Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Peningkatan Ekonomi Warga Desa Pantai Mekar Sebagai Pengaruh Ekowisata Hutan Mangrove Di Kecamatan Muara Gembong, Bekasi Rahim, Fitri Mufliha; Situmorang, Rahel; Ramadhani, Anindita
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 7, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v7i1.10393

Abstract

Hutan mangrove merupakan sumber daya alam hayati yang memiliki keragaman potensi dan manfaat bagi kehidupan manusia. Pengembangan kawasan hutan mangrove, secara ekonomi, harus dapat meningkatkan ekonomi penduduk bersadarkan pemanfaatan beragam hasil/produk dan jasa ramah lingkungan yang bermuara pada kesejahteraan mereka. Ekowisata hutan mangrove ditujukan untuk meningkatkan perekonomian warga setempat, walaupun sampai saat ini belum dapat dikembangkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terkait manfaat ekowisata hutan mangrovevterhadap ekonomi masyarakat sekitarnya. Kawasan studi yang dipilih adalah Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, Bekasi, yang ditetapkan sebagai kawasan ekowisata pantai sejak 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis persepsi berdasarkan wawancara mendalam dengan 58 warga yang bertempat tinggal sekitar kawasan ekowisata hutan mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejak penetapan lokasi studi sebagai kawasan ekowisata, terdapat jenis kegiatan ekonomi sekitar ekowisata hutan mangrove, yaitu: warung kelontong, warung makan, pedagang ikan,dan industri rumah tangga), yang dipersepsikan oleh warga sekitar memberikan  manfaat ekonomi. Hasil penelitian ini akan digunakan sebagai masukan bagi arahan pengembangan kawasan ekowisata hutan mangrove di kawasan studi.
PERUBAHAN GUNA LAHAN DAN STRUKTUR EKONOMI PADA LOKASI PENGEMBANGAN DESA WISATA Fatimah, Endrawati; Ramadhani, Anindita; Nurazmi, Ulfah
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 8, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v8i1.14721

Abstract

Pada RIPPARPROV Riau 2021-2030, Kota Pekanbaru termasuk ke dalam Rencana Perwilayahan Pariwisata Provinsi Riau dan ditetapkan sebagai Kawasan Pengembangan Pariwisata Provinsi (KPPP). KPPP Pekanbaru menetapkan 3 kawasan Desa Wisata yaitu Desa Wisata Alam Buluh Cina, Kampung wisata Tebing Tinggi Okura dan Kampung Wisata Bandar. Desa Wisata merupakan salah satu bentuk pembangunan berkelanjutan melalui promosi produktivitas pedesaan yang dapat menciptakan pekerjaan, distribusi pendapatan, pelestarian lingkungan dan budaya lokal, meningkatkan partisipasi masyarakat, menghargai keyakinan dan nilai-nilai tradisional. Perubahan menjadi desa wisata tentunya mempengaruhi perubahan penggunaan lahan dan ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dampak atas keberadaan desa wisata di Wilayah KPPP Provinsi Riau terhadap penggunaan lahan dan ekonomi masyarakat setempat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dan analisis spasial. Teknik analisis spasial yaitu digunakan untuk menganalisis kondisi eksisting penggunaan lahan desa wisata dengan mencari data berupa peta citra dari Google Earth, kemudian dilakukan pendigitasian guna lahan menggunakan software ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan adanya dampak desa wisata terhadap guna lahan dan ekonomi masyarakat. Dampak yang terjadi pada perubahan guna lahan dapat dilihat pada peningkatan jumlah jenis lahan perdagangan dan jasa demi menunjang keberlangsungan desa wisata dan peningkatan ekonomi dilihat dari bertambahnya lapangan pekerjaan baru dan peningkatan pendapatan masyarakat setempat.
WALKABILITY STUDY IN THE RAWA BUNTU STATION AREA, SOUTH TANGERANG Dewi Saraswati; Anindita Ramadhani; Wisely Yahya
Journal of Synergy Landscape Vol. 4 No. 1 (2024): Vol. 4 No. 1 August 2024
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/tjsl.v4i1.21283

