Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Effectiveness of Concrete Tiles Made from Medical Waste Incineration Residue Admixture Anggreini Beta Citra Dewi; Fathoni Firmansyah; Siti Rachmawati; Prabang Setyono; Jilan Ashila; Iwan Suryadi
Gema Lingkungan Kesehatan Vol. 23 No. 1 (2025): Gema Lingkungan Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gelinkes.v23i1.218

Abstract

Incineration is a widely used method for processing solid waste, involving a high-temperature combustion process that generates various residues, including bottom ash. Bottom ash is one of the residues that is produced. Bottom ash contains heavy metals that are harmful to the environment, one of which is nickel (Ni). This study aims to evaluate the concentration of Ni in medical waste incineration ash and concrete roof tiles produced using ash mixtures, while also assessing the impact of ash addition on the flexural strength and impermeability of these tiles. The Toxicity Characteristic Leaching Procedure (TCLP), following the Indonesian National Standard (SNI 7184.3:2011), was employed for heavy metal analysis. The test results on medical waste incineration ash showed that the Ni metal content was 0.33 mg/L, while the test results on concrete roof tiles varied 10%, 20%, and 30%, respectively, at 0.18 mg/L, 0.21 mg/L, and 0.39 mg/L. These values fall below the permissible threshold specified in Indonesian Government Regulation PP 22 of 2021.  When testing the flexural strength of roof tiles with variations of 10%, 20%, and 30%, the results were 654 N, 1018 N, and 754 N. Based on these results, the flexural strength of concrete roof tiles is below the flexural strength standard in SNI 0096:2007. Water impermeability tests, however, showed no signs of water penetration across all variations, meeting the SNI 0096:2007 standard for water resistance.
Pengaruh Karakteristik Individu dan Perilaku Merokok dengan Gejala ISPA Pengguna Terminal Malangkeri Kota Makassar: The Influence of Individual Characteristics and Smoking Behavior on ARI Symptoms of Malangkeri Terminal Users, Makassar City Fathoni Firmansyah; Iwan Suryadi; Siti Rachmawati; Nurlaila Fitriani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i3.3190

Abstract

Latar belakang: Gejala Infekeksi Saluran Pernapasan Akut merupakan keluhan yang dialami seseorang pada saluran pernapasan. Penyakit saluran pernapasaan menepati urutan ketiga penyebab kematian pada pekerja yaitu sebesar 21 %. Penyebab ISPA beberapa dari factor risiko individu dan perilaku merokok. Terdapat hubungan yang signifikan yang kuat dan searah antara paparan Debu TSP dan penggunaan APD dengan Gejala ISPA sehingga diharapkan pengguna terminal taat terhadap pengggunaan masker untuk mengurasi risiko paparan debu Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh factor karakteristik individu dan perilaku merokok dengan gejala Ispa Pengguna Terminal Malangkeri Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain obervasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan cara simple random sampling sejumlah responden 86 responden. Penilaian factor risiko individu dan perilaku merokok dengan menggunakan kuisioner, penilaian gejala ISPA menggunakan kueisoner Depkes tahun 2002. Analisis data menggunakan SPSS 24.00 dengan uji somers’s d Hasil: Hasil penelitian menunjukan rata rata pengguna Terminal Malangkeri Kota Makassar mengalami gejala ISPA sedang. Hasil uji bivariat menunjukan ada hubungan signifikan antara usia, jenis kelamin dan prilaku merokok dengan gejala ispa, dengan p-value< 0,05 namun untuk kebiasaan berolahraga dan IMT tidak signifikan dengan gejala ISPA. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara karakteristik individu berupa usia dan jenis kelamin dengan gejala ispa, namun untuk IMT dan kebiasaan berolahraga tidak berhubungan, sedangkan factor lain berupa perilaku merokok berhubungan juga dengan gejala ISPA.
PENGEMBANGAN SMART GARDEN DI PERMUKIMAN PERKOTAAN KELURAHAN SUMBER, BANJARSARI, KOTA SURAKARTA Muhammad Amin Sunarhadi; Prabang Setyono; Hashfi Hawali Abdul Matin; Siti Rachmawati; Lia Kusumangrum
Ekosains Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan kapasitas masyrakat Sumber Martani yang ada di  Kota Surakarta dalam melakukan upaya mitigasi perubahan iklim.  Dampak perubahan  iklim  semakin  meluas  yang memicu  pada kerusakan lingkungan  ekosistem  sehingga menambah intensitas  kejadian  bencana yang perlu   dipelajari   dan  diwaspadai.   Otomatisasi merupakan hal penting bagi masyarakat perkotaan dalam mengembangkan tanaman melalui smart garden  atau kebun cerdas. Kapasitas  masyarakat perkotaan menjadi penting dalam menghadapi dampak perubahan iklim dengan menggunakan otomatisasi yang terhubung sensor di media tanam untuk penyiraman dan dukungan informasi suhu dan kelembaban udara. Saat ini  msayarakat di Kelurahan Sumber, Banjarsari, Surakarta Martani mengelola secara manual dalam melihat indikasi pengelolaan langsung untuk mengambil keputusan. Hal ini memerlukan tindakan perbaikan dengan memberikan peningkatan fasilitas dalam mengelola penyiraman secara otomatis. Metode yang pengembangan sebagai solusi adaptasi pengelolaan berbasis ekosistem menggunakan  Quality  Function  Deployment  (QFD)   untuk   mendapatkan  informasi perbaikan dalam pengembangan platform yang berbasis pengguna. Komponen yang digunakan dalam smart garden antara lain sensor suhu, sensor cahaya, arduino  serta berbasis mikrokontroler. Hasil dari kegiatan ini adalah berupa Smart Garden yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 
Sustainable Management and Community Willingness to Pay for Communal Wastewater Services in Yogyakarta Hashfi Hawali Abdul Matin; Julianatasya Tantri Damayanti; Siti Rachmawati; Sapta Suhardono; Lia Kusumaningrum; Budiyono Budiyono; Callista Fabiola Candraningtyas
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 23, No 2 (2026): July 2026
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v0i0.%p

