p-Index From 2021 - 2026
5.654
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Akuntabilitas, Transparansi, Partisipasi Masyarakat Dan Profesionalisme Terhadap Kinerja Instansi Pemerintah (Studi Empiris Desa-Desa Pada Kabupaten Kepulauan Meranti) Yuliana, Yuliana; Nasrizal, Nasrizal; Julita, Julita
Jurnal Sistem Informasi, Akuntansi dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2022): Sintama: Jurnal Sistem Informasi, Akuntansi dan Manajemen (Januari 2022)
Publisher : Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah variabel akuntabilitas, transparansi, partisipasi masyarakat dan profesionalisme berpengaruh terhadap kinerja instansi pemerintah. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah pemerintah desa yang berada di Kecamatan Rangsang, Kecamatan Rangsang Pesisir dan Kecamatan Rangsang Barat di Kabupaten Kepulauan Meranti yang terdapat 37 desa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner, respondennya adalah perangkat pemerintah desa. kepala, sekretaris desa, kepala urusan keuangan dan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) yang berjumlah 148 orang. Hasil penelitian ini mempengaruhi kinerja instansi pemerintah pada akuntabilitas, transparansi, partisipasi masyarakat dan profesionalisme. The purpose of this research is to determine whether the variables of accountability, transparency, community participation and professionalism affect the performance of government agencies. In this study, the population was village government located in Rangsang District, Rangsang Pesisir District and West Rangsang District in Meranti Islands Regency which found 37 villages. The sampling technique used was purposive sampling. Data were collected by distributing questionnaires, the respondents were the village of government agencies. head, village secretary, head of financial affairs and the BPD (Village Consultative Agency) which collected 148 people.. The results in this study influence the performance of government agencies on accountability, transparency, community participation and professionalism
EXPLORING HUMAN RESOURCE DEVELOPMENT IN SERDANG WETAN TOURISM VILLAGE, TANGERANG REGENCY Kristiana, Yustisia; Mulyono, Stephanie Theodora; Julita, Julita; Nainggolan, Rebecca Faustine
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 6: Januari 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serdang Wetan Tourism Village, located in Legok District, Tangerang Regency, although it has great potential, this village faces challenges in tourism development, especially human resource development. The aim of this research is to identify threats to human resource development and analyze human resource development strategies in the Serdang Wetan Tourism Village. Findings show that low skills in tourism management, low community participation, and limited institutional support hinder tourism development. Improvement strategies include tailored training programs, empowering Tourism Awareness Groups (Pokdarwis), fostering collaboration with educational institutions, and utilizing digital marketing tools. This research underlines the importance of participatory and community-based human resource development in achieving tourism growth and increasing the competitiveness of villages as tourist attractions.
Dampak Inklusi Keuangan dan Efektivitas Manajemen UMKM terhadap Peningkatan Literasi Keuangan (Studi pada UMKM Kota Binjai) Julita, Julita
Maneggio: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen Vol 8, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/maneggio.v8i2.27297

Abstract

This study was conducted to examine the impact of financial inclusion and the effectiveness of MSME management on improving financial literacy. This research is a quantitative study with data collection techniques using printed questionnaires and online questionnaires. The population and sample in this study were taken from 205 Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Binjai City, through collaboration using a cluster sampling approach in 5 sub-districts in Binjai City, as well as random sampling based on the criteria of type, duration, and average level of business profit. Primary data processing used SEM (Structural Equation Modeling) assisted by SEM-Lisrel software. The results of the study taken from the journal "Financial Management Model Based on Financial Literacy and Financial Inclusion: Study on MSMEs in Binjai City" show that financial literacy has a positive effect on financial inclusion and financial management. Financial inclusion has also been shown to improve financial management. In addition, financial inclusion mediates the relationship between financial literacy and financial management.
ENRICHMENT INFORMATION PROFESI AKUNTAN DI ERA DIGITALISASI KEPADA IKATAN MAHASISWA AKUNTANSI INDONESIA RIAU Julita, Julita; Nasrizal, Nasrizal; Wahyuni, Nita
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 7 No. 1 (2023): Transformasi Digital, Penguatan Kapasitas, dan Akselerasi Pemberdayaan Masyarak
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v7i1.1311

