Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Penguatan Pemahaman Siswa terhadap Tiga Dosa Besar Dunia Pendidikan dengan Pendekatan Emotional Demonstration di Community Learning Centre HANIM Katon Galih Setyawan; Kusnul Khotimah; Ali Imron; Agung Stiawan; Niswatin Niswatin
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i1.398

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa dan guru di Community Learning Centre (CLC) Hanim, Kota Kinabalu, Malaysia, mengenai tiga dosa besar dalam dunia pendidikan, yaitu perundungan (bullying), intoleransi, dan kekerasan seksual. Sasaran kegiatan adalah siswa jenjang SMP dan guru yang bertugas di CLC tersebut. Metode pelaksanaan PKM dilakukan secara partisipatif dan edukatif melalui pendekatan emotional-demonstratif (emodemo), yang dikemas dalam rangkaian kegiatan berupa pretest, pemberian materi tematik, praktik emodemo, dan posttest. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan konsep tiga dosa besar pendidikan, pelatihan mengidentifikasi kasus yang relevan, dan ajakan untuk menghapus praktik-praktik kekerasan dalam konteks pendidikan, termasuk isu pekerja anak. Hasil pretest menunjukkan tingkat pemahaman awal siswa masih relatif rendah dengan rata-rata skor 32,6. Setelah mengikuti kegiatan, hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan dengan rata-rata skor 73,6. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pendekatan yang digunakan berhasil dalam menyampaikan materi dan membangun kesadaran siswa. Kegiatan PKM ini menyimpulkan bahwa penyampaian nilai-nilai pendidikan antikekerasan melalui metode emodemo mampu membentuk pemahaman dan sikap positif siswa terhadap isu-isu krusial dalam dunia pendidikan. Selain itu, keterlibatan guru dalam kegiatan ini berpotensi mendorong keberlanjutan program melalui integrasi materi ke dalam proses pembelajaran reguler. PKM ini memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan budaya sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.
REAKTUALISASI NILAI SILA KEDUA PANCASILA DALAM MENGHADAPI INDIVIDUALISME DI KALANGAN MAHASISWA: SUATU SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Azzahra Khayla Safira Adya Putri; Laily Zakiyaturrahmah; Dian Triwulansari; Ditho Triwahyu Syahrullah; Ivan Widya Kanaka; Kusnul Khotimah
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Maret 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i2.9314

Abstract

The development of the digital era and globalization has brought significant changes to students’ behavioral patterns, one of which is the emergence of individualistic attitudes among university students. Individualism is an attitude that can reduce empathy, social concern, and the spirit of mutual cooperation within the campus environment. This study aims to examine how the reactualization of the values contained in the second principle of Pancasila, Just and Civilized Humanity, can serve as a solution to overcome individualism among students. The results of this study show that the humanitarian values in Pancasila promote mutual respect, empathy, and concern for others. The implementation of these values can be carried out through social activities, academic collaboration, and strengthening character education within the campus environment. Therefore, the reactualization of Pancasila values plays an important role in building solidarity and social awareness among students.
Penguatan Nilai Karakter Nasionalisme Dan Ketahanan Mental Dalam Perspektif Ips Melalui Film “Jenderal Soedirman” Terhadap Siswa Dari Keluarga Broken Home Zianika Zalfa Mufidha; Durrrotun Nafisah; Kusnul Khotimah; Silvi Nur Afifah
Jurnal Sains, Teknik, Ekonomi, dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2026): SATEDIK - Juli
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/satedik.v2i2.1776

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the film General Soedirman in improving the character values of nationalism and mental resilience of students, especially those from Broken Home families (parents divorced or families in disharmony). This study uses a qualitative approach with a case study methodology. Data were obtained through observation, in-depth interviews and documentation of students, social studies teachers, and guidance and counseling (BK) teachers of SMP Negeri 57 Surabaya. The research findings show that the film General Soedirman has a double effectiveness. First, this film successfully internalizes the character values of nationalism, such as patriotism, willingness to sacrifice, immortality, loyalty, solidarity, and unity. Second, this film is able to improve the mental resilience of Broken Home students based on Grotberg's three sources of resilience, namely "I HAVE", "I AM", and "I CAN". Theoretically this study also highlights the relationship between Thomas Lickona's character education theory (moral knowledge, moral emotions, and moral action) and Grotberg's theory of mental resilience. The film "General Soedirman" (General Soedirman) is worthy of consideration as a social studies educational medium and a guidance and counseling tool to help students from broken homes develop character and mental resilience.
Korupsi Budaya Diam: Analisis Sikap Masyarakat terhadap Praktik Korupsi dalam Kehidupan Sehari-hari Dwi Ratna Swari; Erika Esterlita; Inggra Janufika Aziz; Talitha Laily Ramadhani; Aini Aisah Nursalsabila; Kusnul Khotimah
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi: Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena korupsi sebagai “budaya diam” serta mengkaji peran nilai-nilai Pancasila dalam membentuk sikap masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan teknik analisis deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya diam muncul akibat rendahnya kesadaran hukum, melemahnya nilai moral, serta pengaruh globalisasi dan digitalisasi yang mendorong sikap permisif terhadap korupsi. Di sisi lain, nilai-nilai Pancasila tetap relevan sebagai landasan etis dalam membangun karakter masyarakat yang jujur, adil, dan bertanggung jawab. Namun, implementasinya menghadapi tantangan seperti individualisme, rendahnya literasi digital, dan kurangnya pemahaman kontekstual. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pendidikan Pancasila, pemanfaatan media digital secara positif, serta peningkatan kesadaran kritis masyarakat untuk mencegah dan melawan praktik korupsi.
Strategi Masyarakat Lokal dalam Mengelola Pariwisata untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Desa Penglipuran Desita Putri Pratama; Ike Kusuma Maryani; Kharisma Reza Oktavia; Hervina Mahasrian Putri Asmarani; Firman Hidayah; Kusnul Khotimah; Dhimas Bagus Virgiawan
Jurnal Ilmiah Ilmu Pariwisata Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/deha3e56

