Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengembangan Keterampilan Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Peningkatan Pendapatan Petani di Kabupaten Gayo Lues Rozalina, Rozalina; Indra, Siti Balqies; Zulhilmi, Zulhilmi; Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain; Safrizal, Safrizal
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/gg6rjn80

Abstract

Pengembangan keterampilan pembuatan pupuk organik cair berbasis sumber daya lokal bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani di Kabupaten Gayo Lues. Ketergantungan petani pada pupuk kimia yang mahal dan berdampak negatif pada kesuburan tanah mendorong pentingnya alternatif yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Program ini bertujuan untuk mengajarkan petani cara membuat pupuk organik cair menggunakan bahan-bahan lokal seperti limbah pertanian dan sampah organik yang ada di sekitar mereka. Metode yang digunakan untuk pemecahan masalah dalam kegiatan PKM ini yaitu dengan gabungan metode RRA (Rapid Rural Appraisal). Pada dasarnya, metode RRA merupakan proses belajar yang intensif untuk memahami kondisi perdesaan, dilakukan berulang-ulang, dan cepat. Untuk itu diperlukan cara kerja yang khas, seperti tim kerja kecil yang bersifat multidisiplin, menggunakan sejumlah metode, cara dan pemilihan teknis yang khusus, untuk meningkatkan pengertian atau pemahaman terhadap kondisi perdesaan. Cara kerja tersebut dipusatkan pada pemahaman pada tingkat komunitas local yang digabungkan dengan pengetahuan ilmiah. Sedangkan  PRA merupakan penyempurnaan dari RRA. Pelatihan praktis dan pendampingan intensif akan diberikan kepada petani agar mereka dapat memproduksi pupuk organik cair secara mandiri dan efisien. Diharapkan, program ini tidak hanya dapat meningkatkan pendapatan petani tetapi juga mendukung keberlanjutan pertanian yang ramah lingkungan di Kabupaten Gayo Lues, serta menjadi model yang dapat diterapkan di desa-desa lain di Kabupaten Gayo Lues  
Pemanfaatan Limbah Ternak Sapi Sebagai Pestisida Hayati di Kabupaten Gayo Lues Rosmaiti, Rosmaiti; Mulyani, Cut; Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain; Zulhilmi, Zulhilmi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/kw6sgq03

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemanfaatan limbah ternak sapi untuk diolah menjadi pestisida hayati di Kabupaten Gayo Lues. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya penggunaan pestisida kimia oleh petani lokal yang berdampak negatif pada lingkungan dan kesehatan, sementara potensi limbah peternakan sapi yang melimpah belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui program ini, petani dilatih untuk mengolah kotoran dan urin sapi menjadi pestisida hayati yang efektif dalam mengendalikan berbagai hama tanaman. Serangkaian pelatihan diberikan meliputi teknik fermentasi, formulasi, dan aplikasi pestisida hayati pada tanaman. Selain pelatihan, pendampingan intensif juga dilakukan untuk memastikan petani dapat mempraktikkan keterampilan yang diperoleh. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan petani dalam mengolah limbah ternak. Sebanyak 85% peserta berhasil memproduksi pestisida hayati yang memenuhi standar kualitas. Penggunaan pestisida kimia menurun hingga 60% pada lahan pertanian peserta program, yang berdampak positif pada kesehatan lingkungan dan pengurangan biaya produksi. Program ini juga mendorong terbentuknya kelompok usaha bersama yang fokus pada produksi dan pemasaran pestisida hayati. Tiga kelompok tani telah berhasil mengembangkan merek lokal dan menjual produk pestisida hayati ke desa-desa tetangga, menciptakan sumber pendapatan tambahan bagi anggotanya. Untuk menjamin keberlanjutan, tim pengabdian bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan setempat membentuk demplot percontohan dan menyusun modul pelatihan yang dapat digunakan untuk replikasi program. Pendampingan berkelanjutan dijadwalkan selama enam bulan pasca program untuk membantu petani mengatasi kendala yang muncul. Model pemanfaatan limbah ternak sapi ini diharapkan dapat diterapkan di daerah lain dengan karakteristik serupa, mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan dan ekonomi lokal.
Pemberdayaan Peternak Kerbau Gayo dengan Pendekatan Inovasi Pakan Ternak dan Manajemen Kesehatan Hewan di Gayo Lues Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain; Hanisah, Hanisah; Adnan, Adnan; Zulhilmi, Zulhilmi; Syahputra, Masadjie
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/a7c9m212