Abstract

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengedukasi mahasiswa akuntansi tentang pengayaan informasi terkait optimalisasi peran profesi akuntan di era revolusi industri 4.0 dan tantangan masyarakat 5.0. Kegiatan ini menjadi tolak ukur bagi mahasiswa untuk melengkapi kompetensinya dalam memenuhi kebutuhan dunia kerja di masa depan. Sasarannya adalah mahasiswa akuntansi yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Akuntansi Indonesia (IMAI) Riau untuk memahami kriteria skill yang dibutuhkan dunia kerja. Metode yang digunakan adalah dengan mengidentifikasi dan menganalisis gambaran tantangan dan perkembangan profesi akuntan di dunia kerja dengan pembekalan langsung melalui pemaparan materi profesi akuntan yaitu akuntan publik dan akuntan non publik. Tingkat keberhasilan adalah pemahaman, pengetahuan dan semangat mahasiswa untuk mempersiapkan diri menjadi akuntan profesional. Informasi tentang perkembangan profesi akuntan sudah tersedia dan dapat dipersiapkan dengan berbagai ilmu dan soft skill sebelum lulus dan terjun ke masyarakat. Dan dapat bekerja secara mandiri dengan kemampuan profesionalnya. Kegiatan pelatihan ini merupakan pilot project yang diharapkan dapat berkelanjutan.
Upaya Peningkatan Literasi melalui Strategi Pembelajaran Interaktif pada Program KKN Mengajar di Desa Mattampawalie Julita, Julita; Nur Azizah Fitratul Awaliah; A. Nurul Hidayah; A. M. Fadhil Aly Bantore; Mutmainna; Muhammad Ilsan; Shaldi Syarif; Ahmad Nurul Ihsan B; A. Suharman
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1733

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mengajar di Desa Mattampawalie bertujuan meningkatkan keterampilan literasi dasar dan motivasi belajar siswa melalui penerapan strategi pembelajaran interaktif di sekolah pedesaan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan membaca-menulis serta keterbatasan sarana dan akses internet. Pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif, catatan lapangan, dan dokumentasi. Sebanyak 256 siswa dari tiga sekolah SD Inpres 7/83, SD Negeri 156, dan SMP Negeri 5 Lappariaja berpartisipasi dengan pendampingan tujuh mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bone. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: 66% siswa SD Inpres 7/83 lebih lancar membaca, 60% siswa SD Negeri 156 menulis lebih cepat dan tepat, serta partisipasi aktif siswa SMP Negeri 5 Lappariaja meningkat hampir tiga kali lipat. Secara keseluruhan, sekitar 70% siswa menunjukkan motivasi dan keterlibatan belajar yang lebih tinggi. Kebaruan program ini terletak pada penerapan strategi interaktif permainan edukatif, ice breaking, dan sistem reward yang efektif memperkuat budaya literasi di sekolah dengan fasilitas terbatas. Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat direkomendasikan untuk menjamin keberlanjutan program.
Principal Leadership in Fostering Positive Discipline through the Restitution Triangle in Elementary Schools Julita, Julita; Marwan, Marwan; Aminah, Aminah
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Hurriah: Journal of Educational Evaluation and Research
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kemanusiaan Hurriah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56806/jh.v6i4.396

Abstract

This study examines the methods employed by school principals to promote constructive discipline via the restitution triangle in public elementary schools within the Tangse District of Pidie Regency. Data were acquired through observations, semi-structured interviews, and document analysis involving principals, teachers, students, and parents, utilizing a qualitative field study approach. The results demonstrate that the execution of the restitution triangle is still in a nascent and disjointed phase. Principals have commenced restorative procedures via reflective discussion and coaching; however, these initiatives lack consistency and have not yet been properly assimilated by teachers. Conventional punitive disciplinary methods prevail, indicating a restricted comprehension of restorative ideas. Notwithstanding these limitations, initial beneficial outcomes were observed, such as increased timeliness, heightened professional accountability, and improved communication among educators. Significant obstacles are inadequate professional development, ineffective supervisory systems, and a school culture that lacks comprehensive alignment with restorative principles. The study illustrates that the restitution triangle serves as an effective and humane framework for enhancing positive discipline in elementary schools, contingent upon ongoing leadership commitment, systematic capacity development, and a collaborative school culture
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN KAMPUNG EDUWISATA SODONG YANG BERKELANJUTAN Kristiana, Yustisia; Mulyono, Stephanie Theodora; Julita, Julita; Pranadjaja, Fernanda Christianna; Wijaya, Latasha Kirsty
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2617

Abstract

Desa Sodong, yang terletak di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, merupakan kawasan dengan potensi besar untuk pengembangan pariwisata edukatif yang mengintegrasikan pendidikan, budaya lokal, dan praktik pertanian ramah lingkungan melalui konsep Kampung Eduwisata. Desa ini menawarkan pengalaman wisata yang memadukan kegiatan pertanian, pengenalan budaya, serta interaksi langsung dengan masyarakat desa. Tantangan utama dalam pengembangan Kampung Eduwisata Sodong adalah terbatasnya pengelolaan potensi lokal yang belum terstruktur dan rendahnya pemanfaatan teknologi digital untuk promosi kegiatan wisata. Untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan pengelolaan desa wisata secara berkelanjutan, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan: (1) meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengidentifikasi potensi lokal; (2) meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola kegiatan wisata berkelanjutan; dan (3) memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan promosi. Metode kegiatan meliputi sosialisasi dengan pengelola wisata, pelatihan pengelolaan wisata dan pemanfaatan teknologi digital, pendampingan pelaksanaan kegiatan wisata, evaluasi, serta keberlanjutan program dengan tersedianya materi promosi digital dan produk wisata berkelanjutan. Pelibatan masyarakat dilakukan melalui partisipasi sebagai peserta pelatihan, panitia pelaksana, serta peningkatan kualitas produk wisata yang ditawarkan. Hasil yang diharapkan mencakup pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan keterampilan pengelolaan wisata, dan penguatan daya tarik Kampung Eduwisata Sodong sebagai daya tarik wisata inklusif dan adaptif terhadap perkembangan tren pariwisata.
Training in Entrepreneurship Management for Aisyiyah Marelan-I Branch Businesses to Strengthen the Creative Economy Rahayu, Sri Endang; Julita, Julita; Sembiring, Masta
Maslahah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmat Islamiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56114/maslahah.v7i1.13190

