Articles
PENGARUH KEGIATAN MAKAN BERSAMA TERHADAP KEMAMPUAN DISIPLIN ANAK KELOMPOK B TKIT HASANAH FIDDAROIN WARU SIDOARJO
ARIYANI PUTRI, FAHIMAH;
KOMALASARI, DEWI
PAUD Teratai Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : PAUD Teratai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Disiplin sangat penting untuk tumbuh kembang anak, karena dengan anak berdisiplin dapat memantapkan peran sosial anak pada dewasa nanti. Penerapan disiplin bisa dilakukan melalui kegiatan sehari-hari anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ada atau tidaknya pengaruh kegiatan makan bersama terhadap kemampuan disiplin pada saat makan anak kelompok B di TKIT Hasanah Fiddaroin Waru Sidoarjo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya disiplin anak pada saat waktu istirahat berlangsung. Subjek dalam penelitian ini adalah 30 anak di TKIT Hasanah Fiddaroin Waru Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain penelitian quasy-eksperimental dengan jenis nonequivalent pretest-postest control group desain. Teknik analisis data menggunakan uji data statistik non-parametrik yaitu Mann Whitney U-Test dengan program SPSS versi 19 versi windows.Hasil analisis data uji Mann Whitney U-Test menunjukkan nilai diketahui Asymp. Sig. (2 tailed) sebesar 0,000 dimana nilai ini lebih kecil dari batas alpha signifikansi 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kenaikan perubahan nilai kemampuan disiplin pada kegiatan makan bersama, hasil postest terhadap hasil pretest (postest ? pretest) antara kelompok kontrol dan eksperimen. Hal tersebut menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) di tolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kegiatan makan bersama terhadap kemampuan disiplin anak kelompok B TKIT Hasanah Fiddaroin Waru Sidoarjo. Pengaruh pada kemampuan anak yaitu: 1) anak paham aturan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan; 2)anak memahami aturan berdo?a sebelum dan sesudah makan; 3)anak paham bahwa makan menggunakan tangan kanan; 4)anak paham makan dengan duduk rapih; 5)anak mampu menghabiskan makanan ; 6) anak mampu membersihkan sisa makanan, dan membuang pada tempat sampah.Kata Kunci : kegiatan makan bersama, kemampuan disiplin anakThis study aims to examine the presence or absence of the influence of joint dining activities on the ability of discipline when eating group B children at TKIT Hasanah Fiddaroin Waru Sidoarjo. This research is motivated by the lack of optimal discipline of the child at rest time. The subjects in this study were 30 children at TKIT Hasanah Fiddaroin Waru Sidoarjo. This study uses a quantitative experimental approach to the quasy-experimental research design with the type of nonequivalent pretest-postest control group design. The data analysis technique used non-parametric statistical data test, namely Mann Whitney U-Test with SPSS version 19 windows version.The results of the analysis of the Mann Whitney U-Test test data indicate the known value of Asymp. Sig. (2 tailed) of 0,000 where this value is smaller than the alpha significance level of 0.05 so that it can be concluded that there is a difference in the increase in changes in the value of disciplinary abilities in joint eating activities, the results of the post-test against the results of the pretest (posttest - pretest) between the control and experimental groups. This shows that the alternative hypothesis (Ha) is accepted and the null hypothesis (Ho) is rejected. Thus, it can be concluded that there is an influence of joint eating activities on the discipline ability of group B TKIT Hasanah Fiddaroin Waru Sidoarjo students. Effects on childrens abilities, namely: 1) children understand the rules of washing hands before and after eating; 2) children understand the rules of praying before and after eating; 3) children understand that eating using the right hand; 4) children understand eating by sitting neatly; 5) children are able to spend food; 6) children are able to clean up food scraps, and throw it in the trash.Keywords: eating activities, Ability to discipline of children
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN 1-10 MELALUI BERMAIN MEDIA FLANEL ANGKA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN
Sofiati, Ninik;
Komalasari, Dewi
PAUD Teratai Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Edisi Yudisium Maret 2016