Abstract

Desa Penglipuran di Bali merupakan salah satu desa wisata berbasis budaya yang berhasil mempertahankan nilai-nilai tradisional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata. Namun, keberhasilan ini tidak lepas dari tantangan seperti ketimpangan distribusi manfaat ekonomi, minimnya peran pemerintah, serta ketergantungan tinggi pada pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi masyarakat lokal dalam mengelola pariwisata guna mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan menggunakan pendekatan 3A (Atraksi, Aksesibilitas, dan Amenitas). Pada penelitian ini metode yang digunakan yaitu metode kualitatif studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tokoh adat, pelaku usaha, pengelola wisata, dan komunitas lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat secara aktif menerapkan strategi pelestarian budaya fisik dan non-fisik, promosi digital melalui media sosial, pengembangan homestay, kerajinan bambu, dan kuliner tradisional sebagai sumber pendapatan. Strategi kolaboratif berbasis Pentahelix juga mulai diterapkan, meskipun kontribusi pemerintah masih dirasakan minim. Dengan pendekatan 3A yang dijalankan masyarakat terbukti memperkuat daya saing Desa Penglipuran sebagai destinasi wisata berkelanjutan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Untuk keberlanjutan jangka panjang, diperlukan sinergi yang lebih kuat antara masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta agar distribusi manfaat ekonomi menjadi lebih adil dan pembangunan desa wisata lebih inklusif.
Penguatan Literasi Budaya Lokal bagi Diaspora Indonesia di Taiwan: Pengabdian Niswatin; Asnimawati; Ali Imron; Silvi Nur Afifah; Sugiantoro; Kusnul Khotimah; Katon Galih Setyawan; Moch. Zakki Mubarok
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5221

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi budaya lokal pada mahasiswa Indonesia diaspora melalui kolaborasi antara dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya (FISH UNESA) dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Taiwan. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari tantangan globalisasi dan kehidupan multikultural yang berpotensi melemahkan kesadaran identitas budaya mahasiswa Indonesia di luar negeri. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan materi, pelaksanaan seminar interaktif dan diskusi reflektif, serta evaluasi dan tindak lanjut. Subjek kegiatan adalah mahasiswa Indonesia anggota PPI Taiwan dengan latar belakang budaya dan disiplin ilmu yang beragam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi partisipasi, diskusi reflektif, dan refleksi tertulis, yang dianalisis secara deskriptif dan tematik. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta mengenai literasi budaya lokal, penguatan kesadaran identitas budaya, serta tumbuhnya sikap reflektif dan komitmen peserta untuk berperan sebagai agen pelestari budaya Indonesia di lingkungan global. Kegiatan ini juga menghasilkan model pengabdian internasional berbasis literasi budaya lokal dan diaspora yang relevan untuk mendukung internasionalisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan demikian, pengabdian ini tidak hanya berdampak praktis bagi komunitas sasaran, tetapi juga berkontribusi secara konseptual dalam pengembangan pengabdian masyarakat berbasis pendidikan dan budaya.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN E-LKPD TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATERI KONFLIK DAN INTEGRASI KELAS VIII SMP LABSCHOOL UNESA 2 Via Safitri; Kusnul Khotimah; Nuansa Bayu Segara; Sugiantoro
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 03, September 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17673

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi abad ke-21 yang harus dikembangkan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VIII SMP Labschool UNESA 2 masih tergolong rendah karena proses pembelajaran masih didominasi oleh pendekatan yang berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan Electronic Lembar Kerja Peserta Didik (E-LKPD) terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi konflik dan integrasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri atas 42 peserta didik yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing berjumlah 21 peserta didik. Teknik analisis data meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, Paired Sample t-Test, Independent Sample t-Test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penerapan model PBL berbantuan E-LKPD terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hal ini dibuktikan melalui hasil Independent Sample t-Test yang memperoleh nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Selain itu, peningkatan kemampuan berpikir kritis pada kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata N-Gain sebesar 69,95% dengan kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata sebesar 50,54% dengan kategori sedang. Dengan demikian, model pembelajaran PBL berbantuan E-LKPD terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran IPS materi konflik dan integrasi.
PENGARUH MULTIMEDIA BERBASIS VIDEO INTERAKTIF TERHADAP MINAT & HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPS KELAS VII SMPN 1 KEDUNGADEM BOJONEGORO Choirun Nisa; Kusnul Khotimah; Hendri Prastiyono; Silvi Nur Afifah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17676

Abstract

The advancement of digital technology necessitates learning innovations capable of enhancing students' interest and learning outcomes, particularly in Social Studies (IPS). This study aims to determine the impact of interactive video-based multimedia on the interest and learning outcomes of 7th-grade students at SMPN 1 Kedungadem, Bojonegoro. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental design—specifically, the Nonequivalent Control Group Design. The study involved 56 students divided into an experimental class (VII A) and a control class (VII B). Data collection was conducted through pre-tests and post-tests, learning interest questionnaires, observation, and documentation. Data analysis utilized normality tests, homogeneity tests, independent sample t-tests, paired sample t-tests, and N-Gain tests, processed using SPSS version 25. The results indicate that interactive video-based multimedia had a positive and significant effect on students' interest and learning outcomes, with a significance value of 0.000 (< 0.05). The increase in interest and learning outcomes in the experimental class fell into the high category, whereas the control class fell into the medium category. Thus, interactive video-based multimedia is effective for use in Social Studies instruction to enhance student engagement and learning achievement.