Claim Missing Document
Check
Articles

Found 120 Documents
Search
Journal : JUPE

PENINGKATAN HASIL BELAJAR RENANG GAYA BEBAS MELALUI PENDEKATAN DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR Noprian Tri Handoko; Frans Nurseto; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 4 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine how much the learning outcomes of freestyle swimming through the diagnostic approach of learning difficulties for students. The result of this study would be useful to teachers and students in learning freestyle swimming. The method used in this research was the method of PTK. The population in this study were students of class X SMK Kartika TAMA METRO. Samples were 23 students in SMK Kartika TAMA with the sampel was Class X TKJ 1. From these results it can be concluded that the diagnostic approach can help students in solving the learning difficulties especially for freestyle swimming lessons.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar renang gaya bebas melalui pendekatan diagnostik kesulitan belajar bagi siswa.Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi guru dan siswa dalam pembelajaran renang gaya bebas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ptk . Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas x SMK KARTIKA TAMA METRO. Sampel berjumlah 23 siswa di SMK KARTIKA TAMA dengan sampek kelas X TKJ 1. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan melakukan pendekatan diagnostik kesulitan belajar dapat membantu siswa dalam memecahkan kesulitan belajar terutama untuk pelajaran renang gaya bebasKata kunci : kesulitan belajar, pendekatan diagnostik, renang gaya bebas.
Pengembangan Model Latihan Dribbling Sepakbola Badral Elan Fauzan; Rahmat Hermawan; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 3 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problems in this study is still low level of skill dribbling students extracurricular football SMP Negeri 3 Pringsewu. The goal to be achieved on this research and development is to produce a model of soccer dribbling exercise model. This research uses Research Development (R D) method. Subjects in this study were junior high school students who followed extracurricular soccer. Product effectiveness test is based on the assessment of soccer experts, learning, and linguists. The value obtained is 75.8 which is stated quite valid and feasible to use. Based on the results of the development can be concluded: (1) The developed training model can be applied in the training process (2) This dribbling football training model can improve the ability of dribbling students, (3) As a contribution to the science of education, especially the field of football. Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat keterampilan dribbling siswa ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 3 Pringsewu. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan produk model latihan dribbling sepakbola. Penelitian ini menggunakan metode Research Development (RD). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa SMP yang mengikuti ekstrakulikuler sepakbola. Uji efektifitas produk yaitu berdasarkan penilaian ahli sepakbola, pembelajaran, dan ahli bahasa. Nilai yang didapatkan adalah 75,8 yang dinyatakan cukup valid dan layak untuk digunakan. Berdasarkan hasil pengembangan dapat disimpulkan : (1) Model latihan yang dikembangkan  dapat diterapkan dalam proses latihan (2) Model latihan dribbling sepakbola ini dapat meningkatkan kemampuan dribbling siswa, (3) Sebagai sumbangan bagi ilmu pendidikan khususnya bidang sepakbola. kata kunci : dribbling, model, latihan, sepakbola.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KELOMPOK DAN BERPASANGAN TERHADAP GERAK DASAR SEPAKSILA PERMAINAN SEPAKTAKRAW Yandri Arif; Surisman Surisman; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 3 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine how much influence between groups and paired learning model for basic motor skills in the game sepaksila sepaktakraw in class V MI Ismaria Al-Qur'aniyyah Bandar Lampung. The method used was a comparative experiment. Population was 40 students. Data collection technique was using basic motion tests sepaksila in the game of sepaktakraw. The results showed that there was a significant relationship between group learning model and paired learning model against sepaksila basic motion in sepaktakraw games where paired learning model was paired more influential and more improving basic motor skills. The conclusion of the study is learning model was giving more significant effect on the group learning model for basic motion sepaksila.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh antara model pembelajaran kelompok dan berpasangan terhadap keterampilan gerak dasar sepaksila dalam permainan sepaktakraw pada siswa kelas V MI Ismaria Al-Quraniyyah Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen komparatif. Populasi berjumlah 40 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes gerak dasar sepaksila dalam permainan sepaktakraw. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran kelompok dengan model pembelajaran berpasangan terhadap gerak dasar sepaksila dalam permainan sepaktakraw dimana model pembelajaran berpasangan lebih berpengaruh dan lebih meningkatkan kemampuan gerak dasar. Kesimpulan dari penelitian adalah model pembelajaran berpasangan lebih berpengaruh signifikan dari pada model pembelajaran kelompok terhadap gerak dasar sepaksila.Kata kunci : berpasangan, gerak dasar, model pembelajaran kelompok, sepaksila, sepaktakraw.
