Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik SMA Handayani, Adelia Fitri; Kristianingrum, Susila
Jurnal Riset Pembelajaran Kimia Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Riset Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpk.v10i2.23913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pendekatan STEM terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik, serta menganalisis perubahan keterampilan berpikir kreatif peserta didik sebelum dan sesudah pembelajaran pada materi laju reaksi.Penelitian ini termasuk jenis penelitian quasi-experiment dengan desain pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas penelitian yang melibatkan 72 peserta didik. Data dianalisis dengan uji Independent sample t-test untuk mengetahui pengaruh pendekatan STEM terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik, sedangkan uji Paired sample t-test digunakan untuk menganalisis perubahan keterampilan berpikir kreatif peserta didik pada sebelum dan sesudah penerapan pendekatan STEM. Hasil analisis menunjukkan adanya keterampilan berpikir kreatif dari peserta didik memiliki pengaruh signifikan yang dibelajarkan dengan pendekatan STEM. Analisis data juga menunjukkan adanya keterampilan berpikir kreatif yang berbeda secara signifikan pada peserta didik sebelum dan sesudah pembelajaran. Dengan demikian, penerapan pendekatan STEM dapat memberikan pengaruh dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik SMA pada materi laju reaksi.
Effectiveness of Peanut Shell Activated Charcoal as Adsorbent of Chromium and Lead Metal Ions Using Continuous System Devi Heryanti; Susila Kristianingrum
Indonesian Journal of Chemistry and Environment Vol. 8 No. 1 (2025): JUNE 2025
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ijoce.v8i1.88518

Abstract

This study aims to determine the characteristics of peanut shell adsorbents based on SNI 03-3730-1995, the optimum conditions, efficiency and adsorption capacity of Cr and Pb metals in textile industry waste (simulated waste), and the morphology of the adsorbents. Peanut shells were converted into activated carbon by carbonization in a furnace at 450 °C for 5 minutes, then ground and sieved to a 60 mesh particle size. The carbon was chemically activated using a 0.5 M NaOH solution for 24 hours. Adsorption experiments employed a continuous system with variations in adsorbent mass (0.3, 0.6, and 0.9 grams), flow rate (slow and fast), and simulated Pb:Cr ratios (1:1, 1:2, and 1:3 (v/v)). The characterization results of activated carbon include moisture content of 3.99%, ash content of 7.46%, volatile matter content of 53.88%, iodine adsorption of 355.32 mg/g, and carbon content of 74.497%. Surface morphology showed porous structure with a pore diameter of 919.34 nm. The optimal conditions for the adsorption of Pb and Cr metals were an adsorbent mass of 0.9 g, slow flow rate, and a simulated waste ratio of 1:2. Adsorption efficiency for Cr and Pb metals was 73.33% and 100%, respectively, with adsorption capacities of 14.2902 mg/g and 2.0286 mg/g.
Effectiveness of Peanut Shell Activated Carbon as an Adsorbent for Co(II) and Cu(II) Metals in Waste Water Using a Continuous System Hanifah, Rizka Aulia; Kristianingrum, Susila
Indonesian Journal of Chemistry and Environment Vol. 8 No. 1 (2025): JUNE 2025
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ijoce.v8i1.88683

Abstract

This study aims to investigate the characteristics and performance of physic-chemically activated peanut shell adsorbent in reducing Co(II) and Cu(II) metal concentrations from textile industry wastewater. The activation process involved heating at 450°C and immersion in 0.5 M NaOH. Adsorbent characterization was conducted according to SNI 06-3730-1995 and analyzed using SEM-EDX. Adsorption was carried out in a continuous column system with variations in flow rate, adsorbent mass, and initial concentrations of Co(II) and Cu(II). The unactivated adsorbent had a moisture content of 3.11%, ash content of 5.54%, volatile matter of 64.01%, carbon content of 85.43%, and iodine adsorption of 261.68 mg/g. After activation, these values changed to 3.99%, 7.45%, 53.88%, 74.50%, and 355.32 mg/g, respectively. Optimum adsorption of Co(II) occurred at a flow rate of 0.0358 mL/s and 0.9 g adsorbent mass, while for Cu(II), the optimum was at 0.1282 mL/s and 0.9 g. The optimal volume ratio for both metals was 1:2 (v/v). Adsorption efficiency reached 78.34% for Co(II) and 99.98% for Cu(II), with adsorption capacities of 7.95 mg/g and 9.73 mg/g, respectively.
EFEKTIVITAS PENURUNAN ION LOGAM TEMBAGA DAN NIKEL PADA LIMBAH CAIR ELEKTROPLATING SECARA KONTINYU MENGGUNAKAN ADSORBEN KULIT SALAK Ariyani, Novita Eka; Kristianingrum, Susila
Jurnal Elemen Kimia Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Elemen Kimia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik karbon aktif kulit salak berdasarkan SNI 06-3730-1995; morfologi permukaan; pengaruh kondisi optimum; efisiensi adsorpsi; dan kapasitas adsorpsi ion logam Cu dan Ni dengan karbon aktif kulit salak. Subjek penelitian ini adalah limbah kulit salak teraktivasi NaOH 10% sebagai karbon aktif untuk menurunkan kadar logam Cu dan Ni dalam limbah cair elektroplating. Objek penelitian ini adalah karakteristik karbon aktif kulit salak, efektivitas adsorpsi, dan kapasitas adsorpsi dari adsorben kulit salak teraktivasi NaOH 10%. Penentuan kondisi optimum dilakukan dengan limbah simulasi variasi laju alir yang digunakan, yaitu laju alir cepat (keran terbuka penuh) dan laju alir lambat (kerat terbuka sebagian), sedangkan variasi massa adsorben yang digunakan, yaitu 0,2; 0,4; dan 0,6 gram. Variasi perbandingan volume Cu:Ni, yaitu 1:1; 1:2; dan 1:3 (v/v) dengan volume Cu dibuat tetap. Kondisi optimum yang didapat digunakan untuk adsorpsi limbah industri elektroplating. Analisis kadar ion logam tembaga dan nikel dilakukan menggunakan instrumen Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karbon aktif kulit salak teraktivasi NaOH memiliki karakteristik kadar air sebesar 1,09%, kadar abu sebesar 9,37%, kadar mudah menguap sebesar 22,55%, kadar karbon terikat 67%, dan daya serap iodin sebesar 486,502 mg/g; morfologi kulit salak sebelum aktivasi memiliki permukaan kasar, sedangkan setelah memiliki permukaan lebih halus tetapi bentuk pori keduanya tertutup dan peningkatan kadar karbon; kondisi optimum terhadap adsorpsi ion logam tembaga dan nikel terjadi pada laju alir lambat (0,242-0,0534 mL/detik) dan massa adsorben 0,6 gram, sedangkan perbandingan volume pada 1:3 (v/v) untuk logam Cu dan 1:1 (v/v) untuk logam Ni; efisiensi adsorpsi ion logam Cu dan Ni pada limbah elektroplating secara berturutan 2,71% dan 55,89%; dan kapasitas adsorpsi secara berturutan, yaitu 0,844 mg/g dan 1,334 mg/g.