Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : JOURNAL ONLINE OF PHYSICS

PEMETAAN DAERAH RAWAN LONGSOR DI SEKITAR DAERAH PROSPEK PANAS BUMI PROVINSI JAWA BARAT Linda Handayani; Alamta Singarimbun
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 2 No. 1 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v2i1.3448

Abstract

Eksplorasi potensi panas bumi diklaim sebagai tambang ramah lingkungan, maksudnya tidak terlalu banyak merusak dan tidak terlalu membahayakan lingkungan. Sejatinya benar, namun daerah panas bumi selalu berafiliasi dengan topografi yang sangat kasar, lerengnya terjal, dan jarang dijumpai tanah datar yang luas. Hal ini menyebabkan daerah di sekitar panas bumi rawan terhadap tanah longsor. Jenis batuan yang mudah lepas-lepas, membuat tingkat kerawanan terhadap kemungkinan tanah longsor semakin meningkat. Mengingat daerah panas bumi adalah daerah yang rawan terhadap bencana tanah longsor, maka perlu dilakukan pemetaan daerah rawan longsor untuk meminimalkan korban dan kerugian akibat bencana tersebut. Berdasarkan analisis menggunakan metode probabilistik frekuensi rasio, di sekitar daerah WKP panas bumi,  28,71% adalah daerah yang sangat rawan terhadap bencana longsor, 56,23% masuk dalam kategori rawan longsor, dan hanya 15,06%  saja daerah yang aman terhadap bencana longsor tersebut. Kata kunci: Pemetaan, Longsor, Panas Bumi
METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI WENNER-SCHLUMBERGER UNTUK IDENTIFIKASI PANAS BUMI DAERAH OUTFLOW DI SUNGAI MEDANG KERINCI Ludiana Anjarwati; Samsidar Samsidar; Linda Handayani; Nova Susanti
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 2 No. 2 (2017): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.32 KB) | DOI: 10.22437/jop.v2i2.4788

Abstract

Munculnya kolam air panas di Sungai Medang Kerinci merupakan salah satu indikasi adanya zona permeabel. Struktur geologi berupa patahan atau zona rekahan adalah salah satu indikasi zona permeabel. Zona rekahan merupakan salah satu indikasi adanya zona outflow. Untuk memperkirakan mata air panas yang terdapat di Sungai Medang termasuk dalam zona outflow diperlukan penyelidikan dengan menggunakan metode geolistrik tahanan jenis dengan konfigurasi wenner-schlumberger dan schlumberger dengan 3 lintasan yang terdiri dari 2 lintasan sounding dan 1 lintasan mapping. Pengolahan data dilakukan dengan software IPI2WIN dan RES2DINV. Berdasarkan pengolahan dan analisa data diperoleh bahwa terdapat rekahan pada kedalaman 0-17,8 meter dengan harga resistivitas yang relatif keci yang terdapat pada jarak 130 – 170 meter.
RANCANG BANGUN SISTEM PENANGKAP DAN PEMBACAAN GELOMBANG SEISMIK REFRAKSI UNTUK EKSPLORASI HIDROKARBON Maison Maison; Faizar Farid; Samsidar; Linda Handayani; Rustan; Jesi Pebrilia; Iful Amri
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 5 No. 1 (2019): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v5i1.8115

Abstract

The subsurface data acquisition in seismic eksploration usually using expensive equipment. In this work, a low-cost seismic equipment system has been developed for receive and record seismic wave. This system consist of mikrocontroller and software LabView that connected to PC. The subsurface low signals is recorded by geophone and through the amplifier instrument non-inverting. Then, the digital signals is prosessed by Mikrocontroller and visualize by LabView. Output of seismic measurement using this system design are travel time and amplitude. Travel time is used to modelling density and wave velocity to generate wave model. The expected model can give us value of density and wave velocity to obtain the anomaly. It has been tested using 1 geophone and successfully showed the wave, amplitude, and travel time.
SIMULASI KERUNTUHAN BENDUNGAN BILI-BILI KABUPATEN GOWA PROVINSI SULAWESI SELATAN rustan; Irpan Chumaedi; Linda Handayani
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 5 No. 1 (2019): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v5i1.8117

