p-Index From 2021 - 2026
7.635
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Infrastruktur dan Pengeluaran Bidang Kesehatan Terhadap Kualitas Hidup di Indonesia Adhitya Wardhana; Bayu Kharisma
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 11, No 2 (2023): November
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/je.v11i2.12125

Abstract

Angka Harapan Hidup (AHH) merupakan salah satu indikator yang menunjukkan kualitas hidup manusia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran infrastruktur kesehatan dan pengeluaran pemerintah bidang kesehatan terhadap angka harapan hidup. Infrastruktur kesehatan terdiri dari jumlah dokter umum, puskesmas dan rumah sakit provinsi di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Generalized Least Square (GLS) dan analisis kuadran. Ruang lingkup penelitian mencakup 21 provinsi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis kuadran, provinsi di Indonesia berada di kuadran I dan II dari hubungan angka harapan hidup dengan dokter umum, puskesmas, rumah sakit dan pengeluaran pemerintah bidang kesehatan. Sementara itu, hasil regresi panel data GLS menunjukkan bahwa infrastruktur kesehatan (jumlah dokter umum, puskesmas dan rumah sakit) dan pengeluaran pemerintah bidang kesehatan berpengaruh signifikan terhadap angka harapan hidup, sedangkan pendapatan perkapita dan persentase penduduk miskin sebagai variabel kontrol berpengaruh signifikan terhadap angka harapan hidup.
PERAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENURUNAN KEMISKINAN DI KABUPATEN GARUT Sewaminggi, Ayuka Pradina Ashara Primadipta; Muhajirin, Ahmad; Paruta, Garan; Dwikania, Keni; Yustisi, Mira Janu; Qori’ah, Ribut; Basuki, Urip; Kharisma, Bayu
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 9 No 01 (2023): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v9i1.211

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kondisi kemiskinan, peran partisipasi masyarakat dalam upaya penanganan kemiskinan dan merumuskan strategi alternatif penanganan kemiskinan dari aspek sosial. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Garut Jawa Barat. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan studi kepustakaan dan wawancara menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh diolah dan dianalisis menggunakan analisis, analisis korelasi serta analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kemiskinan di Kabupaten Garut pada periode 2015-2020 mengalami penurunan dalam kurun waktu 6 (enam) tahun terakhir, namun capaiannya masih belum optimal bandingkan dengan daerah lain. Terdapat hubungan yang kuat antara partisipasi masyarakat, kemiskinan, dan pembangunan manusia dengan korelasi diatas 0,9 pada masing-masing variabel. Hubungan yang kuat tersebut perlu disikapi dengan mengoptimalkan keterkaitan antar variabel dengan strategi yang komprehensif. Strategi agresif (S-O) sebagai strategi terbaik dengan pemanfaatan SDA di Kabupaten Garut melalui kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah dengan tetap melibatkan partisipasi masyarakat sebagai subjek pembangunan di Kabupaten Garut. Upaya kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dalam pengembangan sumber daya manusia, tersebut khususnya pada aspek pendidikan dan ekonomi yang berkaitan erat dengan kemiskinan. Dengan demikian, melalui keterlibatan masyarakat secara aktif untuk mendorong partisipasi seluruh pihak membangun ekonomi daerah dengan potensi yang dimiliki dapat menjadi alternatif upaya pengentasan kemiskinan.
A LOGICAL FRAMEWORK APPROACH FOR SME'S TERM OF REFERENCE, BUDGET PLAN AND COOPERATIVE PROJECT Putri, Dini Ajani; Hidayat, Muhammad Thariq; Kharisma, Bayu; Hadian, Yudha
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 6 No 02 (2020): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v6i2.280