Publisher : PAUD Teratai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract: This classroom action research aims to describe the increase in the ability to know the symbol of numbers 1-10 through flannel media figures. The subjects were children aged 4-5 years in kindergarten An-Nur amounted to 15 children. Data analysis techniques in this study using descriptive statistical analysis. The results showed an increased ability to recognize numbers 1-10 emblem of 11.7%. Based on the evaluation of the results of the first cycle, second cycle and third cycle, it can be concluded that the use of media flannel figures can enhance the ability to know the symbol of numbers. Keywords: Ability to recognize the emblem of numbers 1-10, Play media flanel figures. Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10 melalui media flanel angka. Subjek penelitian adalah anak usia 4-5 tahun di TK An-Nur berjumlah 15 anak. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menujukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10 sebesar 11,7%. Berdasarkan evaluasi hasil dari siklus I, siklus II dan siklus III maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media flanel angka dapat meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan. Kata Kunci : Kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10, Bermain media flanel angka.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI MELALUI KEGIATAN MENCETAK PADA ANAK USIA 3 – 4 TAHUN
Choiriyah, Nur Lailatul;
Komalasari, Dewi
PAUD Teratai Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Edisi Yudisium Maret 2016
Publisher : PAUD Teratai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract: This classroom action research aims to describe the activitiesto improve the ability to print cake recognize geometric shapes(triangles , rectangles and circles ).Subjek were children aged 3-4 years in KB Kartini amounted to 13 children .Data collection techniques used in this study was the observation madeby colleagues and documentation activities in the form of photos of childrenin the learning process . Data analysis techniques in this study usingdescriptive statistical analysis .The results showed an increased ability to recognize geometric shapes by 16.99 % .Based on the evaluation of the results of the first cycle and the second cycleis concluded that through printing cakes can improve the abilityto recognize shapes of geometry . Keywords : The ability to recognize geometric shapes , Print activity , Early childhood Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan mencetak kue dapat meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri (segitiga, segiempat dan lingkaran). Subjek penelitian adalah anak usia 3-4 tahun di KB Kartini berjumlah 13 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi yang dilakukan oleh teman sejawat dan dokumentasi yang berupa foto kegiatan anak dalam proses pembelajaran. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal bentuk geometri sebesar 16,99%. Berdasarkan evaluasi hasil dari siklus I dan siklus II disimpulkan bahwa melalui kegiatan mencetak kue dapat meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri. Kata Kunci : Kemampuan mengenal bentuk geometri, Kegiatan mencetak, Anak usia dini.
PENINGKATAN KREATIVITAS MELALUI MENGGAMBAR DENGAN PENCIL PADA ANAK KELOMPOK B
Rofik, Mohamad;
Komalasari, Dewi
PAUD Teratai Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Edisi Yudisium Maret 2016
Publisher : PAUD Teratai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: This research used a classroom action research with qualitative approach using a repeating cycle. Each cycle consisted of four stages: The subjects of this study were 12 group B children in Al-Ihsani Kindergarten Podoroto Kesamben jombang. While, the data analysis techniques used was descriptive statistical based on based the reflection analysis of the cycle. The first cycle showed that the percentage of result was of 65.73% and then, the second cycle was 76.61%, therefore, it can be concluded that Group B Students? creativity or ability in Drawing with Pencil In Al-Ihsani Kindergarten Podoroto Kesamben Jombang increases. Keywords: Improving creativity, Drawing with pencil Abstrk: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak melalui mengambar dengan pencil. Subyek penelitian ini adalah anak kelompok B di RA Ai-Ihsani Podoroto Kesamben Jombang sejumlah 12 anak. Teknik pengumpulan data itu menggunakan observasi dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data menggunakan statistik diskriptif. Hasil penelitian ini pada siklus I menunjukkan prosentase 65,73% dan dilanjutkan pada siklus II menunjukkan prosentase 76,61%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa kreativitas anak dapat meningkat melalui menggambar dengan pencil sesuai dengan yang diharapkan. Kata Kunci : Meningkatkan kreativitas, Menggambar dengan pencil