Abstract

The extreme weather that occurred on January 22-24, 2019 in the Makassar city and surrounding areas caused massive flooding in the downstream area of ​​the Bili-Bili DAM which covered 5 districts and cities, namely Gowa Regency, Makassar City, Jeneponto Regency, Maros Regency, and Selayar Regency. There 6757 people were displaced and tens of hectares of rice fields and housing were inundated. As a form of evaluation in the context of disaster mitigation efforts if similar or larger events occur in the future, it is very important to do a floods simulation to mapping which areas will be affected by flood inundation if the Bili-Bili DAM collapses. The software used to simulate flooding in this study is HEC-RAS 2D. The object of research is focused in the city of Makassar which is a densely populated city center and other vital objects. The parameters analyzed are the distribution of flood inundation area and the depth of flood inundation. Simulation results that have been calibrated will be used as a reference for disaster mitigation planning.
APPLICATION OF PIT HEAT METHOD IN SANGGAI MACHINE TECHNOLOGY AS A ORGANIC PRESERVATIVE OF FOOD Dede Martino; Ardiyaningsih Puji Lestari; Linda Handayani
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 5 No. 1 (2019): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v5i1.8268

Abstract

Indonesia is a country that has extraordinary natural resources, both biological and non-biological natural resources. Indonesia has a great opportunity in utilizing natural resources to improve the welfare of the people. Unfortunately, Indonesia has not been yet able to exploit all of that. The prices of agricultural products are quite high but ironically the welfare of farmers has not improved either. On the other hand, other natural resources from the marine and earth sector also have export potential, but in fact these potentials have not had a significant influence. One of the causes of the suboptimal use of natural resources in Indonesia is the lack of integration of technology in developing the potential of the biodiversity. One of the efforts made to optimize the potential for life is to apply the concept of physics, which uses the concept of pit heat in the “sanggai” engine technology. This machine can be used to optimize the potential of agriculture in Indonesia. Pit heat technology can dry food without damaging the vitamin content. This technology does not damage the protein structure of food substances so that the application of technology on this machine can be used to optimize the potential of agriculture in Indonesia.
PENGARUH VARIASI JARAK ELEKTRODA DAN WAKTU TERHADAP PH DAN TDS LIMBAH CAIR BATIK MENGGUNAKAN METODE ELEKTROKOAGULASI : PENGARUH VARIASI JARAK ELEKTRODA DAN WAKTU TERHADAP PH DAN TDS LIMBAH CAIR BATIK MENGGUNAKAN METODE ELEKTROKOAGULASI Yoza Fendriani; Nurhidayah; Linda Handayani; Samsidar; Rustan
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 5 No. 2 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v5i2.9869

Abstract

Peningkatan produksi suatu industri selalu diikuti oleh peningkatan produksi limbah yang dihasilkan. Industri batik skala rumah tangga umumnya juga belum memiliki instalasi pengolahan limbah cair sehingga limbah langsung dibuang ke lingkungan atau badan air. Hal ini memberikan dampak yang buruk terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan membuat suatu teknologi pengolahan limbah cair menggunakan metode elektrokoagulasi yang diintegrasikan dengan sistem filter dan menguji efisiensinya terhadap kenaikan kadar keasaman limbah dan penurunan jumlah padatan terlarut (TDS) dari limbah tersebut. Sampel yang digunakan merupakan limbah batik dari salah satu industri batik di kota Jambi sejumlah 20 liter. Elektroda yang digunakan terbuat dari aluminium sebagai anoda dan besi sebagai katoda. Jumlah katoda dan anoda masing-masingnya adalah 4 buah dengan ukuran 60cm x 30cm x 3cm. Tegangan yang digunakan adalah 40 Volt dengan memvariasikan jarak antar elektroda dan waktu pengolahan limbah. Sebelum limbah diolah menggunakan reaktor dilakukan penyaringan dan analisis karakter awal terlebih dahulu. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi reaktor elektrokoagulasi dalam menaikkan pH mencapai 60% hingga 123% dengan rata-rata kenaikan pH 80,83%. Pada perlakuan yang sama, metode elektrokoagulasi memiliki efisiensi dalam menurunkan konsentrasi TDS hingga 50,56 %. Hal ini menunjukkan bahwa metode ini cukup efektif dalam proses pengolahan limbah cair hingga sesuai baku mutu limbah cair.
PERANCANGAN ALAT UKUR MULTI SENSOR YANG TERINTEGRASI UNTUK PENGUKURAN KARAKTERISTIK TANAH GAMBUT Faizar Farid; Mardian Peslinof; Yoza Fendriani; samsidar; Linda Handayani; Rustan; M. Ficky Afrianto
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 6 No. 1 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v6i1.10734

