Claim Missing Document
Check
Articles

Persaingan Pedagang Sayur dalam Memperoleh Bahan Dagangan Christin Sari Elnaomi Hutagaol; Yoskar Kadarisman
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar tradisional merupakan arena interaksi ekonomi dan sosial yang ditandai oleh persaingan antar pelaku usaha, khususnya dalam proses memperoleh bahan dagangan. Persaingan tersebut tidak hanya berkaitan dengan harga, tetapi juga akses terhadap sumber barang, modal, jaringan sosial, dan kemampuan aktor dalam mengambil keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk persaingan pedagang sayur dalam memperoleh bahan dagangan serta tindakan yang dilakukan pedagang ketika barang dagangannya tidak habis terjual di Pasar Pulau Rakyat Pekan, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pedagang sayur, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persaingan pedagang sayur dalam memperoleh bahan dagangan dipengaruhi oleh perbedaan akses ke sumber barang, kepemilikan modal, serta jaringan sosial dengan agen atau tauke. Pedagang yang memiliki akses langsung ke sumber bahan dagangan cenderung memperoleh harga yang lebih murah dan kualitas barang yang lebih baik. Sebaliknya, pedagang yang bergantung pada perantara harus mengandalkan strategi lain agar tetap mampu bersaing. Ketika barang dagangan tidak habis terjual, pedagang melakukan berbagai tindakan rasional, seperti menjual kembali ke rumah makan dengan harga lebih murah, membawa barang ke pasar lain, atau mengurangi jumlah pembelian pada periode berikutnya. Temuan ini menunjukkan bahwa pilihan rasional pedagang dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya dan tujuan menjaga keberlangsungan usaha.
TATO SEBAGAI BENTUK EKSPRESI DIRI Huqman Hadil; Yoskar Kadarisman
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses pembentukan makna tato sebagai bentuk eksprei diri melalui interkasi sosial dan bagaimana pendapat individu bertato tentang penilaian masyarakat mengenai tato yang mereka miliki. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap lima informan yang memiliki tato serta observasi di lingkungan studio tato sebagai ruang interaksi awal. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembentukan makna tato berlangsung melalui tiga tahapan utama. Tahap pertama adalah pemaknaan awal subjektif dan personal sebelum individu berhadapan dengan penilaian masyarakat. Tahap kedua adalah tahap interaksi sosial, di mana tato dipahami sebagai simbol sosial yang memunculkan berbagai respon dan penilaian dari masyarakat. Tahap ketiga adalah konsolidasi makna, yaitu ketika tato telah menjadi bagian dari identitas diri yang relatif stabil, dimana individu mampu mengelola cara menampilkan atau menutupi tato sesuai dengan konteks sosial tanpa menghilangkan makna personal yang melakat. Penelitian ini menemukan bahwa tato berfungsi sebagai media ekspresi diri yang tidak hanya dibentuk melaui dorongan personal, tetap diperkuat melalui pengalaman interaksi soaial. Dalam perspektif interaksionisme simbolik, makna tato tidak tetap, melainkan terus dimodifikasi melalui proses interpetasi individu terhadap respon sosial yang diterima. Oleh karena itu, tato dipahami sebagai simbol sosial yang hidup, dinegosiasikan, ataupun dipertahankan sebagai bagian dari ekspresi diri individu.
Pola Asuh Anak Remaja Pada Keluarga Bercerai (Family Disorganization) di Kelurahan Binawidya Kecamatan Binawidya Kota Pekanbaru Yoskar Kadarisman; Risna Dwi Anggraini
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga merupakan unit sosial utama yang memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian dan perkembangan anak melalui pelaksanaan fungsi keluarga seperti kasih sayang, pendidikan, dan perlindungan. Namun, perceraian sebagai bentuk disorganisasi keluarga menyebabkan perubahan struktur dan peran dalam keluarga yang berpotensi mempengaruhi pola asuh terhadap anak, khususnya pada usia remaja yang berada dalam fase perkembangan yang rentan. Fenomena meningkatnya kasus perceraian di Kota Pekanbaru menjadikan pengasuhan anak dalam keluarga bercerai sebagai isu yang penting untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pola asuh anak remaja pada keluarga bercerai serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses pengasuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap lima orang informan yang merupakan orang tua dalam keluarga bercerai di Kelurahan Binawidya, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang diterapkan cenderung beragam, namun didominasi oleh pola asuh otoriter yang ditandai dengan kontrol yang tinggi, aturan yang ketat, serta komunikasi satu arah. Selain itu, terdapat pula pola asuh yang mulai mengarah pada pola demokratis (otoritatif) yang lebih komunikatif dan memberikan ruang bagi anak, serta pola asuh yang bersifat adaptif sesuai dengan kondisi dan situasi orang tua. Adapun kendala utama dalam pengasuhan meliputi faktor ekonomi, kondisi emosional orang tua, kurangnya komunikasi terbuka antara orang tua dan anak, keterbatasan waktu dalam mendampingi anak, serta kesulitan dalam mengontrol perilaku anak remaja. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengasuhan anak remaja dalam keluarga bercerai tetap berjalan, namun belum sepenuhnya optimal.