Hubungan Kekuatan Otot Tungkai dan Tinggi Badan Terhadap Keterampilan Heading Batara Yoki Putra; Suranto Suranto; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 1 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship between leg muscle strength and height of heading skill. The research method used in this research was correlational descriptive method. The population in this study are students of UKM Football University of Lampung, while the sample of research was 20 students of UKM Football age 18-19 years.The data collection instrument was a test skill heading. The technique of data analysis used quantitative analysis was product moment correlation formula.The results showed that there was a significant relationship between leg muscle strength and height of heading skill.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kekuatan otot tungkai dan tinggi badanterhdap keterampilan heading. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelasional.Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa UKM Sepakbola Universtas Lampung, sedangkan sampel penelitian adalah 20mahasiswa UKM Sepakbola usia 18-19 tahun.Instrumen pengumpul data berupa tes keterampilan Heading. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif yaitu rumus korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai dan tinggi badan terhdap keterampilan heading.Kata kunci: heading, kekuatan otot tungkai, tinggi badan
HUBUNGAN POWER OTOT TUNGKAI DAN KECEPATAN LARI TERHADAP KCEPATAN TENDANGAN PENALTI Singgih Pradipto; Ade Jubaedi; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 2 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the relationship of limb muscle power and running speed to the speed of a penalty in football extra-curricular of SMAN 7 Bandar Lampung students. The method used was the correlation method. The samples used were students in football extracurricular of SMAN 7 Bandar Lampung amounting to 24 students. Data collecting was using test and measurement instruments and data processing was using linear correlation formula. The result is that the leg muscle power and running speed has a significant relationship with the result of penalty kick speed. The results showed that the correlation of limb muscle power with the result of penalty kick speed was 0.84, then the correlation coefficient of the running speed with the results of pinalty kick speed was 0.75. This means that there is a very strong relationship and strong enough between the leg muscle strength and agility to dribble speed results.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan power otot tungkai dan kecepatan lari terhadap kecepatan tendangan penalti pada siswa ekstrakurikuler sepakbola SMA N 7 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasional. Sampel yang digunakan adalah siswa ekstrakurikuler sepakbola di SMA N 7 Bandar Lampung yang berjumlah 24 siswa. Pengumpulan data menggunakan instrument tes dan pengukuran dan pengolahan data menggunakan rumus korelasi linier. Dari hasil penelitian didapat bahwa power otot tungkai dan kecepatan lari memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil kecepatan tendangan penalti. Hasil penelitian menunjukan korelasi power otot tungkai dengan hasil kecepatan tendangan penalti sebesar 0,84 selanjutnya koefesien korelasi kecepatan lari dengan hasil kecepatan tendangan penalti sebesar 0,75. Ini berarti ada hubungan yang sangat kuat dan cukup kuat antara kekuatan otot tungkai dan kelincahan terhadap hasil kecepatan menggiring bola.Kata kunci: kekuatan otot tungkai, kelincahan, menggiring bola, sepakbola.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw dan STAD Terhadap Pukulan Forehand Tenis Meja Anang Artareza; Surisman Surisman; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 2 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to know the influence of cooperative learning model of jigsaw type and student achievement division team (STAD) to the ability of forehand table tennis on the students of grade V SD Negeri Sekipi subdistrict abung high in Northern Lampung. The method used is experiment with pre-test research design, ordinal pairing, treatment and post test. The study population and the sample was 40 students. The conclusion of this research is that the learning model of both there is no significant difference, STAD learning model has bigger influence than Jigsaw learning model.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan student team achievment division (STAD) terhadap kemampuan pukulan forehand tenis meja. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain penelitian pre test, ordinal pairing, treatment dan post test. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 40 siswa di SD Negeri Sekipi Kecamatan Abung Tinggi Lampung Utara. Teknik pengambilan data menggunakan backboard test. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran keduanya tidak ada perbedaan yang signifikan, dan model pembelajaran STAD memliki pengaruh yang lebih besar dari pada model pembelajaran Jigsaw.Kata Kunci: pembelajaran kooperatif, pukulan forehand, tenis meja