Abstract

Rawa Buntu Station is the second most populous city in Tangsel City. This causes a shift in users coming from Tangsel City to DKI Jakarta or from DKI Jakarta to Tangsel City. There are so many users that there are crowds in the morning and afternoon, this is because space in the Rawa Buntu Station Area is very limited.   The aim of this research is to determine the level of walkability in the Rawa Buntu Station Area, South Tangerang. The quantitative descriptive analysis method uses the Global Walkability Index which is measured through the level of walkability from the results of observations and questionnaires of users in the Rawa Buntu Station Area. Based on the results of the analysis, the assessment of the level of walkability in the three segments of the Rawa Buntu Station Area has a score in segment 1 of the Rawa Buntu Station access road, which is 62.71, which means moderate, in segment 2, the Rawa Buntu Station access road, which is 61.92, which means moderate. , and on section 3 of Palangka Raya road it was 61.92, which means medium.In the Rawa Buntu Station area, there are observation results where the majority of pedestrian route users have a level of security and safety in using infrastructure that is still minimal, this is because BSD residents use more transportation in the center of Serpong Station compared to transit stations, in general the level walkability is moderate. Based on the results of observations and respondents, there are still several problems withpedestrian facilities in the Rawa Buntu Station Area, such as damage to several sidewalk structures at several points with cracks or holes, side obstacles such as street vendors (PKL) and online motorcycle taxis which have an impact on disruption. space for pedestrians and bicycle users around the station. Pedestrian development using TOD principles in the Rawa Buntu Station Area has been planned in the Regional SpatialPlanning (RTRW) where these principles prioritize pedestrians, but this development has not been implemented. So, overall the level of walkability in the Rawa Buntu Station area has a moderate score, which means there are several aspects that need to be improved in the Rawa Buntu Station area.
The Effect of Big Book Media on Beginning Reading Skills in 1st-Grade Students Ramadhani, Anindita; Abdullah, Kusmajid; Handayani, Trisni
International Journal of Learning Reformation in Elementary Education Vol. 4 No. 02 (2025): International Journal of Learning Reformation in Elementary Education
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/ijlree.v4i02.1014

Abstract

This study aims to examine how Big Book media affects 1st-grade students' learning capacities. The method used is the Pretest-Posttest design for one experiment group, with one group serving as a sample for the study. An early reading skills test is provided before the need to use Big Book media to gather data. Analytical results indicate that there is a significant increase in reading comprehension after using the Big Book. Before the study, there were 3% of students who had not yet learned about huruf, 9% of students who had a specific need, and 16% of students who had learned about letters but had not yet been able to finish them. The average score for the pretest was 66.47, but the posttest score after using Big Book increased to 80.22, with a 6.5% increase. All of this indicates that Big Book media is an effective substitute for increasing students' reading comprehension and making a positive contribution to the learning process in elementary school. The implications of this study are the necessity of developing and implementing other educational media to increase students' understanding of the fundamentals of elementary school.
Hubungan Spasial Determinan Lingkungan Binaan pada Kesehatan Perkotaan terhadap Kasus Covid-19 di Jakarta Wisely Yahya; Anindita Ramadhani; Martina Cecilia Adriana; Marselinus Nirwan Luru; Pardomuan Robinson Sihombing; Bayu Adinugroho
Jurnal Penataan Ruang Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal Penataan Ruang 2025
Publisher : Jurnal Penataan Ruang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2716179X.v20i1.3035

Abstract

COVID-19 sebagai penyakit menular telah memberikan guncangan signifikan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Kenaikan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia sejak tahun 2020 hingga 2023 sejalan dengan lonjakan kasus yang terjadi di Provinsi Jakarta. Hubungan antara determinan lingkungan binaan dan kasus COVID-19 telah terbukti signifikan pada beberapa kota di dunia. Di sisi lain, literatur yang menunjukkan hubungan antara determinan lingkungan binaan kesehatan perkotaan pada masa pandemi COVID-19 di Jakarta dari sudut pandang perencanaan masih tergolong terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan spasial determinan lingkungan binaan pada kesehatan perkotaan terhadap kasus COVID-19 di Jakarta. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari data Pemerintah Provinsi Jakarta yang selanjutnya diolah menggunakan software GeoDa dengan analisis regresi spasial. Penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berupa luas RTH, luas permukiman kumuh, panjang saluran drainase perkotaan, jumlah masyarakat terdampak banjir dan kepadatan penduduk secara bersama-sama berpengaruh signifikan dan berpola linear terhadap kasus COVID-19 di Provinsi Jakarta. Secara parsial, hanya variabel panjang saluran drainase perkotaan yang berpengaruh signifikan positif terhadap kasus COVID-19. Model lag spasial sebagai model terbaik pada penelitian menunjukkan bahwa panjang saluran drainase dan jumlah masyarakat terdampak banjir terbukti memiliki efek spasial pada penyebaran kasus COVID-19 di Jakarta. Penelitian ini juga memetakan pola spasial penyebaran kasus COVID-19 di Jakarta. Penelitian ini dapat menjadi dasar pertimbangan untuk para pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi untuk meningkatkan kualitas lingkungan binaan, sehingga mendorong kesehatan perkotaan Jakarta yang lebih baik.
Green Entrepreneur Learning Strategy in Strengthening Environmental Care Character for Sustainable Living Handayani, Trisni; Ramadhani, Anindita
International Journal of Learning Reformation in Elementary Education Vol. 4 No. 03 (2025): Forthcoming Issue - International Journal of Learning Reformation in Elementar
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/ijlree.v4i03.1195