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan peternak kerbau Gayo di Kabupaten Gayo Lues melalui pendekatan inovasi pakan dan manajemen kesehatan ruminansia. Kerbau Gayo memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian lokal, namun tantangan utama yang dihadapi peternak adalah kurangnya pengetahuan terkait pengelolaan pakan yang berkualitas dan manajemen kesehatan ruminansia yang optimal. Program ini mencakup pelatihan dan penyuluhan mengenai teknik pembuatan pakan alternatif yang efisien dan berkualitas, serta pengelolaan kesehatan ruminansia dengan fokus pada pencegahan penyakit dan perawatan rutin. Metode yang digunakan adalah gabungan metode RRA (Rapid Rural Appraisal) dan PRA (Participatory Rural Appraisal) dengan pendekatan sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan peternak dalam mengelola pakan dan kesehatan ternak, yang berdampak pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan peternak. Program ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan sektor peternakan di Gayo Lues serta menciptakan keberlanjutan yang bermanfaat bagi ekonomi masyarakat setempat.
Penguatan Ekonomi Badan Usaha Milik Gampong Tunas Muda Melalui Pemetaan Gampong Cinta Raja Kota Langsa Urfan, Faiz; Sari, Rima Meilita; Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/js.v3i1.202

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pembuatan peta gampong yang akurat dan terperinci. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey drone, yang memungkinkan pengumpulan data spasial yang lebih efisien dan akurat. Hasil dari kegiatan ini adalah berhasilnya pembuatan peta gampong yang dapat digunakan oleh Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Tunas Muda dalam mengelola tambak mereka. Peta ini memberikan informasi yang penting mengenai topografi dan struktur lahan tambak, memungkinkan BUMG untuk melakukan perencanaan dan pengelolaan yang lebih efektif. Dengan pemetaan yang lebih terperinci, BUMG dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan mengidentifikasi potensi area peningkatan produktivitas tambak. Luaran yang dihasilkan dalam PKM ini adalah Peta Gampong Cinta Raja yang akurat dan aktual sebagai dasar dalam pengelolaan lahan dan distribusi subsidi pupuk maupun pakan udang untuk tambak. Saran untuk pengembangan kegiatan ini di masa depan adalah melatih masyarakat setempat untuk memperbarui peta gampong secara mandiri. Dengan memberdayakan masyarakat untuk mengelola dan memperbarui informasi spasial, keberlanjutan dari proyek ini dapat terjamin. Selain itu, kolaborasi dengan lembaga atau pihak terkait juga dapat memperluas dampak positif dari kegiatan ini.
Pendampingan Produksi Telur Asap sebagai Produk Bernilai Tambah pada Kelompok Wanita Tani Desa Sekerak Kanan Kabupaten Aceh Tamiang Zulhilmi, Zulhilmi; Mawardi, Mawardi; Mardiyah, Ainul; Amilda, Yenny; Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/jmmbma07