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan perancangan alat ukur berbasis sensor yang terintegrasi untuk pengukuran karakteristik tanah. Parameter yang diukur oleh alat ukur ini yaitu konduktivitas, pH, Kelembaban, dan temperatur tanah. Parameter yang diukur tersebut merupakan karakteristik tanah yang penting untuk menentukan tingkat kerusakan lahan gambut pasca kebakaran. Sistem alat ukur ini terbagi ke dalam tiga bagian yaitu bagian tempat sampel, bagian sensor yang akan mendeteksi parameter fisis dari sampel, dan kotak rangkaian. Sistem alat ukur ini juga terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras terdiri dari sensor EC10 keluaran RS485, sensor pH, mikrokontroler Arduino Mega2560, dan monitor LCD. Sedangkan perangkat lunak dibuat menggunakan program arduino IDE. Tahap pengujian meliputi menyelidiki fungsi transfer dan sensitivitas dari sensor. Hasil pengujian dari penelitian ini yaitu tingkat sensisitifitas sensor yang digunakan untuk parameter pH, temperatur, konduktivitas, dan kelembaban masing-masing adalah 0,0139 mV/pH, 4,5157 mV/0C, 1,1607 mV/ μ S/cm, dan 2,1017 mV/%. Hasil penelitian alat ukur tanah dapat bekerja baik dan alat ini memiliki tingkat akurasi sebesar 99,9%. Penelitian ini harapannya dapat menghasilkan alat ukur yang berfungsi membantu pihak terkait untuk mengidentifikasi kerusakan lahan gambut dengan mudah dan akurat.
STUDY AWAL KARAKTERISASI SENSOR WARNA TC3200 UNTUK MENENTUKAN KADAR KAFEIN PADA KOPI Heriyanti Heriyanti; Samsidar Samsidar; Iful Amri; Jesi Pebralia; Rustan Rustan; Linda Handayani; Mardian Peslinof; Desi Ayundari; Sutrisno Sutrisno
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 7 No. 1 (2021): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v7i1.15286

Abstract

Pengukuran kadar kafein saat ini dibutuhkan agar penggunaan/konsumsi kopi sesui dengan dosis yang dibutuhkan, akan tetapi, sulitnya karakterisasi dan uji kimia dalam penentuan kadar kafein menjadi hambatan untuk mengetahui dosis kafein secara cepat dan tepat. Pada penelitian ini telah dilakukan karakterisasi sensor warna TC3200 sebagai studi awal rangkaian pembuatan alat ukur kafein berbasis sensor. Sampel yang digunakan adalah kopi Liberika, Arabika dan Robusta yang berasal dari Provinsi Jambi. Preparasi sampel dilakukan dengan proses roasting pada suhu 180OC dan pada saat proses berjalan pengambilan sampel secara real time pada (t= 38-45s), hasil preparasi sampel dilakukan uji UV-Vis untuk mengetahui konsentrasi  kandungan kadar kafein. Selanjutnya karakterisasi sensor warna TC3200 dilakukan untuk mengetahui nilai RGB (Red, Green, Blue) dari masing – masing sampel kopi. Hasil penelitian didapatkan nilai kadar kafein dari pengukuran UV-Vis yang akan menjadi database sensor, dan hasil karakterisasi sensor warna TC3200 pada kopi Liberika, Arabika dan Robusta secara kuantitatif didapatkan tingkat kevalidan data masing – masing 80%, 60% dan 70% dan analisis kualitatif bahwa sensor dapat digunakan untuk menetukan kadar kafein pada kopi dengan tingkat kematangan atau waktu roasting kopi yang berbeda.
PENGEMBANGAN INSTALASI PENGOLAH LIMBAH (IPAL) DIGITAL PORTABEL UNTUK LIMBAH CAIR BATIK BERBASIS IOT (INTERNET OF THINGS) Nurhidayah; Linda Handayani; Samsidar; Yoza Fendriani; rustan rustan
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 7 No. 2 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v7i2.18189

