Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Evaluasi Penilaian Kinerja Karyawan dengan Metode Naïve Bayes Kenny, Kenny; Arisandi, Desi; Sutrisno, Tri
Computatio : Journal of Computer Science and Information Systems Vol. 8 No. 1 (2024): Computatio: Journal of Computer Science and Information Systems
Publisher : Faculty of Information Technology, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/computatio.v8i1.20287

Abstract

Sistem penilaian kinerja karyawan adalah sebuah sistem yang digunakan untuk menilai kinerja terbaik para karyawannya. Perusahaan melakukan penilaian kinerja terbaik terhadap karyawan untuk mengevaluasi, memovitasi, memverifikasi dan meningkatkan kinerjanya. Hasil kinerja ini menjadi alat untuk membantu pengambilan keputusan seperti promosi, pemberhentian, pemberian bonus atau memberikan umpan balik bagi karyawan. Penilaian dalam penelitian yang telah dilakukan menggunakan 5 kriteria : kehadiran, ketepatan waktu, sikap, kualitas, dan kuantitas menggunakan metode naïve bayes. data yang dipakai dalam penelitian berupa 126 data training. Hasil prediksi diklasifikasikan sebagai Kompeten atau Tidak Kompeten. Testing confusion matrix menghasilkan akurasi sebesar 86.8% dengan menggunakan 70% data training dan 30% data testing.
Students and teachers’ perceptions of gamification in English language learning and teaching Pangaribuan, Darman; Kenny, Kenny; Tanadi, Vincent; Sidabutar, Gilbert; Sibuea, Rebecha R; Rambe, Kartina Rahmadhani
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v9i2.1799

Abstract

This paper explores students’ and teachers’ perceptions of gamification in English language learning and teaching at SMA Negeri 1 Sunggal, Indonesia. Using a descriptive qualitative method, data were collected from 72 students and 2 English teachers through questionnaires, interviews, and classroom observations. Findings showed that both students and teachers perceived gamification positively, recognizing its capacity to increase motivation, engagement, and learning effectiveness, particularly in grammar and vocabulary. Gamified tools such as Quizizz made lessons more interactive, enjoyable, and student-centered. However, challenges such as limited internet connectivity, time constraints, and teachers’ digital competence hindered effective implementation. The study concludes that gamification is most effective when supported by sufficient infrastructure, professional training, and balanced instructional design.
PENGARUH AUDIT FEE, UKURAN KAP, ROTASI AUDIT, KOMITE AUDIT DAN AUDIT DELAY TERHADAP KUALITAS AUDIT PADA PERUSAHAAN SEKTOR ASURANSI YANG TERCATAT DI BEI PERIODE 2018-2022 Kenny Kenny; Jerry Albert Leo; Jhon Lismart Benget. P.; Magdalena Judika Br Siringoringo
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.5606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana Audit Fee, ukuran Kantor Akuntan Publik (KAP), rotasi auditor, komite audit, serta keterlambatan audit (Audit Delay) memberikan pengaruh signifikan terhadap kualitas audit pada perusahaan-perusahaan sektor asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2018 hingga 2022. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif karena memiliki metodologi yang terstruktur dan sistematis. Jenis penelitian ini bersifat kausal atau eksplanatori, yang bertujuan menguji adanya hubungan sebab-akibat antara variabel yang berbeda; dalam hal ini, perubahan pada variabel bebas dapat memicu perubahan pada variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh perusahaan asuransi yang tercatat di BEI pada tahun 2018-2022, dengan jumlah total 18 perusahaan. Sampel diambil menggunakan metode purposive sampling, yaitu pemilihan sampel berdasarkan kriteria tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Audit Fee tidak memiliki pengaruh signifikan secara parsial terhadap kualitas audit. Di sisi lain, ukuran KAP memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kualitas audit. Rotasi auditor tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial terhadap kualitas audit. Sementara itu, komite audit memiliki pengaruh positif yang signifikan secara parsial terhadap kualitas audit. Terakhir, Audit Delay juga memiliki pengaruh positif yang signifikan secara parsial terhadap kualitas audit. Secara keseluruhan, Audit Fee, ukuran KAP, rotasi auditor, komite audit, dan Audit Delay memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit jika diuji secara bersama-sama.