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI MEDIA VISUAL(PINSET) PADA ANAK USIA 3 - 4 TAHUN
Bisyaroh, Onik Zakiyatul;
Komalasari, Dewi
PAUD Teratai Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No. 2 Edisi Yudisium Juni 2016
Publisher : PAUD Teratai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru dan anak serta mendeskripsikan peningkatan kemampuan motorik halus melalui media visual (pinset). Subjek penelitian adalah anak usia 3-4 tahun di KB Bustanul Ulum Beweh MegaluhJombang dengan jumlah 12 anak terdiri dari 5 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi yang dilakukan oleh teman sejawat dan dokumentasi yang berupa foto kegiatan anak dalam proses pembelajaran. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus melalui media visual (pinset) sebesar16% berdasarkan evaluasi hasil dari siklus I dan siklus II. Dari uraian di atas,maka dapat disimpulkan bahwa melalui media visual (pinset) dapat meningkatkan kemampuan motorik halus padaanak usia 3-4 tahun di KB Bustanul Ulum Beweh MegaluhJombang. Kata Kunci : Motorik halus, Kegiatan menjepit dengan pinset, Anak usia dini. Abstract This classroom action research aims to determine the activities of teachers and children as well as through to describe the material used to improve the ability to improve fine motor skills of the media visual (tweezers). Subjects were children aged 3-4 years in KBBustanul Ulum Beweh Megaluh Jombang with the number of 12 children consisted of 5 boys and 7 girls . Data collection techniques used in this study was the observation made by peers and documentation activities in the form of photos of children in the learning process . Data analysis techniques in this study using descriptive statistical analysis . The results showed an increased ability to improve fine motor skills by 16 % . Based on the evaluation of the results of the first cycle and the second cycle, it can be concluded that through the media visual (tweezers) to in children aged 3-4 years in KBBustanul Ulum Beweh Megaluh Jombang . Keywords : Fine motor skills, Activity clamping with tweezers, Early childhood.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN 1-10 MELALUI KEGIATAN MENANAM BIJI PADA ANAK KELOMPOK A
SETIYANING TIYAS, PURWATI Setiyaning;
Komalasari, Dewi
PAUD Teratai Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No. 2 Edisi Yudisium Juni 2016
Publisher : PAUD Teratai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan konsep bilangan 1-10 melalui kegiatan menanam biji kelompok A TK Negeri Pembina Kecamatan Mojowarno. Subjek penelitian adalah anak kelompok A di TK Negeri Pembina Kecamatam Mojowarno Jombang sejumlah 12 anak, yang terdiri dari 7 anak perempuan dan 5 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi yang dilakukan oleh teman sejawat dan dokumentasi yang berupa foto kegiatan anak dalam proses pembelajaran. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan 1-10 melalui kegiatan menanam biji sebesar 32% berdasarkan evaluasi hasil dari siklus I dan siklus II. Dari uraian di atas,maka dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan menanam biji dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan 1-10 pada anak kelompok A TK Negeri Pembina Kecamatan Mojowarno Jombang. Kata Kunci : Konsep bilangan, Kegiatan menanam biji, Anak usia dini Abstract This classroom action research aims to describe the increase in the concept of numbers 1-10 through the planting of seeds of groups A kindergarten Mojowarno Pembina State. The subjects were a group of children in kindergarten Pembina State Mojowarno Jombang number of 12 children, consisting of 7 girls and 5 boys. Data collection techniques used in this study was the observation made by peers and documentation activities in the form of photos of children in the learning process. Data analysis techniques in this study using descriptive statistical analysis. The results showed an increased ability to recognize the concept of numbers 1-10 through the planting of seeds of 32% based on the evaluation of the results of the first cycle and the second cycle. From the above description, it can be concluded that through the planting of seeds can enhance the ability to know the concept of numbers 1-10 in group A kindergarten child Pembina State Mojowarno Jombang. Keywords : Concepts of Numbers, Events Planting Seeds, Early Childhood
