Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Perbandingan Ekstrak Daun Sirih (Piper Betle L.) Dan Ekstrak Daun Srikaya (Annona Squamosa L) Dalam Mematikan Lalat Rumah (Musca Domestica) Hidayat; Ayu Puspitasari; Nia Humaira Shafar
Window of Public Health Journal Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/3a268244

Abstract

Houseflies are one of the vector animals or mechanical transmissions, namely, animals that transmit and spread various infectious diseases, one of which is diarrhea. Many fly control methods are known and used by the community, including botanical pesticides. Some plants that can be used as a natural pesticide are betel leaf and soursop leaf, which contain active compounds. The purpose of this study is to determine the ability of betel leaf extract (Piper Betle L.) and soursop leaf (Annona Squamosa L.) as a natural pesticide in killing houseflies (Musca domestica). The tools used in this study were scales, measuring cups, filters, rotary evaporators, fly cages, and the materials used were betel leaves, soursop leaves, 96% methanol, and clean water. The procedure for making the extract was to cut the leaves into small pieces, wash them thoroughly, air-dry them, and weigh as much as 1000 grams. Then, the leaves were put into a jar and soaked with 1000ml of methanol. Do the first soaking for 3 days, stir occasionally, and repeat the procedure for 2 times. Then, separate the leaf pulp and extract, and the leaf extract is evaporated using a rotary evaporator. The results obtained from this study are that soursop leaf extract is more effective in killing houseflies at concentrations of 45% and 50% because it has reached ≥80% and can kill houseflies at two concentrations compared to betel leaf extract, which is only able to kill houseflies at one concentration, namely at a concentration of 50%. This study concludes that the ability of soursop leaf extract to kill houseflies is more effective than betel leaf extract.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Barana Kecamatan Bangkala Barat Jeneponto Widya Hakim; Nurul Hikmah B; Ayu Puspitasari; Harpiana Rahman; Sartika
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i1.568

Abstract

Berdasarkan pengambilan data pada Puskesmas Barana Kecamatan Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto peneliti mendapatkan data dari seluruh jumlah keseluruhan penderita hipertensi sebanyak 627 orang. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini random sampling dengan jumlah 86 responden, metode analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara jenis kelamin dengan hipertensi diperoleh bahwa nilai p value = 0.010<0.05, ada hubungan antara umur dengan status hipertensi diperoleh bahwa nilai p value = 0.002<0.05, ada hubungan antara faktor genetik dengan status hipertensi diperoleh bahwa nilai p value = 0.001<0.05, ada hubungan antara aktivitas fisik dengan status hipertensi diperoleh bahwa nilai p value = 0.003<0.05 dan ada hubungan antara kebiasaan merokok dengan status hipertensi diperoleh bahwa nilai p value = 0.043<0.05 di Wilayah Kerja Puskesmas Barana Kecematan Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto Tahun 2022.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Gangguan Pendengaran Pada Pekerja Bagian Produksi Di PT. Industri Kapal Indonesia Makassar Puspita, Dhea; Ikhram Hardi; Nurbaety; Ayu Puspitasari; Masriadi
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i3.712

Abstract

Gangguan pendengaran merupakan salah satu gangguan kesehatan yang berisiko. Seseorang yang menderita gangguan pendengaran tidak hanya dilihat dari beberapa hal seperti kesulitan berbicara, tetapi juga bisa dilihat dari kondisi fisiologis pekerja itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan gangguan pendengaran pada pekerja bagian produksi di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Kota Makassar.Penelitian ini merupakan penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Menggunakan teknik simple random sampling yang diambil sebanyak 79 orang. Analisis data menggunakan uji bivariat dengan uji ­Chi-square pada tingkat kepercayaan 95% ( =0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara intensitas kebisingan dengan gangguan pendengaran (pvalue 0,000), ada hubungan antara masa kerja dengan gangguan pendengaran (pvalue 0,000), tidak ada hubungan antara lama kerja dengan gangguan pendengaran (pvalue 0,947) dan tidak ada hubungan antara penggunaan alat pelindung telinga dengan gangguan pendengaran (pvalue 0,857). Saran penelitian kepada pihak perusahaan perlu adanya pengaturan jam kerja/shift kerja sesuai dengan kondisi lingkungan kerja dengan kebisingan yang tinggi, memberikan pelatihan kepada karyawan mengenai dampak dari kebisingan terhadap kesehatan dan memantau intensitas kebisingan di lingkungan kerja secara rutin serta perlu memberikan sanksi kepada pekerja yang tidak menggunakan alat pelindung telinga agar pekerja menggunakan alat pelindung telinga yang telah disediakan.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia 1-4 Tahun Di Puskesmas Antang Kota Makassar Nurul Awalia; Muhammad Khidri Alwi; Ayu Puspitasari; Sitti Patimah; Rezky Aulia Yusuf
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i2.719