Abstract

Environmental care character education is one of the main foundations of living a sustainable lifestyle, especially for future educators who will work as social change agents. Examining green entrepreneurial learning techniques as a novel approach to assisting students by fostering environmental care values in the elementary school teacher education study program participants is the aim of this study. Students' ecological knowledge, feeling of social responsibility, and ability to think critically about environmental concerns may all be enhanced by introducing green entrepreneurship concepts into the curriculum, according to observations. Among the strategies employed are project-based learning (PjBL), multidisciplinary collaboration, and strengthening sustainability principles in all entrepreneurial undertakings. Methods: This research is descriptive and quantitative. The data analysis from expert validation results yielded an average score of 91, indicating exceptionally valid. The study's subjects were 112 pupils. Techniques for analyzing data that employ inferential statistics. Effectiveness testing is done using the analytical requirements test. The results show that this method not only shapes students' concerns about the environment but also inspires them to take an active role in developing creative, environmentally responsible solutions. According to this conclusion, the idea of green entrepreneurs should be more widely integrated into education in order to improve the nature of environmental care, which suggests that doing so will support sustainable development.
Implementasi Sistem Informasi Tata Ruang (Sitaru) untuk Meningkatkan Literasi Tata Ruang Generasi Muda di Kota Bekasi, Jawa Barat Fatimah, Endrawati; Ramadhani, Anindita; Wiranegara, Hanny Wahidin; Fauzi, Reza; Taufiqurrahman, Azhar
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 3 (2025): IJPM - Desember 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.936

Abstract

Pemerintah Kota Bekasi telah membangun sistem digital Sitaru (Sistem Informasi Tata Ruang) Kota Bekasi yang dapat diakses oleh khalayak. Namun, tingkat pemanfaatan Sitaru masih rendah, terlihat dari jumlah kunjungan hanya 15.000 per tahun dibandingkan jumlah penduduknya 2,5 juta jiwa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi tata ruang dengan pemanfaatan aplikasi Sitaru kepada generasi muda di Kota Bekasi. Generasi muda, khususnya siswa SMA, dipilih sebagai target sasaran kegiatan dengan pertimbangan tingkat pemahaman penggunaan media online sudah baik sehingga lebih mudah familiar dengan informasi berbasis digital. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 24 Januari 2025 di SMA Islam PB Sudirman 1 Bekasi, Kelurahan Jaka Setia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi dan diikuti oleh 48 siswa sebagai peserta. Metode pelaksanaan meliputi pre-test, pemberian materi dan diskusi, praktik penggunaan Sitaru, serta post-test sebagai evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap keberadaan Sitaru dari sebelum penyuluhan (pre-test) sebesar 31,25% - 68,75%, menjadi 87,5% - 97,9% setelah penyuluhan (post-test). Selain itu, pengenalan terhadap praktek pemanfaatan Sitaru juga menunjukkan capaian serapan materi berkisar 71,8% - 94,9% atau rata-rata 82,06%. Kegiatan peningkatan literasi tata ruang pada generasi muda perlu dilakukan terus menerus agar mereka mampu berperan dalam mendukung penyelenggaraan tata ruang sesuai rencana.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Penghijauan di Taman Merah Delima II: Teknik Urban Farming untuk Lahan Terbatas Yuslim , Silia; Seanders, Olivia; Ramadhani, Anindita; Indrawati, Etty; Lumbantoruan, Samuel F H
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 9 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i9.3228