Abstract

One of the most crucial stages in the new system of PP 17/2017 on Synchronization of National Development Planning and Budgeting is creating a comprehensive and accurate Terms of References (TOR) and budget plan, which define all aspects of how line ministries or stakeholders will conduct the priority project. Taking one example of priority projects of the Ministry of Cooperatives and SMEs, which is called Pusat Layanan Usaha Terpadu/ PLUT KUMKM, this study aims to identify how line ministry (the Ministry of Cooperatives and SMEs) describes its project and overall perceives the new system of planning and budgeting. Using logical framework approach, this study analyzes a number of documents such as TOR, budget plan, and government plan that related to PLUT KUMKM project. The result shows that the Ministry of Cooperatives and SMEs needs to improve the perception of the new system since the TOR and budget plan cannot fully describe the project comprehensively.
STRATEGI PENANGGULANGAN KEMISKINAN DAN PENGANGGURAN MELALUI PEMBERDAYAAN KEWIRAUSAHAAN SOSIAL: KASUS DI JAWA BARAT Kharisma, Bayu; Hadian Nur, Yudha; Wardhana, Adhitya
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 8 No 01 (2022): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v8i1.306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi karateristik dan faktor-faktor yang menjadi determinan dalam kewirausahaan sosial di Provinsi Jawa Barat, (2) menganalisa peran dan pengaruh kewirausahaan sosial dalam mengurangi tingkat kemiskinan dan angka pengangguran di Jawa Barat dan (3) merumuskan kebijakan yang perlu dilakukan dalam kewirausahaan sosial yang berbasiskan UMKM sebagai solusi dalam upaya mengurangi tingkat kemiskinan dan angka pengangguran di Jawa Barat. Metode analisis data pada penelitian ini mengabungkan antara data kuantitif dengan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diperoleh beberapa kesimpulan. Pertama, karateristik dan faktor-faktor yang menjadi determinan dalam kewirausahaan sosial di Provinsi Jawa Barat adalah pendapatan usaha/perusahaan, tingkat pendidikan, kepemilikan usahanya, umur dari pengusaha, jumlah pegawai yang dimiliki oleh masing-masing entrepreneur, jiwa sosial yang dimiliki oleh para pengusaha SE dan proses inovasi produk. Kewirausahaan sosial berpengaruh positif terhadap penciptaan lapangan kerja, dimana dengan adanya kewirausahaan sosial dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak. Kewirausahaan sosial memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk mendapatkan laba dibandingkan dengan wirausaha yang konvensional. Kebijakan yang perlu dilakukan dalam kewirausahaan sosial yang berbasiskan UMKM sebagai solusi dalam upaya mengurangi tingkat kemiskinan dan angka pengangguran di Jawa Barat adalah. penciptaan wirausaha sosial baru dengan memberikan beberapa stimulus, perlu dilakukan pendampingan untuk meningkatkan kemandirian dan kesinambungan usahanya, terutama sejak pandemi Covid-19, mendorong pemberdayaan masyarakat, mendorong finansial dan kelembagaan dan terakhir membangun kewirausahaan sosial yang berbasis inovasi sosial.
ANALISIS PERAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PENINGKATAN PEMBANGUNAN MANUSIA DI WILAYAH METROPOLITAN INDONESIA Wardhana, Adhitya; Hadian Nur, Yudha; Kharisma, Bayu; Muhammad Adam , Asep
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 7 No 01 (2021): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v7i01.307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah dalam meningkatkan pembangunan manusia melalui pengeluaran infrastruktur, ekonomi, kesehatan dan pendidikan. Kemudian penelitian ini menganalisis pengaruh pengeluaran pemerintah (infrastruktur, ekonomi, kesehatan dan pendidikan) terhadap indikator pendidikan, kesehatan dan pendapatan perkapita. Ruang lingkup penelitian yaitu 54 Kabupaten/Kota di wilayah Metropolitan Indonesia. Model penelitian menggunakan model Generalized Least Square (GLS) panel data. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh positif seluruh pengeluaran pemerintah terhadap pembangunan manusia yang diproyeksikan dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Kemudian hasil penelitian lainnya menunjukkan bahwa total pengeluaran pemerintah  mempengaruhi positif terhadap rata lama sekolah (indikator pendidikan), angka harapan hidup (indikator kesehatan) dan pendapatan perkapita.
STRATEGI PENGURANGAN KEMISKINAN MELALUI PENCIPTAAN LAPANGAN KERJA SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN GARUT Hazita, Facia Puspa; Nugraha, Dani; Karina, Devi Rizka; Saputra, Erwin Aditya; Zuldi, Muhamad Hafiz; Gartika, Ria Yessi; Wulandari, Royani; Kharisma, Bayu
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 8 No 02 (2022): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v8i2.312