Pengembangan Model Latihan Kayang Bagi Anak Sekolah Dasar Kelas 1, 2 dan 3 Septo Randika; Rahmat Hermawan; Fransiskus Nurseto; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 7, No 3 (2019): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim to be achieved in this research and development is to produce a model of kayang training for early childhood children. This research uses the Research Development (RD) method of (Borg and Gall, 1983: 775). The subjects in this study were early childhoods who took part in the IDOLA gym. Product effectiveness test is based on the assessment of gymnastics, learning, and linguists. The value obtained is 82.4 which is declared valid and is suitable for use. The value obtained is 82.4 which is declared valid and is suitable for use. Based on the results of the development it can be concluded: (1) The product produced from this research and development is in the form of a kayang exercise guide book for early childhood (2) This kayang training model can improve mastery of kayang skills for early childhood, (3) As a contribution to education, especially in the field of gymnastics. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan produk model latihan kayang bagi anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode Research Development (RD) dari (Borg and Gall, 1983:775). Subyek dalam penelitian ini adalah anak usia dini yang mengikuti sanggar senam IDOLA.Uji efektifitas produk yaitu berdasarkan penilaian ahli senam, pembelajaran, dan ahli bahasa. Nilai yang didapatkan adalah 82,4 yang dinyatakan valid dan layak untuk digunakan. Berdasarkan hasil pengembangan dapat disimpulkan : (1) Produk yang dihasilkan dari penelitian dan pengembangan ini adalah berupa buku panduan latihan kayang bagi anak usia dini (2) Model latihan kayang ini dapat meningkatkan penguasaan keterampilan kayang bagi anak usia dini, (3) Sebagai sumbangan bagi ilmu pendidikan khususnya bidang senam. Kata Kunci : Kayang, Latihan, Model
HUBUNGAN POWER OTOT LENGAN DAN POWER OTOT TUNGKAI DENGAN HASIL LONCAT HARIMAU Pajar Andela; Rahmat Hermawan; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 2 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research has purpose is to know the connection of power sleeve muscle and the power leg muscle with tiger sprong result student class VIII of junior high school IT Fitrah Insan Bandar Lampung. The kinds of research which is used descriptive correlational with the subject 30 student. The instrumen of research using ball medical for measure of power sleeve and vertical jump for measure of power leg muscle and using instrument process to measure tiger sprong result. Analysis result exhibit, obtainable value to tarithmetic = 3,235 ttable = 1,701 its mean hypotehsis zero not accepted there is a positive connection. Be compared with connection power leg muscle with tiger sprong result obtainable value to tarithmetic = 6,623 ttable = 1,701 its mean hypotehsis zero not accepted there is a positive connection.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan dari aspek power otot lengan dan power otot tungkai pada siswa kelas VIII SMP IT Fitrah Insani pada kemampuan gerak dasar loncat harimau. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan sampel berjumlah 30 orang. Instrumen penelitian menggunakan bola medis untuk mengukur power otot lengan dan vertikal jump untuk mengukur power otot tungkai dan instrumen proses untuk mengukur kemampuan loncat harimau. Hasil analisis menunjukkan bahwa, hasil penghitungan yang dilakukan antara power otot lengan dengan kemampuan loncat harimau diperoleh nilai thitung = 3,235 lebih besar dari nilai ttabel = 1,701 yang berarti hipotesis nol ditolak ada hubungan yang posistif. Dibanding dengan hubungan power otot tungkai dengan kemampuan loncat harimau dengan nilai thitung = 6,623 lebih besar dari nilai t tabel = 1,701 yang berarti hipotesis nol ditolak ada hubungan yang positif.Kata kunci : hasil loncat harimau, power otot lengan, power otot tungkai
HUBUNGAN KEKUATAN TUNGKAI PANJANG TUNGKAI DAN LINGKAR PAHA TERHADAP AKURASI PASSING Cahyo Prasetyo; Ade Jubaedi; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 1 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship between leg muscle strength of limb length and the circumference of the thigh to the passing accuracy. The method used in this study was correlational. The sample used was sample population that was football extracurricular in Dharma Pala Panjang High School of Bandar Lampung totaling 30 students. Collecting data was using leg dhynamometer, antrophometer and passing accuracy tests. From the research results, it was gotten the correlation coefficient or r count between X1 and Y at 0.739, X2 and Y at 0.534, X3 and Y at 0.416, X1 and X2 X3 Y at 0.768 and r table value of 0.361. Therefore, the value of r count was greater than the value of r table. It can be concluded that there is a significant relationship between leg length leg muscle strength and thigh circumference against passing accuracy in football game.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kekuatan otot tungkai panjang tungkai dan lingkar paha terhadap akurasi passing. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional. Sampel yang digunakan adalah populasi sample yaitu ekstrakulikuler sepakbola SMP Dharma Pala Panjang Bandar Lampung yang berjumlah 30 siswa. Pengumpulan data menggunakan leg dhynamometer, antrophometer dan tes akurasi passing. Dari hasil penelitian didapatkan hasil nilai koefisien korelasi atau r hitung antara X1 dan Y sebesar 0,739, X2 dan Y sebesar 0,534, X3 dan Y sebesar 0,416, X1 X2 X3 dan Y sebesar 0,768 dan nilai r tabel sebesar 0,361. Oleh karena nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel maka dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai panjang tungkai dan lingkar paha terhadap akurasi passing dalam permainan sepakbola.Kata kunci : kekuatan, paha, passing, sepakbola, tungkai.