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sekerak Kanan, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang dengan tujuan memberikan pendampingan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam mengembangkan produk telur asap sebagai produk bernilai tambah. Program dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan teknis produksi, pengemasan, pemasaran, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 85% (dari skor rata-rata 45 menjadi 83 pada post-test), dan seluruh peserta (100%) mampu mempraktikkan produksi telur asap secara mandiri. Produk telur asap yang dihasilkan memiliki daya simpan 30-45 hari pada suhu ruang, meningkat 2-3 kali lipat dibandingkan telur segar (14-21 hari), dengan nilai ekonomi meningkat 40-50% dari telur segar. Program ini berhasil mendorong diversifikasi usaha dan meningkatkan potensi pendapatan rumah tangga anggota KWT. Kendala keterbatasan peralatan dan akses pasar diatasi melalui fasilitasi peralatan produksi dan pengenalan strategi pemasaran digital. Keberlanjutan program diharapkan menjadikan telur asap sebagai produk unggulan desa dan membuka peluang pengembangan agroindustri skala rumah tangga di Desa Sekerak Kanan
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Limbah Ayam Berbasis Eco Innovation di Desa Batee Puteh Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa Hanisah, Hanisah; Mahyuddin, Thursina; Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain; Rosmaiti, Rosmaiti; Zulhilmi, Zulhilmi; Karnelis, Karnelis
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/79ayzb21

Abstract

Ketergantungan peternak dan masyarakat pada bahan pangan yang mahal berdampak negatif pada perekonomian lokal. Limbah ayam yang biasanya dibuang dan tidak dimanfaatkan, sekarang dapat diolah menjadi produk bernilai tambah. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Batee Puteh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa dengan tujuan mengubah limbah ayam yang tidak terkelola dengan baik menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi. Kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif kelompok tani dan kelompok peternak, perangkat desa, dan unsur masyarakat lainnya melalui pemberian edukasi telah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai keterampilan pengolahan limbah ayam berbasis eco innovation. Limbah berupa ceker ayam, usus ayam, dan hati ayam kini dapat diolah lebih lanjut secara ramah lingkungan. Program ini mengajarkan peternak cara pengolahan limbah ayam berbasis eco innovation sebagai pekerjaan sehari-hari mereka. Pelatihan dan penyuluhan kepada masyarakat dilakukan untuk mengenalkan teknologi pengolahan limbah yang sederhana namun efektif, sehingga memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal sekaligus mengurangi polusi lingkungan. Dengan melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan, program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup, memperkuat kemandirian ekonomi, dan mendorong kesadaran lingkungan yang berkelanjutan
MARKETING MIX ON TUAHTA FARM LIVESTOCK BUSINESS IN PAYA BUJOK SEULEUMAK VILLAGE, LANGSA BARO DISTRICT, LANGSA CITY Puspita, Hilda; Gustiana, Cut; Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol. 18 No. 1 (2024): AGRIBUSINESS JOURNAL
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aj.v18i1.39339

Abstract

This study analyzed the marketing mix of the Tuahta Farm livestock business in Paya Bujok Seuleumak Village, Langsa Baro District, Langsa City. Observation, interviews, and direct questionnaires with respondents obtained primary data. In this study, the informant owned Tuahta Farm in Paya Bujok Seuleumak Village, Langsa Baro District, Langsa City. The sampling technique in this study uses the case study method. The data analysis used was descriptive qualitative. The results showed that: 1) The product mix for various products is less varied, for design is still the same as product design in general; 2) Price mix and payment methods are less diverse. 3) Promotion mix: Promotional activities have not gone well, so you should make a clear advertising strategy. 4) The distribution mix is already good compared to the product, price, and promotion mix.
Efficiency analysis of catfish (Pangasius sp) marketing channels Balai Benih Ikan (BBI) Terantang Susanto, Adha; Satriansah, Erman; Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica, Vol. 11: No. 2 (August, 2024)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v11i2.11854