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyusun rekomendasi strategi yang dapat diimplementasikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Garut untuk pengentasan kemiskinan melalui investasi di sektor pariwisata guna memperluas kesempatan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah Analisis Location Quotient (LQ), Shift-Share Analysis (SSA), Tipologi Klassen untuk mengetahui kondisi ekonomi regional sektor pariwisata, analisis ICOR dan Elastisitas Kesempatan kerja untuk mengetahui tingkat efisiensi investasi dan estimasi penyerapan tenaga kerja dan analisis Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat (SWOT). Hasil penelitian analisis menyimpulkan sektor pariwisata merupakan sektor basis dan sektor prima yang perlu didorong untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Garut. Hal ini diperkuat dengan elastisitas kesempatan kerja dimana sektor pariwisata mempunyai kontribusi yang cukup besar dalam menyerap angkatan kerja. Penciptaan lapangan kerja di sektor pariwisata dapat dipercepat dari dukungan investasi di sektor pariwisata. Untuk meningkatkan investasi, Pemerintah Kabupaten Garut perlu menciptakan iklim investasi yang kondusif, dikarenakan masih adanya indikasi inefisiensi dari penggunaan kapital Kabupaten Garut. Dengan adanya investasi di sektor pariwisata tersebut, diharapkan dapat membuka kesempatan kerja yang menyerap angkatan kerja, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat yang akan berimplikasi pada menurunnya angka kemiskinan di Kabupaten Garut.
Strategi Pengembangan Digitalisasi Desa Wisata : Studi Kasus Desa Jatiluwuh, Kabupaten Tabanan Provinsi Bali Kharisma, Bayu
Jurnal Ilmiah Cakrawarti Vol 6, No 2 (2023): Cakrawarti
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jic.v6i2.841

Abstract

The existence of tourist villages today is inseparable from Information and Communication Technology (ICT) and digital media. Jatiluwih Village is one of the villages located in Tabanan Regency, Bali Province, which currently has social media and a website, but their use could be more optimal. The problem raised in this study is that the digitalization of tourism in the village has yet to be optimal. Thus, the purpose of this study was to determine the strengths, weaknesses, opportunities, and threats of developing tourism digitalization in Jatiluwih Village, Tabanan Regency, Bali Province, knowing community involvement in developing tourism digitization in Jatiluwih Village and developing strategies for involving community participation in developing tourism digitalization in Jatiluwih village. The research methods used are gap analysis, swot analysis, and litmus test. The results of the study show that Jatiluwih Village has opportunities, namely cooperation with external parties for village development, there is a budget allocation from the central government to develop a tourism village (Village Fund), tourists who visit the Tourism Village, the opportunity to promote the village to a broader network, and tourist villages have natural resources for tourism attractions. However, several threats must be considered; namely, technology reduces community interaction, technology increases social disparities (some people do not benefit from the use of technology), stopping funding from the Central Government affects the management of tourist villages and the COVID-19 pandemic and policy Enforcement of Community Activity Restrictions (PPKM).
Convergence of Economic Growth in The Bandung Metropolitan Area Kharisma, Bayu; Wardhana, Adhitya; Hotma, Priscillya
Perspektif : Jurnal Ekonomi dan Manajemen Akademi Bina Sarana Informatika Vol 22, No 2 (2024): September 2024
Publisher : www.bsi.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jp.v22i2.21915