Hubungan Kekuatan Otot Tangan dan Power Lengan dengan Hasil Forehand Permainan Tenis Lapangan Ivan Kurnia Reza; Sudirman Husin; Suranto Suranto; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the magnitude of the relationship between hand muscle strength and arm power with the results of the forehand in the junior tennis court in the city tennis court. The research method used is a survey. Sampling using proportional random sampling technique.  The results showed that the strength of the hand muscles had a relationship with the results of the forehand with the Pearson correlation value of 0.613 with the medium category and the arm power had a significant relationship with the forehand results with Pearson comparative value of 0.620 classified as quite strong. and the results of the calculation of multiple correlation analysis with F test shows Fcount = 8.79 Ftable 3.42 so that it can be concluded that the two independent variables have a significant relationship with the results of the forehand tennis court club junior male athletes.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya  hubungan kekuatan otot tangandan power lengan dengan hasil forehand pada club atlet junior tenis lapangan kotabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah survey.Pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa kekuatan otot tangan miliki hubungan dengan hasil forehand dengan nilai pearson korelasi sebesar 0.613 dengan kategori sedang dan power lengan memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil forehand dengan nilai pearson komparasi sebesar 0.620 tergolong cukup kuat. dan hasil perhitungan analisis korelasi ganda dengan uji F menunjukan Fhitung =8,79 Ftabel 3,42 sehingga dapat disimpulkan bahwa kedua variabel bebas mempunyai hubungan yang signifikan dengan hasil forehand tenis lapangan club atlet junior putra kotabumi.Kata Kunci: forehand, kekuatan, power
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aang Isa Ansori Abd. Rasyid Syamsuri Achmad Azid Adhi Wicaksono Adi Kurniawan Aditya Warman Aditya Wiguna Afif Setiawan Agatha Dian Anggraeni Agung Yudha Catur Rizal Akor Sitepu Al Falah Ali Usman Almas Aqmarina Putri Anang Artareza Andri Sofyan Anggiat Marudut Gultom Anggun Anindita Sani Apreza Tryanda Aprizal Sobriyanto Arbi Wahyu Syaifudin Ardian Cahyadi Arisandi Arga Saputra Asa Medyantara Azry Ayu Nabillah Badral Elan Fauzan Bagus Darmawanto Batara Yoki Putra Bima Adi Bagaskara Binar Sumirat Cahyo Prasetyo Choirul Umam Danang Wibowo Deni Setya Budi Desrika Redi Sanjaya Dewi Indah Susanti Dian Febri Rahmadi Dicky Tamara Rizaldi Diki Fitrana Putra Dimas Duta Putra Utama Dwi Priyono Eko Bagus Fahrizqi Eno Irdianto Epan Chaidir Febri Setiawan Fibria Hadi Sucihno Frans Nurseto Frans Nurseto Frans Nuseto Fransiskus Nurseto Gentana, Ramando Henda Wiwanda Ginting Hendra Lesmana Hendrik Pranoto Heri Prayogo Herman Tarigan Herman Tarigan Heru Sulistianta I Ketut Herta I Wayan Gandi Atmaja Ibnu Aunu Rahmansyah Idrus Afandi Indianto Indianto Ione Fiqri Sujadi Irawan Saputra Ivan Kurnia Reza Juni Prasetyo Khairu Rahman Khamid Asnawi Like Novra Yudha Listiono Listiono Lungit Wicaksono M. Habib Albab Mahendra Dinatha Oseda Mahyudi Dwi Septian Maria Sri Devi Br Ginting Marta Dinata Maulana, Tobby Medrika Anggie Retama Miftahul Mahmudah Mila Pratiwi Mohammad Ramadhan Muchrodin Muchrodin Muhammad Indra Kurniawan Muhammad Nurhamid Nanang Aristia Utama Nevy Anggraeni Ni Made Rika Ambarwati Ni Wayan Sista Restiana Noprian Tri Handoko Novan Permana Novi Kurniawan Novi Susanti Novita Sari Nur Hikmah Nurmala Sari Oktri Maharani Pajar Andela Purwoko, Agus Rahmat Hermawan Ramando Gentana Randi Tirta Saputra Ratia Hesti Putri D Redi Sanjaya, Redi Reki Saputra Restu Triwijaya Revi Firnando Rico Yulianto Rina Balyo Ririn Efrina Riswanti Rini Robert Romulus Silaban Ruliyadi S Ryan Hidayat Satria Armanjaya Satria Wijaya Septo Randika Sihab Doni Pujianto Singgih Pradipto Siswoyo, Joan Sudirman Husin Suranto Suranto Surisman Surisman Suwarda Gadis Notriya Theofilus Deni Alfaro Thomas Wahyu Widya Sanjaya Tri Ulan Kunarti Usman Adam Vitadi Setiawan winda musfita Windy Anugrah Kurniawan Wira Sigindjai Pratama Wiranti Kusparwati Wisnu Prestian Putra Wiyono Wiyono Wiyono wiyono Yahya Tohari Yandi Mulyawan Yandri Arif Yoga Harlis Sidiawan Yoga Septia Yuanda Nugroho Sudirman Yuliani Yuliani