Abstract

This study aims to analyze farmer's share, marketing margins, profit ratio, and marketing channel efficiency of catifish (Pangasius sp.) BBI Terantang in Sukamara and Balairiam District. The research method is a survey method by conducting direct observations and interviews. The data used were primary data and secondary data collected during September 2022 to June 2023. The data obtained was then analyzed using qualitative and quantitative descriptive analysis. The results showed that there were three types of marketing channels for BBI Terantang catfish, namely I: BBI Terantang and consumers, II: BBI Terantang, retailers, and consumers, and III: BBI Terantang, collectors, retailers, and consumers. Marketing channel I has a farmer's share value of 100%. The highest marketing margin occurred in marketing channel III with a total margin of Rp. 7,500.00-/kg. The profit ratio in marketing channels II and III benefits retailers and collectors with ratios of 7 and 3.3. As for the marketing efficiency of fresh catfish, all marketing channels are effective.Keywords: Catfish; Farmer's Share; Marketing Efficiency; Marketing Margin; Profit Ratio.
Pemberdayaan Istri Nelayan dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Keluarga melalui Pembuatan Garam di Desa Kuala Idi Cut Kabupaten Aceh Timur Rosmaiti, Rosmaiti; Sari, Riezky Purnama; Salman, Muhammad; Amelia, Amelia; Safrizal, Safrizal; Nabilla, Ulya; Fuad, Muhammad; Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain; Fairus, Fairus
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2023): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.9.3.370-375

Abstract

The fishermen's wife group is PKM Partners, who need empowerment. The limited knowledge and skills of partners in processing iodized salt and hygiene are problems that must be resolved. This community service aims to increase people's income, especially partners of fishermen's wives, by providing training and assistance in processing iodized and hygienic salt. The stages of this activity include 1) Socialization with partners regarding the processing of iodized and hygienic salt; 2) Salt processing training; 3) Financial bookkeeping training; 4) Monitoring and evaluation of PKM activities. The PKM method is the RRA (Rapid Rural Appreial) / PRA (Participatory Rural Appreial) method. This PKM produces iodized and hygienic salt products. Based on the questionnaire, it was found that 77% of partners are very understanding and skilled in processing iodized and hygienic salt, and 78% of partners strongly agree that this PKM activity can improve the quality of partners' salt.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Intensifikasi Budidaya Ayam Ras Pedaging Di Desa Bukit Tempurung Kecamatan Kota Kuala Simpang Kabupaten Aceh Tamiang Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain; Mahyuddin, Thursina; Muttaqin, Khairul; Nurjannah, Nurjannah; Zulhilmi, Zulhilmi; Rizal, Yani
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/7a0h9t47

Abstract

Objek dan sasaran kegiatan ini merupakan bakal meningkatkan produksi ayam pedaging di Desa Bukit Tempurung, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, dalam rangka memberdayakan masyarakat di wilayah lahan gambut secara ekonomi. Kegiatan budidaya ayam pedaging ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar peternakan ayam pedaging dan mampu melanjutkan kegiatan usaha secara mandiri mengikuti tindakan tersebut ini berakhir. Tujuan proyek ini adalah untuk membantu masyarakat sekitar dalam memelihara anak ayam pedaging yang memenuhi persyaratan teknis produksi ayam, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Produksi ayam pedaging merupakan salah satu ide perusahaan dengan potensi pengembangan terbesar. Hal ini tidak dapat dipisahkan dari berbagai kelebihannya, yaitu masa produksi yang relatif cepat, sekitar 32 hingga 35 hari, meningkatnya permintaan, harga yang kompetitif, dan produksi yang kuat. Dengan memberikan dukungan dan pelatihan untuk perluasan produksi ayam pedaging, program Pengabdian tahun ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di Desa Bukit Tempurung. Metode  yang dilakukan adalah ceramah dan praktek langsung, Kegiatan instruksi teknis, penandatanganan survei, dan sosialisasi mengawali sesi pelatihan. paket program yang diberikan yaitu kandang 1 unit ukuran Kandang berukuran 7 x 17 meter, 10 kardus atau 1000 ekor bibit DOC ayam, 70 karung atau 3500 kg pakan (pakan awal dan akhir), alat minum dan pakan, pemanas solek gas otomatis, imunisasi, dan obat-obatan. Hingga seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan peserta (kelompok) mampu membuat beternak ayam pedaging dengan benar dan mampu mengerjakan tugasnya sendiri setelah selesai, maka dilakukan monitoring dan evaluasi secara terus menerus