Abstract

Limbah cair batik merupakan limbah cair yang berasal dari aktivitasi industri batik dan perlu diolah sebelum dibuang ke badan air agar tidak mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instalasi pengolah limbah untuk limbah cair batik. Metode yang digunakan adalah metode elektrokoagulasi. Sampel limbah cair diperoleh dari rumah pengrajin batik Jambi di kawasan Seberang Kota Jambi. Parameter fisis yang diperhatikan dalam penelitian ini adalah pH dan TDS. Kegiatan uji coba dilakukan dengan jarak elektroda 5 cm. Variabel waktu yang digunakan adalah 45 menit, 75 menit, dan 110 menit sedangkan tegangan listrik yang digunakan adalah 20V, 25V, dan 30V. Sistem pengolahan limbah dilengkapi dengan perangkat water level motoring berbasis IoT yang terdiri dari sebuah modul Esp8266 dan sensor ultasonik HC-SR04 yang digunakan untuk memonitoring ketinggian limbah dalam reaktor. Hasil yang diperoleh menunjukkan untuk limbah cair batik sebanyak 10 liter, variabel yang paling baik untuk digunakan adalah dengan menggunakan 30 volt, jarak elektroda 5 cm, dan lama proses 70 menit, menyebakan penurunan TDS sebanyak 64,39% dan perubahan nilai pH dari 3 menjadi 6. Hal ini menunjukkan hasil pengolahan menghasilkan keluaran limbah yang sesuai baku mutu yang berlaku.
PERANCANGAN ALAT PENGUKUR KADAR UNSUR HARA NPK PUPUK KOMPOS Rustan; Fajar Dwi Ramadhan; M. Ficky Afrianto; Linda Handayani; Ardiyaningsih Puji Lestari; Fahmida Manin
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 8 No. 1 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v8i1.20838

Abstract

Pupuk kompos merupakan jenis pupuk organik yang berasal dari penguraian sampah organik seperti daun, jerami, rumput, dedak padi, kotoran hewan, dan bahan organik lain. Pupuk kompos dapat dibuat dengan cara memanfaatkan mikroorganisme untuk mengubah material organik seperti kotoran ternak, sampah, daun, sayuran menjadi kompos. Kandungan unsur hara didalam kompos cukup lengkap, meliputi unsur hara makro (N, P, K, Ca, Mg, S), dan unsur hara mikro (Fe, Cu, Mn, Mo, Zn, Cl, B) yang sangat diperlukan tanaman. Namun kandungan unsur hara tersebut tidak bisa diukur pasti oleh para petani, pengukuran kandungan unsur hara saat ini banyak dilakukan dengan cara uji laboratorium yang memerlukan waktu relatif lama sehingga dibutuhkan suatu rancangan sistem yang dapat mengukur nilai kandungan unsur hara didalam pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat pengukur nilai kadar unsur hara Nitrogen, Fosfor dan Kalium (NPK) didalam pupuk kompos. Pada penelitian ini digunakan arduino MEGA 2560, Lcd tft 2.4 dan sensor NPK untuk mendeteksi unsur hara NPK yang ada didalam pupuk kompos secara cepat. Sensor NPK berfungsi mengukur kadar Nitrogen (N), Phospor (P), dan Kalium (K) dalam kombinasi. Sensor NPK yang digunakan terdiri dari rangkaian PCB dengan probe berukuran panjang 85 mm dan merupakan sensor digital.Dalam penelitian ini penggunaan sensor NPK sangat penting untuk dapat mendeteksi nilai kandungan unsur hara NPK dalam pupuk kompos. Penelitian ini juga menggunakan lcd TFT untuk menampilkan hasil pembacaan dari sensor NPK, Untuk mengolah sensor dan lcd TFT digunakan arduino MEGA 2560 sebagai mikrokontroler.