Abstract

This study aims to determine the convergence and acceleration of growth to achieve steady-state conditions in the Bandung Metropolitan Area in 2010-2022. This research uses a quantitative descriptive approach by measuring variables and analyzing data statistically. Secondary data is used in this study to analyze convergence through panel data regression analysis and coefficient of variation. The results show that sigma convergence for the Bandung Metropolitan Area does not show convergence. The gap in the Bandung Metropolitan Area will decrease in less than 13 years. The absolute and conditional beta convergence results in the Bandung Metropolitan Area show convergence. Labor productivity is expected to accelerate economic growth due to the previous year's economic growth; the absolute beta convergence results do not significantly affect economic growth in the study year. Therefore, local governments are expected to focus on resource redistribution and infrastructure investment to increase the growth potential of lagging regions. In addition, investment in basic infrastructure such as roads, electricity, water, and health facilities should be increased in lagging regions to create conditions conducive to economic growth. Finally, encouraging inter-regional cooperation to share resources and knowledge can help lagging regions to catch up.
Convergence of Regional Income Among Provinces in Kalimantan Imaduddin, Fikrie Lazuardi; Kharisma, Bayu
Ekonomi dan Bisnis Vol 11 No 1 (2024): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35590/jeb.v11i1.7697

Abstract

The Indonesian economy shows that Kalimantan has an important role in the national economy, contributing 8.45% in 2014, placing it as the third largest after Java and Sumatra. However, there are income disparities between provinces in Kalimantan, resulting in disparities in economic development. Therefore, the government must gradually increase investment and the industrial sector to even out income distribution. This research aims to analyze the Kalimantan provinces' sigma and beta convergence. The results indicate that the provinces' economies in Kalimantan still need to be fixed. The per capita income dispersion level from 2000-2021 has improved, or sigma convergence has occurred. Through dynamic panel data analysis, it was found that absolute and conditional beta convergence occurred at levels throughout the Kalimantan region. The conditional beta convergence rate shows that the variables representing production factors can accelerate the convergence rate. Variables influencing income growth and the convergence process are FDI, DI, Industry, and locally generated revenue.   Keywords: Economic Growth, Convergence, Investment, Industry, Fiscal.
The Impact of Internet Access Contributing to Farmers' Welfare in Indonesia: A Case Study Based on National Socio-Economic Survey Wardhana, Adhitya; Fauzy, M. Zidan; Anggana, Adrian Kevianta; Kharisma, Bayu
Signifikan: Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Economic and Business Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjie.v13i2.43188

