Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

UJI EFEK SEDATIF EKSTRAK DAUN SELADA Lactuca sativa L. PADA TIKUS PUTIH Rattus norvegicus Widyaningrum Widyaningrum; Gideon A.R. Tiwow; Ferdy A. Karauwan; Sonny Untu
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 1 No. 1 (2018): Oktober 2018
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.388 KB) | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v1i1.118

Abstract

Insomnia merupakan salah satu gangguan tidur yang paling sering dialami oleh masyarakat yang gejala-gejalanya seperti kesulitan memulai tidur atau kesulitan mempertahankan tidur. Salah satu tanaman yang diduga memiliki efek sedatif adalah tanamanselada Lactuca Sativa L. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sedatif ekstrak daun selada Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL), menggunakan tikus putih sebanyak 12 ekor. Uji efek sedatif dilakukan dengan metode Traction test, diamati lamanya waktu jatuh tikus dan diamati ada tidaknya refleks balik badan pada tikus. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun selada memiliki potensi sebagai sedatif, dan, dosis 300 mg/kgBB memiliki efek sedatif yang lebih efektif
Evaluasi Tingkat Pengetahuan Dan Kepatuhan Penggunaan Obat Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Tinoor Kota Tomohon Desiana Tileng; Olvie S. Datu; Nerni O. Potalangi; Sonny Untu
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 2 No. 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.425 KB) | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v2i2.121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan dan kepatuhan penggunaan obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Tinoor. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis observasional dengan rancangan cross sectional dan evaluasi melalui kuesioner/angket untuk mengukur tingkat pengetahuan dan kuesioner MMAS-8 untuk mengukur kepatuhan. Hasil penelitian yang diperoleh untuk tingkat pengetahuan termasuk kategori baik sebesar 87,66%, temasuk kategori cukup sebesar 3,90%, dan termasuk kategori kurang sebesar 8,44%, sedangkan hasil untuk kepatuhan sebesar 29,87% termasuk kepatuhan tinggi, termasuk kepatuhan sedang sebesar 37,66%, dan termasuk kepatuhan rendah sebesar 32,47%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan penggunaan obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Tinoor termasuk kategori baik dan tingkat kepatuhan penggunaan obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Tinoor berada pada kepatuhan sedang.
Evaluasi Pengelolaan Obat Di Puskesmas Malanu Distrik Sorong Utara Yulia Tresia Solosa; Jeane Mongi; Sonny Untu; Ferdy A. Karauwan
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 2 No. 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v2i2.124

Abstract

Pengelolaan obat dan bahan medis habis pakai merupakan tahapan yang sangat penting dalam suatu pelayanan kesehatan. Pelayanan kefarmasian di Puskesmas mempunyai peranan penting dalam bidang pengembangan pembagunan kesehatan masyarakat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengelolaan Obat di Puskesmas Malanu Distrik Sorong Utara berdasarkan Permenkes RI No 74 Tahun 2016 tentang standar pelayanan kefarmasian. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang bertujuang untuk mendapatkan informasi secara menyeluruh bagaimana evaluasi penerapan pelayanan kefarmasian tentang pengelolaan Obat di Puskesmas Malanu Distrik Sorong Utara. Hasil wawancara di kelompokan dalam kategori yang sama yaitu berdasasarkan Permenkes No 74 tahun 2016 tentang pengelolan obat. Hasil penelitian: hasil penelitian menujukan bahwa dalam prose perencanaan, permintaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pemusnahan, penarikan pengendalian dan administasi sudah sesuai dengan Permenkes No. 74 tahun 2016.
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien ISPA Di Puskesmas Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso Grace P. Benua; Gideon A.R. Tiwow; Sonny Untu; Ferdy A. Karauwan
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 2 No. 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.742 KB) | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v2i2.126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien ISPA di Puskesmas Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso. Penelitian ini menggunakan metode rancangan penelitian desktiptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Hasil penelitian yang di dapatkan dari hasil pengambilan data seluruh pasien ISPA di Puskesmas Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso periode Januari-Juni 2018 dan didapatkan 126 pasien ISPA yang mendapatkan terapi dengan antibiotik. Hasil evaluasi rasionalitas penggunan antibiotik berdasarakan kriteria tepat diagnosa (100%), tepat indikasi (100%), tepat dosis Amoxicillin (80,2%), tepat dosis Cotrimoxazole (82,9%), tepat waktu interval pemberian Amoxicillin (82,9%), tepat waku interval pemberian Cotrimoxazole (82,9%), tepat cara pemberian (100%), dan tepat lama pemberian (100%).
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Buah Tanaman Jengkol Pithecellobium jiringa Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa Jabes Kanter; Sonny Untu
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 2 No. 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.616 KB) | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v2i2.218