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING DASAR PADA ANAK USIA 3 - 4 TAHUN
NURUL JANAH, MASFUFAH Nurul;
Komalasari, Dewi
PAUD Teratai Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No. 2 Edisi Yudisium Juni 2016
Publisher : PAUD Teratai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru dan anak serta mendeskripsikan peningkatan kemampuan motorik halus melalui kegiatan menggunting dasar. Subjek penelitian adalah anak usia 3-4 tahun di KB Melati Kampungbaru Plandaan Jombang dengan jumlah 15 anak terdiri dari 8 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi yang dilakukan oleh teman sejawat dan dokumentasi yang berupa foto kegiatan anak dalam proses pembelajaran. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halusmelalui kegiatan menggunting dasar sebesar 47 % berdasarkan evaluasi hasil dari siklus I dan siklus II. Dari uraian di atas,maka dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan menggunting dasar dapat meningkatkan kemampuan motorik halus padaanak usia 3-4 tahun di KB Melati Kampungbaru Plandaan Jombang. Kata Kunci : Motorik halus, Kegiatan menggunting dasar, Anak usia dini. Abstract This classroom action research aims to determine the activities of teachers and children as well as through to describe the material used to improve the ability to improve fine motor skills of the basic of activity cutting base. Subjects were children aged 3-4 years in KB Melati Kampungbaru Plandaan Jombang with the number of 15 children consisted of 8 boys and 7 girls . Data collection techniques used in this study was the observation made by peers and documentation activities in the form of photos of children in the learning process . Data analysis techniques in this study using descriptive statistical analysis . The results showed an increased ability to improve fine motor skills by 47 % . Based on the evaluation of the results of the first cycle and the second cycle, it can be concluded that through the basic of activity cutting baseto in children aged 3-4 years in KB Melati Kampungbaru Plandaan Jombang . Keywords : Fine motor skills, Activity cutting base, Early childhood.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI MEDIA PENJEPIT KUE PADA ANAK USIA 3 - 4 TAHUN
FAIZAH, NUR;
Komalasari, Dewi
PAUD Teratai Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No. 2 Edisi Yudisium Juni 2016
Publisher : PAUD Teratai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus melalui media penjepit kue. Subjek penelitian adalah anak usia 3-4 tahun di KB Nusa Indah Kedungrejo Megaluh Jombang dengan jumlah 12 anak terdiri dari 5 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi yang dilakukan oleh teman sejawat dan dokumentasi yang berupa foto kegiatan anak dalam proses pembelajaran. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus melalui media penjepit kue sebesar 47,5% berdasarkan evaluasi hasil dari siklus I dan siklus II. Dari uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa media penjepit kue dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak usia 3-4 tahun di KB Nusa Indah Kedungrejo Megaluh Jombang. Kata Kunci : Motorik halus, Kegiatan menjepit menggunakan penjepit kue, Anak usia dini. Abstract This classroom action research aims to determine the activities of teachers and children as well as through to describe the material used to improve the ability to improve fine motor skills of the media visual (tweezers). Subjects were children aged 3-4 years in KB Nusa Indah KedungrejoMegaluh Jombang with the number of 12 children consisted of 5 boys and 7 girls . Data collection techniques used in this study was the observation made by peers and documentation activities in the form of photos of children in the learning process . Data analysis techniques in this study using descriptive statistical analysis . The results showed an increased ability to improve fine motor skills by 47,5 % . Based on the evaluation of the results of the first cycle and the second cycle, it can be concluded that through the media visual (tweezers) to in children aged 3-4 years in KB Nusa Indah Kedungrejo Megaluh Jombang . Keywords : Fine motor skills, Activity clamping with clamp cake, Early childhood.