Abstract

Menurut WHO, diare merupakan penyebab kematian kedua pada anak balita (bawah 5 tahun). Diare didefinisikan sebagai buang air besar yang encer atau cair sebesar 3 kali atau lebih per hari. Diare umumnya ditandai dengan adanya infeksi dalam saluran usus yang ditimbulkan oleh organisme bakteri, virus dan parasit. Makanan dan minuman yang terkontaminasi dapat menjadi sumber penyebaran diare atau melalui satu orang ke orang lain akibat dari kebersihan yang buruk. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian diare pada anak usia 1-4 tahun di Puskesmas Antang Kota Makassar. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh anak usia 1-4 tahun yang pernah berobat di Puskesmas Antang Kota Makassar tahun 2021 sebanyak 110 anak dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 86 anak. Jenis analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square dengan tingkat derajat kepercayaan 95% (0.05). Kesimpulan: faktor pengetahuan ibu, ASI Eksklusif dan personal hygiene menunjukkan ada hubungan dengan kejadian diare pada anak usia 1-4 tahun di Puskesmas Antang Kota Makassar. Sedangkan faktor pendidikan ibu, praktik pemberian MP-ASI dan riwayat imunisasi campak tidak berhubungan dengan kejadian diare pada anak usia 1-4 tahun di Puskesmas Antang Kota Makassar.
Gambaran Kesiapan Fasilitas Sanitasi Sekolah Dalam Pencegahan Covid-19 Di SD Inpres Panaikang Makassar : - Alimuddin, Alfina; Andi Multazam; Ayu Puspitasari
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 5 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i5.933

Abstract

Sanitasi menurut World Health Organization (WHO) adalah suatu usaha yang mengawasi beberapa faktor lingkungan fisik yang berpengaruh kepada manusia terutama terhadap hal-hal yang mempengaruhi efek, merusak perkembangan fisik, kesehatan, dan kelangsungan hidup.Keadaan sanitasi di sekolah sangat penting untuk dilakukan pengawasan1.Tujuan umum penelitian ini menganalisa kesiapan fasilitas sanitasi sekolah yang berhubungan dengan sarana cuci tangan pakai sabun dalam pencegahan Corona Virus Desease (COVID-19) di SD Inpres Panaikang 11 Makassar.Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif,yang menggunakan metode deskriftif data diperoleh dengan observasi secara langsung untuk mengetahui kesiapan fasilitas sanitasi sekolah di masa pandemi Covid-19 populasi ddan sampel pada penelitian ini adalah guru dan siswa di SD inpres Panaikang 11 Makassar yang berjumlah 76 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cuci tangan pakai sabun tidak memenuhi syarat (34,21%). Penggunaan Masker tidak memenuhi syarat (100%). Menjaga jarak tidak memenuhi syarat (60,53%), pengukuran suhu badan tidak memenuhi syarat (67,11%). Penyemprotan disenfektan memenuhi syarat (100%).Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan untuk menyediakan fasilitas sanitasi sekolah di masa Covid-19 Perlu memperbaiki tempat cuci tangan,perlu arahan siswa untuk cuci angan setiap hari, perlu arahan siswa dalam penggunaan masker 3 lapis, perlu arahan siswa untuk selalu menjaga jarak dan perlu diberlakukannya pengukuran suhu badan di SD Inprs Panaikang 11 Makassar.
Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Musculoskeletal Pada Buruh Pengangkut Di Pabrik Gula Arasoe PT. Perkebunan Nusantara XIV Kabupaten Bone Ananda Putri, Nur Fadilla; Ayu Puspitasari; Nurul Ulfah Mutthalib
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i3.1626

Abstract

Keluhan muskuloskeletal (MSDs), merupakan Keluhan bagian otot rangka, manusia mengalami gangguan dari sangat ringan hingga sangat menyakitkan. Penyakit muskuloskeletal yang umum dialami pekerja industri adalah nyeri pergelangan tangan, nyeri leher, nyeri punggung, dan nyeri pada siku dan kaki. Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja buruh pengangkut di pabrik gula arasoe PT. Perkebunan Nusantara XIV Kabupaten Bone. Pada penelitian ini, merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional.  Populasi pada penelitian ini adalah seluruh buruh pengangkut pada bagian gudang di pabrik gula arasoe PT. Perkebunan Nusantara Kabupaten Bone dengan sampel penelitian sebanyak 40 orang yang diambil dengan menggunakan metode total sampling. Data diperoleh dari hasil pembagian kuesioner dan wawancara dengan responden. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistic Chi-Square. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada 3 variabel yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal,  yaitu kekuatan fisik (p=0,000), suhu (p=0,000), dan aktivitas berulang (p=0,011). sedangkan yang tidak berhubungan, yaitu kebiasaan merokok (p=0,259).
Analisis Penerapan Laporan Keuangan Berbasis SAK EMKM Pada Pelaku UMKM (Studi Kasus Pada Pabrik Teguh Karya Bakery Di Kota Pontianak) Stephani Dini Lestari; Ayu Puspitasari; Muhsin Anis Abubakar
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i1.3020

Abstract

UMKM saat ini menjadi roda penggerak ekonomi lokal terutama di daerah pedesaan yang belum terjamah oleh perusahaan-perusahaan besar. Namun, salah satu dari banyaknya kendala yang dihadapi saat ini oleh para pelaku UMKM yaitu mengenai pencatatan dan penysunan laporan keuangan yang berbasis SAK EMKM. UMKM Pabrik Teguh Karya Bakery merupakan salah satu diantara banyaknya UMKM yang berada di Kota Pontianak yang belum melakukan pencatatan dan penyusunan laporan keuangannya sesuai dengan standar yang berlaku. Berdasarkan hal tersebut tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan laporan keuangan serta kendala-kendala apa saja yang dihadapi pemilik ketika menyusun laporan keuangannya. Metode penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pencatatan dan penyusunan laporan keuangan pada Pabrik Teguh Karya Bakery masih dilakukan dengan cara yang masih sederhana dan belum sesuai dengan Stanndar Akuntansi Keungan yang berlaku.