Abstract

Domestic wastewater discharge into rivers remains a persistent environmental and public health challenge in rapidly urbanizing regions of developing countries such as China. Although communal wastewater treatment systems have been increasingly implemented, empirical studies integrating community willingness to pay (WTP), behavioral determinants, and sustainability planning are limited. This study analyzes community willingness to pay for communal wastewater treatment services and formulates sustainability-oriented strategies for the Sewon Communal Wastewater Treatment Plant (WWTP) in the Special Region of Yogyakarta, Indonesia. A mixed-methods approach combined a survey of 100 households with interviews and a document analysis. WTP was estimated using the contingent valuation method with a payment card format, while behavioral determinants were examined using covariance-based Structural Equation Modelling (SEM) with AMOS. Strategic formulation was conducted using SWOT analysis supported by IFAS and EFAS matrices based on validated SEM results. The results indicate a positive willingness to pay, with a mean of IDR 7,114 and a median of IDR 7,500. The SEM revealed that supporting institutional factors significantly influenced the WTP (X4 = 0.664; p < 0.01), whereas environmental perception and inhibiting factors were not statistically significant. These findings highlight the decisive role of institutional strength in ensuring the financial sustainability of the communal wastewater service
Co-Authors Abdur Rivai Ahsan Risfathoni Almadani Aini Mar'atush Sholekha Angelina Novia Defatima Anggreini Beta Citra Dewi Anggreini Beta Citra Dewi Anggreini Beta Citra Dewi Anggreini Beta Citra Dewi Arief Putra Ajie Wicaksono Arrafi Tegar Wibisono Aulia Kesuma Wardhani P Aurina Firda Kusuma Wardani Berlian Warit Amalia Budiyono Budiyono Cahya Maulidta Rohman Callista Fabiola Candraningtyas Danang Adi Prayitno Daniel Surya Wijaya Danila Desti Ramadhan Edbert Lintang Panoto Nagari Satrio Fariz Pradhana Adil Fadzilah Fathoni Firmansyah Fathoni Firmansyah Fathoni Firmansyah Fathoni Firmansyah Fathoni Firmansyah Fathoni Firmansyah Fathoni Firmansyah Fikri Fadly Arkasala Hashfi Hawali Abdul Matin Hasna Nadia Hikari Ilhamnul Zain Satria Negara Inggrid Trifena Yulia Iswara Ayu Pangempyaningtyas Iva Yenis Septiariva Iwan Suryadi Iwan Suryadi Jashinta Anggi Pebriane Sitepu Jilan Ashila Juherah Juherah Juherah Juherah Julianatasya Tantri Damayanti Kirana Nurul Arifiani Lathifa Putri Wiedhya Syahrani Lia Kusumangrum Lia Kusumaningrum Lia Kusumaningrum Luthfia Luthfia Mochamad Erwantyo Nugroho Muchammad Sholiqin Muchammad Sholiqin Muhammad Amin Sunarhadi Muhammad Fadhil Ramadhan Muhammad Fadhillah Armando Muhammad Reynaldy Putrayuda Nafilah Nafilah Nurlaila Fitriani Nurlaila Fitriani Nurlaila Fitriani Prabang Setyono Purwono Purwono Ratna Widyaningtyas Rina Zam Ratun Sapta Suhardono Sarwendah Dwi Juniati Satria Aji Pambudi Seviana Rinawati Seviana Rinawati Snada Indah Tuk Negari Sofia Nabila Sofiyana Khoirunnisa Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Suryadi, Iwan Ulfi Hanum Vania Maharani Rizky Pratiwi Wahyu Kisworo Widjanarti, Maria Paskanita