PENGARUH PERMAINAN ULAR TANGGA MODIFIKASI TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK KELOMPOK B
Aprilia, Nur Qomari;
Komalasari, Dewi
PAUD Teratai Vol 6, No 1 (2017): Vol 6 No.1 2016
Publisher : PAUD Teratai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui permainan ular tangga modifikasi dapat memberikan pengaruh atau tidak terhadap kemampuan berbicara anak kelompok B. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 12 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan uji jenjang bertanda Wilcoxon dengan rumus Thiung < Ttabel. Data yang telah diperoleh dari penelitian dianalisis menggunakan tabel penolong Wilcoxon Match Pair Test dan hasilnya Thitung = 0, sedangkan Ttabel = 0,14 dengan taraf signifikan sebesar 5%, yang berarti Thitung < Ttabel (0 < 0,14). Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa permainan ular tangga modifikasi berpengaruh terhadap kemampuan berbicara anak kelompok B. Kata kunci : Permainan Ular Tangga Modifikasi, Kemampuan Berbicara Abstract This quantitative research aims to know the game of snakes and ladders modifications may influence or not the speech of children in group B. The subject of this research is 12 children. Data collection techniques using the method of observation and tests. Data were analyzed using the Wilcoxon Match Pair Test with the formula Tcount <Ttable.The data have been obtained from the study were analyzed using a helper table Wilcoxon Match Pair Test and the results TCount = 0, while TList = 0.14 with a significant level of 5%, which means TCount<TList (0<0.14). Based on these descriptions can be concluded that the game of snakes and ladders modifications affect the child's ability to speak group B. Keywords : Game Snakes and Ladders Modification, Speech
PENGARUH METODE MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN BERCERITA PADA ANAK KELOMPOK B
Wulansari, Dewi;
Komalasari, Dewi
PAUD Teratai Vol 6, No 1 (2017): Vol 6 No.1 2016
Publisher : PAUD Teratai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Penelitian ini di latarbelakangi oleh kemampuan bercerita anak yang masih didominasi dengan kegiatan membaca dan menulis membuat kemampuan bercerita kurang terasah. Oleh karena itu, untuk mengembangkan kemampuan bercerita diperlukan stimulus untuk melatih kemampuan bercerita anak dengan menggunakan mind mapping. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membuktikan ada tidaknya pengaruh metode mind mapping terhadap kemampuan bercerita pada anak kelompok di TK Ar-Rahmah Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Experimental Design dan design penelitian Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian adalah kelompok B1 sebagai kelompok Eksperimen sebanyak 16 anak dan B2 sebagai kelompok kontrol sebanyak 16 anak. Teknik pengumpulan data antara lain dengan menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji Mann Whitney U Test. Dari hasil perhitungan diperoleh Uhitung > Utabel (64,5<75), Berdasarkan analisis data tersebut dapat dinyatakan bahwa ada pengaruh menggunakan metode mind mapping secara signifikan terhadap kemampuan bercerita pada anak kelompok B TK Ar-Rahmah Surabaya. Kata kunci: metode mind mapping, kemampuan bercerita Abstract This research in the wake of the ability to tell a child that is still dominated by the activities of reading and writing make less honed storytelling ability. Therefore, to develop the ability to tell the necessary stimulus to train the child's ability to tell by using mind mapping. The purpose of this study is to prove the existence of mind mapping methods influence on the ability to tell a group of children in kindergarten Ar-Rahmah Surabaya. This study uses a quantitative research approach to the type of research Quasi-Experimental Design and design research Nonequivalent Control Group Design. The subjects were a group B1 as many as 16 children experiment group and the control group B2 as many as 16 children. Data collection techniques such as by using observation, testing, and documentation. Data were analyzed using the Mann Whitney U Test. From the calculation Uhitung> Utabel (64.5 <75), Based on the analysis of these data it can be stated that there is the effect of using mind mapping methods significantly affect the ability to tell the children in group B TK Ar-Rahmah Surabaya. Keywords: mind mapping method, the ability of storytelling