Abstract

Penghijauan perkotaan menjadi solusi penting untuk mengatasi berkurangnya ruang hijau akibat urbanisasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat sekitar Taman Merah Delima II dalam mengelola lahan terbatas melalui teknik urban farming. Program penyuluhan dan pelatihan yang dilakukan secara hybrid meliputi ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang teknik-teknik penghijauan, urban farming. Program ini diharapkan memberikan dampak jangka panjang dengan menciptakan ruang hijau yang produktif dan berkelanjutan di kawasan perkotaan.
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN KAWASAN SEKITAR MINAPOLITAN PPS NIZAM ZACHMAN, KELURAHAN PENJARINGAN JAKARTA UTARA Hatorangan, Fajar -; Situmorang, Rahel; Ramadhani, Anindita
Jurnal Lingkungan dan Kota VOLUME 3, NUMBER 1, MEI 2023
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/bhuwana.v3i1.13304

Abstract

Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta (PPSNZJ) adalah Pelabuhan dengan tipe A yang merupakan pelabuhan perikanan terbesar yang melayani kegiatan ekspor – impor hasil olahan ikan. Sesuai dengan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 41 tahun 2009,  maka sejak tahun 2009, pelabuhan ini ditetapkan sebagai kawasan minapolitan, yang memiliki aktivitas industry, proses produksi dan distribusi sehingga memberikan dampak terhadap pemanfaat lahan di kawasan sekitarnya. Perubahan penggunaan lahan yang terjadi di kelurahan Penjaringan memberikan indikasi adanya pengaruh dari kegiatan ekstensifikasi pelabuhan yang menjadi titik tumbuh.Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan pengunaan lahan yang terjadi pada tahun 2010 sampai tahun 2020. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif, dengan memetakan perubahan pengunaan lahan kelurahan Penjaringan tahun 2010 dan tahun 2020. Hasil analisis menunjukan perubahan penggunaan lahan cenderung berubah kepada fungsi permukiman dengan pertambahan luas 50,7 Ha, yang terjadi akibat adanya pertambahan penduduk dengan alasan pekerjaan dan kemudahan aksesibilitas untuk mencapai lokasi kawasan minapolitan. Hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya perubahan penggunaan lahan yang terjadi pada tahun 2020, dengan tingkat kesesuaian dengan RDTR DKI Jakarta 2030 sebesar 37%, dan yang tidak sesuai sebesar 63%.
PENDAMPINGAN PENATAAN TANAMAN DALAM LOMBA KOMPETENSI SISWA TINGKAT NASIONAL SMKN 63 JAKARTA Seanders, Olivia; Indrawati, Etty; Yuslim, Silia; Ramadhani, Anindita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.23119

Abstract

Lomba bidang Lanskap dan Pertamanan salah satu bidang kompetensi siswa SMK tingkat nasional yang diselenggarakan setiap tahun oleh Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Lomba ini kembali diadakan tahun 2022 setelah selesai masa pandemi. SMKN63 Jakarta selalu mengikuti lomba tersebut setiap tahun. Kepala sekolah beserta guru pendamping lomba meminta tim PkM dari jurusan Arsitektur lanskap untuk mendampingi kegiatan lomba tersebut. Materi yang diberikan pada pendampingan ini diantaranya penataan tanaman secara proposional dan estetis. Penataan tanaman secara proporsional dan estetis dapat menjadi ciri khas dari sebuah taman. PkM ini dilaksanakan di halaman sekolah SMKN 63 dan metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah survei, kuesioner, persiapan materi baik materi penyuluhan, maupun materi persiapan simulasi lapangan dan pelaksanaan pendampingan simulasi pembuatan taman. Hasil menunjukkan bahwa mitra sangat setuju (93%) apabila dalam menata tanaman terlihat proporsional dan estetis. Mitra tidak setuju 50% apabila taman yang unik itu merupakan elemen tanaman yang berbeda-beda, tidak membentuk suatu komposisi, tidak berstruktur. Taman yang sudah dibuat dalam lomba sudah mengikuti arahan hanya kecepatan kerja masih kurang. Sehingga perlu pelatihan yang lebih, untuk meningkatkan keterampilan.