Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

MANAJEMEN KEUANGAN DALAM UPAYA MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN KEUANGAN MADRASAH (STUDI KASUS DI MADRASAH TSANAWIYAH 1 ANNUQAYAH GULUK-GULUK SUMENEP) Junaidi Junaidi; Bambang Sigit Widodo; Muhammad Sholeh
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 7 No. 6 (2024): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i6.14203

Abstract

Tujuan dari adanya penelitian ini untuk mengetahui bagaimana manajemen keuangan dalam upaya mewujudkan kemandirian keuangan madrasah (studi kasus di madrasah Tsanawiyah (MTs) 1 Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep) manajemen keuangan yang dimaksud mencakup: (1) Perencanaan keuangan, (2) Pelaksanaan keuangan, (3) Evaluasi dan Pengawasan keuangan (4) kemandirian Keuangan, dan (5) Usaha-usaha dalam mewujudkan kemandirian pendanaan. Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif. Kepala sekolah, Pengelola Keuangan, dan komite sekolah adalah subjek penelitian. Untuk mengumpulkan data, digunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di MTs 1 Annuqayah, Tahap-tahap manajemen keuangan sudah berjalan secara sistematis dan baik hal ini bisa kita lihat dari pengelolaannya sebagai berikut: (a) Perencanaan (Budgeting) penyusunan rencana Kegiatan Tahunan (RKT) dan rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKAM), (b) Pelakasanaan (Accounting) atau yang di kenal dengan pembukuan dan pelaporan, dalam pembukuan mencatat dana pendidikan yang diterima dan dana pendidikan yang di keluarkan kedalam buku kas tunai, (c) Evaluasi keuangan (accounting), berupa pengawasan dan, pengawasan dilakukan oleh kepala sekolah setiap bulan, sedangkan pemeriksaan dilakukan dua arah oleh pihak internal dan oihak eksternal. (d) Kemandirian pendanaan dengan mencari sumber dana pendidikan lain dari selain dana bantuan pemerintah yaitu dengan mendirikan kantin dan koperasi sekolah, (e) usaha-usaha dalam mewujudkan kemandirian madrasah dengan mengelola manajemen keuangannya yang profesional, selain itu meningkatkan budaya kewirausahaan di MTs 1 Annuqayah.
PELATIHAN PERENCANAAN TEMPAT PENGOLAHAN SAMPAH – REDUCE REUSE RECYCLE (TPS3R) BAGI PEMERINTAH DESA KWANGSAN KECAMATAN SEDATI KABUPATEN SIDOARJO Indah Prabawati; Muhammad Turhan Yani; Wiwik Sri Utami; Bambang Sigit Widodo; Badrudin Kurniawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.13724

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk membantu Pemerintah Desa Kwangsan dalam memberikan pelatihan perencanaan TPS3R. Mengingat jumlah sampah yang semakin bertambah sedangkan jumlah angkutan sampah yang tidak memadai. Meskipun Pemerintah Desa Kwangsan telah merencanakan pembuatan TPS3R di tahun 2022 namun ternyata rencana ini belum terlaksana karena ada keharusan melakukan realokasi anggaran. Oleh karena itu perlu diselenggarakan sebuah pelatihan perencanaan TPS3R dengan menyesuaikan kondisi keterbatasan anggaran. Hal ini juga bertujuan untuk mewujudkan pentingnya kesadaran akan menjaga kebersihan dan peduli lingkungan. Adapun metode yang akan digunakan dalam penyelesaian permasalahan di Desa Kwangsan ini ialah penyelenggaraan pelatihan perencanaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R). Sedangkan metode pelaksanaan yang digunakan pada pelatihan ini ialah metode diskusi dan praktik pilah sampah dari rumah. Hasil pelaksanaan  kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman dan pengetahuan masyarakat dalam melakukan pengelolaan sampah sudah cukup bagus, serta pengetahuan terkait perencanaan tempat pengelolaan TPS3R sudah dapat diterima terlebih khusus oleh Pemerintah Desa Kwangsan yang harus melakukan kolaborasi bersama pihak terkait untuk dapat mewujudkan tempat pengelolaan TPS3R. Hal ini juga didukung oleh masyarakat agar jumlah sampah dan penggunaan sampah dapat berkurang.
PENGUATAN KETAHANAN KELUARGA MENGATASI TINDAKAN KEKERASAN MELALUI AKTUALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA WIDODAREN KECAMATAN GERIH KABUPATEN NGAWI Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba; Bambang Sigit Widodo; Silkania Swarizona
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38062

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan salah satu masalah sosial yang masih marak terjadi di masyarakat, dan tidak tertutup kemungkinan terjadi di Desa Widodaren, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi. Dalam upaya mengatasi masalah ini, penting untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dalam membangun keluarga yang harmonis dan saling menghormati. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada penguatan ketahanan keluarga dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila, serta pemberdayaan masyarakat desa sebagai solusi preventif terhadap kekerasan. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat melalui pelatihan dan diskusi terkait pentingnya nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta membekali mereka dengan keterampilan praktis untuk mengatasi konflik keluarga. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa aktualisasi Pancasila dapat memperkuat rasa solidaritas dan tanggung jawab dalam keluarga, serta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya peran keluarga dalam pencegahan kekerasan. Dengan pemberdayaan yang tepat, diharapkan masyarakat Desa Widodaren dapat lebih mampu mengatasi masalah kekerasan domestik dan menciptakan lingkungan keluarga yang sehat dan damai.