Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Enhancing Cooperative and Critical Thinking Skills as Part of the Pancasila Student Profile through Scouting Activities at SMP Negeri 3 Singaraja Adrianti, Ni Kadek Wanda; Utami, Anak Agung Istri Dewi Adhi; Budiarta , I Wayan
Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober, Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Publisher : Program Studi PPKn Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Undiksha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpppkn.v7i2.6090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan penguatan karakter berdasarkan Profil Pelajar Pancasila dengan fokus pada dimensi gotong royong dan berpikir kritis melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 3 Singaraja. Latar belakang penelitian ini berangkat dari meningkatnya kekhawatiran terhadap degradasi moral, perundungan (bullying), dan intoleransi di kalangan peserta didik. Permasalahan tersebut mencerminkan urgensi untuk merevitalisasi pendidikan karakter sebagaimana ditekankan dalam Kurikulum Merdeka, yang memprioritaskan pengembangan karakter melalui enam dimensi utama. Di antara dimensi tersebut, gotong royong dan berpikir kritis dianggap esensial dalam menumbuhkan nilai-nilai kebangsaan dan ketangguhan pada generasi muda. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data dari pembina pramuka, staf sekolah, dan peserta didik. Hasil penelitian diharapkan dapat mengungkap sejauh mana integrasi nilai-nilai karakter diterapkan dalam kegiatan ekstrakurikuler, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta memberikan solusi untuk pelaksanaan yang lebih efektif. Pada akhirnya, penelitian ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas sistem pendidikan untuk menanamkan karakter moral yang kuat sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Kata kunci: pendidikan karakter, berpikir kritis, gotong royong, kegiatan ekstrakurikuler
EVALUASI PENGUATAN NILAI KARAKTER PEDULI SOSIAL DAN CINTA TANAH AIR PADA SISWA MELALUI MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS VII SMP LABORATORIUM UNDIKSHA Dewi, Ketut Erliana; Lasmawan, I Wayan; Utami, Anak Agung Istri Dewi Adhi
Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 (2025): April, Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Publisher : Program Studi PPKn Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Undiksha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpppkn.v7i1.6780

Abstract

The purpose of this study was to analyze the implementation strategy for strengthening the character values ​​of social care and patriotism, identify the obstacles faced by the school, and explain the forms of policy follow-up efforts undertaken by the school in this character strengthening strategy for seventh-grade students at SMP Laboratorium Undiksha through the Pancasila Education subject. This study used a qualitative descriptive method with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. Qualitative data analysis was conducted through the steps of data collection, reduction, presentation, and drawing conclusions. The results showed that SMP Laboratorium Undiksha has several structured and proven successful character strengthening strategies. These strategies include the 5S Habitual Program (Smile, Greet, Say Hello, Be Polite, and Courteous), the 4 Magic Words Program, the Healthy Friday and Meditation Program, and the Co-curricular and Inclusive Program. Character development is formally evaluated through homeroom teacher meetings every mid-semester. However, there are obstacles faced by all school members in its implementation, requiring ongoing evaluation to improve the character of social care and patriotism in the future. Keywords: Strengthening Character Values, Social Care, Love of the Homeland
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Wordwall dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas VIII.E SMP Negeri 7 Singaraja Wahyudi, Putu Putri Audi Vebi; Suastika, I Nengah; Utami, Anak Agung Istri Dewi Adhi
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2736

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model pembelajaran Problem-Based Learning yang dibantu dengan media Wordwall. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VIII.E di SMP Negeri 7 Singaraja untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapan model pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas(PTK) yang bersifat kuantitatif dan deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 35 siswa kelas VIII.E. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, yang masing- masing mencakup perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data penelitian diperoleh melalui tes untuk mengukur keterampilan berpikir kritis siswa. Penerapan model pembelajaran Problem-Based Learning yang dibantu mediaWordwall menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dan ketuntasan belajar peserta didik. Rata-rata skor pada siklus I sebesar 72,22, meningkat menjadi 85,14 pada siklus II. Ketuntasan belajar peserta didik juga meningkat dari 54,28% pada siklus I menjadi 85,71% pada siklus II. Oleh karena itu, penelitian ini dapat dikatakan berhasil karena telah memenuhi ketuntasan hasil belajar antara siklus I dan II. Dengan demikian, penerapan model Problem-Based Learning berbantuan media Wordwall berhasil meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik.
IMPLEMENTATION OF CITIZENSHIP EDUCATION THROUGH THE MODERN TEBA MOVEMENT AS A MEANS OF STRENGTHENING CITIZENS' ECOLOGICAL AWARENESS Sidaryanti, Ni Nyoman Asri; Budiarta, I Wayan; Utami, A.A Istri Dewi Adhi
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 16 No. 1 (2026): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v16i1.13457

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Pendidikan Kewarganegaraan melalui gerakan Teba Modern di Desa Adat Cemenggaon sebagai sarana penguatan kesadaran ekologis warga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, yang dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumen peraturan adat (awig-awig dan perarem) terkait pengelolaan sampah berbasis desa. Temuan menunjukkan bahwa revitalisasi konsep Teba Modern memainkan peran penting dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang berlandaskan kearifan lokal dengan mengintegrasikan pendekatan ekologi sosial dan prinsip harmoni dalam kosmologi Hindu, khususnya keseimbangan antara Bhuana Agung dan Bhuana Alit. Keberhasilan inisiatif ini didukung oleh kolaborasi sinergis antara pemerintah desa adat, masyarakat, dan pemangku kepentingan lokal, serta efektivitas peraturan adat yang memiliki kekuatan pengikat sosial dan spiritual yang kuat. Implementasi Teba Modern memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan lingkungan, kohesi sosial, dan internalisasi nilai-nilai spiritual dalam praktik kewarganegaraan ekologis. Konsep ini memiliki potensi yang kuat untuk berfungsi sebagai model pengelolaan sampah berkelanjutan bagi desa-desa adat lainnya. ABSTRACT This study aims to analyze the implementation of Citizenship Education through the Teba Modern movement in Desa Adat Cemenggaon as a means of strengthening citizens’ ecological awareness. This research employs a qualitative approach using ethnographic methods, conducted through participant observation, in-depth interviews, and document analysis of customary regulations (awig-awig and perarem) related to village-based waste management. The findings reveal that the revitalization of the Teba Modern concept plays a significant role in developing a waste management system grounded in local wisdom by integrating a social ecology approach and the principle of harmony within Hindu cosmology, particularly the balance between Bhuana Agung and Bhuana Alit. The success of this initiative is supported by synergistic collaboration between the customary village government, the community, and local stakeholders, as well as the effectiveness of customary regulations that possess strong social and spiritual binding power. The implementation of Teba Modern contributes positively to environmental sustainability, social cohesion, and the internalization of spiritual values in ecological citizenship practices. This concept has strong potential to serve as a sustainable waste management model for other indigenous villages.