Abstract

Salah satu tanaman yang berkhasiat sebagai obat adalah jengkol (Pithecellobium jiringa) yang sudah ada sejak lama di Indonesia dan biasanya ditanam di kebun atau pekarangan. Kandungan kimia yang terdapat pada jengkol dapat berkhasiat sebagai obat luka, bisul, kudis dan eksim. Adanya senyawa-senyawa seperti tanin, saponin, flavonoid dan minyak atsiri pada kandungan kimia jengkol, diduga dapat berkhasiat sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan Mengetahui daya hambat dan bagaimana pengaruh peningkatan konsentrasi dari ekstrak kulit buah jengkol terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Metode Penelitian Pengujian antibakteri dilakukan dengan tekhnik Difusi Agar menggunakan cara Kirby-Bauer yang dimodifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ekstrak kulit buah tanaman jengkol berpengaruh terhadap penghambatan pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa, serta Peningkatan konsentrasi yang diberikan (5 sampai 80%) dari ekstrak kulit buah tanaman jengkol terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa memiliki pengaruh yang cukup jelas terlihat (adanya zona bening), hal ini disebabkan karena semakin tinggi tingkat konsentrasi maka semakin besar daya hambat yang terjadi.
Evaluasi Sistem Penyimpanan Obat Di UPTD Instalasi Farmasi Kota Manado. Inggrid G. Pondaag; Christel N. Sambou; Jabes W. Kanter; Sonny D. Untu
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.668 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.256

Abstract

Instalasi Farmasi mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dinas yang bersifat teknis operasional di bidang Instalasi Farmasi yang meliputi perencanaan, permintaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pencatatan dan pelaporan sediaan farmasi dan Bahan Medis Habis Pakai. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengevaluasi sistem penyimpanan obat di UPTD Instalasi Farmasi Kota Manado. Variabel data dalam penelitian ini meliputi penyiapan sarana penyimpanan, pengaturan tata ruang, penyusunan stok obat, pencatatan kartu stok dan pengamatan mutu obat di UPTD Instalasi Farmasi Kota Manado. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil Evaluasi sistem penyimpanan obat di UPTD Instalasi Farmasi Kota Manado berdasarkan hasil penelitian didapat penyiapan sarana penyimpanan belum sepenuhnya memenuhi pedoman standar penyimpanan obat, pengaturan tata ruang belum sepenuhnya memenuhi pedoman standar penyimpanan obat, penyusunan stok obat belum sepenuhnya memenuhi pedoman standar penyimpanan obat, pencatatan kartu sudah memenuhi pedoman standar penyimpanan obat dan pengamatan mutu obat sudah memenuhi pedoman standar penyimpanan obat.
Evaluasi Tingkat Pengetahuan Pasien Pada Penggunaan Obat Antibiotik Di Apotek UNO 1 Kota Manado Swingly Diego Songgigilan; Jeane Mongie; Randy Tampa’i; Sonny D. Untu
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.118 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.263

Abstract

Antibiotik merupakan obat yang sangat diperlukan untuk mengatasi infeksi bakteri. Antibiotik termasuk golongan obat keras yang didapatkan dengan resep dokter dan diperoleh di apotek. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien pada penggunaan obat antibiotik di Apotek UNO 1 Kota Manado. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan rancangan deskriptif. Sampel diperoleh menggunakan sampling Insidental. Data penelitian diperoleh dari kuesioner yang diisi oleh 65 responden yang adalah pasien yang datang di apotek yang memenuhi kriteria. Hasil penelitian menunjukkan, dari 65 responden diperoleh (43,2%) pengetahuan, (31,9%) cara menggunakan, (25,8%) efek samping dan (33,4%) indikasi. Tingkat pengetahuan pasien tentang penggunaan obat antibiotik di apotek UNO 1 di Kota Manado termasuk dalam kategori kurang dari 34,9 (65 orang)
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Antituberkulosis Pada Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas IBU Kabupaten Halmahera Barat Tresya Anuku; Douglas Pareta; Jabes Kanter; Sonny Untu
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.423 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.264