Abstract

Research Originality: This study highlights the transformative role of digitalization, particularly the use of internet networks and mobile phones, in addressing these challenges and enhancing the welfare of farmers.Research Objectives: This research aims to analyze the impact of internet usage on farmers' welfare in Indonesia. Specifically, it examines how access to digital tools can bridge the knowledge gap in the agricultural sector and improve economic outcomes, focusing on regional disparities between Western and Eastern Indonesia.Research Methods: This study uses National Socio-Economic Survey (Susenas) data and the ordered probit model with marginal effects.Empirical Results: Farmers in the upper-middle expenditure group can leverage the Internet and mobile phones to access production information, markets, and farm credit, supported by better finances and education. In contrast, low-income farmers, particularly in eastern Indonesia, face barriers such as costs, limited infrastructure, and low digital literacy, hindering technology adoption to improve welfare.Implications: The government is expected to address this digital divide by accelerating the development of internet infrastructure in rural areas, improving digital literacy, subsidizing technological devices, and developing accessible agricultural applications.JEL Classification: D6, I24, L86, Q12
Co-Authors Abi Revyansah Perwira Adhitya Wardhana Adhitya Wardhana Adhitya Wardhana Adhitya Wardhana Adhitya Wardhana Adi Nugraha Aditya Lingga Adji Pratikto Agung, M. Nuh Ahmad Muhajirin Ainistikmalia, Nurin Al Fitra Ramadhan Aldo Febrari Hutabarat Alfiah Hasanah Alfian Massagony Amalia, Fira Andar Mochamad Zamzam Noor Andhika Dwi Saputra Anggana, Adrian Kevianta Anita Anwar, Arfian Arfita, Aurelia Puteri Arsani, Ade Marsinta Asep Muhammad Adam Asep Muhhamad Adam Basuki, Urip Batti, Patrisia Bayu Rhamadani Wicaksono Bayu Rizky Pratama, Bayu Rizky Bima Adellano Budiono Budiono Bugi Ario Cecep Suhayli Citra Triaryanti Ckris Monika Selina Damar Vergiyantoro Desi Natalia Pardede, Desi Natalia Dita Selyna Sulandari Dwi Purnomo Dwikania, Keni Elan Satriawan Elim Yosi Lita Fathimah, Devi Irmayanti Fauziah, Nisa Rahmah Fauzy, M. Zidan Fauzy, Muhammad Zidan Ferry Hadiyanto Finny Redjeki Fitria Amiria Zahra Gartika, Ria Yessi Ghefiran Abdurrahimdzan Gunadi, Tiara Pangestika Gusnanda, Harvi Hadian Nur, Yudha Hadian, Yudha Hani Hanifah Hanifah, Hani Harisaputra, Loveandre Dwi Hazita, Facia Puspa Hendriani, Sarah Tresia Hidayat, Muhammad Thariq Hotma, Priscillya Hudaepah, Siti Ilyan, Meita Imaduddin, Fikrie Lazuardi Irene Olivia Salim Jumsaddin, Jumsaddin Karina, Devi Rizka Kodrat Wibowo Langgeng Bangkit Utomo Lincolin Arsyad M Dzaki Fahd Haekal Mahra Arari Heryanto Mohamad Fahmi Mohammad Naufal Faisal Sofyan Mohammad Zidan Fauzy Mohammad Zidan Fauzy Muhammad Reyhan Akbar Muhammad Syaiful Muhhamad Dzaki Fahd Muslima, Fahma Naimmatul Khairat Nensi Khairunnisa10 Nugraha, Dani Nur, Yudha Hadian Nurul S. J. Nurvia, Silvitia Nindia Paruta, Garan Pasaribu, Haposan Indra Wesly Permana Rosiyan, Muhammad Bayu Prastiwi, Yunita Enggar Puspitarini, Arinda Wahyu Putri, Dini Ajani Qori’ah, Ribut Raden Muhammad Purnagunawan Rafa Fayza Afrizal Rahmawatin Rahmawatin Ramdani, Sandi Asep Ramdhani, Asrul Sugih Rezkia, Reni Ricky Abdillah Ridho Firdaus, Muhammad Riki Relaksana Riki Relaksana Rina Indiastuti Ristiza, Chita Rizka Rachmawati Roseline, Herlina Rubianti Samsubar Saleh Sapulette, Militcyano Samuel Saputra, Erwin Aditya Sarah Annisa Noven Sewaminggi, Ayuka Pradina Ashara Primadipta Silvia Risti Silvia Risti Sivananda Prichantiyo Sofyan, Mohammad Naufal Faisal Solecha, Rizka Amalia Sutyastie S. Remi Sutyastie S. Remi Sutyastie S. Remi Sutyastie Soemitro Remi Sutyastie Soemitro Remi Sutyastie Soemitro Remi, Sutyastie Soemitro Syafira Nur Lathifah Syofia Sofatunisa Ramdayani Teguh - Santoso Teguh Santoso Teguh Santoso Teguh Santoso Teguh Santoso Tommy Perdana Tresna Lisdiyanti Ulandari, Fitri Dwi Usrah, Muhammad Jahyul Vita Nuraeiny Wawan Hermawan Wibiseno, Qisthio Wulan Agustina Triwardani Wulandari, Royani Yayuf Faridah Ibrahim Yosephine, Michel Kezia Yudha Hadian Nur Yudha Hadian Nur Yudistira, A. Muhammad Arya Yustisi, Mira Janu Zahra Ikhlasni Zakia, Shifa Zuldi, Muhamad Hafiz