Abstract

Women's participation in the creative economy is very high. This industry absorbs a significant portion of the female workforce, exceeding 50% year after year. The women of Aisyiyah's Marelan I branch possess considerable human resource potential, but members still face several limitations, particularly in terms of business ideas that align with market needs, marketing strategies, and business management. They also lack the skills to master simple financial record-keeping to ensure business sustainability. The purpose of this community service is to provide skills, namely training in entrepreneurship. After the training, Aisyiyah members are expected to be able to produce several products, such as bouquets, improve the quality of existing products to increase their sales value, and develop several new businesses, including the Aisyiyah Family Economic Business Development (BUEKA). This community service activity is implemented through hands-on entrepreneurial management training, including bouquet making, online product marketing training, and simple bookkeeping training. Participants in this activity are 30 Aisyiyah branch members. Evaluation using interviews and questionnaires indicates that 90% of participants understood the training provided.
Peningkatan Produksi Produk Pertanian Unggulan Lokal melalui Pengembangan Teknologi dan Manajemen Produksi Sirup Nenas Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Utami, Bunga Chintia; Julita, Julita; Kurnia, Deby; Junaidi, Rahmat
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.47-53

Abstract

According to data from the Outlook of the Ministry of Agriculture of the Republic of Indonesia, a pineapple surplus is projected to reach 789.03 thousand tons in 2025 (Center for Agricultural Data and Information Systems, Ministry of Agriculture, 2023). High pineapple production without adequate downstream processing may lead to oversupply, short shelf life, price decline, and increased agricultural waste. One of the downstreaming efforts has been implemented by the “Nenas Berduri” (Ponari) Group in Rimbo Panjang Village, Kampar Regency, through pineapple syrup production. However, the group faced several key issues: low extraction yield due to manual equipment, absence of standardized operational procedures, and limited understanding of proper production techniques. This community empowerment program aimed to enhance production capacity and product quality through the introduction of processing technology, the development of standard operating procedures, and production training. The results showed an increase in production capacity from 20–30 bottles to 80–90 bottles per month, a reduction in extraction time from 5–6 hours to less than 1 hour per batch, and all group members were able to independently operate the juicing machine and apply the SOPs correctly. This activity contributed to improving production efficiency and group self-reliance, strengthening local MSME capacity, and supporting the sustainability of pineapple syrup as a regional flagship product.
Pemberdayaan UMKM Makanan dan Minuman melalui Penguatan Kapabilitas Digital di Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang Julita, Julita; Brian, Reagan; Kusumo, Elang
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2461

Abstract

Pelaku UMKM makanan dan minuman di Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang, masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi informasi, terutama dalam pemasaran digital, penguatan identitas merek, serta pemahaman mengenai Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Permasalahan tersebut berdampak pada rendahnya daya saing dan terbatasnya jangkauan pemasaran produk. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dirancang sebagai program pemberdayaan melalui pelatihan berbasis praktik, pendekatan partisipatif, dan pendampingan teknis yang menekankan peningkatan kapabilitas digital UMKM. Program mencakup tiga topik utama, yaitu penguatan literasi teknologi, pengembangan branding dan identitas visual, serta pemahaman HKI sebagai perlindungan dan legitimasi merek. Pendekatan pelatihan dilakukan melalui demonstrasi, praktik langsung, diskusi terarah, dan coaching klinis yang memungkinkan peserta mengembangkan keterampilan sesuai kebutuhan nyata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam membuat konten digital, mengelola media sosial bisnis, serta merancang identitas visual usaha. Selain itu, pelatihan ini mendorong perubahan perilaku, antara lain meningkatnya kepercayaan diri peserta dalam menggunakan platform digital dan tumbuhnya kesadaran akan pentingnya perlindungan merek melalui HKI. Dampak sosial terlihat dari meningkatnya kemandirian UMKM dalam mempromosikan produk, terbentuknya jejaring kolaboratif antar pelaku usaha, serta terbukanya peluang ekonomi baru melalui pemasaran berbasis digital. Keberlanjutan program ditunjukkan oleh tingginya minat peserta untuk melanjutkan pendampingan lanjutan, terutama terkait pendaftaran HKI dan pengembangan strategi pemasaran digital yang lebih terarah.