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh infeksi kuman (basil) Mikobaterium tuberkulosis. Sebagaian besar basil tuberkulosis menyerang paru-paru, tetapi dapat juga menyerang organ tubuh lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan penggunaan obat antituberkulosis meliputi tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat, dan tepat dosis di Puskesmas IBU Kabupaten Halmahera Barat periode Januari-Maret 2019, berdasarkan Pedoman penanggulangan Tuberkulosis, Peratauran Menteri Kesehatan Republik Indonesia 2016. Penelitian ini adalah jenis rancangan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Hasil penelitian didapatkan dari data rekam medik pasien tuberkulosis paru di puskesmas IBU yang memenuhi kriteria inklusi pada periode Januari-Maret 2019. Sampel yang di dapatkan dari penelitian ini berjumlah 29 rekam medik. Hasil penelitian menunjujakan bahwa dari total 29 rekam medik, terdapat 27 responden (93%) mendapakan terapi TB kategori 1 yakni (2(RHZE)/4(RH)3 dan 2 responden (7%) mendapatkan terapi TB kategori 2 yakni (2(HRZE)S/(HRZE)/5(HR)3E3)). Evaluasi ketepatan penggunaan obat pada pasien TB di puskesmas IBU Kabupaten Halmahera Barat menunjukan ketepatan indikasi (100%), ketepatan pasien (100%), ketepatan obat (100%), dan ketepatan dosis (86%).
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien ISPA Anak Rawat Inap Di Rumah Sakit Siloam Manado Alter Y. Runtu; Randy Tampa’i; Rinny V. Sakul; Sonny D. Untu; Ferdy A. Karauwan
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.511 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.269

Abstract

Penggunaan antibiotik yang rasional dapat dilihat dari beberapa parameter, yaitu tepat pasien, tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, dan tepat lama pemberian. Penggunaan antibiotik yang rasonal khususnya penyakit ISPA sangat berpengaruh dalam proses penyembuhan. Dimana, apabila penggunaan antibiotik dalam pengobatan ISPA tidak rasional, maka dapat memperburuk penyakit ataupun dapat menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi angka penyakit dan juga angka kematian yang disebabkan oleh ISPA, sedangkan penelitian ini dilakukan terhadap pasien anak di rumah sakit Siloam Manado. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif, dimaan data yang diambil yaitu identitas pasien, penggunaan obat berdasarkan diagnosa dokter yang dilihat dari data rekam medik. Hasil penelitian yang didapat dari 75 pasien anak dengan terapi antibiotik menunjjukkan evluasi penggunaan antibiotik yang rasional berdasarkan kriteria tepat pasien 100%, tepat indikasi 100%, tepat obat 84.49%, tepat dosis 84.49 %, dan tepat lama pemberian 86.05 %.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kangkung Air Ipomoea aquatica Forsk Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Vivit A. Baura; Douglas N. Pareta; Selvana S. Tulandi; Sonny D. Untu
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 4 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.236 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v4i1.303

Abstract

Daun kangkung air Ipomoea aquatica, merupakan salah satu jenis tumbuhan yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia sebagai sayuran. Selain itu kangkung air juga digunakan sebagai obat tradisional. Daun kangkung air Ipomoea aquatica Forsk mengandung senyawa antibakteri seperti Flavanoid, Tanin, Triterpenoid, Alkaloid dan Saponin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun kangkung air terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Sampel diekstrak menggunakan etanol, ekstrak yang diperoleh dibuat konsentrasi 2µg/10µL, 4µg/10µL, dan 6µg/10µL untuk diuji aktivitas antibakteri Staphylococcus aureus. Hasil penelitian penelitian menunjukkan bahwa ekstrak Kangkung Air (Ipomoea aquatica Forsk) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi 20%, 40%, dan 60% dengan rata-rata diameter zona hambat 12.66, 13.33, dan 16.33 mm dengan kategori daya hambat kuat.