Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Peningkatan Ekonomi Masyarakat Melalui Budidaya Ayam Kampung Super (Joper) Di Desa Alur Alim Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang Anzitha, Silvia; Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain; Juanda, Boy Riza; Rosmaiti, Rosmaiti; Zulhilmi, Zulhilmi; Karnelis, Karnelis
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/ke2ryh39

Abstract

Usaha ayam kampung super merupakan salah satu usaha ternak unggas yang cukup potensial untuk dikembangkan di Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari berbagai keunggulan yang dimilikinya antara lain masa produksi yang relatif pendek, produktivitasnya tinggi, memiliki kualitas daging yang lebih tinggi dan rasa daging yang lebih diminati dibandingkan dengan ayam broiler. Kegiatan ini bertujuan sebagai upaya revitalisasi ekonomi dengan pelatihan dan pendampingan usaha intensifikasi agar mampu melakukan budidaya ayam kampung super dengan persyaratan teknis produksi ayam yang baik. Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi kegiatan, penandatanganan, pelatihan teknis perkandangan, pelatihan teknis bibit ayam kampung super, kegiatan budidaya pemeliharaan ayam kampung super, pendampingan teknis vaksinasi dan pendampingan pemasaran. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Alur Alim selama 3 bulan dengan pesertanya adalah peternak. Metode yang digunakan untuk pemecahan masalah dalam kegiatan PKM ini yaitu dengan gabungan metode RRA (Rapid Rural Appraisal). Paket program yang diberikan adalah berupa kandang, bibit doc ayam, pakan starter dan finisher, peralatan pakan dan peralatan minum serta pemanas otomatis (gas solek) serta vaksin dan obat-obatan. Hasil yang didapatkan peternak adalah penigkatkan keterampilan dan menciptakan usaha ternak anak baik dari skala kecil maupun sampai skala besar
Pembuatan Palm Zuiker (Gula Semut) Standar Ekspor Di Kecamatan Rantau Aceh Tamiang Hanisah, Hanisah; Ridha, Risky; Saputra, Iwan; Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain; Anzitha, Silvia; Juanda, Boy Riza; Gustiana, Cut; Zulhilmi, Zulhilmi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/8zxqsb39

Abstract

Gula semut dibuat dari nira pohon aren dan merupakan gula merah versi bubuk yang akrab disebut gula merah kristal. Disebut gula semut karena bentuknya mirip rumah semut yang bersarang di tanah. Pohon ini termasuk dalam jenis tumbuhan palmae (Palm Sugar atau Palm Zuiker). Gula semut menjadi makin popular di dunia, terutama negara-negara maju seperti Eropa dan Jepang. Pengolahan usaha rumah tangga gula aren sudah lama dilaksanakan di Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang. Motode pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilakukan melalui beberapa tahapan meliputi: 1) Survey persiapan, 2) Pelaksanaan pelatihan (sosialisasi, demontrasi dan pemberian alat kepada mitra), 3) Monitoring dan evaluasi untuk mengetahui keberlanjutan program. Tujuan PKM yang akan dilaksanakan adalah melatih pengrajin gula aren memproduksi alternatif produk gula aren tidak hanya dalam bentuk gula merah tetapi juga menjadi gula semut (remah). Terdapat fenomena pengunjung kafe dan warung kopi terutama penikmat minuman kopi di Aceh, sudah mulai bergeser dari pemanis gula pasir tebu menjadi gula aren. Peluang pasar terbuka lebar disebabkan gula semut yang diproduksi dengan kualitas baik dalam kemasan sachet serta botolan. Kegiatan PKM ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengrajin sehingga dapat memproduksi gula semut dengan kualitas baik, pengemasan yang modern hingga kepemasaran yang efisien serta memperoleh keuntungan yang layak
Alternative Feed with Fermented Kayambang to Reduce Cholesterol Levels and Increase the Antioxidant Content of Duck Eggs and Meat in Batee Puteh Village, Langsa, Aceh: Pakan Alternatif dengan Kayambang Fermentasi Sebagai Penurun Kadar Kolesterol dan Peningkat Kandungan Antioksidan Telur dan Daging Itik di Desa Batee Puteh, Langsa, Aceh Hanisah; Nurjannah; Mentari Darma Putri; Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 6 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i6.15925

Abstract

Hasil survei awal yang dilakukan oleh tim pengabdian, permasalahan yang dihadapi oleh mitra peternak itik di Desa Batee Puteh, Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh yaitu: 1) Kurangnya pemahaman mitra tentang budidaya ternak itik yang dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas telur serta daging itik; 2) Pengeluaran untuk pakan ternak yang terbilang cukup mahal sehingga diperlukan alternatif pakan dari bahan alami. Kayambang dapat dimanfaatkan untuk bahan membuat pakan ternak yang kaya nutrisi. Solusi yang ditawarkan oleh tim pengabdian berupa: 1) Penyuluhan mengenai cara meningkatkan produktivitas dan kualitas telur serta daging itik; 2) Pelatihan dan pendampingan mitra dalam pembuatan pakan dari fermentasi kayambang. Hasil dari kegiatan yaitu mitra mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat pakan dari kayambang sebesar 39,3 %; tingkat kepuasan peserta terhadap kegiatan PKM yaitu sebesar 47,35 % untuk kategori sangat setuju dan 52,65 % lainnya setuju dan berharap keberlanjutan program untuk kegiatan pemberdayaan lainnya.
Pengolahan Pakan Ternak Ruminansia melalui Penerapan Carrying Capacity di Desa Meurandeh Aceh Kota Langsa Nurlina, Nurlina; Salman, Muhammad; Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain; Safrizal, Safrizal
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 7 No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v7i3.20031

Abstract

Langsa City is currently one of the centers for Aceh cattle cultivation. One of the areas or districts currently developing Aceh cattle farming is the Langsa Lama District, Langsa City. Carrying Capacity is a system that has been widely used by breeders. The use of this system is said to be very economical because it uses grass directly and uses little electricity. Carrying Capacity is highly recommended for small-scale farms because the system is economical and hygienic. The way Carrying Capacity works is the Incentive cage used to raise aceh cattle breeds. The direction of sunlight is modified so that the Aceh cattle become good seeds when they are productive. During the breeding process, the intensives in the cage are made as much as possible so that the daily body weight growth of the aceh cattle is fulfilled because it is triggered by feed that is highly nutritious and easily digested, the feed is given ad libitum and has been served in the form of chopped pieces using a grass chopper. small scale for 10-20 cows.