Co-Authors ", Markus ", Masela ", Nurlaili ", Rosyidah ", Sugianto Achmad Hidir Adib Rafiqi Aditya Jojor Agustina Afril Wahyudi Afrilia, Rani Alfitri, Mifta Amin, Moch. Lathif Anatasya Putri Stevannie Anggi Retno Mutia Anindya, Raissa Anna Zahirah Annisa Marsela Apriani " Apriani Apriani Ardiansyah " Ariffa Mutri Muslimah Ary Saputra Asmidar " Atiqah Hayuning Sari Aulia, Adinda Septi Aurel Nabila, Danti Ayu Alsusanti Barus, Angga Arona Putra Bestari " Buiman ", Buiman Chintia Tiara Artha Tampubolon Christin Sari Elnaomi Hutagaol Dani, Rahmatul Danu Ibrahim Darma Panjaitan, Cristoper Denopri Arisandi Desi Musalmah Dewi Puspasari Dhea Fatika Sari Dian Kurnia Anggreta Dina Mariana Dinda Rahayu Dzulqarnain, M.Faizal Ebed Prawinata Lumbantobing Efendi, Risman Eirene Yosephine Rintonga Ernia, Yefsi Erwan " Esharyadi " Fadilah Nike Lestari Fani Mustiana Fazarina, Nurul Febrian Maulana Febriana Azahrha Febriani, Lidya Febriani, Putri FERY KURNIAWAN Fitri Mila Sari Fitri Rahmadhani Fitri Yanti Fitria Nopita Fitryani, Fauza Formen Gultom Frimusdya, Tirza Friska Novalina Aritonang Gita Novianti Gusti Marlina Hafiza Ulfa HALIMAH " Hanasty, Susi Harahap, Muda Hardiansyah, M. Haris Hendra Purnama Hendri " Henmifa Nabila Sari Herma Mela Fadjri Hesti Asriwandari Huqman Hadil Hutabarat, Gita Nada Melodian Imanda, Ilham Indah Fitri Aningsih Irni Safitri Irsyadul Fikri Jas Adi Putra Jekki Efrizon Jihan Noprinah Jopanda, Sandewa Kharisma W, Angelia Kiki Melia Sari Kirana Yulni Syahputri Latipa Santika Ledi Yusi Hutasoit Lestari, Muharani LIDUN " Livhia Putri Hardiyanti M. Ainur Rafiq M. Zaki Umaroh Maessy Cahya AP Maisanda, Indri Manurung, Rudiando Mardhatillah Masrianto " Mega Silvia Hutauruk Melati Citra Dewi Melta Meilyna Miftahul Jannah Mika Yenti Misriati " Mochammad Imron Awalludin Monalisa Febrianti Muazzinnur " Muhamad Nizam Muhammad Azahari Muhammad Farhan Arazi Muhammad Firdaus Muhammad Sukri Muhammad Syukri Azhari Muhammad, Fachri Muliani, Suci Nadhila, Shindy Nainggolan, Irfan L.F Nizar, Wulandari Novita Sari, Rani Novita Sriningsih Nur Aska Desy Nurhasanah Okta Viani, Wina Oktaviani Syafitri, Elsa Pamelda Ariska Pasta Handika. M Prabowo, Angga Edi Putri Yuliani Putri, Annisa Delia Putri, Elsa Amanda Putri, Helvana Yolanda Putri, Oni Andriani Putri, Yolanda Eka Rafli Arham Rahma Apri Nursani rahma, gustina baiti Rahmad Fadli Rahmad Nico Suryanto, Rahmad Nico Rahmanida Tiara Rahmayani Kurnia Sari Ramadhan, Zikri Ramadhani, Neulis Utami Galuh Ramadhani, Shelly Isya Ramadhani, Yola Randa Septian Rawi, Zarkani Redian Syah Putra, Redian Syah Reka Faddilah Reki Rinaldo Rendra Kurniawan, Rendra Resdati, Fathur Rahman Revenlia, Vriska Reza Pirziliya Rezy, M. Ayyubi RIA ANGGRAINI Rida Andryati Putri Rifda, Melani Adelia Rina Susanti Rina Susanti Rinaldi Syahputra, M Risman Efendi Risna Dwi Anggraini Rizki Abdia Fernanda Romansyah Olipio Rona Meliza Roza Elva Nita Safitri, Irni Sahra Pradisi Sakinah, Nurul Santi Mulyani Saputri, Mely Nia Sari, Henmifa Nabila Sastri Darmitha Shinta Duriyanti Siltri Wawenti Simamora, Audri Ruth Natalia Siti Hartinah Nasution Siti Kurnia Putri Siti Muthiah SULASTRI " Suryadi " Suselfy Harsindi Putri Syafitri, Rahmadani Syahda, Niesa Almeira Syahru Romadon Syamsiar, Syamsiar Syarifah Habibah Humairoh Tania Oktarina Azmi Teguh Widodo Thomas, Melisa Pryanka Tiara Fitra Erisman Titin Maya Puji Lestari Tri Hesniati Umi Aulia Ramadhani Utami Galuh Ramadhani, Neulis Vania Avissa Wardani Vera, Okta Vriska Revenlia Wahyuni " Wardah Mawarni Tanjung Wirdatul Jannah Wulandari Wulandari Wulandari, Nila Sarifah Yayuk Kurniawati Yeni Erya Yessy Herawati Yulia Indah Simbolon Yuliazmi Oktafioni Yunus Radianto Wensly. s, Yunus Radianto Zarkani Rawi