agustina, Ni Putu Dian Danuarsa Parwa Devi , Agung Putu Ayu Mita Mahestya Dewa Gede Ari Wisnawa Dewa Gede Baskara Diantari, Ni Putu Arsita Dimas Aji Saputra Gusti Ayu Ary Antari Hanny Handiyani Hary Pradiksa I Gede Nova Ariawan I Gede Nova Ariawan I Gusti Ayu Pramitaresthi I Gusti Ngurah Bagus Yogi Saputra I Gusti Ngurah Juniartha I Gusti Ngurah Putu Jaya Antara I Kade Iman Darmawan I Kadek Saputra Ida Ayu Made Vera Susiladewi Ida Ayu Md Vera Susiladewi Ida Ayu Md Vera Susiladewi Ida Ayu Putri Saraswati Indah Mei Rahajeng Kadek Cahya Utami Kadek Eka Swedarma Kadek Febri Dwi Upayanti Kadek Putra Sanchaya Komang Menik Sri Krisnawati Kuntarti Lanang Triana, I Ketut Dian Luh Yudita Intan Pratiwi Made Edi Pramana Putra Made Oka Ari kamayani, Made Oka Ari Meril Valentine Manangkot Ni Gusti Ayu Putu Triyani Ni Kadek Arie Octarini Ni Kadek Ayu Suarningsih Ni Komang Ari Sawitri Ni Komang Ari Sawitri Ni Luh Okta Wentari Dewi Ni Luh Putu Sulyastini Ni Made Aries Minarti Ni Made Dian Sulistiowati Ni Putu Arin Wirasantini Ni Putu Novi Lisdayanti Nugraha, I Made Arie Dharma Putra Nyoman Agus Jagat Raya Octarini, Ni Kadek Arie Pradiksa, Hary Putri, Anindia Annisa Putu Ayu Asri Damayanti Putu Ayu Sani Utami Putu Gede Putra Suastrawan Putu Mega Krisnayanti Rahmayanti, Asih Devi Sanjiwani , Ida Arimurti Suryadi, Putu Maya Ratih Susiladewi, Ida Ayu Md Vera Syahidin, Rukhiyat TRIANA, I KETUT DIAN LANANG Vip Paramarta Wardana, I Made Agus Jaya Wisnawa, Gede Adi